
Jangan lupa baca,like,komen,rate 5/bintang 5, favoritkan dna vote yang banyak
Happy reading...
Saat itu mas Erik masih memeluk erat tubuh ku karena kecemasan nya terhadap ku yang mendapat teror dari sesorang.
Erik :
"Sayang maafkan aku"
"Semua salahku"
"Mungkin jika dulu kamu tidak menikah dengan ku semua ini pasti tidak akan terjadi pada mu"
Tita :
"Sudah mas semua bukan salah mu"
"Tidak usah merasa bersalah"
"Aku tidak apa apa mas"
Erik :
"Maafkan aku sayang"
Tita :
"Iya mas sudah ya tidak usah dipikirkan lagi"
Terdengar suara mobil milik Andre dihalaman depan rumah, Andre dan Sofi tiba dirumah sepulang nya dari kantor polisi. Sofi mengajak Andre untuk ikut masuk kedalam rumah dan bertemu dengan mas Erik. Andre mengikuti langkah Sofi dari belakang.
Sofi :
"Hai mah pah'
"Mas Erik nih mas Andre sudah disini"
"Kata nya ada yang mau dibicarakan'
Erik :
"Ok duduk dre"
Mas Erik meminta Andre untuk duduk menunggu nya. lalu andre menyapa papah dan mamah mertua ku.
Andre :
"Siang om..tante'
"Apakabar nya om tante?"
Mamah Ratih :
"Siang nak Andre"
"Kabar tante baik nak Andre"
"Silahkan duduk dulu nak"
Andre :
"Iya tante makasih"
Andre akhir nya duduk disebelah mas Erik yang masih memeluk erat aku. setelah itu Sofi dari dapur yang meminta bi Inah untuk membawakan beberapa minuman dan cemilan.
Bi Inah ;
"Silahkan mbak"
"Mas diminum"
Sofi :
"Iya bi makasih"
Bi Inah kembali ke dapur, Andre meminum sirup yang sudah disediakan karena memang sudah sangat haus sedari tadi dalam perjalanan memang tidak berhenti untuk beristirahat.
Akhir nya mas Erik memepaskan juga pelukan nya dari ku. sebenar nya aku merasa nyaman tapi ada sedikit rasa malu juga.
__ADS_1
Mas Erik meminta Andre untuk menyiapkan beberapa bodyguard untuk menjaga rumah nya agar tidak ada yang bisa masuk dan meneror aku juga semua orang dirumah ini. lalu mas Erik meminta Andre untuk memikir kan strategi bagaimana cara nya menjebak Sarah.
Erik :
"Dre"
"Siapain anak buah luh sebanyak mungkin untuk jaga dirumah gua"
"Kemana pun istri gua atau keluarga gua pergi dijaga bodyguar"
"Jangan biarkan siapa pun bisa masuk dan meneror istri gua juga keluarga gua lain nya"
"Suruh Joko untuk segera datang kesini"
Andre :
"Ok Rik"
"Gua akan siapain semua nya"
"Gua tinggal hubungi Joko, dia bakalan langsung datang bawa anak buah nya"
"Luh tenang aja Rik"
Erik :
"Ok dre makasih luh udah banyak bantu gua"
Andre ;
"Sama sama Rik"
Erik :
"Oh iya dre kita harus pikirin juga cara nya gimana bisa ngejebak tuh perempuan?'
"Gua gak mau dia gangguin istri gua terus"
Andre :
"Harus minta bantuan pihak polisi juga Rik"
"Biar polisi juga tahu"
Erik :
"Ok dre tolong luh urus semua nya"
Andre :
"Gampang itu Rik"
"Tapi luh dukung gua kan sama.. ehemmm ehemmm?"
Erik :
"Apa sih ehemm ehemm gitu gua gak ngerti?"
Andre :
"Itu tuh..?"
Sambil mata nya mengarah kearah Sofi.
Erik :
"Oh.."
"Kan gua udah bilang itu urusan nya langsung sama dia dre"
Andre :
"Ya luh gimana sih?"
"Ayolah Rik"
Erik :
"Iya iya gua restuin deh"
__ADS_1
"Hmmm.. luh dre ada ada aja"
Andre :
"Makasih Rik"
Erik :
"Terus kapan si Joko datang kesini?"
"Harus sore ini juga udah stay disini dre"
Andre :
"Ok gua telpon si Joko"
Kemudian Andre menghubungi Joko agar segera merapat ke lokasi yaitu rumah nya mas Erik. tidak lupa membawa serta seluruh anak buah nya.
Andre :
"Joko luh dimana?"
Joko :
"Gua dimarkas bos"
Andre :
"Luh sekarang kerumah nya si bos besar ya"
"Bawa semua anak buah luh sebanyak banyak nya"
Joko :
"Siap bos gua siapin dulu semua nya"
Andre :
"Cepetan gua tunggu sore ini juga luh semua udah siap kerja"
Joko :
"Ok bos"
Andre dan Joko saling menutup telpon nya masing masing. dan Andre memberikan kabar pada ms Erik bahwa Joko sebentar lagi segera tiba dengan semua anak buah nya.
Andre ;
"Rik bentar lagi si Joko datang sama anak buah nya"
Erik :
"Ok dre gua tunggu"
"Gua gak tenang sebelum semua terkendali"
"Setidak nya kalau ada bodyguard kan lumayan lah gua ada rasa tenang sedikit ada yang bantu jagain keluarga gua"
Andre dan mas Erik masih duduk bersama sementara Sofi memilih untuk kekamar nya. mamah papah dan aku masih duduk bersama juga diruang tengah. sambil menunggu kedatanagan Joko dan anak buah nya.
***
Sementara Sarah sedang berada diatas angin atas kebebasan nya dan berpikir bahwa rencana nya akan
dimuluskan. karena mendapat kan dukungan dari suami nya si tuan wisnu. Sarah merasa sebentar lagi mas Erik pasti akan memohon pada nya. agar mau mengakhiri semua teror itu. atau sebenar nya Sarah sendiri tidak menyadari bahwa diri nya mungkin saat ini sedang dimanfaatkan oleh si tuan wisnu suami nya sekarang. untuk menguras habis harta mas Erik. dengan memanfaatkan kebodohan Sarah.
Siapa sebenarnya si tuan wisnu itu..?
Apa tujuan tuan Wisnu sebenar nya untuk membebaskan Sarah dari penjara?
Sampai saat ini baik mas Erik maupun Andre belum ada yang mengetahui siapa kah tuan Wisnu itu.. yang diketahui saat ini tuan Wisnu hanya lah suami Sarah dan memiliki banyak selir dimana mana disetiap Kunjungan bisnis nya. mas Erik maupun Andre tidak ada yang mencurigai ini semua berhubungan juga dengan perusahaan nya atau bisnis nya. semua nya berpikir ini hanya ulah dari Sarah yang merasa tidak pernah puas dan sampai kapan pun Sarah akan terus mengejar mas Erik sampai mas Erik kembali ke pelukan nya.
Namun berbeda dengan papah David, papah merasa ini mungkin memang ulah Sarah tapi juga pasti ada ulah tangan lain, seseorang yang terlibat dibalik teror Sarah ini. bisa jadi Sarah juga hanya dijadikan nya sebagai alat atau kambing hitam.
Sarah dengan kebodohan nya dan ambisi nya membuat mata hati nya buta dan tidak berpikir bahwa semua ini akan ada balasan nya dimana kelak Sarah akan kembali dibuang. mungkin saja tuan Wisnu akan membuang nya kelak jika semua tujuan nya sudah tercapai.
Bersambung...
Halo reader semua mohon dukungan nya ya tetap setia dengan karya receh author ini jangan pernah berpaling ya
__ADS_1
Jangan lupa untuk mampir dan baca ya.. Like,Kpmen, Rate 5/ bintang 5, favoritkan dan VOTE yang banyak ya.
Terimakasih salam hangat author