
Happy reading..
Setelah sampai di rumah, aku dan mas Erik berjalan bersama dengan saling bergandengan tangan memasuki rumah mata kami saling menatap tajam dan berbisik dalam hati kecil kami, bahwa kebahagiaan menyelimuti hati kami. meskipun aku tahu Sarah sudah pergi, tapi maaf kan aku yang terlanjur bahagia karena merasa sudah tidak akan ada yang mengganggu rumah tangga ku.
Aku adalah wanita yang kurang sempurna banyak kesalahan yang ada pada diriku.
aku bisa diam dengan seribu kesabaran dan sabar ku pun bisa bergetar, lelah dan mengeluh bila mana sedang terluka sabar ku pun bisa menghilang dan berubah menjadi kebencian.
Ke tidak sempurna'an ada pada ku juga mas Erik. kadang membuat aku semakin tidak percaya diri. aku merasa takut akan sesuatu yang menjadi milik ku diambil orang. maafkan aku yang terlihat sangat egois.
Suami ku membelai rambut ku dan mencium kening ku lalu memeluk ku dengan erat dan kembali mengatakan bahwa diri nya meminta maaf.
Erik :
"Maaf kan aku sayang!"
"Aku mencintai mu!"
Tita :
"Maaf kan aku juga mas!"
"Aku terlalu cemburu dan egois!"
"Aku juga mencintai mu!"
Erik :
"Lupakan lah, aku sangat mengerti perasaan mu!"
"Usia mu masih terlalu muda untuk menerima semua kenyataan ini!"
"Tapi aku bangga pada mu, karena mampu bertahan untuk ku!"
"Terimakasih!"
Tita :
"Sama sama mas!"
"Oh iya bagaimana dengan Sofi dan Andre mas?"
Erik :
"Minggu depan mereka akan bertunangan!"
"Andre akan melamar Sofi ke Singapura besok!"
"Kita juga akan ikut kesana memberikan restu untuk mereka!"
__ADS_1
Tita :
"Oh ya, berarti Sofi akan segera menikah juga ya!"
"Wah aku sudah gak sabar nih lihat Sofi jadi pengantin!"
"Pasti makin cantik deh!"
Erik :
"Iya Sofi pasti cantik, tapi bagiku lebih cantik kamu sayang!"
Tita :
"Mas Erik bisa aja gombal nya!"
Erik :
"Kamu sudah bahagia sekarang?"
Tita :
"Hmm, sudah.. tapi aku selalu bahagia disetiap waktu dan hari ini lebih bahagia lagi!"
Erik :
Tita :
"Iya mas, boleh lepaskan aku sebentar mas?"
Erik :
"Memang kenapa?"
Tita :
"Aku haus dan lapar mas, mau ke dapur minta Bi Inah untuk siapkan makanan!"
Erik :
"Ya sudah kita ke dapur sama sama!"
Tita :
"Ya sudah ayo mas!"
Mas Erik masih menggenggam tangan ku dan kami berjalan ke dapur untuk meminta Bi Inah menyiapkan makanan. dan mas Erik menunggu di meja makan.
Sedang kan Andre dan Sofi masih duduk di teras mereka membicarakan untuk persiapan pertunangan mereka Minggu depan kurang hanya tinggal menghitung hari.
__ADS_1
Setelah makan siang kami berempat mengobrol bersama membahas apa saja yang harus di persiapkan untuk acara pertunangan nanti.
***
Seminggu kemudian..
Sedang kan Rio adik tiri ku kini sudah mulai belajar mengenai perusahaan ayah. ibu tiri ku masih sama, dia masih membenci ku sampai saat ini. ayah ku juga masih tetap sama takut kepada ibu tiriku.
Sandra dan Reza sudah resmi bertunangan mereka akan menggelar pesta pernikahan diakhir tahun. menunggu Reza kembali dari tugas nya di Balikpapan dan mutasi kembali ke Jakarta, juga mendapat kan promosi jabatan di kantor mas Erik. barulah mereka akan melangsungkan pernikahan.
Kami berangkat ke Singapura untuk menyaksikan dan ikut memberikan restu untuk Sofi dan Andre semoga pernikahan nya lancar dan bahagia langgeng sampai maut memisahkan.
Pernikahan Sofi dan Andre yang digelar satu hari setelah acara lamaran atau pertunangan karena Andre yang tidak mau menunda karena sudah tidak sabar ingin segera menjadi pengantin.
Banyak relasi bisnis mas Erik dari Jakarta yang turut hadir dalam pernikahan Sofi, begitu juga teman dan keluarga besar Andre yang sengaja di bawa Andre ke Singapura untuk menyaksikan momen sakral Andre dan Sofi.
Tak lupa ayah, Rio dan ibu tiri ku juga ikut hadir karena mertua ku yang mengundang mereka untuk hadir dalam pernikahan Sofi.
Tentu ada si lincah Sandra sekretaris mas Erik yang sudah berbahagia dengan Reza mantan kekasih ku dulu. mereka juga ikut hadir di pernikahan Sofi dan Andre.
tinggal menunggu pernikahan Sandra dan Reza nanti.
Sudah pasti antara aku dan Reza sudah bisa saling melupakan. dan Reza sendiri sudah benar benar yakin diri nya bisa move on dari bayang bayang diri ku. aku mendoakan yang terbaik untuk mereka semoga bahagia. dan tanpa bayang bayang diri ku.
Karena aku pun bahagia dengan suami ku mas Erik, sudah lebih dulu aku bisa move on dan mencintai mas Erik saat pernikahan kamu masih seumur jagung bisa di hitung dengan jari, saat itu lah muncul rasa Suka dan menyayangi satu sama lain antara aku dan mas Erik.
Setelah Sofi menikah dengan Andre.
mertua ku masih menetap di Singapura dengan bisnis nya, sedang kan Sofi memilih untuk ikut tinggal di Jakarta dengan Andre. dan kuliah nya terpaksa harus pindah ke Jakarta juga karena Sofi memang masih berstatus mahasiswa semester enam.
Untuk ibu kandung ku sendiri sudah pasti bahagia dengan kehidupan nya yang baru aku pun memiliki adik baru dari ibu kandung ku dengan ayah tiriku. selamat untuk ibu ku semoga adik baru bisa menggantikan hari hari dimana saat aku kecil dulu ibu belum sempat merawat ku. aku bahagia melihat ibu juga bahagia. semoga selama nya bisa bahagia untuk ibu dan juga orang orang yang ku sayangi. terimakasih selama ini sudah memberikan kasih sayang nya untuk ku.
Aku sendiri dan mas Erik masih berjuang bersama untuk bisa segera memiliki keturunan. hanya bisa pasrah dan berdoa untuk diberikan secepat nya, karena memang aku tidak ingin melakukan program apapun. mas Erik yakin kita berdua sama sama sehat lahir dan batin hanya saja mungkin Tuhan belum berkehendak pada kita. tuhan masih belum mempercayai kami.
Tetap semangat dan dan berbuat baik, selalu tersenyum meski tersakiti. bersabar dan rela berkorban akan memberikan hasil yang baik tetep sayangi lah pasangan kita walau kadang itu menyakitkan suatu saat hati nya pasti akan kembali kepada kita. maka bersabar lah dan perjuangkan jangan mudah menyerah dan bersedih. sesuatu yang patut kita perjuangkan maka perjuangkan lah sampai nafas terhenti. jika memang bukan yang patut kita perjuangkan maka dengan sendiri nya akan menghilang atau menjauh.
TAMAT
Terimakasih kepada readers setia yang selalu menyempatkan diri untuk mampir baca novel ku. dan terimakasih juga untuk para sesama author karena sudah selalu mendukung dengan like, komen, rate favorit kan juga vote.
Mohon maaf karena tidak bisa menyajikan karya yang sempurna buat kalian semua. novel pertama saya ini berjudul pernikahan ini sudah saya tamat kan. karena ada beberapa alasan dan tidak bisa saya beritahu kan disini
Mohon maaf yang sebesar besar nya atas ketidak sempurnaan baik dari saya atau pun dari novel saya ini. saya hanya lah manusia biasa yang masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam membuat novel masih pemula dan masih belajar lagi-belajar lagi untuk bisa memberikan karya yang bagus dan terbaik untuk readers semua.
Tidak banyak yang bisa saya sampai kan karena saya orang yang tidak pandai dalam membuat untaian kata kata.
Hanya terimakasih terimakasih dan terimakasih yang sebesar besar nya.
Tetap semangat dan jangan lupa jaga kesehatan ya. 🙏😍😍😍
__ADS_1