PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
Kedatangan Reza..


__ADS_3

Happy reading..


******


Sementara Reza yang saat itu tengah berada didalam ruangan yang sama dan mengetahui ada nya kejadian itu, tapi Reza tidak mengetahui siapa yang menjadi korban, karna bising nya suara dan kurang fokus nya sehingga membuat nya tidak mengetahui bahwa wanita yang ditusuk itu adalah aku Tita mantan kekasih nya.


Sandra yang sibuk dengan urusan nya membereskan ruangan itu pasca kejadian tadi. tiba tiba dikejutkan dengan sosok Reza yang menghampiri nya dan menanyakan kejadian tadi.


Reza :


"Maaf mbak.. aku mah tanya.."


Sandra :


"Iya mau tanya apa.. aku sedang sibuk nih.."


Reza :


"Tadi itu siapa wanita yang tertusuk itu mbak..?"


Sandra :


"Oh itu.."


"Itu mbak Tita istri nya pak bos Erik.."


"Kenapa..?"


Reza :


"Ah tidak mbak.. hanya ingin tahu saja.."


Walau pun Reza terlihat sedih dan sangat terkejut saat mendengar nama ku Tita yang menjadi korban penusukan itu, Reza berpikir seandainya saja dia saat itu berada disamping nya ku mungkin semua itu tidak akan terjadi kepada ku.


kemudian Reza bertanya kembali pada Sandra.


"Lalu korban satu nya lagi siapa mbak..?"


Sandra :


"Itu Rio adik tiri nya mbak Tita sekaligus yang berhasil menangkap pelaku nya.."


"Sekarang mereka dirawat dirumah sakit pelita hati, semoga saja kedua nya diberikan keselamatan amin.."


Ucap Sandra dihadapan Reza..


dan Reza ikut mengucap amin juga.


Reza merasa sedikit lega sekaligus senang karna secara tidak langsung Sandra sudah memberitahu kan rumah sakit dimana aku didirawat.


Reza :


"Iya mbak amin.."


Sandra :


"Sudah jangan ganggu, tidak lihat aku sedang sibuk begini..?"


Reza :


"Oh iya maaf mbak, sudah ganggu mbak.."


Sandra :


"Sudah sana lebih baik pulang dan kembali besok untuk bekerja.."


Reza :


"Iya mbak siap kalau gitu saya permisi ya mbak.."


"Terimaksih informasi nya.."


Sandra :


"Iya sama sama, sudah sana pulang.."


Akhir nya Reza pulang meninggal kantor itu dengan sepeda motor nya, saat dihalaman parkir kantor, Reza berpikir berniat untuk menjenguk ku meskipun ini sudah malam.


Reza menghidup kan mesin motor nya tapi bukan kearah rumah nya melainkan kearah rumah sakit.


Reza melaju mengendarai sepeda motor nya dengan kecepatan sedang. saat dalam perjalanan Reza berpikir, masa menjenguk orang sakit tidak membawa apapun. akhir nya dia terus berkendara dengan motor nya sambil melihat lihat sekitaran jalan barangkali masih ada penjual bunga dan penjual buah karna melihat ini sudah malam.


Akhir nya sepeda motor Reza berhenti didepan sebuah toko penjual bunga yang tepat berada didepan halaman rumah sakit pelita hati, sehingga itu membuat Reza sedikit tersenyum karna malam itu diberikan kemudahan untuk bisa menjenguk aku, pikir nya.


Reza :


"Mbak maaf mah tanya.."


"Berapa harga satu buket bunga mawar merah itu..?"


Penjual bunga :


"Oh yang ini mas.."


sambil menunjukan bunga mawar nya ke arah Reza.

__ADS_1


Reza :


"Iya mbak.."


Penjual bunga :


"Ini harga nya seratus ribu mas.."


"Mau jenguk ya mas.. kok malem malem mas..?"


Reza :


"Iya mbak.. baru sempet nya sekarang mbak.."


sambil Reza memberikan selembar uang seratus ribuan kepada penjual bunga itu..


Penjual bunga :


"Terimakasih mas.."


"Buat pacar nya ya mas..?"


Reza hanya melempar kan senyuman kepada si penjual bunga itu.


dan Reza akhir nya kembali ke motor ingin segera masuk kedalam rumah sakit dan melihat keadaan ku.


Reza :


"Saya permisi ya mbak.."


"Terimakasih.."


Penjual bunga :


"Sama sama mas.. semoga pacar nya suka ya dengan bunga nya mas.."


Reza kembali tersenyum dan kedua nya saling melempar kan senyuman.


Saat Reza berjalan hendak menyalakan mesin motor nya, Reza melihat ke sebelah toko bunga rupa nya Reza melihat ada penjual parcel buah, ya mereka memang sengaja berjualan didepan pintu masuk rumah sakit agar memudah kan pengunjung yang hendak menjenguk dan tidak bawa buah tangan, bisa mampir untuk membeli nya.


Reza :


"Maaf mas berapa parcel buah itu..?"


Penjual buah :


"Yang ini mas..?"


sambil menunjukan parcel yang ditunjuk pada Reza.


Reza :


Penjual buah :


"Yang ini seratus lima puluh mas.."


"Karna isi buah nya lebih banyak dan aneka macam buah ada mas.."


Reza :


"Ya sudah saya ambil yang itu saja mas.."


"Tolong dibungkus ya.."


Penjual buah :


"Oh siap mas.."


Lalu penjual buah itu dengan cepat dia memasukan parcel itu kedalam plastik besar agar mudah saat dibawa nanti.


"Ini mas parcel nya.." kata si penjual buah..


Reza :


"Iya mas terimakasih.."


Sambil Reza memberikan uang pas dua lembar uang berjumlah seratus lima puluh ribu pada si penjual buah.


Penjual buah :


"Sama sama mas.."


Reza :


"Kalau begitu saya permisi mas..:


si penjual buah hanya tersenyum menanggapi Reza yang permisi untuk pamit.


Begitu semua sudah siap ditangan Reza berjalan kearah motor nya dan kembali menyalakan mesin motor nya.


Langsung melaju menuju pintu parkir rumah sakit. dan memarkir kan nya dibawah pohon. Reza turun dari motor dan berjalan hendak masuk, begitu sampai dipintu rumah sakit langkah nya sempat terhenti dia memikirkan sesuatu, seperti ada rasa takut akan terjadi sesuatu jika saja mas Erik tahu kedatangan nya. tapi rasa penasaran nya dan ingin melihat ku, Reza tetap memutuskan untuk masuk kedalam, dia anggap santai dan akan tetap menjenguk ku, jika mas Erik tidak bisa menerima kehadiran nya.


Reza berjalan masuk, dan menghampiri lobby rumah sakit, untuk menanyakan dimana ruang rawat ku pada suster dilobby itu..


Reza :

__ADS_1


"Maaf suster.. mau tanya.."


Suster :


"Iya mas.."


Reza :


"Kalau ruang rawat yang bernama Tita Prameswari nomer berapa ya mbak..?"


"Kebetulan saya lupa menanyakan nya dan saya coba hubungi suami nya tapi tidak aktif ponsel nya.."


Dengan sedikit berbohong Reza terpaksa mengatakan itu, agar diri nya dapat mengetahui nomer kamar rawat ku. dengan begitu mungkin si perawat akan memberitahu kan nya.. pikir Reza.


Suster :


"Oh istri dari bapak Erik ya..?"


Reza :


"Iya benar mbak.."


Suster :


"Tunggu sebentar ya mas saya cek dulu.."


Reza :


"Iya silahkan mbak.."


Reza duduk didepan lobby dengan setia menunggu suster untuk mencari tahu nomer berapa kah ruang rawat ku.


bahkan Reza rela melupakan perut nya yang keroncongan sedari tadi, karna saat dipesta itu Reza memang belum sempat memakan hidangan hanya meminum sirup saja dan buah, jadi malam ini dia lupakan makan malam nya, dia juga tidak sempat pulang Karna ingin nya bertemu dengan ku.


Duh segitu nya sih mas Reza.. bikin aku jadi terharu deh.. coba aja ketemu nya sama author tak comot kamu Za..😅🤭


Suster :


"Mas.. mas.."


Suster itu memanggil Reza..


Reza :


"Oh iya mbak.."


"Bagaimana.. sudah ada..?"


Suster :


"Iya mas.. pasien atas nama ibu Tita Prameswari masih dalam ruangan ICU mas karna masih belum sadar kan diri.."


Dengan terkejut nya Reza mendengar kabar itu..


Reza :


"Oh begitu.."


"Ruangan ICU nya sebelah mana ya mbak..?"


Suster :


"Mas nya jalan lurus nanti ada lorong belok kanan jalan terus disitu ada ruangan ICU mas.."


"Mas bisa lihat dari balik jendela kaca saja.."


"Tidak diperbolehkan masuk khawatir akan menganggu pasien nya mas.."


Reza :


"Iya suster saya mengerti.."


"Terimakasih.."


Suster :


"Sama sama mas..?


Reza berjalan menyusuri setiap jalan sesuai arahan suster tadi. dan akhir nya sampai disebuah ruangan bertuliskan ICU. disana tampak lah sosok mas Erik yang setia menemani Aku.


Bersambung..


*******


Hallo readers semua ketemu lagi nih.. banyak yang sudah aku favorit kan bahkan aku boomlike tapi mungkin rejeki aku dsni cuma segini ya, banyak diantara nya yang hanya memberikan sedikit like untuk ku.


padahal susah payah ngasah nya agar tulisan bisa bagus.


Tapi aku tidak ingin berkecil hati disini tetap semangat apa pun yang terjadi jadikan itu sebagai pelajaran berharga, agar diri ini lebih baik lagi dalam berkarya juga tentu nya dan bisa mendapat kan kepercayaan lagi 😅🤗


mohon dukungan nya terus ya buat karya author yang receh ini..


jangan lupa tekan tanda 👍 like, komen, vote, rate 5, favorit kan juga ya 😅🤭


Terimakasih salam hangat author 🙏😍

__ADS_1


__ADS_2