Penguasa 5 Elemental 2 : To The Throne Of God

Penguasa 5 Elemental 2 : To The Throne Of God
Naik peringkat


__ADS_3

Hampir memakan satu bulan, Zeno akhirnya membuka matanya, memperhatikan tumpukan elemental crystal itu tampak kering dan tidak memiliki energi sama sekali. Zeno menghela napas, dia tidak tahu dirinya berkonsentrasi selama berapa waktu, yang pasti hal itu membuat dirinya lapar berat.


Bumm!!


Zeno merasakan, di dalam dirinya terdapat sesuatu yang meledak, memperhatikan lima elemental seednya penuh secara berulang kali secara cepat yang membuat dia kesulitan untuk menghitungnya. Setiap elemental seednya penuh, dia merasa bahwa peringkatnya juga naik satu tingkat, kemudian elemntal seednya kosong dan penuh secara cepat hingga naik peringkat lagi.


Namun yang pasti, tepat pada dewa alam tahap kesembilan, dia merasa lima elemental seednya sudah tidak penuh lagi. Hal itu tentu saja menandakan bahwa ribuan elemental crystal itu hanya meningkatkan peringkat elementalistnya sebanyak satu kali dan empat belas kali tingkatan. Bisa di bilang, itu adalah hal yang sangat banyak, dewa murni tahap kelima naik menjadi dewa alam tahap kesembilan, kurang satu tingkat lagi dia berada di ranah raja dewa. Benar-benar sangat cepat.


Jika bukan karena elemental seed yang ada di dalam tubuhnya berjumlah lima, mungkin dirinya sudah berada di peringkat raja dewa. Tetapi mau bagaimana lagi, memiliki lima elemen yang menumbuhkan lima elemen seed pula benar-benar merepotkan.


Untungnya kelima elemen seed itu saling terhubung, sehingga apabila menyerap elemen crystal berjenis air, maka kelima elemen seed itu juga akan terisi. Namun, yang paling penting, di antara keliman elemen yang ada di dalam tubuh, juga harus memiliki elemen air pula.


Jika itu tidak terjadi dan tidak saling terhubung, maka akan benar-benar kerepotan. Bagaimana tidak, seseorang yang memiliki doble atau triple elemen, yang mana salah satu elemen merupakan elemen paling langka seperti racun, maka meningkatkan peringkat menjadi sangat lama, karena elemen seed racun yang menjadi benih elemen racun harus terisi penuh. Untungnya hal itu benar-benar tidak terjadi.


Mungkin jika bukan sumberdaya milik Azure yang sangat banyak, bahkan berjumlah ribuan dengan peringkat tinggi, maka Zeno bisa naik peringkat dengan mudah. Namun, setelah ini dia tidak akan meminta lagi kepada Azure, karena jika terus bergantung seperti itu, maka Zeno juga tidak akan mendapatkan pengalaman bertarung. Karena sangat percuma apabila peringkat tinggi, tetapi tidak memiliki pengalaman bertarung.

__ADS_1


Zeno menjadi penasaran, jika dirinya menyerap seperdelapan sumberdaya milik Azure dapat meningkatkan peringkat elementalist sebanyak itu, bagaimana jika Azure menyerap sisanya? Selain itu, Azure juga hanya memiliki satu elemen seed yang membuatnya cepat meningkat. Yang pasti dia akan berada di peringkat di atas Zeno.


“Azure, aku sudah selesai.” Zeno keluar dari gua, memperhatikan Azure yang sedang membakar babi hutan dan memakannya. “Aku pikir beast seperti dia tidak pernah kelaparan apabila merubah wujudnya menjadi seperti itu.” Batin Zeno sambil menatap Azure.


“Tuan?” Azure kaget saat Zeno keluar dari gua yang dia ciptakan. Dia merasa, Zeno benar-benar sangat cepat menyerap elemental crystal sebanyak itu. Padahal secara umum, menyerap ribuan elemental crystal tingkat tinggi benar-benar membutuhkan waktu yang sangat lama, itupun paling sebentar adalah dua bulan jika memiliki barang berharga seperti sebuah pil yang mempercepat proses menyerap elemental crystal. Apalagi Zeno memiliki lima elemental seed yang seharusnya memakan waktu yang lama pula.


“Anda sudah memastikan bahwa ribuan elemental crystal itu sudah tak berenergi?” Tanyanya seolah tidak percaya.


“Tentu saja. Aku tidak akan bangun apabila masih terdapat energi pada elemental crystal. Memangnya kenapa?” Zeno mengerutkan dahinya sambil duduk di dekat Azure untuk ikut memakan babi panggang yang tampaknya Azure baru saja buru.


“Satu bulan?” Zeno benar-benar tidak sar dirinya menyerap ribuan elemental crystal selama itu, itupun waktu yang cepat dibandingkan pada umumnya seperti apa yang dikatakan Azure. Dia tahu, mengapa dirinya bisa merasakan lapar berat sekarang.


“Mengenai peringkatku kau belum melihatnya juga?” Zeno benar-benar kebingungan, apa yang terjadi pada tubuhnya. Apakah ada sebuah cacat di dalam tubuhnya yang membuat seseorang tidak bisa melihat peringkatnya? Zeno menjadi pusing akan hal itu, lebih baik dia segera melupakannya dan mencari tahu penyebabnya nanti. “Dewa alam tahap kesembilan, kurang satu tingkat lagi memasuki perinkat raja dewa.”


Azure menghela napas, dia sedikit lega bahwa tuannya mengalami peningkatan peringkat sebanyak itu. Setidaknya, secara umum, dewa yang berada di peringkat tersebut elemennya berubah warna seperti elemen angin yang berwarna putih agak keunguan, dan semakin ungu apabila peringkatnya semakin tinggi. Tetapi, karena Zeno merupakan seorang penguasa, sebenarnya dia sudah bisa merubah warna elemennya menjadi legenda semenjak awal.

__ADS_1


Di dunia ini, elemen yang berubah warna dari sebelumnya bukan lagi disebut elemen legenda. Karena sudah digunakan secara umum oleh dewa yang berada di peringkat tinggi. Sedangkan di alam manusia, elemen tersebut disebut sebagai elemen legenda karena hanya seorang dewa yang memilikinya. Sedangkan di alam manusia tidak ada dewa sama sekali.


“Aku lihat, peringkatmu juga naik menjadi dewa murni tahap pertama? apakah kau juga menyerap elemental crystal selama menjagaku?” Sambungnya sambil bertanya kepada Azure.


Azure menggeleng-gelengkan kepala, “Maafkan aku, Anda salah paham. Ada banyak pengganggu yang membuat aku harus turun tangan, sehingga setelah aku membunuh pengganggu tersebut, elemental seedku perlahan juga naik.”


“Masuklah ke dalam tubuhku, dan seraplah semua elemental crystal.” Ucap Zeno sambil menggigit daging yang baru saja di siapkan oleh Azure.


“Tidak dulu tuan, aku benar-benar belum tenang apabila Anda sendirian. Anda tahu sendiri bukan, bahwa Anda sama sekali belum berbaur dengan dewa lainnya?” Azure juga menggigit sepotong daging yang baru saja dia bakar. “Utara hutan ini, ada sebuah wilayah bekas kerajaan, memiliki penduduk yang tidak terlalu memiliki peringkat tinggi. Buruknya, wilayah tersebut sering di serang oleh binatang buas.” Sambungnya dengan perkataan yang kurang jelas karena mengunyah makanan, namun, Zeno mengerti.


Zeno berpikir sebentar, tampaknya dia benar-benar tertarik dengan wilayah tersebut, apalagi untuk orang yang baru saja berada di dunia ini seperti dirinya. Namun, yang menjadi pertanyaan bagi Zeno, mengapa orang-orang di sana tidak pergi dari tempatnya jika tempatnya sering di serang binatang buas? Tidak heran sebenarnya apabila wilayahnya di dekat hutan.


“Bawa aku ke sana nanti, mungkin setelah memakan daging babi hutan ini.” Ucapnya sambil memakan dengan lahap seperti orang yang benar-benar kelaparan.


“Tidak masalah. Aku juga sudah yakin bahwa tuan akan setuju. Tetapi, di sisi lain, apakah tuan tidak mencari nyonya Turse?” Azure mengerutkan dahinya.

__ADS_1


“Biarkan istriku kuat terlebih dahulu, dan aku berharap kita berdua bertemu di pertemuan yang tidak terduga agar menjadi sebuah kejutan. Lagipula, aku tidak terlalu gelisah karena ada tiga beast yang menjaganya.”


__ADS_2