PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
Sarah menghadang..


__ADS_3

Hai hai readers semua jangan lupa tekan tombol 👍 like ya, ⭐5, komen , vote dan favorit kan juga nih.. terimakasih selamat membaca.. 🙏🙏😍


*********


Sorot mata yang penuh amarah rasa ketidak puasan serta dendam menyelimuti hati dan pikiran nya, dia berjalan menghampiri dan memaki ku habis habisan dihadapan suami ku. seperti tidak sabar untuk menghadang. sifat nya yang keras berusaha untuk mempertahan kan, itulah sosok Sarah wanita yang dijadikan istri sirih mas Erik sebelum menikahi ku.


Dia memaki dan menarik ku keluar dari dalam mobil.


Sarah :


"Keluar kamu wanita perebut suami orang.."


"Hadapi aku kalau kamu berani.."


"Jangan hanya bisa berlindung dibalik suami ku.."


Erik :


"Sarahhh... hentikan.."


"Kamu tidak pantas berbicara kasar kepada istri ku.."


Sarah :


"Hah.. apa kamu bilang Rik..?"


"Hei hei hei wanita jahat, kamu dengar kan sekarang suami ku sekarang ikutan membela mu.."


"Puaskah dirimu..?"


Erik :


"Sudah hentikan atau aku akan panggil keamanan untuk mengusir mu.."


Mas Erik tak tinggal diam, kemudian mas Erik berlari keluar dan menarik tangan Sarah untuk menjauhkan nya dari ku.


mas Erik berusaha sekeras mungkin untuk menjelaskan kepada Sarah agar dia bisa menerima semua keputusan mas Erik.


Setelah menarik Sarah dan menjauh kan nya dari ku, mas Erik dan Sarah terlibat pertengkaran hebat diluar, sementara aku masih menunggu di mobil hanya menyaksikan nya dari balik kaca mobil..


Sarah :


"Jadi begini balasan yang kamu berikan untuk ku Rik.."


"Setelah apa yang sudah aku berikan untuk mu selama ini.."


Erik :


"Apa yang kamu berikan tidak sebanding dengan apa yang sudah aku berikan juga untuk mu selama ini.."


"Dan bukan kah itu semua yang kamu minta?"


"Kamu tidak ingin hidup susah kan..?"


"Sekarang tolong dengar kan aku.."


"Aku sudah katakan jika kamu masih ingin bersama ku, kamu harus bisa terima keputusan ku ini.."


"Sudah berapa kali aku jelaskan dan kenapa kamu tidak mengerti juga.."


"Kamu sendiri yang sudah merusak nya.."


Sarah :


"Tapi aku tidak bisa berbagi dirimu Rik dengan siapa pun.."


"Kamu adalah milik ku seorang.."


"Siapa pun tidak ada yang boleh memiliki dirimu selain aku.."


Erik :


"Silahkan lakukan apapun yang kamu mau lakukan lah, aku tidak peduli.."


"Aku sudah capek dengan tingkah konyol mu ini.."


"Sekarang tinggal kan rumah orang tua ku atau aku akan panggilkan keamanan untuk mengusir mu dari sini.."


Lalu mas Erik berjalan kembali mendekati mobil dan membuka kan pintu untuk ku, mas Erik menggenggam tangan ku, aku berjalan bersama mas Erik meninggalkan Sarah sendiri..


Sarah menjerit seolah menyalah kan semua adalah salah ku..


Sarah :


"Ahhhhhhhhrrrrg... dasar perempuan perebut suami orang.. ini belum berakhir..

__ADS_1


tunggu suatu saat nanti kamu akan kembali kepada ku Rik.."


Aku merasa takut karena Sarah seperti sedang mengancam ku. aku bertanya kepada mas Erik.


Tita :


"Mas.. tunggu sebentar.."


Erik :


"Ada apa..?"


Tita :


"Seperti nya Sarah mengancam ku mas.."


"Aku takut Sarah berbuat nekad nanti mas.."


Erik :


"Sudah tidak usah takut ada aku yang selalu siap untuk melindungi mu.."


Aku dan mas Erik masuk kedalam rumah.. bertemu dengan papah mamah mertua dan juga Sofi yang tampak masih tegang dengan permasalahan yang dibuat Sarah seharian ini..


Papah dan mamah mas Erik penasaran dengan sosok Sarah.. siapakah dia.. ? karna sejauh ini mas Erik memang tidak pernah sekalipun menceritakan tentang hubungan nya dengan Sarah kepada keluarga besar nya.


Mas Erik pun akhir nya menceritakan nya, itu pun sebelum nya mas Erik bertanya kepada ku lebih dulu, apakah boleh menceritakan nya ?


Aku mengangguk..


Erik :


"Begini mah pah.."


"Awalnya aku dan teman teman sedang hangout bareng disebuah cafe, tidak sengaja melihat Sarah yang tengah melayani pria pria hidung belang di cafe itu.. dia adalah wanita malam penghibur pria pria hidung belang.


Awalnya biasa saja tapi begitu aku perhatikan ternyata pria hidung belang itu dengan sengaja menyakiti dan memukul Sarah berkali kali.


Aku tidak bisa membiarkan itu terjadi akhir nya aku berusaha membantu nya, entah kenapa aku merasa kasihan, dan Sarah mulai ketergantungan dengan ku, semua kebutuhan nya aku penuhi, begitu pun Sarah selalu memberikan apa pun yang diinginkan pria pria.


"Sampai akhirnya aku menikahi nya secara sirih, karna aku tidak ingin dianggap laki laki brengsek Pan Mah.."


"Aku tidak ingin relasi bisnis ku dan rekan rekan ku jika mereka mengetahui nya, habis lah aku.."


"Maafkan aku Pah Mah.. tidak mengatakan nya dari awal.."


Mamah Ratih :


"Ya sudah semua sudah terjadi.."


"Sekarang yang terpenting bagaimana penyelesaian nya..?"


"Mamah juga Rik tidak ingin terjadi sesuatu disini di bisnis papah mu.."


"Segera carilah solusi nya, agar semua kembali normal.."


Erik :


"Iya mah.. Erik janji akan segera bereskan makalah Sarah ini.."


Papah dan Mamah menyuruh mas Erik untuk mengajak ku ke kamar tamu, agar aku bisa beristirahat segera.


Mamah Ratih :


"Rik.."


"Bawa lah istri mu beristirahat dikamar tamu.."


Erik :


"Iya mah.."


Aku berjalan mengikuti langkah mas Erik berjalan menghampiri kamar tamu.. dan segera rasa nya ingin membaringkan tubuh ku ini.. sudah seharian aku tidak merasakan empuk nya kasur. rasanya sudah terbayar kan.


Tak lupa aku segera mandi agar tidak ketiduran, disusul oleh mas Erik yang hendak ingin mandi juga, tapi masih ada aku didalam kamar mandi..


Erik :


"Sayang... apakah masih lama mandi mu..?"


"Boleh kah aku masuk..?"


"Kita mandi bersama..?"


Dalam hatiku..

__ADS_1


Ohhhh.. tidak.. lagi lagi hati ku dibuat dag-dig-dug..


Aku tidak ingin melakukan itu, masih terasa perih rasanya.. bagaimana untuk membuat alasan nya..?


Tita :


"Iya mas.. aku mandi.."


"Maaf mas aku tidak bisa.."


"Sebentar lagi selesai mas.."


Erik :


"Nanti bisa mandi lagi sayang.."


"Kenapa tidak bisa..?"


Tita :


"Ituu mas.. ehh.. hmmmm.."


"Aduhhh gimana cara bilang nya ya..?"


"Punya ku masih perih mas.." 😥


"Aku takut mas.."


"Besok saja ya mas.."


Erik :


"Ya baiklah.."


Sambil berjalan dengan tangan kanan nya seperti ingin meninju.


kemudian mas Erik kembali duduk ke tepi tempat tidur. bersandar dengan mata tertutup.


Aku yang baru selesai mandi mencoba menghampiri mas Erik, dan membangun kan nya aku mengira mas Erik tertidur..


Tita :


"Mas.."


"Mandi dulu sana.."


"Baru setelah mandi kita tidur mas.."


Erik :


"Ohhhh..kamu udah selesai mandi nya.."


"Ya sudah aku mandi dulu.."


"Tapi sebelum nya berikan aku sesuatu dulu.."


Tita :


"Apa itu mas..?"


Mas Erik menunjuk bibir nya dengan telunjuk nya agar aku mau mencium bibir nya... meskipun aku sungkan dan malu, aku tetap berusaha mencoba memberikan nya.


Emuachh...😘


Aku berjalan mendekati mas Erik, lalu mas Erik meraih tubuh ku agar lebih merapat.


tanpa basa basi lagi mas Erik langsung melahap ku, dia berkali kali mencium bibir ku yang membuat aku pun semakin ketagihan ingin lagi dan lagi.. 🤭


aduhh dududududuhhhh.. author nya berasa pengen jadi si tita deh.. 🤭


Tita :


"Sudah ya mas.. kamu mandi dulu sana.."


Erik :


"Iya sebentar lagi ya.."


Sebenernya aku merasa sudah tidak enak perasaan begini, semua tercampur dan bersarang diubun Ubun ku, rasa nya penuh gairah seperti air yang siap mendidih..


Bersambung...


*****


Hai hai readers semua jangan lupa tekan tombol 👍 like ya.. jangan lupa komen, vote rate ⭐5 dan favorit kan juga ya.. mohon dukungan nya, terimakasih 🙏😍

__ADS_1


__ADS_2