
Hari ini merupakan hari yang paling membahagiankan untuk Raja Josep dan Putri Lie yang akan mengucap janji suci pernikahan.
Putri Lie sendiri sudah dirias dengan cantiknya dikamar pengantin. Sedangkan Raja Josep sudah bersiap ditempat yang akan digunakan untuk akad mereka nanti.
Banyak pengawal yang hilir mudik mengamankan istana untuk kelancaran acara pernikahan. Pangeran Jun yang masih menyamar sebagai kepala pengawal juga sudah menyiagakan pasukannya agar tidak ada penyusup yang masuk.
Acara akan segera dimulai, semua orang sudah berkumpul ditempat akad begitupun dengan Raja Josep yang sudah tersenyum sejak kemarin. Semakin tersenyum lebarlah dia saat Putri Lie masuk ketempat itu dengan sangat cantiknya.
Kedatangan Putri Lie menarik perhatian dari semua orang yang berada didalam. Meski wajahnya masih tertutup tapi tidak melunturkan kekaguman orang-orang akan dirinya yang memang sangat cantik.
Acara akad dimulai dengan sangat hikmat hingga akhirnya ketika acara pengucapan janji akan selesai, sesuatu yang tidak diduga terjadi.
Kain penutup yang digunakan oleh Putri Lie terbuka akibat panah yang melesat tepat dibelakang kepalanya menarik penutup kepala yang dia gunakan.
Nampaklah wajah Putri Lie yang cantik mempesona setiap mata. Raja Josep tentu saja kaget dengan kejadian itu hingga langsung membawa Putri Lie kedalam pelukannya.
"Pangawal! cari siapa pelakunya" teriak Raja Josep.
Semua pengawal yang ada dalam ruangan itu langsung mengambil posisi maju mendekat pada panggung didepan.
"Apa yang kalian lakukan? cepat cari orang yang menyerang Ratu!" marahnya saat melihat pengawalnya hanya diam dengan tenang meski sudah diposisi siap tempur.
Terdengar suara tawa entah dari mana yang membuat semua orang panik. Bahkan Raja Josep semakin memeluk Putri Lie agar tidak terjadi apapun dengan wanitanya.
Setelah tawa itu terhenti muncullah seorang wanita berbaju merah terang dengan menggunakan penutup wajahnya hingga tidak dikenali siapa orang itu.
Semua pengawal siaga ditempat sedangkan Raja Josep semakin emosi.
"Siapa kau hah? lancang sekali merusak acaraku" marahnya.
"Heh, kau menculik seorang permaisuri untuk kau jadikan istri, sedangkan wanita itu sendiri masih memiliki suami dan belum berpisah tapi kau memisahkan mereka demi nafsumu saja, kau tidak pantas disebut raja" ucap wanita itu.
"Tahu apa kau ini? wanita ini kekasihku kalau dia sudah memiliki suami lalu kenapa dia mau menikah denganku" bentak Raja Josep.
"Apa kau yakin jika dia memang mau .enikah denganmu?" tanyanya meremehkan.
__ADS_1
"Tentu saja aku yakin, sayang kamu kekasihku bukan!" tanya Raja Josep pada Putri Lie yang hanya mengangguk.
"Kau lihat bukan! wanita ini milikku" lanjutnya.
"Hei wanita bodoh, apa kau tahu siapa namamu?" tanya wanita itu dan dijawab gelengan saja.
"Heh, sudah ku duga jika kalian adalah pasangan bodoh yang sangat serasi" ejeknya.
"Kurang ajar kau jalang, pengawal tangkap dan habisi dia!" teriak Raja Josep tapi tidak ada pengawalnya yang bergerak.
"Apa yang kalian lakukan bodoh! tangkap dia" bentaknya lagi.
"Berhentilah berteriak, suaramu sangat jelek"
"Kau! aku akan membunuhmu" geram Raja Josep.
"Oh! aku takut tolong aku" ucap wanita itu dengan gaya yang seakan dia ketakutan.
"Kau hanya pria tidak berguna yang hanya menggunakan kekuasaan saja untuk memerintah, jika kau berani turunlah kemari kita bersenang-senang" tantang wanita itu.
"Heh, aku tidak akan terpancing dengan taktik busukmu itu" kata Raja Josep.
"Jika kau mendekat aku akan menebas lehermu" bentak Raja Josep.
"Kau galak sekali raja, aku hanya ingin berkenalan dengan ratumu saja" ucapnya santai sembari mengambil gelas yang berisi air diatas meja yang tersedia.
"Jika kau menyakitinya aku tidak akan berbelas kasihan padamu" bentaknya lagi.
"Aku tidak akan menyakitinya hanya ingin berbincang saja" dengan jarak satu meter dari kedua orang itu si wanita berpenutup wajah itu berhenti dna menatap wajah Putri Lie dengan seksama.
"Kau tahu, namamu itu Lie Han yang berarti kau adalah putri dari Jendral Han, tapi setelah menikah dengan Pangeran Jun dari kerajaan Xiao kau menjadi Permaisuri Jun yang artinya namamu sudah berganti menjadi Lie Jun, dengan nama belakang mengikut nama suamimu karena sudah menjadi istri, tapi kenapa kau mau menikah dengan bajingan sepertinya? heh kau memang wanita bodoh" ejeknya diakhir kalimat.
"Jaga mulutmu wanita jalang, sekarang dia ratu kerajaan Hun, istri dari Raja kerajaan Hun" bentak Raja Josep.
"Uh! kau suka sekali membentak rupanya, biar aku beritahu kau sesuatu.."
__ADS_1
"Permaisuri Jun itu memiliki pipi yang bulat dan sedikit kemerahan tapi wanitamu ini lihatlah, dia bahkan tidak bisa menjawab apapun selain mengangguk dan menggeleng saja" lanjutnya.
"Jangan banyak omong, cepat katakan siapa yang mengirimmu kesini? apa Pangeran bodoh yang memintamu datang untuk mengambil istriku? heh ternyata dia tidak sehebat apa yang diucapkan orang-orang, dia hanya bisa bersembunyi dibalik wanita saja" ejek Raja Josep.
"kaulah yang lebih bodoh.."
"Apa kau masih tidak sadar juga jika banyak keganjilan disini Raja Josep yang terhormat" tekan wanita itu pada setiap katanya.
Raja Josep melihat sekelilingnya yang memang terlihat tenang-tenang saja bahkan para pengawalnya hanya maju sselangkah saja saat dia perintahkan tadi. Hanya para bangsawan saja yang sedikit terlihat ketakutan.
"Heh, mereka hanya sedang bersiap untuk menangkapmu, setelah kau tertangkap aku akan menghabisimu dengan tanganku sendiri" ucap Raja Josep meremehkan.
"Kau benar-benar raja yang bodoh, tidak pantas untuk duduk ditahta tertinggi, ah kasihan sekali rakyat negara ini, sudah diperas habis-habisan tapi tetap tidak melakukan perlawanan, apa aku harus menunjukkan sesuatu untukmu?"
"Dasar jalang gila! tangkap dia pengawal, cepat!" marah Raja Josep.
"Huh, lebih baik kau lihat kenyataan saja ya dari pada terus berteriak dan memerintah orang dengan emosi gilamu" tangan wanita itu mengayun dan menyiramkan air tepat diwajah Putri Lie yang ada didekapan Raja Josep.
Meski sudah berusaha menghalangi serangan air dari wanita didepannya tetap saja Raja Josep kalah cepat dengan gerakan wanita itu.
Putri Lie yang wajahnya basah langsung mengambil kain yang diberikan pelayannya dan membersihkan air yang mengenai wajahnya. Tapi ada yang aneh dengan wajah Putri Lie karena tidak hanya riasannya saja yang luntur.
Wajah Putri Lie terlihat seperti mengelupas seiringan dengan usapan darinya dan Raja Josep yang tidak menyadari hal itu. Setelah dirasa bersih dari air, Putri Lie mengangkat wajahnya lalu memaki wanita yang sudah menyiramnya.
"Dasar wanita jalang murahan! berani sekali kau menyiramku, aku tidak akan memaafkanmu" teriaknya marah.
Raja Josep melihat keanehan pada wajah wanitanya dan langsung menariknya lembut untuk dilihat. Betapa kagetnya Ia saat mendapati wajah lain yang ada didekatnya.
"Siapa kau? kenapa jadi kau? dimana ratuku?" marah Raja Josep dengan wajah yang memerah.
Tawa wanita berpenutup wajah itu pecah, lebih tepatnya tawa mengejek untuk raja dihadapannya.
"Aku benarkan! kau itu raja bodoh itu sebabnya kau tidak tahu jika wanitamu itu palsu" tawanya dengan diikuti seluruh orang diruangan itu.
"Kau pasti menukarnya bukan? katakan dimana ratuku kau simpan?" bentak Raja Josep yang sudah malu.
__ADS_1
"Heh! memangnya dia barang apa harus disimpan, bukankah sejak tadi kau yang bersamanya disitu dengan terus memeluknya, kenapa menyalahkanku? salahka saja kau yang terlalu bodoh" ejek wanita itu lagi dengan sisa tawanya.
"Kurang ajar! akan ku bunuh kau!" teriak Raja Josep emosi lalu maju menyerang wanita didepannya setelah mendorong ratunya yang ternyata orang lain.