PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
Kembali ke Jakarta..


__ADS_3

Happy reading


*********


Lagi lagi Mas Erik melihat ku yang sudah tertidur lelap, tak berani untuk membangun kan ku, padahal dia sudah menahan diri nya berhari hari untuk bisa bercengkrama dengan ku..🤭


Maafkan Aku Mas..


Mas Erik pun ikut berbaring disebelah ku dan seperti biasa dia memeluk tubuh ku dengan erat. berkali kali mengecup kening ku dan pipi ku, sesekali Aku menyadari kehadiran nya karna mata ku yang sudah sangat mengantuk tidak bisa diajak kompromi lagi.


hingga pagi menjelang, aku baru membuka mata ku, dan melihat Mas Erik sudah tidak ada disamping ku..


rupa nya Mas Erik sedang menyiapkan koper untuk kepulangan hari ini.


Aku pun bangun dan mendekati nya bermaksud ingin membantu nya, tapi Mas Erik menolak nya.


Tita :


"Mas.. kamu sedang apa?


Erik :


"Sayang.. kamu sudah bangun?"


Tita :


"Sudah mas.."


"Mas.. maaf kan aku semalam aku ketiduran lagi..?


Erik :


"Ok.. tidak masalah sayang.."


"Kamu tunggu saja kejutan ku saat tiba di Jakarta nanti ya.."


Tita :


"Apa itu mas..?"


Erik :


"Sudah tunggu nanti saja, jika aku beritahu sekarang, nama nya bukan kejutan dong.."


Tita :


"Ya sudah.."


"Mas.."


"Boleh aku bantu?"


Erik :


"Tidak perlu, semua sudah beres lagipula barang nya hanya sedikit"


Tita :


"Baiklah.."


Aku pun duduk di sofa tepat nya disamping Mas Erik. kedua tangan nya mencoba meraih tubuh ku, dan memeluk tubuh ku hingga mengecup bibir ku dengan lembut.


Aku merasa tidak nyaman karna belum mandi tapi sudah dipeluk oleh nya


Tita :


"Mas.. aku belum mandi.."


"Nanti bau.."


Erik :


"Tidak perlu mandi, buat ku tetap wangi sayang.."


Tita :


"Ihh... Mas Erik"


Erik :


"Kenapa? mau lagi.."


Tita :


"Sudah ya, Aku mau mandi.."


sambil Aku berjalan menuju kamar mandi menahan rasa malu ku, yang tidak percaya diri ini.


"Aku tidak ingin terlambat pulang ke Jakarta.."


Mas Erik hanya tersenyum melihat tingkah ku yang malu malu kucing..


Sambil menunggu ku selesai mandi, Mas Erik pun mengecek ponsel nya dan menelpon mbak Sandra menanyakan tentang pekerjaan nya apakah ada masalah atau tidak..


*******

__ADS_1


Sementara jauh di Jakarta Sana Sarah yang tengah dibakar emosi seperti sedang mempersiapkan rencana untuk merebut mas Erik kembali.


sedikit ada rasa takut jika terjadi sesuatu pada Mas Erik atau pernikahan ku, tapi Aku berusaha untuk tetap tenang..


Sarah yang berapi api menyusun rencana untuk bisa menjebak Mas Erik.


Sarah tahu bahwa hari ini Aku dan Mas Erik akan kembali ke Jakarta.


entah rencana apa yang sedang dia susun untuk menjebak mas Erik..?


Sarah yang tengah duduk diruang tv, memikirkan niat jahat nya itu, tiba tiba beranjak berdiri, Seperti nya Sarah gusar dan gelisah takut jika rencana nya akan gagal nanti. terlihat sikap nya yang mondar mandir memikirkan rencana nya.


*********


Aku selesai mandi dan bergantian Mas Erik yang kini sedang mandi. tak lama kemudian selesai, kami pun keluar dari kamar tamu, sambil Mas Erik membawa koper ditangan kanan nya.


Hari ini hari Senin jam 10 nanti siang kami akan kembali ke Jakarta.


Kami berjalan menuju ruang tamu dan menaruh koper nya diruang tamu dekat sofa. agar tidak kelupaan saat akan kembali ke Jakarta nanti.


Aku dan Mas Erik melanjut kan langkah kami menuju ruang makan dimana papah mamah dan Sofi sudah menunggu kami untuk sarapan.


Mas Erik menyapa semua anggota keluarga nya.. dan tak lupa Sofi kembali meledek kami..


Erik :


"Pagi.. pah mah.."


Papah David :


"Pagi Rik..


Mamah Ratih :


"Pagi juga sayang.."


"bagaimana tidur kalian nyenyak tidak..?"


Erik :


"Nyenyak dong mah.. 🤭 sekarang Erik sudah ada yang menemani tidur nya mah.."


Papah David :


"Seharus nya dari dulu kamu menikah dan bertemu Tita.."


Erik :


"Iya pah.. Erik menyesal kenapa tidak bertemu dengan tita lebih dulu..?"


Tita :


"Lagi pula aku kan masih kecil mas.. jika mas Erik dulu bertemu dengan ku dan menikahi ku.."


"Aku tidak mau ah.."


"Belum siap mas.."


Papah dan mamah hanya tersenyum melihat sikap ku yang polos dan masih sangat kekanak-kanakan.


padahal usia ku dengan Sofi hampir sama hanya beda 1tahun saja sedikit lebih tua Sofi.


Sofi berusia 19 tahun sedang kan aku 18 tahun.


Erik :


"Sudah tidak usah malu sayang.. apa beda nya dengan sekarang, bukan kah sekarang ini kamu juga masih sangat kecil belia..?"


"Tapi kamu cukup pintar kok.."


Tita :


"Sudah mas.. kita makan saja ya.."


Lalu tiba tiba Sofi tersenyum dan melemparkan sindiran nya..


Sofi :


"Cie cie cie.. ada yang nemenin sekarang tidur nya.."


"Gimana Mas.. enak gak tidur nya ada yang nemenin..?"


Mamah Ratih :


"Sofi apa apaan kamu dek.."


"Jangan buat malu mas mu dek.."


Sofi :


"Ih mamah Nyamber aja deh, padahal gak ada kabel juga mah.. 😂🤭


Dengan tangan ya mengusap rambut adik nya itu..


Erik :

__ADS_1


"Pasti enak dong dek tidur nya ada yang nemenin, sekarang meluk nya bukan guling lagi.." 🤭


"Nanti kalo kamu udah dewasa juga kamu bakalan ngerasain.."


"Ups.. keceplosan dek.. kamu belum cukup umur dengerin kayak ginian.. 😂😂😂🤭


Sambil tertawa ngekek mas Erik balik mengatai Sofi adik nya..


Sofi :


"Ihh.. mas Erik apaan sih.. aku udah gede tau usia ku sudah 19 tahun mas.."


Mamah Ratih :


"Sudah.. sudah kok malah becanda terus.."


"Kapan sarapan nya, keburu siang loh Rik.."


"Nanti terlambat.."


Erik :


"Iya mah, maaf ya.."


"Abis nya gemesin sih.. sama Adek ku satu ini.." 🤭


Mas Erik mengajak ku untuk cepat cepat sarapan.


Erik :


"Ayo sayang kita sarapan takut terlambat nanti.."


Aku pun menyantap sarapan bersama dimeja makan. tak lupa mas Erik mengupas kan buah jeruk untuk ku.


Papah dan mamah kembali tersenyum melihat sikap Mas Erik yang semakin hari semakin perhatian pada ku.


Selesai sudah sarapan, Mas Erik tidak menunda lebih lama lagi, langsung berpamitan pada keluarga nya untuk kembali ke Jakarta, papah sudah menyiapkan mobil serta supir nya untuk mengantar kami ke bandara internasional.


Erik :


"Pah, mah.. Erik pulang dulu ke Jakarta nanti jika ada libur lagi Erik akan datang kesini lagi pasti nya dengan Tita.."


Mamah Ratih :


"Iya sudah hati hati diperjalanan ya.."


"Jika sudah sampai segera kabari mamah.."


Erik :


"Ok mah.."


"Kalo gitu, Erik pamit ya mah pah.."


Aku dan Mas Erik bersalaman mencium tangan nya papah dan mamah Mas Erik.


juga berpamitan kepada Sofi.


Erik :


"Dek Mas.. pulang dulu ya.." .


Sofi :


"Ok Mas.. hati hati ya.."


Mas Erik berjalan mendekati ruang tamu dan mengangkat koper untuk dimasukan kedalam bagasi mobil, aku berjalan mengikutinya dari belakang.


Mas Erik membukakan pintu mobil untuk ku. aku dan Mas Erik duduk dikursi belakang.


supir nya papah yang akan antar kami ke bandara.


Kemudian mobil pun melaju dengan kecepatan sedang saja.


berselang 30 menit mobil tiba di bandara internasional Singapura. segera melakukan check-in untuk keberangkatan. setelah check-in dan berjalan memasuki pesawat yang akan segera terbang.


Aku duduk dekat jendela sama seperti dua hari yang lalu saat hari pertama datang.


Mas Erik duduk disebelah ku.


Mas Erik terus saja menggenggam tangan ku seperti tidak ingin melepaskan nya.


Aku menyandar kan kepala ku di bahu kiri nya Mas Erik. dan sesekali mengajak nya berbincang.


Lima menit kemudian pesawat pun terbang menuju bandara internasional Soekarno Hatta Jakarta. tepat pukul 11:00 siang.


Begitu sampai Mas Erik memesan taxi online untuk mengantar kami pulang ke rumah.


aku dan Mas Erik menaiki mobil taxi online itu dan menuju rumah kami.


Bersambung..


*****


Hallo readers semua nya jangan lupa tekan tombol like nya ya, jika berkenan boleh berikan komentar, saran, ⭐5, vote dan favorit kan juga ya.. jangan pelit pelit ya 🤭 terimakasih 🙏🙏😘

__ADS_1


__ADS_2