PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
Mertua ku pamit pulang..


__ADS_3

Jangan lupa baca, like, komen, rate 5/bintang 5, favorit kan, vote yang banyak ya terimakasih 🙏😍


Happy reading..


Sebelum Andre pulang kerumah nya dia terlebih dahulu mengantarkan Sandra pulang kerumah nya. sedang kan mas Erik dan Sofi masih belum tiba di rumah, karena mas Erik mengajak Sofi mampir ke sebuah Toko roti untuk membeli beberapa roti dan camilan lain nya untuk aku, dan orang orang dirumah termasuk para bodyguard nya.


Erik :


"Dek, diujung jalan sana tuh, sebelum sampai kerumah, ada toko roti"


"Kita mampir bentar ya belikan beberapa camilan untuk istri mas, dan buat yang lain nya juga"


Sofi :


"Iya mas, gak apa apa kok lagian masih sore kan bisa buat ngemil nanti malem mas, roti nya"


Erik :


"Hmm.. emang kesitu tujuan mas juga"


Sofi :


"Jangan lupa belikan untuk para bodyguard juga mas kasihan mereka butuh tenaga kan buat melek malem"


Erik :


"Siap Adek ku cantik"


Mas Erik segera menepi dan menghentikan mobil nya tepat di depan toko roti itu. mas Erik mengajak Sofi untuk turun tapi seperti nya Sofi enggan untuk turun, dan memilih tetap di dalam mobil.


Karena Sofi masih penasaran dengan yang dibicarakan oleh mas Erik, Andre dan Sandra tadi dikantor tentang siapakah sosok Reza.


Pikiran nya masih dibuat penasaran. dan lamunan nya mulai pecah saat mas Erik sudah kembali dari dalam toko, dengan membawa beberapa kantong paper bag berisikan roti dan cake beraneka rasa.


Erik :


"Hayo pasti kamu lagi ngelamun'in di Andre ya?"


Sofi :


"Ih mas Erik bikin kaget aja sih mas"


"Siapa juga yang mikirin mas Andre"


"Aku lagi kepikiran yang lain bukan Andre"


Sofi masih menyembunyikan rasa penasaran nya terhadap Reza.


Erik :


"Terus siapa dong yang lagi kamu pikirin?"


Ucap mas Erik meledek Sarah sambil mas Erik menutup pintu mobil dan hendak mengemudikan mobil nya menuju rumah.


Sofi :


"Ada deh, mas Erik kepo banget sih"


Erik :


"Loh wajar dong kalau mas ingin tahu dek"


"Kamu Adek mas satu satu nya"


"Mas gak mau kamu salah memilih dek"


Sofi :


"Kalau untuk itu aku janji suatu saat nanti kalau udah waktu nya dan aku sudah punya pacar pasti aku kasih tahu mas Erik lebih dulu"


Erik :


"Terus gimana sama si Andre?"


"Kamu ada perasaan suka gak?"


"Kayak nya si Andre suka banget tuh sama kamu dek"


Sofi :


"Iya mas aku sudah tahu kalau mas Andre kelihatan nya suka sama aku"


"Tapi sampai saat ini aku masih biasa saja mas"


"Belum ada rasa apapun"


"Aku gak salah kan mas?"


Erik :


"Kamu gak salah kok dek"


"Itu hak kamu untuk suka sama siapa saja"


Sofi :


"Makasih kalau mas Erik sudah mengerti aku"


Erik :

__ADS_1


"Kamu itu Adek mas satu satu nya wajib dong mas ngertiin kamu"


Akhir nya tiba juga dirumah, Sofi dan mas Erik yang sudah kelelahan seharian bekerja dari pagi sampai petang seperti itu, tapi masih memikirkan perut orang lain dirumah itu, mau membelikan cemilan dengan jumlah banyak. mas Erik memang terkenal royal dan baik orang nya. itulah sebab nya sampai saat ini Sarah masih mengejar mas Erik.


Joko dan mang Dadan bersiap membuka kan pintu gerbang dan membiarkan mobil mas Erik melewati nya dan parkir didepan teras rumah.


Sofi keluar dari mobil dan langsung berjalan masuk kedalam rumah. sementara mas Erik memanggil Joko dan memberikan tiga kantong paper bag berisi kan roti dan cake aneka rasa untuk dibagikan ke mereka semua.


Mamah dan papah sudah kembali dari kunjungan bisnis nya dijakarta siang tadi sekitar pukul tiga lewat. dan sekarang duduk bersama diruang tengah sambil menunggu Bi Inah menyiapkan makan malam. papah dan mamah sudah menunggu kedatangan mas Erik. sementara aku masih dikamar ku.


Mas Erik berjalan kearah meja makan dan menaruh paper bag berisikan roti dan cake agar Bi Inah bisa menata nya dengan baik.


Erik :


"Bi tolong tata di atas piring ya"


Bi Inah :


"Iya tuan nanti bibi siapkan ya"


Mas Erik melirik ke arah pintu ruang tengah yang terang menyala dan mendengar suara mamah memanggilnya.


Mamah Ratih :


"Rik kamu sudah pulang?"


Erik :


"Iya mah"


Mamah Ratih :


"Lalu Sofi mana Rik?"


Erik :


"Bukan kah tadi Sofi masuk kedalam kamar duluan karena merasa lelah"


Mamah Ratih :


"Oh begitu mamah tidak lihat Rik"


Erik :


"Aku ke atas dulu mah, mau melihat keadaan tita sekalian aku mandi"


Mamah Ratih :


"Ya sudah"


Mas Erik berjalan menaiki tangga dan membuka pintu kamar ku.


Cekklekkk..


Erik :


"Sayang kamu disini"


"Kenapa tidak turun mengobrol sama mamah papah juga"


Tita :


"Iya mas, aku lebih nyaman di kamar mas"


"Diluar terlalu ramai"


Erik :


"Kamu udah mandi belum"


Tita :


"sudah mas"


Erik :


"Ya sudah aku langsung mandi saja"


Tita :


"Iya mas aku tunggu disini"


Sambil mengucap menunggu nya dan tangan ku memukul kecil kasur menunjukan bahwa aku benar menunggu nya disini.


Mas Erik mandi dan tidak terlalu lama mandi nya karena tidak ingin aku menunggu terlalu lama.


Saat keluar mas Erik berjalan mendekati ku dan memeluk erat tubuh ku sambil sesekali mencium kening ku.


Erik :


"Sayang"


"Aku rindu sekali"


"Bagaimana hasil pemeriksaan nya?"


Tita :


"Bagus mas, aku sudah berangsur pulih"

__ADS_1


Erik :


"Bagus lah, itu arti nya kita akan segera bisa berlibur"


Tita :


"Iya mas aku sudah tidak sabar ingin berlibur dengan mu"


Erik :


"Aku juga sayang"


***


Sedang kan Sofi yang berada di kamar nya masih tetap memikirkan rasa penasaran nya siapakah Reza sebenar nya?


Sofi :


"Siapa sih Reza itu?"


"Aku jadi penasaran gini"


"Apa aku tanyakan sama mas Erik saja ya?"


"Pasti mas Erik tahu"


"Tapi takut nanti mas Erik meledek ku lagi"


Gumam Sofi dalam hati nya sambil tiduran merebah kan tubuh nya di kasur.


Makan malam pun tiba bi Inah sudah menyiapkan semua hidangan di meja makan. sudah beserta pencuci mulut nya.


Mamah Ratih sibuk memanggil semua orang untuk segera turun dan makan malam"


Mamah Ratih :


"Sofi, Erik, Tita , ayo makan malam dulu"


Sementara papah berjalan mengikuti mamah menuju meja maka.


Aku dan mas Erik turun dengan mas Erik menggenggam tangan ku dan disusul Sofi dari belakang yang ikut turun juga untuk makan malam.


Sampai di meja makan melihat papah dan mamah sudah menunggu di meja makan. semua duduk dan mulai mengambil makanan kepiring masing masing.


Mas Erik seperti biasa dia masih mengambil kan makanan di piring ku.


Erik :


"Makan lah yang banyak sayang"


"Biar cepet sehat dan kita bisa berlibur segera"


Tita :


"Iya mas, terimakasih"


Erik :


"Sama sama"


Saat kami semua sedang menikmati makan malam dan hampir selesai, tiba tiba mamah Ratih memberitahu kan bahwa diri nya dan papah akan pulang ke Singapura besok siang.


Mamah Ratih :


"Rik, tita sayang"


Mas Erik dan aku menjawab bersamaan..


Erik :


"Iya mah"


Tita :


"Iya mah"


Mamah Ratih :


"Besok mamah dan papah pamit pulang ke Singapura ya"


"Kerjakan papan tidak bisa ditinggal terlalu lama"


Erik :


"Iya mah gak apa apa"


"Erik ucapkan terimakasih mamah sudah mau menjenguk Tita mah"


Mamah Ratih :


"Iya sama sama ya"


"Cepet sembuh ya Tita"


Tita :


"Iya mah terimakasih"


Makan malam pun selesai dan masih menikmati roti dan cake yang dibeli mas Erik tadi sore.

__ADS_1


Bersambung..


Jangan lupa untuk baca, like 👍, komen, rate 5/ bintang 5 favorit kan dan vote yg banyak ya terimakasih 🙏🙏😍


__ADS_2