
Happy reading..
***
Aku segera menghabis kan sarapan ku tak ingin mas Erik menunggu ku semakin lama.
setelah melihat makanan di piring ku habis, mas Erik membantu mengambilkan obat, mas Erik ingin memastikan bahwa obat nya benar benar aku minum, agar segera pulih luka diperut ku.
Erik :
"Sayang minum lah obat nya"
Tita :
"Iya mas terimakasih"
Aku mengambil obat dan gelas yang berisi air minum dari tangan nya mas Erik, lalu segera meminum nya.
Mas Erik menuntun ku ke kamar mandi agar aku segera membersihkan diri, benar benar mas Erik melakukan nya sebelum diri nya berangkat ke kantor. tak ingin menyusahkan orang lain, atau justru mas Erik sengaja ingin melakukan nya, sebagai pembuktian rasa sayang nya pada ku.
setelah selesai aku membersihkan diri dan sudah berganti pakaian mas Erik pamit untuk ke kantor.
Erik :
"Sayang, aku pergi ke kantor dulu"
"Kamu dirumah baik baik ya"
"Jika perlu sesuatu segera panggil bi Inah atau mamah"
Tita :
"Iya mas"
"Tidak perlu khawatir mas"
"Aku pasti baik baik saja"
"Sudah berangkat saja"
"Hati hati dijalan"
Erik :
"Tolong jangan buat aku semakin khawatir sayang"
Tita :
"Iya mas, aku pasti baik baik saja"
"Sini sebentar mas"
Erik :
"Ada apa lagi?"
Tita :
"Sudah cepat kemari"
Mas Erik mendekati ku dan jongkok dihadapan ku. kemudian aku mengusap lembut kedua pipi nya dan memberikan kecupan di bibir nya sebagai bekal semangat mas Erik saat bekerja. sambil mengucapkan terimakasih karena sudah sabar menghadapi ku.
Tita :
"Terimakasih segala nya mas"
Erik :
"Untuk apa?"
Mas Erik masih menggenggam tangan ku dan berharap aku mau memberikan kecupan itu lagi.
Tita :
"Karena sudah sabar menghadapi ku"
"Dan sabar menunggu kesiapan ku selama ini"
"Maaf kan atas sikap ku yang selalu ke kanak Kanakan mas"
Erik :
"Sudah tugas ku sebagai suami mu"
"Untuk bersabar menunggu mu sampai kamu benar benar siap"
"Itulah guna nya menikah dengan pria dewasa sayang"
Tita :
"Hmmm.. benar juga ya mas"
"Mas Erik kan sudah dewasa, pantas selama ini mas Erik lebih banyak mengalah untuk ku"
"Dan lebih pandai mengurus ku"
"Dari pada aku yang tidak bisa melakukan apa apa"
__ADS_1
Erik :
"Sudah sudah, kamu tetap istri ku yang sempurna"
"Aku harus berangkat sekarang sayang"
"Sudah jam 07:00"
Tita :
"Oh iya mas maaf aku lupa"
"Ya sudah hati hati di jalan ya mas"
"Beritahu aku jika mas Erik sudah sampai di kantor"
Erik :
"Iya sayang"
"Berikan aku sekali lagi kecupan mu"
Tita :
"Hmmm.. kemaril ah"
Aku memberikan kecupan itu sekali lagi untuk mas Erik. melihat wajah nya yang sangat tampan dengan tubuh kekar nya, aku semakin merasa beruntung memiliki suami dirinya apalagi perhatian dan kasih sayang nya yang begitu besar untuk ku. mampu memanjakan ku kapan pun, meskipun aku tidak meminta nya.
Terdengar suara Sofi dari tangga berteriak memanggil mas Erik agar segera turun dan berangkat ke kantor.
Sofi :
"Mas Erik"
"Mas ayo berangkat sudah siang nih"
Lalu mas Erik berjalan mengambil ponsel nya juga tas berisi laptop dan kunci mobil.
Erik :
"Sayang aku pergi dulu"
"Kamu dirumah hati hati ya"
Tita :
"Iya sudah sana, Sofi sudah menunggu mu mas"
Mas Erik membuka pintu kamar dan menuruni tangga, mulai tak terlihat lagi bayangan nya oleh mataku. mungkin kah seharian tanpa diri nya aku harus berada dalam kamar saja.
Sampai lah di kantor mas Erik, Andre yang sedari tadi sudah tiba lebih dulu, siap menunggu kehadiran mas Erik dan juga Sofi didalam ruangan mas Erik.
mas Erik dan Sofi berjalan bersama menuju ruangan nya. terkejut melihat Andre yang sudah tiba lebih dulu.
Mas Erik langsung masuk kedalam ruangan nya dan disusul oleh Sofi dari belakang.
Erik :
"Waduh Luh bikin gua kaget saja Dre"
"Ngapain Luh pagi pagi udah nongol?"
"Kagak biasa nya"
"Pasti ada mau nya nih?"
Andre tidak menghiraukan ucapan mas Erik. Andre lebih memperhatikan keberadaan Sofi.
merasa dirinya jatuh cinta pada Sofi, karena perubahan pada diri Sofi yang lebih cantik dan anggun.
Erik :
"Dre.."
"Luh liat apaan?"
"Itu Adek gua"
"Kenapa Luh?"
"Awas aja kalau Luh gangguin Adek gua"
Andre :
"Iya kagak Rik, gua gak bakalan macem macem kok"
Lalu Andre mengapa Sofi lebih dulu, karena sudah lama hampir 3 tahun lama nya mereka tidak bertemu membuat Sofi merasa lebih canggung dan malu saat bertemu dengan Andre.
Berbeda dengan Andre yang tampak lebih berani dan percaya diri.
Andre :
"Hai Sof"
Sofi :
"Iya hai juga mas Andre"
__ADS_1
Andre :
"Apa kabar nya?"
Sofi :
"Baik mas"
"Mas Andre sendiri gimana kabar nya?"
Andre :
"Kabar ku juga baik Sof"
Sambil sorot mata nya yang masih melongo mengagumi kecantikan Sofi.
"Udah lama kita gak ketemu ya"
"Kamu makin cantik aja sih"
Sofi :
"Iya sudah lama mas"
"Mas Andre bisa aja"
Andre :
"Aku serius kamu tambah cantik Sof"
Sofi :
"Iya makasih mas"
Andre :
"Sama sama Sof"
Mas Erik membuyar kan pandangan Andre yang tak henti henti nya memperhatikan Sofi.
Erik :
"Dre Luh mau kerja apa mau bengong aja?"
Andre :
"Luh Rik, gak bisa apa lihat orang seneng sebentar aja"
Erik :
"Bukan waktu nya, sekarang harus kerja sudah jam 09:00 nih kan bentar lagi mau metting, dan Sofi harus segera dikasih tahu tugas nya apa aja"
"Gimana sih Luh?"
Andre :
"Oh iya gua lupa ya"
"Ok deh, gua siapin dulu semua nya"
"Gua ambil laptop kerja gua dulu, biar Sofi bisa salin semua jadwal dan beberapa laporan biar bisa langsung di kerjain hari ini juga"
Erik :
"Ya sudah cepetan"
"Luh udah siapin bahan metting kan Dre"
Andre :
"Udah bos, semua udah beres"
Erik :
"Ok kita mulai kerja"
Andre segera kembali dengan membawa laptop nya untuk diberikan kepada Sofi agar Sofi bisa menyalin semua jadwal dan laporan pekerjaan.
Mas Erik berjalan menuju ruangan metting. lalu Andre juga langsung menyusul mas Erik keruangan metting dan meninggalkan Sofi sendirian diruangan mas Erik.
Andre :
"Sof, aku tinggal nyusul Erik ya keruang metting soalnya ada metting penting sama klien nih"
Sofi :
"Ok mas, silahkan"
Andre berjalan meninggalkan Sofi namun pandangan nya tetap tertuju pada Sofi hingga membuat nya tak melihat jalan, dan alhasil kepala nya terbentur pintu. rasa malu yang dirasakan Andre karena salah tingkah, tapi tak menyurut kan rasa suka nya kepada Sofi, tak membuat Andre patah semangat untuk membuat Sofi mengagumi balik diri nya.
Bersambung..
Halo readers semua ketemu lagi sama author nih keceh karya receh ayo dong LIKE, KOMEN, RATE 5, FAVORIT KAN DAN VOTE YANG BANYAK YA.
AUTHOR TUNGGU YA
TERIMAKASIH 🙏😍
__ADS_1