PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
Kabar tentang diriku..


__ADS_3

Happy reading...


***


Sandra yang saat itu berdiri diluar ruangan ku menunggu dokter memeriksa keadaanku lalu berharap mas Erik segera tiba agar dirinya bisa segera memberitahukan nya pada mas Erik tentang keadaan ku. saat itu mas Erik tiba dirumah sakit, mas Erik yang melihat Sandra tengah berdiri didepan ruangan ku, dan mata nya melirik ke jendela kaca melihat dokter sedang memeriksa keadaan ku, tentu mas Erik sangat kebingungan, dan Sandra belum sempat selesai kan ucapan nya namun mas Erik langsung berlari membuka pintu menuju ruangan ku.


Sandra :


"Itu pak, mbak Tita nya..?" ehh..


Erik :


"Kenapa sama Tita san..?"


"Kata kan..?"


Sandra :


"Itu pak.. euh..?"


Mungkin terlalu lama bagi mas Erik menunggu jawaban dari Sandra, karna mas Erik khawatir dengan keadaan ku sehingga membuat nya langsung berlari menghampiri ku. dan meninggalkan Sandra diluar sendiri.


Begitu sampai di ruangan ku, mas Erik terkejut sambil tersenyum dan mendekati ku lalu mencium kening ku dan tangan ku berkali kali, ada air mata yang menetes di ujung mata nya, terlihat rona bahagia di raut wajah nya ketika mengetahui keadaan ku, ya aku yang mulai sadarkan diri dari tidur panjang ku selama 3 hari, kini sudah bisa mendengar juga melihat kembali.


Erik :


"Akhir nya kamu bangun sayang.."


Tita :


"Iya mas.."


Sambil mengusap air mata nya..


Erik :


"Apa yang kamu rasakan sekarang katakan lah..?"


Tanpa menjawab nya aku hanya ingin duduk dan memeluk suami ku.


Reaksi mas Erik ketika melihat ku yang beranjak bangun untuk duduk.


Kedua tangan nya berusaha menahan ku sambil berkata..


Erik :


"Sebaiknya kamu jangan banyak bergerak atau bicara dulu sayang aku khawatir kamu kenapa-napa..?"


Tita :


"Mas aku sudah sembuh kok.."


"Bosan tiduran saja.."


Erik :


"Iya aku tahu sayang.."


"Tapi kamu baru sadar.."


Tita :


"Hanya bersandar saja mas.."


"Boleh ya..?"


Erik :


"Ya baiklah, biar aku bantu ya.."


Akhir nya mas Erik membantu ku untuk duduk dengan bersandarkan bantal bantal dipunggung ku.


Tita :


"Terimakasih mas.."


Erik :


"Sama sama.."


Tita :


"Oh iya mas, sudah berapa lama kah aku disini..?"


Erik :


"Sudah tiga hari kamu tidak sadar kan diri.."


"Aku sangat khawatir.."


Tita :


"Cukup lama juga mas, aku tidak sadar kan diri.."


"Maaf mas membuat mu menderita karna harus menjaga ku.."


Erik :


"Sudah tugasku sayang.."


Dokter dan suster yang melihat kejadian itu merasa tersenyum sendiri dan malu malu sendiri. akhirnya dokter memutuskan untuk pergi karna melihat aku yang sudah membaik tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi.


Dokter :


"Kalau begitu saya permisi pak.."


"Karna harus kembali memeriksa pasien lain.."


Erik :


"Oh ya dokter terimakasih.."


Dokter :


"Sama sama pak.."


"Silahkan dilanjut saja.." sambil tersenyum kearah mas Erik dokter itu dan mengulangi kata kata nya ucapan permisi..


Dokter :


"Kalau begitu saya permisi.."


Erik :

__ADS_1


"Iya dokter.."


Hanya tinggal berdua antara aku dan mas Erik


mas Erik mendekati ku dan duduk ditepi tempat tidur menghadap ku dengan sorot mata yang penuh gambaran rasa rindu.


aku bisa menebak nya, mungkin kah mas Erik sudah jatuh cinta yang sesungguh nya dengan ku..? masih bertanya tanya dalam benak ku.


Tita :


"Kenapa mas Erik melihat ku seperti itu..?"


Erik :


"Memang tidak boleh jika aku melihat istri ku seperti ini..?"


Tita :


"Boleh, tapi terlihat seram mas.." ,🤭


Erik :


"Tidak bisakah kamu mengartikan nya sayang..?"


Tita :


"Tidak mas, aku tidak mengerti..?"


Erik :


"Aku sudah sangat rindu kamu.."


"Aku ingin memeluk mu.."


"Apa kamu tidak rindu pada ku..?"


Tita :


"Tidak mas.." 🤭


Erik :


"Kamu sungguh jahat.."


"Aku siang malam berhari hari tidak makan, tidak tidur, tidak mandi, tidak ganti pakaian semua demi kamu sayang.." 😅


Mas Erik nya merajuk ya.. 🤭


Tita :


"Iya mas terimakasih.."


Kemudian mas Erik mendekati tubuh ku kembali dan memeluk nya seketika dengan erat dan lama sekali membuat ku tidak bisa bernafas. kedua tangan nya membelai lembut rambut ku. sambil mengatakan..


Erik :


"Aku rindu kamu.."


Sambil memeluk ku..


Tita :


"Aku juga mas.. rindu kamu.."


Erik :


"Tapi malu mengakui nya kan..?"


"gemes banget aku sama kamu.."


Sambil menyubit hidung ku dan wajah kami mulai menempel bersamaan.


Tita :


"Ah tidak mas aku hanya keceplosan saja.." 😂


Mas Erik semakin tersenyum lebar di wajah nya melihat expresi ku dan jawaban ku


Erik :


"Kamu gemesin banget sih.."


"Tahu tidak, kamu begitu membuat aku rindu berat dan sekaligus takut kehilangan mu.."


"Aku sangat takut kehilangan mu sayang.."


"Aku rela menukar nya dengan apapun itu asalkan bisa menggantikan semua rasa sakit dan penderitaan mu.."


Dengan posisi yang sama wajah kami saling berhadapan dan mata kami saling menatap kedua tangan nya memegang kepala ku. dengan air mata yang siap menetes di pelupuk mata nya.


Tita :


"Terimakasih mas.."


"Maaf kan aku sudah membuat mu khawatir.."


Erik :


"Bukan salah mu sayang.."


"Ini memang sudah rencana Tuhan untuk kita.."


"Untuk pernikahan kita.."


"Aku yakin Tuhan sengaja mengirim mu untuk ku.."


Tita :


"Memang nya mas Erik tahu dari mana..?"


Erik :


"kamu itu ya.. duh gemesin banget sih istri cantik ku ini.."


Hahaha Tita tita, Erik nya udah serius begitu sampe mau nangis, eh Tita nya malah becanda ngelawak hadeuhhh 🤦🤭


Tita :


"Iya iya mas.. maafkan aku.."


"Terimakasih.."


Erik :

__ADS_1


"Untuk apa..?"


Tita :


"Tuh kan mas Erik begitu deh.."


"Sebel deh.."


Erik :


"Iya maaf, ayo lanjutkan..?"


Tita :


"Aku juga tidak tahu mas, siapa yang sengaja melakukan itu pada ku..?"


Erik :


"Sudah jangan dipikirkan lagi, yang terpenting kamu sudah bangun dan sembuh kita bisa pulang kerumah.."


"Aku sudah sangat rindu kamu.."


Modus aja nih mas Erik nya..


Tita :


"Mas apakah kamu sudah mencintai ku..?"


Erik :


"Tentu sayang.."


"Aku mencintai mu sejak awal aku melihat mu dalam foto yang diberikan oleh ayah dan ibu tiri mu.."


"Kenapa kamu tiba tiba tanya seperti itu..?"


Tita :


"Aku hanya ingin tahu saja.."


Erik :


"Sudah sudah nanti saja kita bahas nya.."


"Apa kamu lapar, mungkin ingin makan sesuatu..?"


Tita :


"Enggak mas.."


"Aku tidak merasa lapar.."


"Hanya haus saja.."


Erik :


"Sebentar aku ambilkan air minum untuk mu.."


Tita :


"Hmmm.."


Mas Erik melangkah ke meja dan mengambil gelas yang berisi air minum dan memberikan nya untuk ku.


Erik :


"Ini minum lah.."


Tita :


"Terimakasih mas.."


Erik :


"Sama sama.."


"Sebaik nya kamu tiduran saja jangan paksa kan untuk bangun dulu.."


"Aku benar benar khawatir.."


Tita :


"Iya iya mas.."


"Suami ku tuan tua yang tampan.."


Erik :


"Apaa.."


"Barusan kamu bilang apa..?"


"Sudah lama sekali aku tidak mendengar kata kata itu..?"


Tita :


"Iya suami ku tuan tua yang tampan.." 😅😍


Erik :


"Aku tidak setua itu sayang.."


"Dan aku masih sangat tampan begini.."


Sambil berjalan ala cover boy dan melihat gaya nya di balik cermin..


Tita :


"Iya suami ku memang tampan sekali.."


Akhir nya aku dan mas Erik baja tertawa lepas bersama penuh bahagia. semoga kebahagian ini abadi dalam pernikahanku.


Bersambung..


Amin ya readers semua.. semoga novel ku juga berjalan lancar tanpa ada kendala untuk up nya.


Mohon dukungan nya.


Jangan lupa like, komen, vote, rate 5 dan favorit kan ya..


Terimakasih 🙏😍


Mohon maaf belum bisa mampir teman teman author, diusahakan hari ini author keceh karya receh nanti mampir ya.. 🤭😅

__ADS_1


Mengingat kan lagi jangan lupa like komen rate 5 vote dan favorit kan ya.


__ADS_2