PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
waktu yang tidak dapat ku putar kembali..


__ADS_3

**Jangan lupa untuk like dan vote ya terimakasih 🙏


Happy reading**...


********


Saat ini aku ingin menangis merasakan sakit sungguh sakit hatiku..


tidak bisa aku bayang kan bagaimana hancur nya perasaan ku ketika melihat suami ku melakukan hubungan itu dengan wanita lain selain diriku istri sah nya?


apakah aku bisa memaafkan nya?


saat ini yang ku tahu adalah hati ku terluka oleh orang yang aku sayangi suami ku sendiri..


Melihat nya dengan wanita lain saja sudah sangat sakit apalagi harus melihat nya saat melakukan hubungan itu!


Lagi lagi mas Erik memohon agar diriku mau ikut pulang dengan nya, meskipun aku belum memaafkan nya, baginya tidak masalah asalkan dia bisa bersama ku.


Tapi tidak bagiku, aku bisa memaafkan tapi aku tidak bisa hidup bersama dengan nya saat ini..


Tita :


"lebih baik mas Erik pulang saja"


"biarkan aku sendiri disini mas.."


"aku butuh waktu, melihat mu seakan luka di hatiku tidak bisa terobati dan semakin sakit mas"


"tolong mas Erik mengerti perasaan ku?"


"jangan paksa aku mas..?"


Sambil aku menangis kedua tangan ku memeluk tubuh ku dan sesekali mengusap air mata ku.."


tak tahan rasanya hatiku, aku memang mencintai nya saat ini tapi tidak dengan luka di hatiku mas..


Erik :


"sudah jangan menangis lagi sayang.."


"aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan?"


"semua memang salahku"


Tita :


"kalau memang mas Erik mengerti lebih baik mas Erik pergi tinggalkan aku sendiri mas..!"


Erik :


"aku tidak mungkin meninggalkan mu begitu saja, kamu istriku sampai kapan pun kamu istriku dan aku akan tetap dengan mu"


Tita :


"untuk menyakitiku lagi mas?


Aku seakan sulit untuk berhenti menangis air mata ku terus berjatuhan dan mas Erik berjalan menghadap ke wajah ku, dia mengusap air mata ku berkali kali.


Erik :


"aku mencintai mu istriku sayang ku.."


"kamu jodoh yang diberikan Tuhan untuk ku"


"tolong jangan paksa kan ego mu untuk menghindar dariku..?"


"rasa sakit itu memang tidak akan pernah bisa terobati, tapi coba lah buka kembali pintu hatimu untuk ku, dan aku mohon maafkan aku?"


"biarkan aku tetap disini bersama mu?"


Aku sedikit kesal dan sudah hampir habis kesabaran ku, aku mendorong tubuh mas Erik hingga mas Erik hampir terjatuh kelantai dan aku sedikit berteriak dihadapan mas Erik agar dia mau mengerti perasaan ku dan menyadari kesalahan nya sendiri.


Tita :


"hentikan mas....!!!!"


"sudah cukup..!!"


"aku capek, aku ingin sendiri..!!!"


"jangan kira Karna aku bocah dan tidak mengerti apapun, bisa semau kamu menyakiti aku!!!"


"Aku manusia mas... yang punya perasaan juga!"

__ADS_1


"kamu jahat mas...!!!"


"Kenapa takdir hidup ku seperti ini, aku menyesal dengan pernikahan kita mas.."


"aku menyesal sudah menerima pernikahan ini dan aku menyesal sudah jatuh cinta sama kamu mas..!!!"


"seandainya waktu bisa ku putar kembali akan lebih baik aku menerima hukuman dari ibu tiriku, agar aku bisa menolak pernikahan ini mas..!!!"


"agar aku tidak semakin terluka..!!!"


Mungkin aku akan lebih memilih selalu dalam jerat lembah hitam ibu tiri ku, jika aku tahu pernikahan ku akan seperti ini jadinya..


Namun sayang waktu tidak bisa ku putar kembali..


semua sudah terjadi, aku hanya bisa pasrah dan iklhas menjalani nya..


Apakah aku salah menyesali pernikahan ku ini?"


Aku tidak tahu saat ini air mata ku sangat mudah jatuh, begitu deras di pipiku hingga aku senggukan.. 🤭🤭


Tapi mas Erik tidak sedikit pun marah kepada ku, saat aku mendorong nya, saat aku berteriak dihadapan nya..


Justru mas Erik malah menyalahkan diri nya sendiri dan beberapa kali memukul kan tangan kanan nya kelantai hingga berdarah..


Sungguh aku tidak tega melihat nya seperti itu aku ingin memaafkan nya dan membuka lembaran baru tapi sungguh sulit bagiku melakukan nya..


Mas Erik mencoba berdiri dari jatuh nya tadi dan kembali meraih tubuh ku, dengan tangan nya yang penuh luka dan darah, dia mencoba memeluk ku kembali dengan darah nya yang menempel di baju ku, kedua tangan nya kembali mengusap pipi ku dan sesekali bibirnya mengecup lembut pipi dan bibir ku mungkin mencoba untuk melunakkan hatiku.


Tita :


"hentikan mas..!!!"


"sudah cukup bagiku untuk tahu bagaimana perasaan mu sesungguh nya.."


Ini hal terberat yang pernah aku alami, jauh sebelum nya, aku belum pernah merasakan hal seberat ini, aku berkali kali menjambak rambut ku dan sesekali memukul dada ku merasakan sakit yang luar biasa ketika mengingat apa yang dilakukan oleh orang yang kita cintai dengan wanita lain.. dan aku terus menangis tanpa henti..


Erik :


"sudah cukup.. jangan lukai dirimu seperti itu"


"itu akan membuat ku semakin tersiksa"


"ini salahku seharusnya aku yang menderita bukan kamu!"


"dengar kan aku, aku rela sekali pun kamu bunuh aku, agar kamu bisa bahagia dan memaafkan aku sayang!!"


Aku terus saja menangis tanpa tahu bagaimana menghentikan tangisan ku ini..


Sulit bagiku untuk bisa percaya kembali padanya setelah apa yang sudah dia lakukan kemarin dibelakang ku, wajar saja ini baru pertama kali aku alami. membuat ku seperti terombang-ambing dilautan.. seperti perahu tanpa awaknya.


Mas Erik masih memeluk tubuh ku dengan tangan yang masih penuh darah..


wajah nya dia satukan dengan wajahku dan sesekali bibirnya kembali memberikan kecupan hangat dibibir ku.


Aku kasihan padanya, melihat luka ditangan nya terus mengeluarkan darah.


aku mencoba untuk mengobati nya meskipun hati aku masih ingin marah pada nya.


Tita :


"lihat tangan mu mas.. penuh darah..!!"


"apa yang kamu lakukan..?"


"itu tidak akan mengubah apapun yang sudah terjadi mas..!!"


"berikan tangan mu pada ku, biar aku bantu obati lukanya..!!"


Meskipun masih dalam keadaan menangis aku masih tetap peduli dengan nya.


itulah aku yang siap terluka untuk siapa pun yang aku cintai, tanpa meminta lebih aku hanya ingin dihargai dan dijaga perasaan ku..


Mas Erik mulai tersenyum diwajahnya saat melihat aku mulai memperhatikan nya lagi aku yang sangat khawatir akan dirinya.


dia memberikan tangan kanan nya padaku agar aku bisa mengobatinya..


Erik :


"ambilah tangan ku ini sekalipun terluka aku tidak apa sayang.."


"sekalipun tubuh dan raga ini kamu ambil aku rela asalkan kamu mau memaafkan ku"


"apalagi jika kamu mau mengulang kembali hidup bersama dengan ku lagi.."

__ADS_1


"apapun akan aku lakukan untuk mu.."


"seluruh hidup ku akan aku serah kan untuk mu!!"


Tita :


"sudah hentikan gombalan mu itu mas.."


"telinga ku hampir mau pecah mendengar nya"


Erik :


"kenapa bisa pecah..?"


Tita :


"suara mu tidak merdu masss.." 😥


"ihh... sudah sudah hentikan.."


"mau diobati tidak?"


Cie cie cie ada yang kangen dan memulai becanda lagi nih..


hahahaha author nya mesem mesem sendiri sambil ngetik.. 🤭😅


tita oh tita.. susah amat sih maafin doang padahal jauh didalam hatinya dia rindu dan masih sayang kan sama mas Erik si tuan tua yang tampannn.. eh babang tampan dong ya


Erik :


"iya sayang lakukan lah apa yang ingin kamu lakukan dengan tangan dan darah ku ini.."


Tita :


"sudah diam saja.. tidak usah banyak bicara nanti darah mu akan habis jika kamu masih bersuara masss..."


Emang apaan bisa habis luka nya kecil begini kok..? 🤭


Mas Erik hanya tersenyum diwajahnya melihat tingkah ku dan kelucuan ku..


Lalu aku berjalan kearah dapur untuk mengambil kotak p3k yang terletak di tembok dekat dapur dan sekalian aku mengambil kan air hangat di mangkuk dan sebuah handuk kecil untuk membersihkan luka dan darah nya.


Sementara mas Erik duduk di sofa dengan tersenyum diwajahnya, pikirnya kali ini apa yang dia lakukan hampir membuat hati ku luluh hanya dengan memukul kan tangan nya kelantai saja dan berdarah darah sudah buat aku khawatir setengah mati. dan dia merasa ini senjata ampuh nya, meskipun berkali kali dia melukai tangan nya dia akan senang melakukan nya untuk ku, agar diriku mau memaafkan nya..


Mas Erik oh mas Erik..


sungguh kamu pria teraneh dan hampir buat aku gila mas..


Aku membersih kan luka dan darah ditangan kanan nya, lalu aku memberikan obat antiseptik dan membalut luka nya dengan sebuah perban kecil yang aku balutan beberapa kali ditangan nya. agar darah nya tidak keluar lagi, dan luka nya bisa cepat mengering.


Mas Erik menggenggam tangan ku menarik tubuh ku agar mendekat pada nya, dan mengucapkan terimakasih kepada ku..


Erik :


"kemari lah mendekat pada ku, terimakasih sudah mengobati luka ku, terimakasih sudah menjadi istri yang sempurna dan terbaik untuk ku, terimakasih untuk kesabaran mu terimakasih untuk segala hal yang indah yang pernah kamu berikan untuk ku dalam hidup ku.."


"aku sungguh beruntung memiliki istri seperti dirimu, dalam marah mu, kamu masih tetap peduli dan baik pada ku bahkan pada semua orang.."


"itulah yang tidak akan pernah hilang dalam dalam dirimu, itu juga yang membuat ku akan mempertahankan mu dan pernikahan kita.."


Mas Erik mengecup tangan ku dan kening ku..


*Ku menangis membayang kan...


( jadi keinget lagu nya teh Rosa ya* )


Aku kembali meneteskan air mata ku..


Jika saja masalah kemarin tidak terjadi mungkin pertengkaran Seperti ini tidak akan pernah ada..


Hati kecil ku berkata, aku sudah memaafkan mu hanya saja saat ini aku butuh waktu untuk bisa menerima semua kenyataan ini, aku akan tetap bersama mu mas, itu keputusan ku tapi tolong hargai aku dan jaga perasaan ku mas.. jangan pernah kamu lukai hatiku lagi..


Aku yang selalu mencintaimu..


**Bersambung...


*****


Hallo readers semua jangan lupa untuk tekan tombol 👍 like nya ya, komen, ⭐5, vote dan favorit kan juga ya.


Terimakasih yang sudah mampir mau baca dan kasih Like juga vote buat karya receh aku ini.


Jangan pelit pelit ya kasih Like dan vote nya tolong bantu like dan vote ya 🙏😅

__ADS_1


Terimakasih salam hangat author.. 🙏😍**


__ADS_2