Penguasa 5 Elemental 2 : To The Throne Of God

Penguasa 5 Elemental 2 : To The Throne Of God
Deklarasi perang


__ADS_3

“Dan, kita harus melakukan permainan intinya, yaitu peperangan untuk membunuh sosok Fang Zeno. Mestinya, mereka akan tahu bahwa kita akan mendeklarasikan perang, sehingga mereka langsung memperkuat pasukan.” Yashimaru menarik napas sebelum melanjutkan ucapannya, “Para dewa sekalian, kita harus memisahkan Zeno dari istana nirwana, dan aku membutuhkan kalian dengan cara menghancurkan alam manusia, lebih tepatnya pada kekaisaran negara air tempat keluarga Zeno berada.”


“Sehingga, kemungkinan terbesar, Zeno akan menuju alam tersebut dan berusaha untuk melindungi keluarganya. Dan, kalian yang akan melawan dan membunuh Fang Zeno di alam tersebut. Sedangkan istana Nirwana, biarkan Seven deadly sins yang akan mengurusnya.” Yashimaru menjelaskan.


“Itu cukup mudah, apalagi kami berenam, dia sendirian. Memang, dia memiliki kemampuan sang penguasa, tapi kami juga memilikinya meskipun tidak sekuat para pilar. Ditambah adanya dewa kegelapan, membuat kami jauh lebih unggul.” Kata dewa tanah sambil melirik dewa kegelapan yang tampaknya terlihat diam saja seolah hanya ingin menyimak pertemuan ini.


“Benar, manusia ya manusia. Mengapa dewi Luna menciptakan manusia untuk menggantikan posisinya? Memang, anda lah yang membuat dewi Luna mati. Tetapi, jika penggantinya merupakan mantan dari ras manusia, kami benar-benar tidak terima.” Imbuh kaisar dewa cahaya dengan sedikit jengkel.


“Lagipula jika tidak ada sosok dewa tertinggi, kita bisa melakukan sesuka hati kita tanpa adanya sebuah aturan. Sehingga, lebih baik apabila kursi dewa dari segala dewa kosong. Kita bisa memerintahkan wilayah kami dengan bebas pula.” Dewa air memukul meja pertemuan dengan begitu jengkel.


“Aku mengikuti ini hanya karena ingin kedamaian kedua ras, ketenangan tanpa aturan. Dan jangan lupa tuan Yashimaru, succubus, iblis cantik yang maniak akan hal tersebut seperti yang dijanjikan oleh 7 dosa besar.” Dewa angin mengangkat ujung bibirnya karena tersenyum senang.


Dewa kegelapan hanya diam dan tidak memberikan komentar apapun, tatapannya hanya tajam dan merasakan seberapa pekatnya aura kegelapan di alam iblis seperti ini.


“Dewa kegelapan? Kau tidak memberikan komentar sama sekali, semenjak tadi kau hanya diam dan membisu saja. Selain itu, mengapa kau tidak membawa tangan kananmu? Jika itu dewa air dan angin, itu tidak masalah karena tangan kanan mereka berdua terluka berat” Dewi petir melontarkan perkataan demikian sambil tertawa lebar.


“Diamlah dewi petir, aku sedang merasakan aura kegelapan di sini yang tampaknya begitu nikmat. Jangan kritik aku secara terus menerus atau aku yang akan membunuhmu sekarang juga.” Kecam dewa kegelapan dengan tatapan yang begitu tajam.


“Sudah biarkan saja.” Potong Yashimaru. “Kalian harus melakukannya besok pagi, karena aku benar-benar tidak suka mengulur waktu.”

__ADS_1


....


Zeno keluar dari kamarnya dalam keadaan benar-benar lelah di permulaan hari ini. Sebagai gantinya, dia kini telah memiliki peringkat dewa abadi tingkat kelima yang artinya Zeno dan Turse melakukannya secara lima kali. Hal tersebut membuat tubuh Zeno gemetar dengan wajah yang tampaknya sedikit letih.


Jujur, dibandingkan dengan menghadapi Turse seperti itu, dia tampaknya memilih melawan satu lawan satu dengan Danze tanpa memiliki kekuatan penguasa. Atau mungkin memilih melawan Yashimaru juga tidak masalah daripada tenaganya dikuras habis seperti ini.


“Une? Kau kenapa?” Tanya Turse yang keluar dari kamarnya dengan wajah yang tampaknya begitu bersemangat.


Masalahnya, dia kali ini juga naik peringkat secara cepat karena memiliki energi Yin dan Yang membantunya meningkatkan peringkat, meskipun ada suatu hal yang mereka harus lakukan agar energi Yin dan Yang memenuhi elemental Seed mereka dengan sangat cepat.


“Tidak apa-apa.” Kata Zeno memaksa untuk tersenyum, lagi pula dirinya juga cukup senang saat peringkatnya naik dengan sangat cepat.


“Tidak, tolong naik lima tingkat itu lebih dari cukup. Setidaknya itu membuatku bisa melawan salah satu dari kaisar dewa.” Kata Zeno yang memberikan sebuah alasan.


Selain itu, apa yang membuatnya senang adalah, keempat beast Zeno juga naik peringkat menjadi kaisar dewa tingkat pertama yang mana sebelumnya, mereka berempat masih berada dalam tier raja dewa.


Meski begitu, Zeno benar-benar sangat malu saat mengingat bahwa keempat beast Zeno bisa berubah wujud menjadi empat sosok seseorang pula, yang mana saat berhubungan badan dengan Turse, dirinya bagaikan diperhatikan oleh mereka berempat.


.....

__ADS_1


Dalam waktu yang sama, keenam dewa kaisar berjalan dengan begitu senang yang mana diikuti oleh tangan kanan mereka masing-masing kecuali dewa kegelapan, serta dewa air dan angin yang tidak diikuti oleh tangan kanan karena mendapatkan masalah.


Mereka semua berjalan menghampiri sebuah kuil yang tampaknya terlihat begitu kuno. Tidak heran, kuil itu merupakan sebuah tempat yang digunakan untuk berpindah alam dari alam dewa menuju alam manusia.


Mereka berlima juga benar-benar telah membulatkan tekad untuk menghancurkan alam manusia yang tak diperlukan lagi, selain itu mereka juga akan membuat Zeno menjadi murka dan tentunya, dia akan langsung bertarung di alam manusia melawan para kaisar dewa.


“Tunggu dulu para kaisar lainnya!” Tahan dewa kegelapan dengan wajah datarnya. “Jika dipikir-pikir, lebih baik aku membawa tangan kanan untuk berjaga-jaga. Sehingga, aku akan pulang terlebih dahulu untuk memanggilnya, lagipula kita sudah diberikan akses keluar masuk istana kita dari perisai tuan Yashimaru bukan? Aku mohon pada kalian untuk pindah alam secara bersama-sama, sehingga kalian tidak keberatan untuk menungguku.” Dewa kegelapan memohon kepada mereka semua.


“Dewa kegelapan?” Dewi petir mengerutkan dahinya, “Kau sungguh aneh, tapi baiklah, kami bersedia untuk menunggumu. Karena jika tidak ada kau, maka penghancuran ini tidak akan seru. Selain itu jangan pedulikan dewi api yang tidak ingin kebebasan.” Sambungnya.


“Kami juga setuju, jangan terlalu lama atau kami yang akan menghajarmu.” Ancam kaisar dewa tanah dengan wajah yang begitu sinis.


Kemudian, kaisar dewa kegelapan menciptakan sebuah portal yang mana itu sangat sering sekali digunakan para kaisar dewa dan tangan kanannya untuk pergi kemana-mana, yang paling penting ketika menggunakan portal tersebut, mereka tahu jalan untuk tempat yang dituju.


Tanpa menunggu lama, kaisar dewa kegelapan langsung masuk ke dalam portal tersebut dengan disaksikan oleh para dewa kaisar lainnya yang wajahnya terlihat begitu kesal karena dewa kegelapan bertindak semena-mena. Tapi, mereka harus menahan diri untuk menunggu dewa kegelapan memanggil tangan kanannya.


Siapa yang berpikir bahwa dewa kegelapan kembali ke istana kekaisarannya sendiri? Memang, dirinya tadi masuk ke dalam istana kerajaannya sendiri untuk mengelabui para kaisar lainnya, dan ketika portal tersebut menghilang, dewa kegelapan membuat portal lagi. Dengan wajah panik setengah mati, napas terengah-engah, dia keluar dari portal dalam keadaan berdiri di atas awan. Berdiri di atas istana kerajaan Nirwana yang begitu megah tempat para pilar dan dewa tertinggi tinggal.


“Persetan dengan membantu Yashimaru sialan itu, aku masih berpegang teguh dan tidak mengkhianati alam dewa. Andai saja aku menolak kala itu, aku pasti dibunuh dan para pilar, serta sang penguasa 5 elemental tidak tahu rencana licik ini.” Batin dewa kegelapan dengan wajahnya yang masih tampak begitu cemas.

__ADS_1


 


__ADS_2