PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
Ayah ku menghubungi Erik..


__ADS_3

Happy reading...


Jangan lupa like, komen, vote rate 5 dan favorit kan ya.. Terimakasih 🙏😍


***


Saat itu mas Erik masih terdiam duduk diluar ruangan ku, setelah menghabiskan cemilan dan berpamitan dengan ibu sarita ibu kandungku yang akan pulang, lalu sambil menunggu mbak Sandra mengantarkan pakaian ganti, tiba tiba ayah ku yang mungkin saja sudah sampai dirumah atau entah masih dirumah sakit, menghubungi mas Erik mengatakan ingin membicarakan hal penting dengan mas Erik.


Telpon dari ayah ku.. 📲


kring..kring..kring..


"Iya pak.."


Ayah Rudi : 📲


"Bagaimana Tita..?"


"Masih sama pak kondisi nya.."


Ayah Rudi : 📲


"Ada hal yang ingin saya sampai kan.."


"Mengenai apa pak..?"


Ayah Rudi : 📲


"Bisa kita bicara sebentar di luar..?"


"Sebenar nya saya tidak bisa meninggal kan Tita sendirian dirumah sakit pak.."


"Tapi kalau memang penting baiklah saya akan temui bapak, tapi tunggu sekertaris saya datang, biar ada yang menjaga Tita.."


Ayah Rudi : 📲


"Ya sudah nanti kita ketemu di cafe nine ya jam 2 siang ini.."


"Baik pak.."


"Nanti saya hubungi lagi jika sekertaris saya sudah datang.."


Lalu mas Erik menutup sambungan telpon nya, dan masih merasa kebingungan dengan tujuan dari ayah ku mengapa tiba tiba meminta untuk bertemu..?


Tapi saat ini mas Erik tidak mau ambil pusing dengan keinginan ayahku, akan lebih jelas nya mungkin nanti saat bertemu bisa mengetahui apa tujuan ayah ku sebenar nya..


Mas Erik menghubungi mbak Sandra apakah sudah berangkat kerumah sakit atau masih dirumah mas Erik menyiapkan pakaian.


"San.. kamu dimana..?"


"Kenapa lama sekali..?"


Sandra : 📲


"Maaf pak sebentar lagi saya sampai di rumah sakit, ini sudah dijalan.."


"Ok cepat sedikit ya.."


"Saya ada pertemuan diluar, dan nanti kamu tolong jaga istri saya sebentar ya.."


Sandra : 📲


"Oh iya baik pak.."


Mas Erik kembali menutup telpon nya dan masih sabar menunggu kedatangan mbak Sandra.


Mas Erik beranjak dari duduk nya dan berjalan mendekati pintu ruangan ku lalu masuk kedalam dan menghampiri ku sebentar hingga mbak Sandra datang nanti.


Mas Erik berbicara di samping ku..


"Sayang, aku minta maaf.."


"Aku harus keluar sebentar karna ayah mu ingin bertemu dengan ku.."


"Aku tidak tahu apa tujuan ayah mu.."


"Tapi yang pasti aku harus meninggalkan mu sebentar.."


"Nanti akan ada Sandra yang menggantikan ku sementara menjaga mu selama aku pergi.."

__ADS_1


"Cepat lah bangun sayang, aku sudah rindu berat pada mu.."


"Aku berharap nanti saat aku kembali setelah bertemu dengan ayah mu, kamu akan terbangun dan melihat ku duduk disamping mu.."


"Aku mencintai mu.."


Akhir nya mbak Sandra pun datang dengan membawa sebuah tas yang berukuran cukup besar dan didalam nya memang terdapat pakaian ku juga pakaian mas Erik.


Mbak Sandra hanya berdiri didepan jendela kaca melihat mas Erik yang masih berbicara dengan ku.


Saat itu mas Erik langsung menoleh ke arah jendela dan tahu bahwa Sandra sudah datang.


Mas Erik beranjak pergi meninggal kan ku untuk menemui mbak Sandra.


mas Erik membuka pintu dan duduk dikursi didepan ruangan ku, sementara mbak Sandra masih mematung berdiri dengan sebuah tas ditangan nya.


Mas Erik sengaja mengejutkan mbak Sandra..


Karna melihat mbak Sandra yang tampak sedang melamun.


"Berikan tas nya.."


Sandra :


"Oh iya pak ini tas nya, maaf kan saya pak.."


Mbak Sandra terkejut saat mas Erik meminta tas nya. karna saat itu entah apa yang sudah mengganggu pikiran nya.


"Kenapa kamu melamun seperti itu..?"


Sandra :


"Ah tidak apa apa pak.."


"Mungkin hanya kelelahan saja pak.."


"Ya sudah.."


"Tolong jaga Tita sebentar aku harus keluar ada pertemuan penting.."


Sandra :


"Baik pak.."


"Tolong taruh tas nya didalam saja.."


"Aku hanya mengambil satu stell pakaian ku saja karna sudah dua hari aku tidak mandi dan ganti pakaian.."


Sandra :


"Baik pak akan saya bawa kedalam tas nya.."


Kemudian mas Erik berjalan menuju kamar mandi didalam ruangan ku dan menumpang untuk membersihkan diri sebentar saja agar badan nya tidak kotor dan bau. lalu setelah mas Erik keluar dari kamar mandi, barulah mbak Sandra juga suster bisa masuk kembali menjaga ku.


Dengan kemeja dan celana panjang juga stelan jas berwarna abu abu mas Erik tampak gagah sekali tubuh nya yang tinggi dan kekar saat berjalan Seperi super model saja. pantas membuat hati semua wanita yang melihat nya akan klepek klepek..


Berjalan menghampiri ku dan mengatakan sesuatu ditelinga ku..


"Sayang.. aku pergi sebentar.."


"Aku akan segera kembali, bangun lah sayang.."


Lalu mas Erik kembali berjalan menuju keluar ruangan dan berjalan pergi meninggalkan aku didalam ruangan ku.


Suster dan Sandra masuk kedalam ruangan ku setelah mas Erik pergi.


Mas Erik mengendarai mobil nya menuju cafe nine yang disebut ayah ku tadi, dan memang tak jauh jarak nya dari rumah sakit.


Mas Erik pun tiba di cafe itu dan melihat ayah ku belum tampak hadir.


Lalu mas Erik duduk di kursi dan meja yang masih kosong, memesan secangkir kopi hitam juga stik kentang. sambil duduk menyandar di kursi menunggu ayahku. tak lama pesanan pun datang berupa secangkir kopi hitam dan stik kentang, tangan kanan nya mas Erik mengambil cangkir kopi, dan menyeruput kopi nya pelan pelan Karna masih panas, kemudian duduk bersandar lagi dan bertumpang kaki, tangan nya asik mengambil stik kentang itu dengan santai nya memasukkan stik kentang itu kedalam mulut nya.


Kembali melihat jam ditangan nya yang sudah menunjukan pukul 14:15 menit. itu arti nya ayah ku sedikit terlambat untuk datang, tapi mas Erik masih setia menunggu hingga akhir ya ayah ku datang.


Ayah Rudi :


"Rik.."


"Sudah lama menunggu..?"

__ADS_1


"Ya lumayan agak lama.."


Ayah Rudi :


"Maaf karna harus menunggu lama.."


"Terjebak macet dijalan tadi.."


"Ok tidak masalah pak.."


"Kita lanjutkan dengan tujuan bapak mengajak saya bertemu ada hal penting apa..?"


Ayah ku kemudian duduk dan mas Erik memesankan secangkir kopi lagi untuk ayah ku.


Pelayan datang dengan secangkir kopi hitam dan ayah ku mengambilnya kemudian ikut menyeruput kopi itu pelan pelan.


Ayah ku melanjutkan pembicaraan nya..


Ayah Rudi :


"Begini Rik.."


"Seperti nya kamu sudah tahu persis bagaimana watak dari istri ku, yaitu ibu dari Rio.."


"Iya lalu kenapa pak..?"


Ayah Rudi :


"Tidak mungkin selama aku hidup bisa membagi harta ku untuk Tita anak ku dari pernikahan sebelum nya.."


"Maksud bapak bagaimana..?"


Sambil mas Erik mengambil kembali stik kentang diatas piring dan memakan nya.


Ayah Rudi :


"Saham ku di perusahaan mu yang 30 % itu aku ingin memberikan nya kepada Tita anak ku agar dia kelola dengan baik, sebagai hak nya, meskipun tidak besar tapi hanya itu saat ini yang bisa aku berikan, aku tidak tahu jika aku mati nanti, apakah ibu nya Rio mau berbagi dengan Tita atau tidak..?"


"Tapi aku mohon jangan katakan apapun kepada ibu nya Rio, aku tidak ingin dia mengacaukan nya.."


"Baik pak, saya mengerti maksud bapak.."


"Lalu saham ini apakah harus saya beritahu sekarang atau nanti saja kepada Tita nya..?"


Ayah Rudi :


"Nanti saja jika sudah waktu nya.."


"Baik kalau begitu amanah ini akan saya jaga dengan baik.."


"Kalau begitu saya permisi pak.."


"Tidak bisa lama lama, kasihan Tita.."


"Saya menyuruh Sandra untuk menemani sebentar.."


Ayah Rudi :


"Ya sudah pergi lah jaga Tita untuk ku Rik.."


"Aku titip Tita.."


Sambil berdiri dan hendak pergi meninggalkan ayahku. namun langkah nya mas Erik terhenti karna ucapan ayahku.


mas Erik pun langsung menjawab nya.


"Baik pak.. akan saya jaga Tita dengan baik.."


"Saya permisi.."


Mas Erik meninggalkan Ayah ku sendiri di cafe itu, ayah ku dengan kesendirian nya menikmati kopi nya, sementara mas Erik sudah masuk kedalam mobil untuk kembali kerumah sakit.


Saat tiba dirumah sakit Sandra yang memberitahu kan pada mas Erik kabar entang diriku, dan mas Erik sangat terkejut mendengar nya..


Bersambung..


***


Halo readers semua yang dirumah jangan lupa like, komen, vote , rate 5 dan favorit kan ya.. sangat author harapkan. bagi sesama author mari kita saling dukung, aku bakalan feedback balik apapun yang sudah kalian kasih, baik like rate vote atau pun fav.

__ADS_1


Terimakasih 🙏😍


__ADS_2