
*******
Hai sobat readers dan author dimana pun berada, mohon dukungan nya, jangan lupa like, vote dan rate nya ya.... semoga kalian suka dengan karya saya. Terimakasih 🙏 selamat membaca..
*********
Siang itu setelah aku menerima telpon dari Reza, aku masih duduk terdiam di sofa ruang tamu, sambil memikirkan betapa tega nya aku mengatakan itu pada Reza..
Sementara bi Inah dan mang dadan masih sibuk mondar mandir naik turun tangga membawa masuk baju baju yang dibelikan Erik tadi ke dalam kamar.
Erik, dia lebih memilih untuk ke kamar, hari ini dia sengaja ambil cuti karna ingin istirahat seharian dirumah, setelah acara pernikahan kemarin yang sempat membuat ku pingsan dan membuat nya panik.
Erik meninggalkan ku begitu saja setelah aku selesai menutup telpon dari Reza.
Kenapa seperti itu sih tuan tua yang tampan??"
Tadi saja baik baik pada ku, saat memberikan sebuah pengakuan, tapi kenapa setelah menerima telpon dari Reza, sekarang dia jadi berubah, kembali menjadi pria datar dan cuek tanpa perasaan.. dengan wajah yang tertunduk dan melangkah pergi begitu saja, muka nya yang tampan pun seolah berubah jadi garang, seperti singa saja yang hendak menerkam mangsa nya.
Apakah itu bentuk pernyataan sikap nya yang marah karna Reza menelpon ku tadi?? atau gambaran diri nya yang sedang merasa cemburu??
huhhh... kesal aku dibuat nya, apakah itu sifat asli nya..? ingin rasa nya aku memaki pada wajah tampan nya si tuan tua ini.. tapi apalah daya ku.. 😥 aku hanya serpihan debu dimata nya, tidak berharga sedikit pun, sekalipun aku anak dari partner kerja nya yang sama sama memiliki kedudukan tinggi di perusahaan.
Aku terus saja bergumam dalam hati, ingin rasa nya aku bertanya tentang Erik pada bi Inah orang yang sudah lama bekerja dengan nya, namun aku selalu mengurung kan niat ku untuk bertanya..
Sudah lah aku lupakan saja, diantara kami pun tidak ada perasaan cinta, untuk apa aku kesal karena dia cuek pada ku.."
Kemudian mang dadan dan bi Inah masih dengan kesibukan nya, kembali naik turun memindah kan baju baju ku.
Saat bi Inah dan mang dadan masuk kedalam kamar, Erik yang sedang duduk dimeja kerja nya dengan laptop dihadapan nya tanpa berpaling sedikit pun dari laptop nya, dengan segera memberikan pesan pada bi inah untuk menyuruh ku kembali kekamar.
Bi Inah masih dengan tangan nya yang sedang menaruh baju baju disofa karna lemari nya tidak muat, masih menunggu lemari yang baru dipesan oleh asisten nya.
Tiba tiba..
Erik :
"Bi.. nanti tolong panggil kan Tita ya.."
"Aku tunggu di kamar.."
"Terimakasih bi.."
Bi Inah :
"Oh.. iya, baik tuan nanti bibi panggil kan nona Tita nya.."
"Sama sama tuan.."
"Bibi permisi dulu.."
Segera Bi Inah kembali ke bawah untuk menemui ku, dan mengatakan bahwa tuan dirumah ini sedang mencari ku.
__ADS_1
Bi Inah :
"Non Tita maaf non, tadi tuan menyuruh bibi untuk panggilkan non Tita untuk segera ke kamar nya.."
"Tuan menunggu non di kamar nya.."
Tita :
"Oh.. iya Bi terimakasih.."
"Kalau begitu aku permisi ya bi mau kembali ke kamar dulu.."
Tanpa menjawab Bi Inah hanya tersenyum dan menganggukkan kepala nya saja.
Aku pun segera berjalan menaiki tangga dan menuju kamar Erik.
pintu pun aku ketuk sebelum masuk karna sungkan bagi ku, belum terbiasa dan takut Erik tidak suka dengan sikap ku yang seolah Selonong boy, tanpa permisi bahkan aku takut mengganggu Erik.
Tok..Tok..Tok..
Tita :
"Mas Erik.. boleh aku masuk..?"
Erik :
"Masuk lah, tidak dikunci.."
Kreekkkkkk...
Pintu kamar aku buka dan aku masuk kedalam kamar, melihat Erik yang masih fokus pada laptop nya, lalu aku duduk ditepi tempat tidur, menunggu perintah sang tuan tua yang tampan..
Erik segera menutup laptop nya dan menghampiri ku, mendekati ku ke tempat tidur dan duduk disebelah ku..
Lalu Erik mengatakan sesuatu pada ku..
Erik :
"Tita.. Minggu depan aku ingin mengajak mu ke Singapore menengok papah dan mamah,
sekaligus aku ingin kamu menjadi bagian dari keluarga ku, karna saat ini kamu sudah sah sebagai istri ku.."
"menjadi nyonya Erik.."
"Sudah saat nya kamu tahu semua yang aku miliki, karna semua itu juga akan menjadi milik mu.."
"Apa kamu siap..?"
Tita :
"Iya.. mas aku mau ikut menengok papah dan mamah mu.."
__ADS_1
"Apa harus seperti itu ya mas..?"
"Rasa nya terlalu terburu buru mas.."
"Diantara kita kan belum ada cinta mas.."
"Apa mas Erik yakin?"
"Bagaimana jika aku masih belum bisa mencintai mas Erik?"
"Aku tidak ingin membuat orang lain kecewa mas.."😥
Erik :
"Sudah tidak usah kamu pikirkan soal itu.."
"Cinta itu bisa tumbuh dengan sendiri nya asalkan kita yakin dan mau bersabar pasti akan tumbuh rasa cinta itu.."
"Maka nya kita harus sering sering bersama supaya cinta nya cepet tumbuh.."😁🤭
Sambil tersenyum geli sendiri dan merasa konyol Erik bisa mengucapkan itu, sembari melemparkan tubuhnya ke atas kasur seolah sedang menutupi rasa malu nya, meskipun terdengar aneh karna itu bukan lah Erik yang aku kenal yang saat ini sudah menjadi suami ku..
Erik type pria yang cuek dan pendiam..
Emang tanaman bisa tumbuh..😁🤭
***
Erik :
"Sudah percaya pada ku semua akan baik baik saja.."
"Tidak ada yang perlu kamu takutkan.."
"Aku tidak mungkin kecewa, karna aku tidak ada sedikit pun niat untuk menceraikan mu.."
"Susah payah aku mengambil mu dari lembah hitam itu, kenapa juga sekarang aku harus mencampakkan mu??"
Setelah panjang lebar dia bicara dengan kata kata yang tidak biasa aku dengar dari mulut Erik.
Tanpa disadari rupa nya Erik tertidur disamping ku, aku melihat wajah nya Erik terlihat seperti banyak Masalah yang sedang dia hadapi, apa ini ada hubungan nya dengan Sarah??? dan ingin sekali aku mengusap wajah nya yang tampan itu.. tapi aku malu takut Erik terbangun nanti dan melihat ku seperti itu? 🤭
Tidak sedikit pun, aku berharap atau bermimpi untuk bertemu dan menikah dengan Erik yang kini sudah sah sebagai suami ku, namun kini mimpi yang bahkan tidak aku harap kan pun, sudah hadir dalam hidup ku, menjadi sebuah kenyataan, memberikan sosok Erik dalam hidup ku, bisa melindungi ku setidak nya kini aku bisa bernafas lega saat aku bersama dengan Erik.
************
Hai sobat readers dan author dimana pun berada, mohon dukungan nya ya setelah membaca untuk selalu berikan like, vote, rate nya dan komen juga..
Dukungan kalian sangat diperlukan agar karya saya tetap berjalan..
semoga kalian suka dengan karya saya ya.. mohon maaf jika masih ada kata kata yang kurang dalam penulisan, karna saya pun sampai saat ini masih berusaha lebih baik lagi. Terimakasih 🙏🙏🙏😍
__ADS_1