Penguasa 5 Elemental 2 : To The Throne Of God

Penguasa 5 Elemental 2 : To The Throne Of God
Peringkat Zeno


__ADS_3

“Hormat kepada leluhur Fang.” Ucap Fang An membungkukkan setengah badannya menghadap Fang, kemudian diikuti oleh anggota keluarga lainnya sebagai tanda penghormatan. Semua melakukannya terkecuali Zeno, karena semenjak tadi Zeno dan Fang mengobrol tanpa henti.


Fang memperhatikan mereka, kemudian dia tersenyum dan menganggukkan kepalanya, “Bagaimana mengenai Fang Zeno, kalian sudah mengetahuinya sendiri bukan? Dia memiliki kemampuan penguasa yang mana dapat menciptakan aliran pemecah batu tahap terakhir, padahal aku sendiri juga tidak mengetahui tahap terakhir itu tahap ke berapa. Tapi yang pasti, itu jauh lebih kuat seperti yang ku rasakan."


“Kami sudah menyadarinya di saat kami bertemu pertama kali, seperti yang anda katakan, Zeno merupakan sosok terkuat di dunia manusia, tidak, bahkan di dunia dewa sekalipun. Sayangnya, kami tidak bisa melihat peringkatnya dengan jelas.” Ucap Fang An.


“Iya benar, aku juga tidak bisa melihatnya. Zeno, apa peringkatmu sebenarnya?” Tanya Fang memperhatikan Zeno.


“Dewa murni tahap pertama? itu yang dia katakan kepadaku.” Sahut El.


“Tidak, dia tidak berada di peringkat itu. Aku berani bersumpah, tidak mungkin dia berada di peringkat tersebut.” Sangkal Fang kepada ucapan El barusan.


Zeno menghela napas, Fang tak percaya bahwa dirinya berada di peringkat dewa murni? Orang-orang tidak percaya bahwa dirinya memiliki peringkat karena tidak nampak, tapi Fang justru menyangkal bahwa Zeno memiliki peringkat rendah. “Terus terang, peringkatku adalah raja dewa tingkat pertama, dan hampir mencapai tingkat kedua.”


Seluruh orang yang mendengarnya terkejut kecuali Fang, mereka benar-benar tidak menyangka, bahwa sosok muda seperti Zeno yang kemungkinan berumur hampir mencapai kepala tiga sudah mencapai raja dewa? Fang An saja yang tampaknya hidup lebih lama memiliki peringkat dewa alam dan hampir mencapai raja dewa seperti Zeno.


“Sudah kuduga, mengingat bahwa kau mempunyai tiga beast ....” Fang menghentikan ucapannya, dia tampaknya tidak berhak mengatakan itu semua di hadapan keluarga Fang lainnya. Masalahnya, tiga beast yang Zeno miliki merupakan beast legenda yang dimiliki oleh dewi legenda pula, serta Zeno juga pernah menceritakan hubungannya dengan dewi tersebut kepada Fang, hubungan bahwa Zeno diberikan sebuah tugas dari seorang dewi yang secara jelas Fang mengerti.


“Bagaimana bisa?” Fang An bertanya seolah tidak percaya.

__ADS_1


“Bisa saja.” Jawab Zeno dengan singkat, untung saja Fang tidak mengatakan bahwa dirinya memiliki tiga, tidak, tampaknya empat beast legenda. Karena Fang tidak mengetahui, pasalnya Ilohu belum memberitahunya karena Ilohu sendiri belum tahu bahwa Zeno memiliki beast keempat yaitu Suzaku.


"Tunggu, leluhur bilang bahwa Zeno sialan itu menjadi seorang kaisar? Di usia muda?" Tanya Rosy penasaran.


"Apa kau tahu, dia menjadi kaisar di umur 16 tahun menggantikan neneknya. Sekarang, dia berumur 26 tahun, itu artinya, dia menjadi kaisar sekitar sepuluh tahun. Bahkan di umur 16 tahun, dia berhasil menjadi kaisar terkuat." Ucap Fang.


"Hebat sekali." Rosy tertegun, dia benar-benar tidak menyangka di usia yang telah habis dari masa kanak-kanak, Zeno dipaksa menjadi seorang kaisar yang memimpin sebuah empire. 


Tentunya di usia seperti itu, emosi dalam keadaan tidak stabil, masih membutuhkan waktu untuk bermain dan bersenang-senang. Menjadi seorang pemimpin di usia itu hanya akan merusak kepemimpinan. 


Namun, nyatanya Zeno berhasil memimpin sebuah wilayah selama Sepuluh tahun lamanya. Dan tidak hanya Rosy, Fang yang lainnya juga merasa sungguh luar biasa cerita Zeno.


“Pak tua, aku ingin bertanya. Di atas desa Neo Mazzarri, terdapat bekas kerajaan yang bernama Mazzarri. Dan kerajaan itu runtuh karena ada yang menyerangnya. Maksudku begini, tidak mungkin di sebuah wilayah ada dua buah kerajaan yang berdiri. Jadi, aku ingin kau jujur, apakah kau mendirikan kerajaan Fang setelah meruntuhkan kerajaan Mazzarri?” Tanya Zeno memotong percakapan keluarga Fang.


“Kau mungkin salah mendengarnya, yang menghancurkan kerajaan Mazzarri bukan kerajaan, tetapi kekaisaran dewa angin, karena kerajaan Fang sudah berdiri seratus tahun setelah kerajaan Mazzarri runtuh kau mengerti? Lagipula kerajaan Mazzarri sudah runtuh selama ratusan, tidak, bahkan ribuan tahun yang lalu.” Perjelas Fang.


“Kenapa kekaisaran dewa angin menghancurkan kerajaan itu?” Zeno bertanya.


“Biasa, sifat karena tidak ingin ada yang menyaingi. Aku saat itu benar-benar tahu kerajaan Mazzarri merupakan kerajaan yang berkembang cukup pesat. Bahkan kemajuan kerajaannya hampir menyamai sebuah kekaisaran dewa angin.” Jawab Fang.

__ADS_1


Zeno berpikir sejenak, tampaknya wilayah ini merupakan naungan kekaisaran dewa angin yang terdapat kerajaan-kerajaan seperti Ama, Fang dan kerajaan lainnya yang memimpin beberapa desa. Namun, kekaisaran dewa angin cukup keras, hanya karena tidak ingin ada yang memberontak, mereka memerangi kerajaan yang sudah maju dan menggantikannya dengan kerajaan lain.


Zeno mengerti, sekarang dia memilih untuk diam sambil mendengarkan percakapan Fang dengan keluarga Fang yang tidak terlalu penting baginya, lagipula urusan kerajaan bukan bagian dari urusannya. Namun apa yang membuat Zeno bertanya-tanya, mengapa Fang An tidak menceritakan konflik kerajaannya dengan kerajaan Ama? Apa itu merupakan bagian sensitif apabila diceritakan kepada Fang.


Tidak, Zeno tidak akan bertanya, lebih baik dia tidak mengusik apapun, biarkan itu menjadi urusan Fang An. Namun apabila memang kerajaan Ama menyerang kerajaan Fang di lain waktu, Zeno tidak akan diam, Fang adalah keluarganya sudah sepatutnya dia akan mempertahankannya meskipun lawannya adalah keturunan saudara Fang sendiri.


"Kalian selesaikan saja urusan kalian, aku ingin pergi." Kata Zeno dengan langsung, menghampiri gerbang pembatas pohon dan juga luar.


Kata Fang An hanya dirinya dan Noi yang dapat membuka atau menutup gerbang itu. Zeno langsung percaya begitu saja? Tentu saja tidak, gerbang dan pagar pembatas terbuat dari air, gembok pembuka juga menggunakan sebuah teknik yang berhubungan dengan air pula.


Maka dari itu, Zeno menyentuhkan telapak tangannya ke sebuah pola di gerbang tersebut sama seperti yang dilakukan Fang An atau Noi saat membuka gerbang. 


Dan tentu saja, gerbang itu terbuka dengan begitu mudah. Bahkan keluarga Fang, perangkat kerajaan yang melihatnya tidak bisa berbicara sepatah kata apapun, karena mereka bingung ingin berbicara apa. 


Noi yang ada di luar gerbang juga membuka mulutnya lebar-lebar, karena Zeno bisa membuka gerbang dengan sangat mudah. 


"Bagaimana bisa?" Noi bertanya-tanya, namun dia segera mengingat bahwa Zeno memiliki kemampuan menguasai elemen air.


Zeno pergi sepenuhnya setelah dia kembali menutup gerbang pembatas. Pergi dengan biasa menuju kamar tamunya yang mana dipersiapkan oleh Zeno selama beberapa hari, tidak, tampaknya khusus untuk Zeno dan tidak hanya beberapa hari saja, melainkan selamanya. Meskipun Zeno pergi sekalipun, kamar itu akan tetap menjadi milik Zeno.

__ADS_1


Walaupun begitu, Zeno tetap pergi, mungkin pagi nanti dan menunggu matahari untuk terbit. Lagipula dia harus kembali ke Neo Mazzarri untuk mengurus pedesaan kembali, karena dia tidak sepenuhnya yakin bahwa Onard bisa menjaga desanya, hanya tidak sepenuhnya, dan bukan berarti tidak percaya.


__ADS_2