PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
Keberadaan sarah..


__ADS_3

Jangan lupa baca, like, komen, rate 5 / bintang 5, favorit kan dan vote yang banyak terimakasih. 🙏😍


Happy reading...


Ketika masih dalam perjalanan pulang menuju rumah, mas Erik menghubungi Andre untuk mampir sebentar ke kantor polisi mengecek keberadaan Sarah. jika benar ini adalah ulah Sarah, berarti Sarah sudah bebas.


Mas Erik menghubungi Andre..


Erik :


"Dre"


Andre segera menjawab telpon dari mas Erik..


Andre :


"Iya Rik"


Erik :


"coba Luh mampir ke kantor polisi dan cek keberadaan Sarah disana"


Andre :


"Ok deh gua coba kesana sekarang"


Erik :


"Segera beritahu hasil nya"


Andre :


"Ok ok siap bos"


Andre dan mas Erik sama sama menutup telpon nya dan mas Erik tetap melanjut kan perjalanan menuju rumah ingin segera melihat keadaan mu tentu nya.


Sementara Andre yang membawa Sofi dalam mobil nya mencoba mampir sebentar ke kantor polisi sesuai perintah dari mas Erik untuk mengecek keberadaan Sarah.


Tapi dalam benak nya Andre merasa tidak mengerti dengan semua ini. kenapa tiba tiba Erik memutuskan untuk segera pulang dan mas Erik juga meminta Andre untuk mencari tahu keberadaan Sarah di kantor polisi apakah masih di tahan atau sudah bebas.


Lalu ditengah perjalanan Andre mencoba mencari tahu dan menanyakan nya kepada Sofi.


Andre :


"Oh iya Sof"


Sofi :


"Iya mas kenapa?"


Andre :


"Emang ada apa sih?"


"Kok Erik begitu panik ingin segera pulang dan meminta ku juga untuk mengecek keberadaan Sarah di kantor polisi"


Sofi :


"Oh itu, tadi mamah telpon mas Erik"


"Mamah bilang, mbak Tita diteror seseorang mas"


Andre :


"Apa diteror?"


"Siapa yang berani meneror Tita?"


Sofi :


"Semua orang gak ada yang tahu mas"


"Maka nya mamah menyuruh kita semua untuk pulang tadi"


"Bukan cuma mbak Tita doang yang kena teror mas"


"Tapi mang Dadan juga mas"


"Dia dilempari batu yang dibungkus kertas dan ada tulisan yang sama dengan yang dikirim kan ke mbak Tita"


Andre :


"Kurang ajar tuh orang"


"Berani banget tuh orang"


"Belum tahu dia berhadapan dengan siapa?"


"Awas aja kalau sampai ketemu, aku habisi dia"


Andre merasa kesal dengan pelaku peneror itu, dan alhasil Andre mengumpat sendiri sambil menyetir.


Sofi :


"Emang nya siapa mas?"


Andre :

__ADS_1


"Ah bukan siapa siapa"


"Lupakan lah"


"Ini nih lemah nya kakak mu Erik"


"Dia selalu merasa kasihan sama orang lain"


"Seharusnya kemarin itu perempuan gua habisi saja jangan kasih ampun lagi"


"Tapi Erik melarang ku"


Sofi :


"Bukan nya itu bagus mas"


"Mas Erik bukan tidak berani atau karena kasihan, tapi karena tidak mau menambah masalah baru mas"


"Lagi pula, kalau bisa tidak usah pakai kekerasan mas"


Andre merasa malu sendiri saat mendengar Sofi bisa mengatakan kata kata bijak di hadapan nya.


Andre :


"Iya Sof makasih"


"Bukan maksud aku ingin menyakiti tapi memang pantas orang jahat itu mendapat hukuman nya"


Sofi :


"Iya mas, tapi tidak harus menghabisi nya?"


"Lagi pula kalau mas Erik tahu juga pasti tidak akan setuju mas"


"Mas Andre juga harus pikir kan diri mas Andre sendiri mas"


"Pikir kan juga Masa depan mas Andre, tidak akan baik mas untuk keluarga mas Andre nanti"


Andre :


"Ok Sof, aku janji akan lebih hati hati lagi dan terimakasih sudah membuat ku sadar"


Andre merasa senang hati nya ketika Sofi peduli dengan hidup nya.


Andre :


"Kamu tahu Sarah kan?"


Sofi :


"Iya tahu mas"


Andre :


"Beberapa Minggu yang lalu, yang membuat Tita dan Rio adik nya Tita mengalami penusukan itu adalah Sarah.


Sofi :


"Kenapa Sarah bisa sekejam itu ya mas?"


Andre :


"Karena ambisi nya untuk bisa mendapat kan kembali hati Erik dan harta nya"


"Segala cara pasti akan dilakukan nya"


"Sekali pun harus berbuat kasar dan menyakiti orang lain, dia akan lakukan"


"Ambisi dan harta bisa membuta kan mata hati seseorang"


Sofi :


"Iya mas, aku jadi takut"


"Semoga kita semua selalu dijauhkan dari orang orang jahat seperti ya mas"


Andre :


"Iya Sof semoga ya" amin..


Tiba lah mobil yang dikendarai Andre dan Sofi didepan halaman parkir kantor polisi. Andre dan Sofi turun dari mobil bersamaan dan langsung masuk ke kantor polisi untuk menanyakan keberadaan Sarah.


Dan menurut informasi yang masih hangat saat itu, ternyata Sarah memang sudah terbebas dan seseorang telah membebaskan nya dengan jaminan.


Sudah bisa di pastikan bahwa peneror itu adalah Sarah.


Seseorang yang membebaskan Sarah itu tak lain suami nya Sarah sendiri yaitu tuan Wisnu, yang saat itu tidak ada sedang dalam perjalanan bisnis nya, saat penangkapan Sarah. belum diketahui bisnis apa yang digeluti tuan Wisnu saat itu.


Tuan Wisnu memang dikenal sebagai orang kaya pengusaha kaya raya. dan memiliki banyak selir atau istri sirih dimana mana disetiap dirinya kunjungan bisnis.


Tidak tahu apakah tuan Wisnu sudah mengetahui atau belum kejahatan Sarah selama ini. tidak ada yang mengetahui pasti kenapa tuan Wisnu membebaskan Sarah dari penjara.


Dengan mendapat kan hasil yang mengejutkan Andre segera menghubungi Erik.


Andre :


"Rik"

__ADS_1


Erik :


"Gimana Dre?"


Mas Erik yang masih dalam perjalanan mungkin sebentar lagi baru akan sampai dirumah. lebih dulu Andre yang tiba ditempat tujuan.


"Ada kabar apa?"


Andre :


"Bener Rik"


"Si Sarah udah bebas"


"Dan suami nya sendiri yang bebasin dengan uang jaminan"


Erik :


"Kurang ajar itu perempuan"


"Berarti dia yang baru saja meneror Tita"


"Kenapa bisa bebas begitu saja"


"Ok Dre Luh sekarang kerumah gua"


"Kita harus bicara Dre"


Andre :


"Ok Rik siap"


"Gua cabut sekarang"


Lalu Andre menutup telpon nya dan mengajak Sofi untuk segera pulang. karena sudah tahu hasil nya bahwa Sarah sudah bebas.


Andre :


"Ayo Sof, kita pulang"


"Erik meminta untuk bertemu segera dengan ku"


Sofi :


"Iya mas"


Akhir nya Andre dan Sofi kembali ke mobil dan menuju pulang kerumah mas Erik.


Sementara mas Erik sudah sampai dirumah nya. begitu mobil nya terparkir didalam halaman rumah, mas Erik langsung berlari kedalam rumah dan mencari diri ku lebih tepat nya, mas Erik bukan tidak memikirkan anggota keluarga lain nya, hanya saja dia tahu bahwa aku sangat lah rapuh. dianggap nya aku lemah saat ini. mungkin karena bentuk kasih sayang dan perhatian nya yang sangat besar kepada ku. membuat nya khawatir berlebihan. meskipun aku pun merasakan ancaman Sarah ini adalah menakutkan bagi ku tapi aku lebih memilih untuk menutupi perasaan itu. aku justru tidak ingin membuat orang lain menjadi cemas karena aku.


Erik :


"Sayang.. Tita sayang kamu dimana?"


Mas Erik mendapati aku yang tengah duduk berkumpul bersama mamah dan papah mertua ku diruang tengah, karena mamah yang meminta ku untuk tetap bersama sama.


Erik :


"Ah kamu disini"


"Aku cemas sekali sayang"


Mas Erik berjalan mendekati ku sambil memeluk erat tubuh ku dihadapan kedua orang tua nya.


Tita :


"Iya mas aku disini"


"Aku baik baik saja mas"


Erik :


"Aku sangat cemas memikirkan mu"


"Hampir terasa sesak nafas ku mendengar kabar diri mu mendapat teror"


Tita :


"Sudah tidak apa apa mas"


Erik :


"Aku tahu kamu pasti menyembunyikan rasa takut mu, agar semua orang tidak khawatir terhadap mu"


"Dan aku tahu itu, maka nya aku memutus kan segera pulang.


Tita :


"Terimakasih mas, sudah khawatir sama aku"


Bersambung....


Halo readers semua mohon dukungan nya ya jangan berpaling dari karya receh ku dan tetap mau singgah dan baca di novel receh ku dan jadikan novel receh ku sedikit naik kelas dengan cara..


BACA, LIKE, KOMEN, RATE 5 / BINTANG 5 FAVORIT KAN DAN VOTE YANG BANYAK YA


TERIMAKASIH 🙏😍

__ADS_1


JANGAN LUPA DI BACA DILIKE, KOMEN, RATE 5 FAVORIT KAN DAN VOTE YANG BANYAK YA.


__ADS_2