PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
Balasan untuk Sarah..


__ADS_3

Happy reading..


***


Mas Erik masuk kedalam gudang itu ditemani Andre dan Joko. melihat Sarah yang duduk tersungkur, tapi mas Erik sudah di peringatkan oleh Andre untuk tidak mudah percaya apapun itu yang dilakukan Sarah.


Mas Erik menyapa Sarah


Erik :


"Apa kabar kamu?"


"Sudah puas bermain main"


Sarah :


"Rik.. kamu disini?"


"Tolong aku Rik"


"Anak buah mu menangkap ku"


"Padahal aku tidak melakukan apapun"


"Kamu harus percaya sama aku Rik"


Erik :


"Mereka tidak salah menangkap mu"


"Memang sengaja aku yang menyuruh mereka untuk mencari mu"


"Hmm.. benar kah kamu tidak melakukan apapun"


Sarah :


"Benar Rik"


"Dan aku juga tidak mengenal nya"


"Aku juga tidak menyuruh nya untuk melakukan penusukan itu" 


Erik :


"Jadi benar kamu yang melakukan nya?"


Mas Erik sengaja menjebak Sarah dengan sejumlah pertanyaan yang diputar balik kan agar Sarah keceplosan sendiri.


Sarah :


"Bukan aku Rik.."


"Aku hanya..!"


Perkataan nya terpotong saat mas Erik memukul kan tangan nya ke atas meja yang ada dihadapan nya..


Brugggh..


Dan mas Erik melanjut kan ucapan nya.


Erik :


"Lalu dari mana kamu tahu semua itu?


Sarah :


"Aku hanya.."


"Tolong dengar kan aku Rik.."


Erik :


"Apa yang kamu ingin kan dari ku?"


"Katakan lah?"


Sarah kebingungan untuk menjawab semua pertanyaan mas Erik. Sarah mulai ciut Karna Sarah tidak ingin mas Erik membenci nya dia ingin mas Erik kembali ke pelukan nya sehingga begitu dihadapan mas Erik, dia tidak berani berbuat apa apa. hanya tertunduk dan menangis melihat sikap nya mas Erik yang garang ketika marah. meskipun tidak berbicara tapi ketika marah mas Erik cukup menakut kan.


Sarah masih menangis dan mengakui kesalahan nya, juga memohon ampun pada mas Erik.


Sarah :


"Aku mau kamu Rik"


"Aku mau kita seperti dulu lagi"

__ADS_1


"Aku mohon Rik"


Erik :


"Tidak bisa"


"Aku sudah putus kan menikah dengan Tita istri sah ku yang direstui kedua orang tua ku"


"Aku juga, ingin hidup ku bahagia dengan orang yang aku cintai"


"Maafkan aku tidak bisa bersama dengan mu lagi"


"Semua yang dulu bukan keinginan ku, tapi kamu sendiri yang meminta, aku tidak bisa berbuat apa apa semua yang kamu ingin kan harus terpenuhi, sementara aku merasa iba saja"


Sarah :


"Maaf kan aku Rik"


"Ok ok Rik aku salah"


"Semua itu aku yang melakukan nya"


"Semua aku lakukan karna aku gak mau kehilangan mu"


"Aku ingin kamu jadi milik ku seorang Rik"


Sambil menangis dan berteriak Sarah mengakui semua perbuatan nya.


Erik :


"Tidak akan ada guna nya kamu menangis sekarang"


"Dan aku tidak akan mudah tertipu lagi"


Sambil membelakangi Sarah.


"Aku sudah berkali kali memberikan kesempatan untuk mu"


"Tapi kamu tetap sama tidak pernah berubah"


Sambil memutar kembali tubuh nya kehadapan Sarah, mas Erik mengeluarkan sebuah ponsel dari saku celana nya, dan mematikan rekaman nya, rupa nya sedari tadi tangan mas Erik tetap dalam saku celana nya karna dia sengaja menyembunyikan sebuah ponsel untuk merekam semua percakapan nya dengan Sarah.


Lalu Andre mencoba masuk dalam obrolan mas Erik dan Sarah.


Andre :


"Biar polisi saja yang urus semua nya"


"Udah sebel banget lihat muka perempuan tua ini"


Erik :


"Ok Dre tolong urus semua nya dengan baik"


"Sudah terekam semua nya dalam ponsel ini"


Lalu mas Erik menyerahkan ponsel itu ke tangan nya Andre, sebagai barang bukti.


"Ini sudah cukup bukti dan serahkan bukti ini ke pihak polisi"


Andre :


"Ok Rik siap"


Kemudian Sarah berteriak sambil menangis..


Sarah :


"Aku mohon Rik"


"Jangan sakiti aku"


"Jangan penjarakan aku"


Erik :


"Sudah terlambat"


Sambil melenggang pergi meninggal kan Sarah di gudang itu, dan di ikuti oleh Andre dan juga Joko.


Sarah :


"Rik aku mohon Rik maafkan aku"


Sarah yang tangan nya terikat borgol dibelakang. mencoba berdiri mengejar mas Erik meskipun terjatuh berkali kali dan tetap tidak bisa mengejar mas Erik karna anak buah Joko memegangi nya dan hendak memasukan nya ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak berwajib.

__ADS_1


"Hei kalian lepas kan aku"


"Lepaskan"


Meminta pada anak buah Joko untuk dilepaskan.


Dan kembali memohon pada mas Erik dan mas Erik tetap acuh.


"Rik tolong aku, aku mohon Rik"


"Kasihan'i aku"


"Aku janji aku akan berubah dan akan menjauh dari hidup mu"


"Asalkan lepaskan aku Rik"


"Aku tidak mau hidup di penjara"


Tanpa peduli lagi dengan nasib Sarah mas Erik terus berjalan menuju mobil nya.


dan menyerah kan semua nya pada Andre.


Mas Erik masuk dalam mobil dan langsung melaju menuju rumah sakit, agar bisa bertemu dengan ku. mas Erik sudah janji tidak akan lama.


Sementara Andre dan juga anak buah nya membawa Sarah ke kantor polisi. dan menyerah kan Sarah beserta barang bukti agar Sarah mendapat hukuman yang sepadan dengan apa yang sudah diperbuat nya.


Saat di perjalanan dan hampir tiba dirumah sakit, mas Erik melihat toko eskrim, yang memang jarak nya tidak jauh dari rumah sakit tempat ku dirawat, lalu mas Erik menghentikan mobil nya ditepi jalan didepan toko eskrim itu lalu turun dan memilih beberapa eskrim dengan rasa yang berbeda, mas Erik membeli eskrim itu untuk ku.


Tak lama kemudian mas Erik kembali ke mobil dan langsung menuju rumah sakit. dan tiba lah dirumah sakit tak sabar ingin segera menemui ku.


Berjalan menyusuri lorong rumah sakit dan hendak keruangan ICU dimana sebelum nya aku tertidur lama. saat tiba diruangan itu mas Erik terkejut karna melihat ruangan itu sudah rapih bersih dan kosong. mas Erik belum mengetahui bahwa hari ini aku dipindah kan keruang rawat inap karna sudah sadar dari tidur panjang ku.


Keburu meleleh eskrim nya tuh mas Erik.. mendingan sini buat author aja tuh eskrim nya, author juga mau dong dibeliin eskrim..✌️🤭


Mas Erik berlari menuju ruang perawat yang letak nya bersebelahan dengan ruangan ICU


Erik :


"Permisi mbak"


Suster :


"Iya, ada yang bisa saya bantu?"


Erik :


"Saya mau tanya pasien yang diruangan ICU atas nama Tita Prameswari kemana ya?"


"Kenapa kamar nya kosong?"


Suster :


"Sebentar saya cek dulu ya pak"


Mas Erik bersabar menunggu suster mengecek keberadaan ku.


Erik :


"Ok mbak silahkan"


Tak berselang lama suster pun memberitahu mas Erik bahwa aku sudah dipindah kan keruang rawat inap Edelweis VVIP.


Suster :


"Maaf pak pasien atas nama Tita Prameswari baru saja dipindah kan keruang rawat inap Edelweis VVIP, disebelah sana ruangan nya di nomer 01 pak"


Erik :


"Ok mbak terimakasih banyak"


Suster :


"Sama sama pak"


Mas Erik segera berlari mencari ruangan ku dengan tangan nya yang masih memegang paperbag berisikan Eskrim.


Tiba diruangan Edelweis VVIP mas Erik membuka pintu dan langsung masuk sambil memanggil nama ku.


Bersambung..


***


Halo readers semua ketemu lagi nih sama author karya receh ya, mudah mudahan kalian gak bosen ya sama karya receh ku dan author mohon tetap menjadi pembaca setia ku.


Author mohon dukungan nya ya jangan lupa bantu LIKE, VOTE YANG BANYAK YA, KOMEN FAVORIT KAN DAN SATU LAGI TOLONG KASIH RATE BINTANG 5 MAKASIH.

__ADS_1


BUAT READER DIRUMAH DAN KAKAK AUTHOR YANG UDAH KASIH TIP KOIN AUTHOR UCAPKAN TERIMAKASIH BANYAK 🙏🙏🙏😍


SALAM HANGAT AUTHOR 🙏😍


__ADS_2