PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
bersandar dalam pelukan nya..


__ADS_3

*****


Hai hai sobat readers.. selamat membaca ya semoga kalian suka dengan cerita nya.. jangan lupa untuk berikan dukungan nya berupa like, vote, komen, rate 5 dan favorit kan juga ya.. terimakasih 🙏😍


*****************


Suami ku mas Erik si tuan tua yang tampan mencoba mendekati ku dan menenangkan hati ku. kedua tangan nya mencoba meraih tubuh ku.


Erik :


"Kemari lah.. bersandar lah dipelukan ku agar kamu tenang.."


"Maafkan aku Tita, aku tidak menyangka semua akan seperti ini.."


"Maafkan aku Tita.."


Aku hanya diam, tidak dapat berucap entah karena aku kecewa atau marah, aku enggan menjawab nya.


kemudian mas Erik berhasil meraih tubuh ku dan menarik kepelukan nya.. sehingga tubuhku bersandar dipelukan nya.


Aku masih dengan keadaan menangis.. ( heuheuhhhsssss..hiksss..hiksss..hiksss )


Tapi bibir ku tidak dapat berkata kata lagi hanya merasakan kesedihan dan rasa sakit saja..


dalam pelukan mas Erik, wajah ku yang tertunduk berhadapan dan menangis, lalu kedua tangan ku meronta dan memukuli dada bidang nya mas Erik, aku kecewa aku ingin marah dengan kebodohan ku, kenapa aku hanya diam saja diperlakukan seperti itu oleh wanita murahan seperti Sarah..


aku terus memukuli dada nya mas Erik..


dan mas Erik berusaha memeluk ku semakin erat.. tak lupa dia selalu membelai rambut ku.


Erik :


"Menangis lah sepuas yang kamu mau.."


( heuheuhhhssss...hiksss..hiksss.. dengan pelukan yang aku rasakan semakin kuat dan belaian lembut tangan mas Erik dirambut ku memang mampu meredakan sedikit suasana hati ku)


"Aku akan selalu disamping kamu menemani kamu apapun keadaan nya.."


"Karna ini semua salah ku.."


"Aku bertanggung jawab atas semua ini.."


"Aku akan segera bereskan semua kekacauan ini.."


"Kamu tidak usah takut, apapun yang terjadi


kamu akan selalu menjadi istri ku yang akan aku lindungi.."


Tita :


"Sudah mas.. aku tidak mau mendengar mas Erik bicara lagi, mas Erik bohong sama aku.."


"Mas Erik bilang Sarah tidak akan berani datang dan membuat masalah lagi.."


"Tapi ternyata Sarah membuat masalah kan..?"


Erik :


"Aku sungguh tidak tahu akan menjadi serumit ini masalah nya.."


"Aku memang memiliki keyakinan jika Sarah akan melakukan semua cara agar bisa mendapatkan kembali apa yang dia mau.."

__ADS_1


"Aku janji akan secepat nya selesai kan Masalah ini.."


"Sudah kamu jangan menangis lagi, aku semakin merasa bersalah..!"


Aku nyaman dalam pelukan mas Erik, tapi aku juga belum terbiasa sehingga membuat ku sedikit sesak tidak dapat bernafas dengan baik. tapi itu cukup untuk bisa membuat ku terhibur dan menghentikan tangisan ku..


Tita :


"Sudah mas, lepaskan pelukan mu.."


"Aku tidak bisa bernafas nih.. 🤭


"Sesak.."


Erik :


"Tunggu sebentar lagi, aku masih ingin memeluk istri ku.."


"Apa kamu tidak suka?"


Tita :


"Bukan begitu mas.."


"Aku hanya merasa sedikit sesak butuh ruang untuk bernafas mas, pelukan mu terlalu erat dan kuat, membuat ku sulit untuk bernafas mas.." 🤦


Erik :


"Baik lah.. akan aku longgarkan sedikit pelukannya ya.." 😅


Tita :


"Mas Erikkkk....!"


Erik :


"Baiklah.."


"Kita mandi bersama saja.." 🤭


Tita :


"Tidak mau mas.."


Erik :


"Bolehkah aku ikut mandi dengan mu sayang?"


Apaaaa... mas Erik mau ikut mandi dengan ku,


ah yang benar saja, apa aku tidak salah dengar kan telinga ku..


aduh gimana ini, aku masih belum siap untuk yang satu itu.. 🤭


Aku masih diam tidak menjawab.. masih berpikir keras bagaimana menolak nya agar tidak ikut mandi dengan ku..?


Erik :


"Tita sayang.. ?"


"Kenapa kamu diam saja..?"

__ADS_1


Tita :


"Hahhhh... iya mas.." ( aku terkejut )


"Euhhhh.. mas Erik sebaik nya mandi sendiri saja ya, nanti setelah aku.."


"Aku masih belum siap mas.."


( dengan tertunduk malu wajah ku tidak berani menatap wajah mas Erik )


Erik :


"Hmmm.. begitu rupa nya.."


"Ya sudah, aku tidak akan memaksa mu.."


"Sudah sana mandi, agar tubuh mu lebih segar, dan berhenti menangis, aku tidak suka wanita lemah dan cengeng.."


Mas Erik mengatakan seperti itu terhadap ku sambil melangkah masuk kedalam kamar dan meninggalkan ku sendiri di balkon..


Mas Erik berdiri ditepi tempat tidur dan melepaskan dasi dan jas nya..


lalu aku menghampiri mas Erik berusaha ingin membantu..


Tita :


"Biar aku bantu ya mas.."


Mas Erik berhenti terdiam saat aku meraih dasi mas Erik untuk melepaskan nya dari leher nya..


tak dapat terelakan rupa nya peluang bagi mas Erik cukup banyak, untuk membuat aku semakin sulit menghindari serangan nya..


Tubuh ku dan tubuh nya berhadapan kembali, saat hendak melepaskan dasi nya, tapi tangan Mas Erik terlalu cepat, dia langsung meraih tubuh ku, dan kembali memeluk ku.. dengan sentuhan sedikit kecupan manis dibibir ku, ini baru pertama kali aku rasakan.. 🤭😅 berkali kali kecupan manis itu mendarat di bibir ku..


tanpa ku sadari, aku menerima kecupan manis itu, tanpa penolakan sedikit pun..


Erik :


"Apa kamu suka dan menikmati nya?"


"Jika benar begitu, aku akan senang untuk melakukan nya lagi dan lagi.."


"Aku suka dengan wajah mu yang seperti ini .."


Dengan tertawa kecil dibibir mas Erik mengatakan itu, sambil melepaskan kecupan nya..


Sungguh aku malu rasa nya..


bagaimana mungkin tadi aku tidak menolak nya.. sungguh bodoh diriku ini.. berkali kali aku memarahi diri ku sendiri..


Tak ingin semakin membuat diri ku malu, aku berlari menuju kamar mandi, dan meninggalkan mas Erik sendirian..


sementara mas Erik masih berdiri untuk melonggarkan kancing dileher nya.. dan kemudian duduk ditepi tempat tidur.. menunggu giliran untuk mandi...


Seperti nya mas Erik memiliki niat lain terhadap ku..


***


Bersambung...


***

__ADS_1


Hai hai readers semua.. yuk mampir lagi dan jangan lupa untuk kasih dukungan kalian berupa like, vote, komen, rate 5 dan favorit kan ya.. biar author nya semakin semangat nih buat nulis nya, biar gak kendor ya.. 🤭😅 author tunggu ya.. salam hangat dari author.. terimakasih 🙏😍😍***


__ADS_2