PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
Jantung ku dag-dig-dug


__ADS_3

Hai hai readers semua yuk mampir lagi dan jangan lupa untuk like komen dan vote ya.. selamat membaca..


Terimakasih 🙏🙏


******


Aku masih berada dalam kamar mandi. sementara mas Erik masih menunggu giliran dan tengah duduk ditepi tempat tidur dengan bersandar diri.


tak lama aku keluar dari kamar mandi sudah memakai baju tidur.. aku duduk di kursi menghadap cermin, dan menyisir rambut ku yang tidak terlalu panjang ini, meskipun hendak tidur, hanya agar terlihat indah tidak kusut saja..


Ketika itu mas Erik suami ku si tuan tua yang tampan itu, yang tadi nya sedang duduk ditepi tempat tidur, kini dia menghampiri ku dan kembali memeluk tubuh ku dari belakang.. entah apa yang ada dalam pikiran nya saat itu, aku tidak bisa menebak nya..


Tita :


"Mas Erik.."


"Ada apa mas?"


Sementara itu mas Erik dengan diam nya dan sorot mata yang penuh hawa panas mulai menyelimuti perasan mas Erik, mas Erik masih sibuk menghirup aroma tubuh ku..


Erik :


"Hmmmm..aku rindu harum tubuh mu sayang.." 🤭


"Entah kapan aku bisa merasakan nya?"


Tita :


"Sabar sebentar ya mas.."


Dengan pelukan yang semakin erat dirasa oleh ku, tangan tangan mas Erik tidak memberikan ku ruang untuk bernafas dan ada rasa dagdigdug dijantung ku saat itu, mungkin kah aku pun ingin merasakan hal yang sama dengan yang diinginkan mas Erik?


Namun ada sedikit rasa bersalah dalam diri ku juga, ingin segera bisa menjalankan kewajiban ku sebagai istri nya mas Erik, yaitu melayani nya, tapi ada rasa takut juga tidak tahu aku harus memulai nya dari mana?


Aku masih bingung, apalagi dengan keberadaan Sarah, yang tidak jelas itu sungguh membuat ku takut jika suatu saat nanti aku akan kehilangan mas Erik.


saat ini hanya mas Erik yang aku punya.


Aku yang merasakan geli sekaligus menikmati saat saat seperti itu sebenar nya, namun tetap ada rasa takut yang tak biasa dan rasa takut itu semakin kuat saat pikiran ku sudah memikirkan Sarah.


maka dari itu aku mencoba menghentikan sikap mas Erik..


Tita :


"Sudah mas, mandi dulu sana.."


"Bau tuh badan nya.." 🤭


"Aku juga sudah lapar nih.."


Pinta mu pada mas Erik..


Erik :


"Iya sebentar lagi ya.."


"Aku semakin hari mulai terbiasa dengan aroma tubuh mu dan merasa nyaman didekat mu sayang.."


Tita :


"Mas Erik aneh deh.."


"Kita kan baru 2 Minggu menikah mas.."

__ADS_1


"Sikap mas Erik yang seperti ini, aku rasa bukan sikap mas Erik yang biasa nya pendiam dan kaku mas.."


Erik :


"Iya memang benar.."


"Tapi kamu sekarang adalah istri ku, kapan pun dimana pun itu hak aku, kamu istri ku tidak seharusnya aku diam dan kaku terhadap mu.."


"Aku bisa membedakan, agar tetap berwibawa dihadapan orang lain.. dan orang lain tetap menghormati ku.."


Aku hanya tersenyum dan memandang wajah tampan mas Erik suami ku dibalik cermin dan mas Erik pun membalas senyuman ku dengan sebuah kecupan manis yang berkali kali mendarat di bibirku..


dia menarik ku membalik kan tubuh ku sehingga tubuh ku dan tubuh nya saling berhadapan, lalu mas Erik mengangkat sedikit wajah ku, dan memegang lembut bibir ku, saat itulah mas Erik mendarat kan kecupan manis nya berkali kali dibibir ku, terasa lembut, dan harum nafas mas Erik, aku semakin menikmati dan sebenar nya merasa ketagihan, tapi aku malu untuk mengakui nya dan mangatakan jika aku ingin lagi dikecup oleh nya.. 🤭


Berharap mas Erik segera menghentikan kecupan nya, agar tidak terjadi sesuatu yang memang aku belum siap..


meskipun sebenar nya aku tidak ingin kecupan ini berakhir, tetap saja rasa takut yang berlebihan ini, semakin menguasai diri ku..


Aku berusaha menghindari kecupan terakhir dari mas Erik..


Tita :


"Mas Erik sudah hentikan.."


"Kata nya mau mandi.."


"Aku laper nih.."


"Memang nya mas Erik tidak kasihan sama aku ya.."


Pinta ku pada mas Erik..


Lalu mas Erik pun segera menghentikan kecupan nya, dan menatap ku penuh dengan dendam, rasa nya ingin kembali memberi ku pelajaran yang sudah berani menghentikan nya padahal sudah jelas jelas ini hak nya, untuk menikmati ku.. aku sudah selayak nya bisa melayani nya, tapi sampai hari ini aku masih belum siap..


Erik :


"Aku mandi.."


"Tunggu sebentar saja, nanti kita turun sama sama.."


Sambil jari telunjuk nya mengusap lembut bibir ku..🤭


Dan mas Erik pun akhirnya segera mandi. aku menunggu mas Erik dengan berdandan sedikit, agar tidak terlihat pucat saja wajah ku. tak lama mas Erik sudah selesai mandi, aku dan mas erik pun turun ke bawah untuk makan malam..


Bi Inah sudah menyiapkan semua nya dimeja makan. seperti biasa aku mulai terbiasa untuk mengambilkan makanan dipiringnya mas Erik.


Mas Erik tersenyum mulai menyukai sikap ku ini yang sedikit demi sedikit mulai membuka hati untuk nya, dan mau melayani nya meskipun bukan melayani nya diatas tempat tidur.


Saat aku makan bersama mas Erik..


ku dengar suara ponsel mas Erik berdering..


dan mas Erik segera mengangkat nya..


Dia mengatakan bahwa itu telpon dari ayah ku. yang menanyakan kabar diri ku.


Erik :


"Sebentar ya, aku angkat dulu telponnya.."


Aku mengangguk dan tersenyum membalas senyum mas Erik..


Erik :

__ADS_1


"Hallo.. selamat malam pak.."


Ayah Rudi :


"Bgaimana keadaan kalian..?"


"Sudah lama saya tidak mendengar kabar Tita anak ku.."


Erik :


"Iya pak.."


"Kabar kami baik pak.."


Ayah Rudi :


"Apakah boleh besok aku main kerumah mu untuk menengok Tita anak ku?"


Erik :


"Oh tentu saja boleh pak, silahkan.."


Ayah Rudi :


"Ya sudah kalo begitu salam untuk Tita ya.."


Erik :


"Baik pak akan saya sampai kan.."


Rupa nya mas Erik sengaja tidak memberikan ponsel nya kepada ku, agar ayah ku merasa sedikit menyesali perbuatannya..


Tita :


"Ayah bilang apa mas..?"


Erik :


"Ayah mu bilang, besok dia akan mampir kesini untuk menengok mu.."


"Apa kamu siap bertemu dengan ayah dan ibu tiri mu lagi.. ?"


Tita :


"Iya mas aku sudah siap.."


Erik :


"Bagus.."


"Ya sudah kita lanjut kan makan nya dan segera untuk tidur, ini sudah malam aku lelah sekali.."


Tita :


"Iya mas.."


Aku dan mas Erik menyelesai kan makan malam agar segera bisa beristirahat tentunya mempersiapkan diri untuk besok menanti kedatangan ayah dan ibu tiri ku..


Bersambung...


*****


Hai readers semua mampir lagi yuk kecerita aku, jangan lupa untuk like komen dan vote ya.. terimakasih 🙏🙏🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2