PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
Keberangkatan Sandra ke Balikpapan..


__ADS_3

Happy reading..


Setelah Sofi masuk kedalam kamar dan Andre menemui Joko diluar sebentar karena ingin memastikan keadaan baik baik saja. akhir nya Andre memilih kembali dan membaringkan tubuh nya di sofa ruang tamu memilih untuk tidur di sofa karena jika kemungkinan terjadi sesuatu tengah malam nanti Andre akan langsung mendengar nya dan bisa mengambil tindakan.


Sedangkan Sofi di kamar sudah tertidur pulas entah sudah bisa kah memimpikan Andre atau belum? Andre berbaring di sofa dengan kedua tangan dibelakang kepala nya, kaki menyilang dengan tatapan mata mengarah keluar rumah, karena pintu memang sengaja tidak ditutup nya. membayang kan paras cantik Sofi dan memikirkan bagaimana kedepan nya hubungan nya dengan Sofi nanti jika Sofi kembali ke Singapura. Andre sudah memantapkan hati kepada Sofi. karena Andre tahu bahwa Sofi wanita baik baik dan berpendidikan, adik dari sahabat nya itu, Sofi juga dari keturunan yang baik, tapi bagi nya apakah pantas dirinya bersanding dengan Sofi? terkadang hati nya merasa malu karena sudah mencintai Sofi, tapi apalah daya terkadang cinta datang tidak tepat waktu dan tidak tahu jatuh kepada siapa pun. Andre berusaha memejam kan mata nya. mengikuti naluri nya yang mulai terasa mengantuk wajar saja pekerjaan Andre sangat banyak bukan hanya mengurusi kantor saja tapi juga semua urusan lain diluar kantor diserah kan kepada Andre oleh mas Erik, karena mas Erik Andre mampu menyelesaikan nya dan hanya Andre yang mampu dan bisa di percaya. mulai terlelap dalam lautan mimpi.


Hingga pagi menjelang tepat pukul enam tiga puluh pagi itu, cahaya matahari mulai terpancar dari upuk timur seperti hari itu, menjadi hari yang cerah. memberitahu kan bahwa hari telah berganti. dimana Sofi dan Andre terbangun dengan waktu bersamaan hanya saja masih berada ditempat masing masing Sofi masih belum turun karena masih harus mandi. sedang kan Andre sudah membuka mata nya dan masih dengan posisi berbaring melihat ke langit langit ruang tamu.


Tiba bi Inah menyapa Andre dengan membawakan beberapa kopi di cangkir dan sisa nya di teko besar untuk anak buah Joko yang lain nya. tersedia juga pisang goreng dan bakwan sebagai teman ngopi pagi itu. Bi Inah sengaja membuat nya lebih banyak agar tidak kekurangan karena kebanyakan dari mereka kan begadang pasti butuh tenaga besar untuk itu semua.


Bi Inah :


"Pagi mas Andre"


Andre :


"Pagi bi"


Bi Inah :


"Ini mas kopi dan gorengan nya untuk mengganjal perut"


Andre :


"Terimakasih Bi"


"Oh iya bi apakah Sofi sudah bangun?"


Bi Inah :


"Seperti nya sudah mas"


"Tadi subuh bibi menyapu kamar tuan, bibi dengar non Sofi teh sudah bangun dan seperti sedang mandi"


"Ya sudah bibi teh kedepan dulu ya mas mau mangantar kan kopi"


Andre :


"Oh iya bi silahkan"


Andre teringat tentang si pelaku teror itu dan berniat meminta tolong kepada bi Inah untuk menyisakan sedikit kopi dan gorengan nya untuk si pelaku teror itu, bagaimana pun juga dia tetap manusia, dan Andre tidak sekejam itu juga membiarkan orang lain mati kelaparan karena dirinya.


Andre :


"Oh iya bi tunggu sebentar"


Bi Inah :


"Iya mas"


Andre :


"Bi boleh minta sisa nya segelas kopi nya dan sedikit gorengan nya untuk si pelaku yang saya kurung dalam gudang"


"Jangan sampai mati disini kalau tidak dikasih makan"


Bi Inah :


"Oh silahkan mas Andre kopi dan gorengan nya masih banyak"


"Tapi bibi mah takut mengantar kan ke gudang nya mas"


Andre :


"Berikan saja kepada si Joko biar dia yang mengantar kan nya, katakan pada si Joko bahwa itu aku yang menyuruh bibi ya"


Bi Inah :


"Oh iya baik mas, bibi kedepan ya"


Andre :


"Iya bi"


Lantas Bi Inah bergegas melanjut kan langkah nya ke depan menaruh kopi dan gorengan itu di pos jaga. sebagain bodyguard ada yang masih tidur dan sudah bangun tapi sedang bergantian mandi di halaman belakang dekat gudang.


Andre duduk menyeruput kopi nya dan mencicipi pisang goreng buatan Bi Inah.


Andre melamun sendiri sambil menikmati kopi dan pisang goreng nya.


Andre :


"Enak juga pisang goreng buatan Bi Inah"


"Kapan kapan asisten dirumah ku, aku suruh membuat kan pisang goreng itu setiap pagi"


"Apalagi nanti kalau Sofi sudah menjadi istri ku, aku pasti minta dia yang menyiapkan semua itu, aku tidak mau orang lain, hanya mau istri ku Sofi"


Sofi yang sudah rapih wangi dan cantik memakai pakaian yang sopan rambut nya di ikat, tiba menghampiri lamunan Andre yang sedang asik sendiri menikmati kopi.


Sofi :


"Mas Andre sudah bangun mas"

__ADS_1


Andre :


"Sudah dong"


Sofi :


"Sudah mandi?"


Andre :


"Belum"


"Tadi nya mau langsung mandi tapi bi Inah keburu datang membawakan kopi dan pisang goreng, aku tergiur ingin segera mencicipi nya"


"Sof kamu cantik sekali pagi ini tumben"


Andre yang lupa bahwa hari ini adalah Sofi yang akan menggantikan Sandra di kantor.


padahal baru tadi malam tapi Andre sudah lupa.


Sofi :


"Hmm begitu, tapi habis itu langsung mandi ya mas, terus kita sarapan, kan hari ini kita mau ke kantor"


"Mbak Sandra kan mau pergi ke Balikpapan"


Andre :


"Oh iya aku hampir lupa"


"Ya sudah aku mandi dulu"


"Kopi nya nanti saja sehabis mandi aku lanjut"


Sofi :


"Gak apa apa mas habiskan dulu saja kopi nya nanti dingin tidak enak di minum"


"Habis mandi kita sarapan mas"


Andre :


"Tidak, aku mandi sekarang saja biar agar tidak terlambat hari ini ada metting"


"Kopi biarkan saja disitu nanti setelah sarapan aku habiskan sekaligus"


Andre berlari menuju kamar tamu untuk menumpang mandi. sementara Sofi terlihat senyum saat melihat Andre yang berlari terburu buru.


Joko membukakan pintu gerbang menggantikan tugas mang Dadan, sedang kan mang Dadan duduk sambil menikmati kopi nya.


Andre dan Sofi sampai dikantor. mereka berjalan berdua dihadapan para karyawan lain nya. dan Sandra sudah menunggu kedatangan mereka untuk memberikan jadwal metting dengan klien dan beberapa laporan penting perusahaan.


Sandra :


"Mas Andre, mbak Sofi"


Sapa Sandra kepada mereka berdua.


Andre langsung masuk kedalam ruangan mas Erik dan Sofi menjawab sapaan Sandra sambil berjalan.


Sofi :


"Pagi juga mbak Sandra"


Bagi Sofi beruntung Sandra tidak mengetahui tentang perasaan nya terhadap Reza jika saja Sandra tahu bahwa Sofi juga menyukai Reza mungkin kini diri nya akan merasa sangat malu dan tidak berani menemui Sandra.


mereka berdua masuk keruangan mas Erik mengikuti langkah Andre. Sandra segera menjelaskan semua. dan tidak lama Sandra pamit untuk pergi ke bandara karena keberangkatan pukul sepuluh siang itu.


Sandra :


"Ok mas Andre, aku pamit ya takut telat nih"


Andre :


"Ok hati hati ya, dan cepat kembali"


Sandra :


"Siap mas, terimakasih"


Namun Andre mulai iseng kepada Sandra saat kaki nya akan melangkah keluar dari ruangan mas Erik.


Andre :


"Hmmm.. ada yang senang tuh bentar lagi bakalan ketemu?"


"Pasti nya dong seneng banget"


"Iya kan, iya kan"


Sandra terhenti langkah nya dan menyahuti Andre.


Sandra :

__ADS_1


"Hush mas Andre nih jangan usil deh"


"Mas Andre sirik saja deh"


Lalu Sandra segera meninggalkan kantor dengan diantar oleh pak Danu sopir kantor menggunakan mobil kantor menuju bandara.


tak berapa lama kurang lebih Sandra sudah mendarat di bandara di kota Balikpapan dan rupa nya Reza sudah menjemput Sandra di bandara. mereka langsung menuju kantor dimana pembangunan hotel itu berlangsung.


Sofi terlihat hanya diam saja di sebuah sofa memperhatikan tingkah kedua orang tadi.


Andre segera memanggil Sofi dan mengajak nya untuk metting.


Andre :


"Sofi"


Sofi :


"Eh iya mas kenapa?"


Andre :


"Kok kamu bengong begitu kenapa?"


"Kamu cemburu ya Sandra mau ketemu sama si Reza cupu itu"


Sofi :


"Ih mas Andre apaan sih, siapa juga yang cemburu aku sudah katakan bahwa aku tidak lagi menyukai Reza mas"


Andre :


"Lalu orang yang kamu sukai sekarang siapa?"


Sofi :


"Mas Andre"


"Puas?"


Andre tertawa bahagia mendengar Sofi mengatakan bahwa menyukai nya. apakah benar itu gambaran dari perasaan Sofi sebenar nya untuk Andre..


Sofi :


"Kenapa tertawa, mas Andre gak mau aku sukai?"


"Ya sudah, aku berikan saja kepada orang lain"


Andre :


"Kamu lucu dan cantik"


"Aku suka kamu"


"Dan tentu saja aku suka dengan apa yang kamu ucapkan barusan"


"Terimakasih cantik ku"


Ucap Andre kepada Sofi berusaha menyenangkan hati Sofi yang sedikit kesal kepada nya, karena sudah berusaha memberanikan diri mengatakan itu dan siap menahan malu, pada akhir nya Andre tetap akan menertawakan nya meskipun itu sebenar nya hanya gurauan dan Andre tetap menyukai Sofi.


Andre :


"Sudah tidak usah cemberut nanti cantik mu bertambah loh" 🤭


Kembali meledek nya sambil menarik tangan Sofi dan membawa nya keruang metting karena jam sudah menunjukan pukul sembilan.


"Ayo ikut dengan ku"


Sofi :


"Kemana mas?"


Andre :


"Keruang metting"


"Kita ada metting pagi ini"


"Ayo kita siapkan semua nya agar klien kita merasa puas dengan hasil kerjasama nya"


Sofi :


"Ok"


Sofi melangkah mengikuti kaki Andre. masih dengan tangan nya yang digenggam Andre berjalan didepan banyak karyawan lain nya dan membuat Sofi sedikit malu karena nya. tapi jika memaksa meminta Andre untuk melepaskan tangan nya, mungkin kah Andre akan marah kepada Sofi, Sofi sedikit ragu dan akhir nya tetap membiarkan Andre menggenggam tangan nya sampai keruang metting.


Bersambung...


Hai hai jangan lupa mampir ya, yuk mari mampir lagi dan baca.


jangan lupa baca, Like, komen, rate 5, favorit kan, dan vote ya.


Terimakasih 🙏🙏😍

__ADS_1


__ADS_2