
Jangan lupa mampir baca, like, komen, rate 5 favorit kan dan vote ya terimakasih 🙏😍
Happy reading...
Mas Erik kembali bekerja dan di bantu oleh Sofi membuat beberapa laporan, sedangkan Andre sedang melakukan metting penting di ruang sebelah menggantikan mas Erik. karena mas Erik sedang tidak mood untuk berpikir masalah pekerjaan nya, pikiran nya terpecah belah, mengkhawatir kan ku dirumah sehingga membuat nya tidak fokus.
Hari ini adalah kepulangan Sandra dari Balikpapan sebelum nya sudah memberitahukan pada mas Erik.
Sebelum Sandra pulang Sandra menyempatkan diri untuk mengajak Reza sekedar makan siang disebuah cafe, untuk kenang kenangan pinta nya. dan berharap Reza mau membalas cinta nya.
Sandra :
"Za kita makan siang dulu yuk"
"Siang ini aku balik ke Jakarta nih"
Reza :
"Ok san, mau makan siang dimana?"
Sandra :
"Cafe deket deket sini saja lah"
"Biar gak terlalu jauh juga"
Reza :
"Memang kamu mau balik ke Jakarta jam berapa?"
Sandra :
"Kurang lebih satu jam lagi aku berangkat Za"
Reza :
"Ya sudah kita jalan sekarang saja dari pada kamu telat nanti pesawat nya"
Sandra :
"Ok deh yuk jalan"
Reza :
"Kita cari makan siang yang deket bandara saja biar kamu gak telat"
Sandra :
"Boleh juga sih"
Reza :
"Aku khawatir kamu ketinggalan pesawat"
Sandra :
"Za kamu seneng ya kalau gak ada aku?"
Reza :
"Kok kamu ngomong nya begitu?"
"Aku lebih seneng kamu ada disini bisa bantu aku kalau aku tidak paham dengan proyek ini"
Sandra :
"Habis nya kamu pengen banget kayak nya jangan sampai aku ketinggalan pesawat"
Reza :
"Bukan begitu aku hanya ingin kamu kembali kejakarta dengan selamat dan aman setidak nya saat sampai di Jakarta kamu gak ke maleman"
"Sekalian aku pengen anterin kamu ke bandara dan memastikan kamu naik pesawat dengan selamat"
__ADS_1
"Itu saja sih"
Sandra :
"Oh kirain kamu pengen aku cepet cepet pergi dari sini"
Reza hanya tersenyum mendengar ucapan Sandra dan sikap nya yang merajuk.
Reza :
"Sudah, ayo kita berangkat sekarang saja"
Dengan menaiki sepeda motor pentaris dari kantor Reza membonceng Sandra, dan Sandra duduk di belakang sambil memeluk pinggang Reza.
Reza mengemudi motor nya dengan sangat hati hati, entah saat ini apa yang dirasakan Reza terhadap Sandra, apakah sudah bisa move on dari ku dan bisa menerima kehadiran Sandra atau masih tertutup rapih hati nya, untuk wanita lain selain diriku. pasti hanya Reza sendiri yang tahu perasaan nya.
Aku sebagai mantan nya hanya bisa mendoakan semoga Reza bisa segera melupakan ku dan menemukan orang yang tepat pengganti diriku, yang lebih baik dari ku.
Sampai lah dihalaman parkir bandara. Reza sengaja mencari cafe sekitaran bandara niat hati sekalian ingin mengantar kan Sandra kembali kejakarta.
jadi Reza memilih mencari cafe untuk makan siang uang dekat dengan bandara.
Sandra turun dari motor dan Reza memarkir motornya, kemudian mereka berjalan bersama menuju sebuah cafe didalam bandara. tak lupa Reza juga membawa kan tas milik Sandra yang berisikan beberapa baju dan barang lain nya.
Sandra :
"Sudah Za biar aku bawa sendiri saja tas nya"
Reza :
"Biarkan aku yang bawa"
"Kita mau makan di cafe mana nih"
"Kamu saja yang pilih cafe nya"
Sandra akhir nya memilih cafe untuk mereka makan siang bersama sebelum Sandra kembali ke Jakarta.
Sandra :
"Cafe 99"
Reza :
"Boleh, ayo kita masuk dan segera pesan makanan nya"
Sandra dan Reza masuk kedalam cafe itu dan memesan beberapa menu makan siang.
Sambil makan Sandra dan Reza asik berbincang dan menceritakan saat masa sekolah SMA dulu. hingga tertawa lepas diantara kedua nya, waktu pun terus berputar tak terasa satu jam sudah dilewati bersama Sandra dan Reza.
Akhir nya Sandra yang harus segera kembali ke Jakarta dengan berat hati harus meninggal kan Reza di Balikpapan sendiri.
Mereka berjalan bersama keluar dari cafe itu menuju tempat keberangkatan Sandra.
Ketika sampai dipintu keberangkatan Reza mematung melihat kepergian Sandra yang kemarin beberapa hari sudah menemani hari hari nya selama di Balikpapan kini harus melepas nya untuk kembali ke Jakarta. sedih yang dirasa kan Reza dalam hati nya.
Begitu pun yang di rasakan Sandra. sedih harus meninggalkan Reza sendiri lagi.
Sandra berjalan menuju pintu itu, saat pertengahan jalan, tiba tiba Sandra memutar balik tubuh nya melihat Reza lalu Sandra berjalan kembali ke arah Reza. seolah tak ingin berpisah dengan Reza.
Reza :
"Sandra, kok kamu malah balik lagi?"
"Nanti kamu telat loh"
Sandra :
"Aku.. aku"
Reza :
"Kenapa San?"
__ADS_1
Sandra :
"Aku berat ninggalin kamu Za"
"Sudah berhari hari aku disini bareng kamu dan sekarang aku harus balik ke Jakarta"
Sandra menangis sambil memeluk erat tubuh Reza.
Reza :
"Nanti kita bisa bertemu lagi"
"Sudah jangan menangis"
"Kamu bisa kapan pun kamu mau kesini"
"Hubungi aku, aku akan jemput kamu nanti"
Reza berusaha menenangkan hati Sandra.
Sandra :
"Iya Za kapan kapan aku kesini lagi"
"Aku pasti merindukan mu"
Reza :
"Iya san, aku juga pasti rindu kamu nanti"
"Sudah sana masuk nanti ketinggalan pesawat nya"
Sandra :
"Iya aku masuk ya"
Reza :
"Hmmm hati hati ya"
Sandra :
"Iya Za"
Sambil berjalan ke arah pintu masuk keberangkatan Sandra mengucap kan sesuatu pada Reza..
Sandra :
"Za aku akan minta pak Erik buat narik kamu balik ke Jakarta lagi"
"Kalau pak Erik gak mau narik kamu balik ke Jakarta, satu satu nya cara, aku akan minta pindah tugas kesini sama kamu Za"
"Mengundur kan diri sebagai sekretaris nya pak Erik dan menjadi karyawan biasa seperti kamu"
Reza kembali tersenyum melihat dan mendengar kan gerutu Sandra.
Reza :
"Sudah hati hati ya"
Reza tidak mengucapkan kata kata lain selain hati hati. Reza memang orang yang cuek. tapi hati nya lembut dan sangat penyabar juga.
Beruntung jika Sandra bisa mendapat kan Reza.
Seberuntung nya aku yang mendapat kan suami seperti mas Erik. yang penuh cinta kasih dan perhatian. meskipun ada luka membekas, tapi itulah sebuah pengorbanan untuk mencapai kebahagiaan itu.
Sandra sudah masuk kedalam pesawat dan Reza mulai berjalan kembali menuju parkiran hendak mengendarai motor nya.
Reza kembali ke kantor nya seorang diri dan melanjutkan pekerjaaan yang sudah di bantu Sandra beberapa hari kemarin.
Sandra saat di dalam pesawat dan hampir tiba di Jakarta, merasa berat meninggalkan Reza karena kini hati nya sudah terisi nama Reza Sandra sudah menyukai Reza dan mulai terbiasa bersama dengan Reza.
Bersambung..
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, rate 5 favorit kan Vote yang banyak ya terimakasih 🙏😍