Penguasa 5 Elemental 2 : To The Throne Of God

Penguasa 5 Elemental 2 : To The Throne Of God
Menghadap raja, atau sanksi akan berlaku


__ADS_3

Mendengar hal itu, Zeno menatap tajam Noi setelah dia berkata demikian. Hal itu membuatnya bertanya-tanya, bagaimana dia tahu namanya? Maksudnya nama keluarganya? Apa mungkin Edren yang memberitahunya? Namun, dia tadi sudah menegaskan kepada Edren bahwa untuk tidak menyebutkan nama keluarganya di depan utusan kerajaan Fang.


Jika dilihat dari ucapan Noi barusan, ‘kau harus mengakui namamu’ itu menandakan bahwa Noi sudah mengetahui nama Zeno. Tetapi darimana Noi bisa mengetahuinya? Itulah Zeno langsung bertanya mengenai kebenarannya, “Bagaimana kau bisa mengetahuinya, saudara Noi? Apakah aku juga tertulis di silsilah kerajaan Fang? Tapi tampaknya itu jelas tidak mungkin.”


“Ini alam dewa saudaraku, bukan alam manusia yang kau tempati itu” Noi menatap sinis Zeno pula sebelum dia melanjutkan ucapannya, “Meskipun kau tidak lahir di kerajaan Fang sekalipun, namun pohon kehidupan di kerajaan Fang akan tetap menuliskan semua nama keturunan Fang di setiap daunnya, dan daun akan gugur ketika seseorang yang tertulis nama di atasnya telah mati. Fang Zhuo, Fang Yoshi, yaah aku mengingat saat memperhatikan dua daun itu gugur beberapa tahun yang lalu. Fang Zhee, bukankah itu menjadi daun muda yang baru tumbuh?”


Zeno terus menyimak apa yang Noi itu katakan padanya, jelas-jelas dia tahu siapa Fang Zhuo, Fang Yoshi yang sudah meninggal lama, serta Fang Zhee yang umurnya hanya beberapa tahun sekalipun. Tampaknya, keluarga Fang yang hidup di dunia manusia di pantau dengan jelas oleh keluarga Fang di dunia dewa.


“Yang menjadi sebuah pertanyaan, bagaimana kau bisa mengetahui bahwa aku adalah Fang Zeno?” Zeno berkata dengan serius.


“Pertanyaan yang bagus, tetapi biarkan raja dari kerajaan Fang yang menjawabnya. Itu artinya, kau harus ikut kami menuju kerajaan. Jika kau tidak mau, sanksi untuk membayar upeti berkali lipat harus dipenuhi. Tapi Anda tenang saja, Anda akan dipastikan kembali di desa ini dengan selamat, itupun jika Anda tidak tergiur tinggal di ist ....” Noi tidak bisa melanjutkan ucapannya, karena dia merasa tidak perlu untuk mengatakannya kepada Zeno. Mungkin, sebuah kejutan? Tidak, karena dia tidak yakin bahwa Zeno diterima di istana, karena Noi melihat bahwa Zeno tidak memiliki peringkat.


“Jadi sebenarnya raja dan yang lainnya sudah tahu bahwa aku juga merupakan keturunan Fang tanpa kita pernah bertemu?” Zeno masih bingung dengan semua ini, dia menjadi sakit kepala dan terus bertanya-tanya, bagaimana raja bisa mengetahui kehadirannya, dan juga bisa menebak bahwa dirinya adalah keturunan Fang?  Secara Zeno dan raja tidak pernah bertemu. Dan raja memanggilnya di setelah penyerang desa itu melaporkan kepada kerajaan, itu artinya raja memang sudah tahu sebelumnya, dan mengambil kesempatan untuk memanggil Zeno di saat laporan dari para penyerang desa itu muncul.

__ADS_1


“Baiklah Fang Noi, aku akan memenuhi undangan raja untuk datang ke kerajaan. Terimakasih atas kebaikannya karena telah mempertimbangkan sanksi tersebut.” Ucap Zeno sambil menganggukkan kepalanya, mungkin dia akan berangkat menuju kerajaan Fang esok pagi, atau bisa saja nanti sore.


“Tapi jangan senang dulu saudara Zeno.” Noi menatap Zeno dengan tajam sebelum dia melanjutkan ucapannya, “Meskipun sanksi ditarik, tapi desa ini juga wajib membayar upeti ke kerajaan utama atau kerajaan Fang sebagai tanda kesetiaan. Yaitu 10% dari pendapatan desa setiap bulannya, jika kau tidak mau, matikan saja desa ini seperti semula, atau kerajaan yang akan menggusurnya sendiri.”


“Aku tahu aku tahu.” Zeno menjawabnya dengan spontan, karena dia tahu persis dan tidak perlu untuk diingatkan lagi. Mengenai sebuah upeti, desa-desa kecil memang harus wajib menyerahkan upeti menuju kerajaan utama, dan itu merupakan sebagai tanda kesetiaan desa kepada kerajaan utama. Dipikir-pikir, kerajaan Fang juga tidak terlalu membebankan upeti yang begitu besar, karena masalahnya, ada juga sebuah kerajaan atau kekaisaran yang mewajibkan daerah pimpinan yang ada di bawahnya harus membayar upeti yang begitu besar.


Noi kemudian beranjak dari tempat duduknya, terlihat seperti hendak pergi karena telah usai menyampaikan pesan kerajaan untuk kepala desa Zeno. lagipula dia juga tidak ingin berlama-lama di desa ini. Dengan ucapan pamit, dia berkata, “Aku undur diri terlebih dahulu kepala desa, kami akan menyambutmu dengan baik di sana. Namun, Anda diberikan waktu selama satu hari untuk datang, jika tidak, maka sanksi itu berlaku.” Ancam Noi kepada Zeno dengan senyum jahatnya, pasalnya dirinya saja menuju ke sini membutuhkan waktu satu hari satu malam, jadi rasanya tidak mungkin apabila Zeno menuju ke sana hanya membutuhkan waktu satu hari saja.


Zeno yang tampaknya mengetahui permainan Noi, dia juga mengangkat ujung bibirnya sambil menggelengkan kepala, “Sebelumnya aku minta surat dari raja ini.” Zeno merebut paksa surat yang dibawa oleh Noi, sehingga membuat Noi hanya bisa jengkel. Tetapi, dia tidak ingin berurusan lagi dengan seseorang yang tidak memiliki peringkat, hal itu membuatnya langsung beranjak pergi untuk kembali ke kerajaan Fang.


“Tuan kepala desa, apakah ada masalah?” Tanya Edren yang menunggu di luar dengan sangat panik, pasalnya, dia melihat utusan dari kerajaan keluar dari rumah Zeno dengan tatapan yang sangat serius. Hal itu membuat Edren curiga dan langsung masuk ke dalam rumah Zeno.


“Edren, panggilkan semua perangkat desa! Kita akan mengadakan pertemuan sekarang juga!” Tegas Zeno.

__ADS_1


Tatapan serius Zeno, membuat Edren langsung panik dan bergegas untuk memanggil perangkat desa lainnya, seperti Hans, Onard serta Yord yang telah menjadi departemen pajak di desa ini.


.....


Beberapa menit kemudian, ada beberapa orang yang telah berkumpul di rumah Zeno dengan tatapan mereka yang begitu penasaran. Ada apa memangnya kepala desa mengadakan pertemuan seperti ini? Mengingat utusan dari kerajaan baru saja pulang, yang menandakan bahwa Zeno telah mendapatkan sanksi yang membuat Zeno membuat pertemuan seperti ini.


“Dari kerajaan tidak mendapatkan sanksi apapun setelah kita membunuh pendatang yang melakukan penyerangan. Tetapi, aku ditugaskan untuk menghadap raja sekarang juga. Jadi Onard, aku menyerahkan kepemimpinan kepadamu untuk sementara waktu lagi.” Zeno memulai pembicaraan.


“Sangat aneh tuan, bukankah Anda sendiri berasal dar....”


Zeno memberikan sebuah isyarat kepada Yord untuk diam, masalahnya Zeno tidak ingin semuanya tahu bahwa nama keluarganya adalah Fang yang mana memiliki darah kerajaan Fang pula. Masalahnya, yang mengetahui nama lengkapnya hanyalah Yord dan Edren, sehingga Zeno tidak bisa berterus terang sekarang juga.


“Tuan, sebaiknya Anda tidak kesana sendirian, aku akan menemani Anda sebagai seorang tangan kanan.” Sahut Edren.

__ADS_1


“Aku tidak memiliki waktu, utusan itu tadi hanya memberikanku waktu satu hari saja untuk datang. Jadi aku akan bergegas kesana secara cepat, tidak masalah, aku akan bersama Azure. Tujuanku mengumpulkan kalian hanya karena aku ingin memberitahu saja, bahwa upeti desa untuk kerajaan akan dimulai bulan ini.”  Ucap Zeno sambil berdiri, kemudian dirinya seolah menghilang berubah menjadi serpihan cahaya yang membuat yang lainnya hanya menutup matanya.


Semua orang tidak bisa berkata-kata saat Zeno langsung pergi begitu saja. Padahal mereka ingin mengutarakan sebuah pendapat agar Zeno tidak terlalu gegabah untuk menuju kerajaan Fang. 


__ADS_2