PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
Kehancuran tuan Wisnu dan Sarah..


__ADS_3

Mari mampir dan tetap setia mendukung karya receh ku ya.. jangan lupa baca. terimakasih 🙏


Happy reading...


Andre yang mendapat tugas berat dari bos nya itu, dengan menarik nafas dan membuang nya dengan kasar, serta berkali kali menelan ludah nya sendiri seperti nya apakah diri nya akan sanggup menjalan kan tugas berat yang di berikan bos nya itu. dan setelah dia pikir, bahwa bos nya yang juga sahabat nya sendiri, bisa mengambil keputusan untuk menjatuhkan musuh nya dengan memutus semua bisnis nya dengan begitu musuh nya akan hancur. tapi secara tidak langsung ini adalah membunuh perlahan.


Andre kembali ke dalam ruangan mas Erik dan memanggil semua staf untuk mengadakan meeting kembali dengan para dewan direksi. untuk menghancurkan saham tuan Wisnu, setelah itu perusahaan mas Erik yang akan membeli seluruh aset dan saham yang tersisa milik tuan Wisnu.


Meeting di mulai, semua sudah kumpul.. Andre meminta kepada semua staf untuk fokus pada bursa saham setiap Minggu nya dan meminta beberapa direksi dan juga pengusaha pengusaha yang bekerja sama dengan perusahaan mas Erik, tapi memiliki kerja sama juga dengan tuan Wisnu, untuk segera menarik kembali saham nya, dengan begitu perusahaan tuan Wisnu akan lumpuh dan bangkrut.


Awalnnya semua diam saja dan merasa bahwa Andre dan mas Erik berbuat curang. tapi mau tidak mau Andre berusaha menjelaskan dengan sebenar benar nya kepada semua anggota rapat saat itu, siapakah tuan Wisnu sebenar nya, dan bagaimana ulah nya diluar sana terhadap mas Erik dan keluarga, pada akhir nya semua setuju untuk membantu mas Erik.


Andre berhasil satu langkah membuat keputusan besar dengan membuat hidup seseorang bangkrut. dalam benak nya Andre berpikir ternyata mas Erik mampu juga berbuat nekad seperti itu. langsung membuat jatuh miskin hidup seseorang, mau tidak mau tuan Wisnu harus menerima nya juga, karena dia sudah menghancurkan mas Erik lebih dulu. kini saat nya bergilir.


Setelah rapat selesai sore itu, Andre mengantar Sofi pulang kerumah. dalam perjalan pulang, Andre diam saja tidak seperti biasa nya yang banyak menggoda Sofi. kemudian Sofi mengajak Andre bicara.


Sofi :


"Kok mas Andre diam saja kenapa mas?"


Andre :


"Tidak apa apa"


"Aku hanya lelah saja"


Sofi :


"Serius mas Andre hanya lelah?"


Andre :


"Iya Sof, aku serius tugas yang Kakak mu berikan sangat berat"


"Aku bahkan berpikir apakah aku mampu menjalan kan nya?"


Sofi :


"Lalu apakah sudah mampu mas Andre menyelesaikan tugas itu?"


Andre :


"Sudah selesai semua dan sekarang hati ku lega"


Sofi :


"Berarti mas Andre itu orang yang hebat"


Sofi memuji Andre yang saat itu tidak bersemangat. mencoba membangkitkan semangat nya..


"Ayo dong jangan cemberut terus"


"Sudah setelah ini jangan pernah temui aku lagi"


Pinta Sofi kepada Andre bermaksud agar Andre kembali ceria.


Andre :

__ADS_1


"Eh, jangan gitu dong sayang, iya deh nih aku senyum"


"Tuh tuh liat gak senyuman aku?"


Sofi :


"Gak, aku gak lihat mas Andre tersenyum"


Andre :


"Begini udah senyum sayang masa dibilang gak kelihatan sih"


"Terus harus senyum gimana lagi?".


Sofi :


"Jelas tidak terlihat karena mas Andre terpaksa sih"


"Tertawa lah atau tersenyum lah yang lepas"


"Seperti senyuman ku ini"


Dengan memberikan senyuman manis nya kepada Andre. dan kedua tangannya Sofi menangkap kedua pipi Andre merasa gemas dengan kekasih nya itu.


Andre :


"Ya ya baiklah, nih aku tersenyum lepas untuk mu"


Dengan hati nya yang sedikit bahagia karena Sofi disamping nya berusaha menyemangati dan memberikan dukungan, tugas yang mas Erik berikan memang berat dan banyak..


Bagaimana tidak Andre menjadi menyerah sudah mengurusi perusahaan masih juga harus mengurusi masalah pribadi kehidupan mas Erik, semua mas Erik serah kan kepada Andre, sebagai orang kepercayaan nya mas Erik. beruntung kini memiliki Sofi yang selalu di samping nya.


Keesokan hari nya, berita mulai santer terdengar melalui situs online, dimana banyak perusahaan yang kemudian mengambil alih saham nya di perusahaan nya tuan Wisnu, saat itu lah dimulai kehancuran tuan Wisnu. tuan Wisnu mulai kocar-kacir kebingungan dengan semua ini di pagi hari semua pengusaha menarik kembali saham mereka dan membuat tuan Wisnu kelabakan. hanya tertinggal beberapa saham saja yang masih tersisa jelas itu tinggal saham milik nya sendiri. lalu Andre saat itu menugaskan beberapa staf nya untuk menghubungi tuan Wisnu dan menawar kan untuk membeli sisa saham nya itu, meski Sarah merasa keberatan dengan keputusan tuan Wisnu untuk menjual sisa saham nya, tapi Sarah tidak memiliki hak apapun semua keputusan hanya dimiliki tuan Wisnu.


Sarah hanya bisa menangis meratapi kembali jatuh miskin hidup nya. dan bagaimana akan meneruskan untuk meneror ku dan mas Erik pikir nya jika selama ini tuan Wisnu lah yang memodali nya. dan kini tuan Wisnu nya jatuh miskin hanya dalam hitungan jam saja.


itu arti nya Sarah tidak akan bisa membayar orang untuk meneror ku lagi. entah dengan apa dia akan melakukan nya.


siang itu dihari yang sama dengan kehancuran tuan Wisnu, tepat pukul sebelas siang, aku dan mas Erik sudah tiba di bandara internasional, mas Erik menghubungi Andre meminta nya untuk menjemput kami, tapi jika Andre memang tidak bisa, Andre bisa menyuruh sopir kantor.


Andre yang berada di kantor bersama Sofi menerima telpon dari mas Erik.


Erik :


"Bro"


"Gua udah di bandara nih"


Andre :


"Ok gua kesana sekarang"


Andre menutup kembali telpon nya dan segera beranjak pergi untuk menjemput mas Erik dan aku di bandara. lalu Sofi bertanya..


Sofi :


"Mas Andre, itu mas Erik yang barusan telpon?"

__ADS_1


"Apa dia jadi pulang mas?"


Andre :


"Iya Erik barusan telpon dan sekarang sudah di bandara"


"Kita akan menjemput nya sekarang"


"Kamu mau ikut tidak?"


Sofi :


"Aku ikut dong mas"


Lalu Andre menarik tangan Sofi dan menggenggam nya kembali. berjalan menuju mobil untuk menjemput bos, sahabat juga calon kakak ipar nya Andre di bandara.


Mobil melaju dengan kecepatan sedang sambil menyetir tangan Andre sesekali menyentuh pipi dan bibir merah milik Sofi. membayang kan ingin segera menikahi Sofi. membayang kan dirinya bisa ******* habis bibir sofi yang merah merona dan basah itu. sungguh sayang masih harus bersabar karena belum sah, pikir nya. lalu Sofi merusak lamunan nya.


Sofi :


"Geli mas, kenapa menyentuh ku terus?"


Andre :


"Kamu cantik, buat aku ingin segera menikahi mu"


Sofi :


"Sabar ya mas, aku masih kecil dan aku juga masih kuliah"


Andre :


"Memang kenapa, kamu tidak mau?"


"Kakak mu saja bisa menikah dengan Tita yang usia nya tidak jauh dengan mu kan?"


Sofi :


"Hmm, iya sih mas"


"Nanti aku pikir kan dulu mas, apakah sudah siap atau belum?"


Andre :


"Jangan lama lama ya, aku sudah gak sabar nih?" 🤭


Sofi :


"Iya mas, aku juga kan perlu bicarakan dengan mas Erik dan kedua orang tua ku mas"


Andre :


"Ok deh sayang"


Akhir nya obrolan mereka terpaksa berhenti karena sudah sampai di bandara, aku dan mas Erik sudah menunggu cukup lama saat itu.


Bersambung...

__ADS_1


Hai hai readers semua, mari mampir lagi dan jangan lupa baca ya..


baca, like, komen, rate 5, favorit kan ,dan vote ya. terimakasih 🙏🙏😍


__ADS_2