
Happy reading..
*********
Kejutan apa yang akan Mas Erik kasih untuk ku, sungguh membuat ku penasaran.
Aku berjalan menuju kamar hendak tidur siang, seperti biasa Mas Erik menggenggam tangan ku dan sesekali mencium nya.
Aku merasa bahagia memiliki suami yang sangat menyayangi ku dan mengagumi ku.
Begitu sampai dilantai atas Mas Erik membuka pintu dan menutup nya kembali.
krekkkkk... brugggh... 🤭
Aku dan Mas Erik masuk ke dalam kamar, Mas Erik menyuruh ku untuk duduk ditepi tempat tidur, lalu Mas Erik mengeluarkan sesuatu dari meja nakas.
ya Mas Erik memberikan kado kecil untuk ku dan kado itu tampak seperti kotak jam tangan tapi ini berbeda, kado ini berbentuk kotak kecil terbalut kotak lagi dibagian luar nya berwarna merah.
lalu Mas Erik menyuruh ku untuk menutup mata ku terlebih dulu.
Erik :
"Sayang, tutup mata mu sebentar ok.."
Tita :
"Iya mas.."
"Duh kamu bikin aku jadi penasaran gini sih mas.."
Erik :
"Tahan jangan buka dulu matanya.."
Tita :
"Iya iya mas.. nih aku masih tutup mata ku.."
Erik :
"Ok.. siap ya, aku bilang buka mata mu, kamu langsung buka ya.."
Tita :
"Hmmmm.."
Aku mengangguk saja..
Lalu Mas Erik membuka kotak kecil itu dihadapan ku.
Erik :
"Satu, dua, tiga.. buka mata kamu sekarang sayang.."
"Ini aku persiapkan sebenernya sewaktu aku hendak melamar mu, tapi aku merasa kurang percaya diri untuk memberikan nya pada mu.."
"Mudah mudahan kamu suka ya.."
Dengan mengecup kening ku..
Dan ternyata kado itu berisi sebuah kalung berlian dan satu cincin berlian yang hendak dia berikan saat melamar ku dulu pertama dijodohkan.
Tita :
"Ya ampun mas... ini bagus banget.."
"Makasih mas.."
"Seharusnya kemarin mas Erik tidak usah membeli lagi cincin berlian saat di singapura mas.. kan sayang uang nya mas, ini bukan kado biasa harga nya pun pasti mahal banget mas.."
Erik :
"Sudah tidak apa apa.."
"Kalo pun aku ingin membeli kan nya satu toko juga tidak masalah buat ku, itu uang ku dan aku gunakan untuk membahagiakan istri ku.."
Tita :
"Iya mas.. memang semua uang mu tapi alangkah baiknya kamu simpan saja tidak usah membelikan ku banyak barang mas.."
"Satu saja sudah cukup buat ku mas.."
Erik :
"Aku tidak ingin relasi ku dan teman teman ku melihat penampilan mu biasa saja sayang.."
"Apa kata mereka nanti.."
"Aku seorang direktur di perusahaan ku sendiri, masa tidak bisa membahagiakan istri ku sendiri.."
"Lagi pula uang ku tidak akan habis, apalagi hanya membeli sedikit barang seperti ini.."
Dengan menunjuk kearah kotak berisi kalung dan cincin berlian itu..
"Kamu tenaga saja, apapun yang kamu mau aku pasti akan turuti.."
Tita :
"Iya mas.. aku suka kado dari mu, terimakasih sudah begitu menyayangi ku dan perhatian.."
Tidak ingin berdebat semakin panjang dan membuat nya kecewa, lantas aku menerima nya dan tidak menjawab apa apa lagi selain mengiyakan nya..
Erik :
"Sini biar aku pakaikan ya.."
Mas Erik mendekati ku, mengibaskan rambut ku ke samping dan memakaikan kalung berlian dileher ku juga cincin berlian dijari manis ku tangan satunya, karna jari manis ku satu nya sudah terisi cincin berlian juga yang mas Erik belikan kemarin waktu di Singapura.
Tita :
__ADS_1
"Iya mas.."
Aku membantu memegang rambut ku saat mas Erik memasang kalung di leher ku.
Erik :
"Kamu terlihat lebih anggun dengan perhiasan ini sayang.."
"Apakah selama ini ayah mu tidak pernah membelikan perhiasan untuk mu..?"
Tita :
"Tidak pernah mas.."
"Ayah hanya sibuk dengan ibu Shanti ibu tiri ku.."
Erik :
"Sungguh terlalu orang tua mu itu.."
"Gadis secantik dan sebaik diri mu, di sia sia kan begitu saja.."
"Beruntung aku menemukan mu dengan cepat.."
"Sudah pasti kamu akan semakin menderita jika terus tinggal bersama mereka.."
Tita :
"Iya mas.. aku ucapkan sekali lagi terimakasih kamu sudah bersedia menikahi ku dan menawan ku keluar dari lembah hitam itu.."
"Menjadi kan ku wanita yang sesungguh nya.."
Aku tertunduk merasa sedih akan nasib ku tapi di satu sisi aku beruntung bisa bertemu dengan sosok mas Erik suami ku si tuan tua yang tampan.
Erik :
"Sama sama sayang.."
"Sudah kita lupakan masa lalu mu.."
"Buka lembaran baru dengan ku.."
Lalu Mas Erik mendorong tubuh ku hingga terjatuh ke kasur dan mas Erik menimpa tubuh ku dengan tubuh nya, tangan nya menyanggah leherku agar kepala ku terangkat sedikit sehingga membuat nya mudah untuk mencumbu ku.
Hahahaha.. benar saja dugaan ku kejutan yang bukan hanya perhiasan berlian rupanya ini kejutan sesungguh nya yang Mas Erik siapkan untuk ku. 🤭😅
pantas saja saat di mobil taxi online perjalan pulang tadi aku merasa mas Erik berbeda seperti ingin memakan ku..
***
Berkali kali mas Erik mencumbu ku hingga membuat ku tak berdaya, ikut menikmati nya, seakan aku dibuat nya melayang layang diudara, menikamati setiap kecupan demi kecupan yang mendarat dileher ku dan bibir ku, Mas Erik mulai membuka pakaian ku dan pakaian nya mengambil sebuah selimut dan menutupi tubuh kami dengan selimut itu, dan akhir nya aku kalah juga, Mas Erik berhasil mencetak gol kembali, gol gol gol 🤭 berkali kali entah berapa ronde.. 🤭😅 tapi melihat wajah nya yang memerah Karna merasakan kenikmatan itu, dan sorot mata nya yang berbinar aku merasa lega sudah membuat nya bahagia siang ini.
Mas Erik membaringkan tubuh nya disamping ku karna merasa lelah mungkin, seperti sedang ngos-ngosan gitu karna sudah mencetak gol hingga berkali kali, aku pun ikut merasakan pegal pegal di badan ku efek dari serangan mas Erik tadi.
Namun mas Erik masih memeluk tubuh ku dengan tangan kekar nya itu. dan sesekali mengecup kening ku, seraya mengucapkan terimakasih pada ku, karna sudah mau memberikan tubuh ini untuk dirinya..
Erik :
Tita :
"Iya mas.. ini sudah kewajiban ku mas.."
Lalu Aku meminta ijin pada mas Erik untuk ke kamar mandi duluan, ingin memberikan diri karena sebelum nya berniat untuk tidur siang setidak nya agar tubuh ku kembali segar dan saat tidur siang pun akan terasa nyaman nanti nya..
Tita :
"Mas Erik.. boleh kah aku ke kamar mandi untuk membersihkan diri duluan..?"
"Ya agar badan ku segar dan tidak pegal pegal mas.."
"Aku ingin melanjutkan tidur siang ku mas.." 😥
Erik :
"Tentu saja boleh sayang.."
"Lakukan lah apa yang ingin kamu lakukan asal kan itu membuat mu bahagia.."
Tita :
"Makasih mas.. aku sayang kamu mas.."
Sambil aku berlari kecil tapi tubuh ku tetap menghadap pada mas Erik, lebih tepat nya aku berjalan mundur menuju kamar mandi.
Aku mandi, dan mas Erik malah tertidur hingga aku selesai mandi, aku bangun kan dia agar mandi lebih dulu baru setelah itu kita tidur siang sama sama..
Tita :
"Mas.. bangun mas mandi dulu sana.."
"Nanti kita tidur siang sama sama.."
Erik :
"Oh.. aku ketiduran ya.."
"Maaf sayang.."
Tapi masih bermalas-malasan seperti nya mas Erik.. hanya membolak-balik kan tubuh nya diatas kasur seperti sedang mengolet..
Tita :
"Ayo mas.. bangun mandi dulu.."
Erik :
"Iya iya aku bangun.."
"Sayang.. kamu tahu tidak..?"
__ADS_1
Tita :
"Tidak.."
"Memang nya tahu apa mas..?"
Sambil berdiri dan berjalan kearah ku dia membisik kan sesuatu ditelinga ku..
Erik :
"Sebenar nya tadi aku masih belum puas, belum kenyang sayang..!"
"Habis nya, kamu membuat ku ketagihan ingin lagi dan lagi.."🤭
"Nanti malam boleh Tidak aku minta lagi..?"
Tita :
"Kasih enggak ya.." 🤔
Sambil aku tersenyum mengerjai nya.. 😅
Erik :
"Boleh ya nanti malam aku gol kan lagi.."
Tita :
"Hmmmm.. gimana ya..?"
"Boleh gak ya..?"
Erik :
"Ya sudah jika kamu tidak ingin memberikan nya lagi tidak apa, aku tidak akan memaksa mu.."
Sambil berjalan menuju kamar mandi dengan kecewanya, dan wajah menjadi garang yang tadi nya sudah terlihat manis, nada suara nya berubah ketus.
Aku tak sampai hati untuk mengerjai nya terus menerus, melihat tampang nya yang berubah dan suara nya yang pun ikut berubah jadi ketus, membuat aku kasihan pada nya dan ada sedikit takut jika nanti Mas Erik akan kembali pada Sarah. jika aku tidak memberikan apa yang dia mau..
Tita :
"Ok mas.. aku siap nanti malam jadi gawang mu.." 😅
"Memang nya mas Erik siap mencetak berapa gol nanti malam ke gawang ku..?"🤭
Mas Erik langsung membalik kan tubuh nya tersenyum puas sekali, dan melompat tinggi hendak berlari menuju kamar mandi, sambil menjawab pertanyaan ku..
Erik :
"Aku siap buat cetak gol sebanyak banyak nya.. asal kan kamu persiapkan dirimu untuk jadi gawang ku, hingga aku merasa puas jangan tutup pintu gawang mu ok.."
Tita :
"Ok.. aku siap mas.."
"Sudah mandi Sana.."
Mas Erik pun mandi, aku tersenyum melihat tingkah nya. sementara aku yang tak tahan dengan rasa ngantuk ini, membaringkan tubuh ku di kasur, dan mulai tertidur tanpa menunggu Mas Erik lagi lagi seperti biasa selalu meninggalkan Mas Erik untuk tidur lebih dulu.
Saat hendak masuk ke kolam mimpi aku seperti mendengar suara ponsel mas Erik berdering, apakah ini mimpi atau kah nyata?
Aku mencoba menyadarkan diri dan mencoba membuat mata ku terbuka, ternyata benar itu suara ponsel mas Erik berdering..
Begitu aku lihat itu panggilan masuk dari Sarah.
aku terkejut dan bingung antara aku angkat atau lebih baik membiarkan saja biar Mas Erik sendiri yang akan menjawab nya..?
Ponsel itu terus berdering, hingga akhir nya Mas Erik keluar dari kamar mandi dan aku memberi tahu kan nya bahwa Sarah menelpon nya..
Erik :
"Seperti nya ponsel ku berdering.. siapa kah yang telpon sayang..?"
Tita :
"Iya mas ponsel mu berdering, ini panggilan masuk dari Sarah mas.."
Erik :
"Kenapa tidak kamu angkat saja sayang.."
Tita :
"Tidak mas.. lebih baik mas Erik saja yang angkat.."
Erik :
"Ya sudah sini biar aku jawab.."
"Mau apalagi dia..?"
Lalu Mas Erik menjawab telpon dari Sarah, entah apa yang Sarah minta aku tidak tahu dan Mas Erik pun tidak memberitahu ku dengan jelas, dia hanya mengatakan bahwa Sarah ingin bertemu dan membuat sebuah perjanjian dengan Mas Erik..
Aku percaya begitu saja..
aku berharap Mas Erik tidak akan membohongi ku.
Mas Erik bersiap diri untuk menemui Sarah dirumah nya, mas Erik mengambil baju salin mengunakan celana jeans pendek kaos casual dan sendal jepit, kemudian menyisir rambut nya membuat nya tampak lebih menawan dan jauh terlihat seperti anak muda atau ABG. 🤭
Pamit pada ku dan turun ke garasi menyalakan mobil dan melaju menuju rumah Sarah.
Aku tidak tahu apa yang akan mereka lakukan dibelakang ku..?
Bersambung..
****
Hmmmm kira kira menurut readers semua apa yang bakalan Sarah lakuin sama Erik ya?
__ADS_1
Hallo readers semua jangan lupa tekan tombol 👍 like nya ya, berikan juga komentar saran, vote , ⭐5 ,favorit kan juga jika berkenan.
Terimakasih salam hangat author 🙏😍**