
“Cih, penduduk tidak berguna!” Batin Zeno saat semua orang yang menyerang itu tadi lepas dari pembekuan setelah tindakan para penduduknya yang begitu ceroboh, yaitu melempar bola elemen hingga membuat seluruh es pecah. Tapi mau bagaimana lagi, dia sendirilah yang menyerukan agar para pendatang itu kembali ke ibukota.
Dengan cepat Zeno langsung membekukan beberapa orang yang terlambat sehingga mereka tidak bisa untuk lari lagi, untungnya hanya menyisakan beberapa orang yang diam membeku dan tidak bisa lari.
“Segera rampas harta yang mereka bawa! Jangan biarkan tidak tersisa.” Tegas Zeno kepada seluruh bawahannya untuk merampas semua harta yang orang-orang itu masih membeku. Mungkin terlihat begitu jahat, tetapi seorang kriminal yang menyerang desa juga perlu untuk diberikan sebuah hukuman, salah satunya adalah menyita harta yang mereka bawa. Hitung-hitung sebagai penambah pemasukan desa.
Semua bawahan Zeno yang terlibat dalam pertarungan langsung bergegas untuk melucuti semua harta penyerang desa yang masih membeku. Tentu saja, raut wajah mereka menjadi sangat senang karena merampas harta seorang yang telah dianggap sebagai kriminal karena dianggap telah menyerang desa.
Beberapa menit kemudian, orang-orang yang membeku kaki dan tangan mereka, kemungkinan sudah tidak memiliki harta yang mereka bawa lagi. Pasalnya para bawahan Zeno sudah merampas semuanya seperti beberapa kantong koin emas.
Zeno masih memiliki hati, meskipun dia sudah menyita semua harta mereka, namun Zeno tetap melepaskan es yang membekukan kaki dan tangan mereka agar bisa pergi dari desa ini. Meskipun begitu, Zeno juga tidak yakin apakah mereka kembali dengan membawa bekal yang cukup?
“Kembalilah dengan sia-sia, hanya kerugian yang kalian dapat karena kami telah menyita harta kalian. Jangan coba-coba untuk kembali dengan menyelundup, karena aku benar-benar menandai wajah kalian!” kecam Zeno.
“Kami akan adukan ke kerajaan Fang, kerajaan utama desa ini. Sehingga kalian akan diberikan sanksi yang begitu besar!” Teriak salah satu orang yang berlari pergi sambil meninggalkan beberapa pesan yang merupakan sebuah ancaman.
__ADS_1
Zeno sama sekali tidak takut dengan ancaman mereka, tetapi apa yang dia bingungkan mengenai kerajaan Fang yang baru saja orang itu katakan. Kerajaan yang merupakan kerajaan utama desa ini, membuat Zeno bertanya-tanya, mengapa kerajaan tersebut memiliki nama yang sama persis dengan nama keluarganya, apa itu hanya sebuah kebetulan?
“Dasar bodoh, apa dia tidak tahu bahwa kepala desa juga merupakan bagian dari keluarga Fang?” Ucap Yord dengan lirih, namun hal tersebut membuat Zeno mendengarnya dan menolehnya seolah kaget.
“Kerajaan Fang dipimpin dari keluarga Fang?” Sahut Zeno sambil mengerutkan dahinya, dia menjadi kebingungan mengenai kerajaan Fang dan keluarga Fang yang ada di alam ini. Apakah itu hanya sebuah kebetulan bahwa nama kerajaan dan keluarga yang memimpinnya sama dengan nama keluarga Zeno? secara bahwa satu nama bisa dimiliki oleh beberapa orang.
Yord menatap Zeno dengan sangat aneh, kemudian dengan ragu dia bertanya, “Kenapa Anda bertanya seperti itu, kepala desa Fang Zeno juga berasal dari kerajaan Fang bukan? Seharusnya Anda tidak terkejut.”
Zeno diam sejenak dan mulai berpikir, kemudian dia memiliki sebuah pertanyaan yang terlintas di pikirannya. Mungkin pertanyaan itu tidak masuk akal apabila ditanyakan di dunia ini, tetapi, Zeno hanya iseng sehingga dia berkata, “Apa leluhur Ama merupakan adik dari leluhur Fang?” Zeno bertanya seperti itu sambil tertawa sendiri, pasalnya dia merasa sangat bodoh saat mempertanyakan sebuah pertanyaan yang mana jawabannya hanyalah kekasaran negara air dan petir yang tahu di dunia manusia.
Zeno tersentak kaget dan terdiam seribu bahasa, dia tidak menyangka bahwa apa yang dia tanyakan memang benar bahwa di dunia ini mengetahui siapa itu Fang, yang mana di dunia ini menjadi leluhur dari kerajaan Fang. Itu sangat masuk akal dan masih kebetulan apabila Fang menjadi leluhur keluarga kerajaan Fang, karena tidak menutup kemungkinan bahwa leluhur dari kekaisaran air dan kerajaan Fang memiliki nama yang sama dan orang yang berbeda.
Tetapi, apakah itu masih suatu kebetulan bahwa Fang yang dimaksud di kerajaan ini memiliki adik yang sama dengan Fang di kekaisaran negeri air, yaitu adik Fang adalah Ama. Itu menunjukkan, bahwa leluhur Fang di kerajaan Fang dengan leluhur Fang di kekaisaran negeri air adalah orang yang sama.
Benar-benar mengejutkan, Zeno masih tidak percaya bahwa dirinya memiliki hubungan darah dengan dewa, dia juga tidak menyangka bahwa sebenarnya dirinya, Yuna, ataupun Tan merupakan keturunan dewa. Mungkin saja dulu Fang memiliki kerajaan di sini, namun dia juga turun ke dunia manusia dan membangun sebuah negeri pula hingga beranak pinak hingga sampai ke generasi Zeno.
__ADS_1
Dan yang menjadi pertanyaan, apakah kerajaan Arad ataupun Ares yang menjadi leluhur masing-masing di benua lima negara itu ada? Hal tersebut menjadi sebuah pertanyaan bagi Zeno, karena jikapun ada, itu benar-benar sangat menarik. Karena, secara harfiah jika itu benar-benar terjadi, 75% penduduk yang ada di benua lima negara adalah keturunan dewa semua.
“Tuan, ada apa?” Yord mencoba untuk menyadarkan Zeno yang sedang melamun seolah berpikir berat.
“Akh tidak apa-apa.” Desah Zeno, sambil mengusap wajahnya. Apa yang dia pikirkan dan dia ketahui barusan, membuat dirinya tertarik untuk menuju kerajaan Fang atau ibukota dari desa ini. Dia ingin tahu, apakah kerajaan Fang di dunia ini memiliki sifat yang sama dengan kekaisaran negeri air? Secara yang dia ketahui bahwa rata-rata keluarga Fang di kediaman asli milikinya memiliki sifat yang baik.
Tetapi, Zeno tidak bisa pergi menuju kerajaan Fang sekarang juga, setidaknya dia harus mengetahui sanksi apa yang diberikan oleh kerajaan Fang seperti apa yang dikatakan penyerang desa itu tadi? Karena tidak mungkin dirinya pergi ketika desa sedang bermasalah. Dan tentunya, apapun sangksinya, Zeno akan menerimanya, karena dengan kekuatan kecil seperti ini, tidak mungkin dia bisa melawan sebuah kerajaan. Kecuali apabila sanksi itu benar-benar tidak masuk akal.
“Anda seperti berpikir berat setelah aku mengatakan tentang kerajaan Fang dan leluhur Fang. Sepertinya Anda memiliki masalah dengan keluarga Anda sendiri?” Tanya Yord yang masih berdiri di samping Zeno meskipun orang-orang yang lainnya kembali masuk ke dalam desa dengan membawa harta rampasan.
“Aku jelaskan Yord.” Zeno menatap Yord dengan serius, “Aku sama sekali tidak memiliki hubungan apapun dengan kerajaan Fang, aku sama sekali bukan berasal dari sana, aku hanyalah seorang anak yang ditinggal mati oleh orang tua karena penyakit. Itu sangat kebetulan apabila nama keluargaku sama dengan kerajaan Fang.” Zeno berkata dengan tidak sepenuhnya dia berbohong.
Zeno kemudian pergi sambil meninggalkan Yord, lebih tepatnya dia harus mengurus beberapa mayat yang baru saja dia bunuh karena pertarungan pertama desa yang dia pimpin ini. Karena bagaimanapun, tidak mungkin dia membiarkannya membusuk di gerbang desa. Sehingga apa yang dia lakukan adalah membuat lubang tanah yang cukup besar di dalam hutan, dan meminta para prajurit desanya untuk menyeret para mayat tersebut.
“Aneh, tuan tampaknya sangat sensitif apabila menghubungkan dirinya dengan kerajaan Fang? Apakah ada masalah? Tapi jika dipikir-pikir, keluarga Fang tidak pernah bermusuhan antar keluarga seperti perebutan tahta atau perang saudara.” Yord berpikir sejenak.
__ADS_1