
“Tunggu sebentar, jadi sistem pemimpin desa menggunakan sistem monarki sama seperti kerajaan atau kekaisaran? Aku baru tahu.” Sahut Azure yang ada di dekat Zeno. Kemudian, dia langsung melanjutkan ucapannya, “Apa ramalan tersebut tertulis bahwa pemimpin desa yang merupakan seorang penguasa berasal dari keturunan raja terakhir?” Tanya Azure sekaligus dia memberikan sebuah kode perkataan agar dua orang itu mengerti.
“Tidak juga, teta ....”Orang tersebut langsung mengerti mengapa Azure berkata demikian, begitupun dengan teman yang satunya. Sehingga, apa yang mereka berdua lakukan adalah langsung berlutut di hadapan Zeno yang membuat Zeno sendiri mengangkat alisnya. “Maafkan aku penguasa, aku akan lebih menjaga sikap nantinya.”
Zeno yang melihat itu tentunya merasa sangat risih, dia juga menghela napas dan berdecak kesal, “Kalian terlalu berlebihan. Tetapi kita juga tidak tahu, apakah aku berhasil membawa desa Neo Mazzari menuju kemakmuran atau tidak? Namun, bersediakah kalian melakukan tugas yang ku berikan?”
Tidak berdiri dari menekuk lututnya, kedua pria tersebut menganggukkan kepalanya, dan berucap setuju, “Kami setuju, apapun yang diberikan kepala desa, akan kami lakukan.”
“Panggil semua orang yang pernah pergi menuju ibukota untuk kembali pulang. Jangan katakan bahwa desa sudah aman dan sosok pemimpin adalah seorang penguasa. Karena apabila mereka memang tidak berniat untuk mengkhianati desa, tentunya dengan senang hati mereka kembali atas perintah kepala desa, bukan karena adanya sosok penguasa yang mengambil alih desa tersebut sesuai ramalan.” Ucap Zeno sambil berdiri tegak setelah dia bersandar di dinding ruangannya.
“Baik aku mengerti kepala desa.” Salah satu pria itu mengangguk.
“Kita belum berkenalan. Bisakah kalian memberitahukan identitas kalian?” Zeno bertanya.
__ADS_1
Pria di sisi kanan, dengan rambut agak coklat, perawakannya juga tinggi yang membuat pria tersebut apabila berdiri terlihat gagah berkata memperkenalkan dirinya, “Edren, Shon Edren. Umur, tiga puluh tujuh tahun.”
Kemudian dilanjutkan pria di sisi kirinya yang hampir sama dengan Edren, namun fisiknya jauh lebih pendek dan kecil dibandingkan dengan Edren. “Yord, Shon Yord. Aku berumur empat puluh tahun.”
Zeno menyentuh dagunya, dia sekarang baru mengerti ternyata semua warga yang ada di desa Neo Mazzarri memiliki nama keluarga yang sama. Shon Zera, Onard Shon, kemudian dua pria yang baru saja dia temui dan tidak memiliki hubungan apa-apa, mereka juga memiliki marga Shon. Zeno berpikir dan menyimpulkan, bahwa leluhur desa ini, bernama Shon. Atau mungkin raja terakhir itu sendiri yang bernama Shon.
Tentunya, Zeno merasa tidak enak saat menyebutkan namanya siapa, dirinya adalah orang asing yang tidak memiliki hubungan kerabat di desa ini. Mungkin, dirinya bagaikan seorang penjajah. Tetapi, mau bagaimana lagi, dia juga tidak menolak untuk menjadi seorang kepala desa. Sehingga, dengan terpaksa, dia terus terang untuk memperkenalkan diri, “Namaku adalah Zeno, Fang Zeno.
“Kalian sudah beberapa tahun pergi meninggalkan desa, dan tentunya penghasilan kalian sudah lebih dari cukup. Biar ku tebak, sebenarnya kalian beberapa bulan sekali kalian mengirimkan secara langsung sebagian dari harta kalian untuk desa di sini secara diam-diam karena tidak ingin diketahui oleh Onard. Tetapi, setelah aku membuat dinding pembatas, tidak ada cara lain bagi kalian untuk masuk ke dalam desa kecuali gerbang timur dan barat.” Zeno menyentuh dagunya sendiri sambil menatap ke atas seolah sedang berpikir.
“Besar kemungkinan, harta yang kalian berikan kepada keluarga kalian tidak berguna sama sekali, kecuali untuk membeli barang pokok dengan harga mahal dengan para tetangga, karena para tetangga yang menjual barang tersebut juga perlu mencari bahan di ibukota secara diam-diam. Dan masalah perut, kepala desa selalu membunuh beast yang menyerang dan membaginya sama rata. Jadi, apakah kalian keberatan ketika aku menarik keluarga kalian pajak?”
Zeno bertanya demikian, karena dia tahu setelah mendengar penjelasan dari Azure, bahwa penduduk desa tidak semiskin yang dia kira. Mereka sebenarnya memiliki harta banyak, dari salah satu keluarga mereka yang pergi merantau secara diam-diam, dan menyerahkan sebagian hasil jerih payahnya kepada keluarga masing-masing.
__ADS_1
Jika saja, kepala desa terdahulu mengerti bahwa mengekang justru akan memperburuk desa, maka desa akan maju, mungkin hanya elemental beast yang menjadi sebuah masalah. Sedangkan ekonomi, maka tentunya akan berjalan dengan lancar. Desa ini tampaknya juga terlihat anti sosial, mungkin karena mereka terlalu percaya ramalan dan terlihat terus menerus bergantung kepada ramalan tersebut, sehingga membuat desa ini tak ingin desa lainnya mengetahui ramalan tersebut.
Sisi baiknya, kerajaan utama tidak meminta upeti dari desa ini, sehingga mungkin apa yang dipikirkan Onard antara sengaja atau tidak sengaja untuk mengekang desa ini. Sehingga pula, ekonomi juga tidak berjalan dengan lancar, akibatnya. kerajaan utama tidak menganggap desa ini. Walaupun, Zeno juga tidak tahu, apa kerajaan utama desa ini.
“Tentu saja tuan. Itu yang memang kami harapkan. Selain untuk menghidupi keluarga kami, kami menuju ibukota juga ingin mendapatkan uang guna menghidupi desa pula. Itulah yang dipikirkan semua orang yang ingin hidup lebih baik tanpa mengkhianati desa. Tetapi, kepala desa sebelumnya seolah tidak menghargai pemikiran tersebut.” Sahut Edren menjelaskan keluh kesahnya hidup di desa ini.
“Tidak masalah, aku mengerti. Sekarang era baru yang ku pimpin.” Zeno berjalan perlahan ke arah Edren dan Yord, kemudian dia menyentuh pundak mereka berdua dan menyuruh mereka untuk berdiri. “Akan ku beri waktu satu bulan, kembalilah ke ibukota dan bawa penduduk desa yang telah mendapatkan pekerjaan dengan sangat baik untuk kembali pulang. Dan tentunya, patuhi seperti apa yang ku ucapkan.”
“Yord, Edren, memang ramalan tersebut mengatakan bahwa sang penguasalah yang membawa desa dari kejayaan. Tetapi juga tidak akan berhasil apabila tidak ada penduduk yang mendukungnya. Segeralah pergi esok pagi setelah kalian bermalam dengan keluarga kalian. Jangan pedulikan tekanan dari Onard. Lagipula, peringkat kalian berada di atas Onard bukan?” Sambungnya.
“Aku mengerti kepala desa.” Edren dan Yord mengangguk sesaat mereka berdua undur diri setelah Zeno memberikan isyarat dengan mukanya.
Selepas mereka berdua pergi, Zeno masih tidak habis pikir dengan perbuatan kepala desa terdahulu. Memang, apa yang dilakukan adalah baik agar penduduk desa tidak lari dari desa, namun itu tampaknya terlalu mengekang sehingga membuat penduduk desa tidak diperbolehkan kemana-mana. Justru apabila tidak ada yang keluar untuk mengadu nasib di ibukota, desa ini akan mengalami over populasi dengan kemiskinan yang membuat kepala desa tambah repot.
__ADS_1
Meskipun begitu, Zeno juga yakin bahwa ada penduduk desa yang memang mengkhianati desa. Yang mana mereka benar-benar tidak mempercayai ramalan dan berjanji untuk tidak kembali lagi menuju desa ini, mereka pergi juga tidak membawa manfaat bagi desa ini. Seperti halnya apa yang dialami oleh keluarga Onard, yang mana kakak dan adiknya, bahkan istrinya memilih untuk pergi sepenuhnya dan tidak ingin lagi berhubungan dengan desa ini.