
Happy reading...
********
Saat itu abang ojeg online yang masih setia menunggu ku, sudah bersiap diri saat mengetahui dari kejauhan, aku tengah berlari menghampiri nya dalam keadaan menangis.
Abang ojeg nya pinter ya, udah tahu kalo pelanggan nya itu lagi galau.. 🤭
Seperti nya tahu bahwa aku butuh bantuan.
aku ingin cepat cepat pergi agar mas Erik tidak bisa mengejar ku.
sambil menangis aku menaiki ojeg itu.
hikssss..hiksss...hikss..hikssss..
Tita :
"Bang ayo cepetan kita pergi dari sini.."
"Aku tidak ingin melihat nya lagi..?"
Abang ojeg :
"Oh.. okeh okeh neng, ayo dah naik.."
brrrrrr.... bremm..bremm..bembembem.. 🤭
suara motor pun menyala dan mulai meninggalkan jejak dirumah itu.
Meskipun bingung dengan ucapan ku tapi Abang ojeg nya seperti sudah faham betul situasinya.
dan aku sungguh tak tahu malu, terhadap Abang ojeg nya menangis dengan keras sambil berteriak, dibalik punggung nya hingga membuat Abang ojeg nya merasa bingung harus berbuat apa untuk menenangkan ku!
heeeueueu..hiks hiks hiks hiks..
kamu jahat mas.. jahat.. kamu tega sama aku.. salah aku apa mas sama kamu..? 🥺
sambil aku memukul mukul kecil punggung Abang ojeg nya.. 🤭
***
Sementara dirumah Sarah, mas Erik dengan keras dia berusaha untuk bangun dan memakai kembali semua pakaian nya. agar bisa mengejar ku.
sambil berkata pada Sarah, bahwa dirinya (Sarah) telah menghancurkan pernikahan mas Erik dengan ku. lalu mas Erik memberikan peringatan keras pada Sarah.
Erik :
"Sudah ku duga dari awal ternyata kamu memiliki niat jahat"
"Begitu bodoh nya aku bisa percaya pada wanita busuk seperti dirimu.."
"Bahkan, aku baru tahu bahwa aku menyesal mengenal dan pernah menikah sirih dengan mu.."
"Kamu ingat baik baik.. aku pastikan setelah ini hidup mu akan lebih menderita dari hidup mu sebelum mengenal diriku.."
"Camkan itu.."
Ucap Erik pada Sarah sambil berjalan pergi untuk meninggalkan Sarah..
Lalu mas Erik menghubungi orang orang kepercayaan nya dikantor, salah satu nya adalah teman nya yang bernama Andre agar segera mengurus semua nya, dan bisa ikut mencari diriku dengan cepat, dan tak lupa mas Erik menyuruh beberapa orang untuk segera membereskan Sarah.
Erik :
"Dre.. suruh beberapa orang yang bisa kerja dengan cepat, dan cepat urus semua masalah ku, kamu suruh beberapa orang itu untuk membereskan Sarah, kamu tahukan Sarah yang ku maksud?"
"Dan segera bantu aku cari istriku.."
__ADS_1
Andre :
"Ok, aku tahu Sarah yang kamu maksud mantan istri sirih kamu kan..?"
"Tunggu tunggu.. memang ada Masalah apa sih..?"
Sambil menggaruk sedikit kepala nya Andre masih merasa bingung..
Erik :
"Sudah cerita nya nanti saja, Sekarang kerjakan perintah ku segera..!"
Andre :
"Ok.. aku akan coba bantu cari istri kamu, dan aku akan suruh orang untuk beresin di Sarah mantan mu itu.."
Erik :
"Ok Dre makasih banyak.."
Andre :
"Sama sama Rik.."
Erik menutup telpon nya, Erik kembali melangkah kan kaki nya, berlari menuruni anak tangga hingga ke halaman namun mata nya sia sia tidak menemukan diri ku disana.
******
Aku yang tengah duduk diatas motor ojeg itu hanya bisa termenung melihat takdir hidupku yang begitu rumit.
Tak berselang lama sampai lah aku disebuah mall besar, dan aku menyuruh Abang ojeg nya untuk menurun kan ku di mall itu.
Tita :
"Bang.. bang... stop disini saja ya.."
Abang ojeg :
"Oh okeh neng.."
"Sama sama neng.. terkadang yang nama nya takdir hidup itu tidak ada yang tahu neng, kita mah manusia biasa cuma bisa menjalani nya dengan sabar, jangan putus asa ya neng.."
Sambil menurunkan ku di halaman parkir mall itu Abang ojeg nya memberikan sedikit petuah pada ku, ya setidak nya sedikit lega perasaan ku, bisa tersenyum ketika aku melihat dan mendengar Abang ojeg nya menasihati ku.
kebetulan Abang ojeg nya pun sudah cukup dewasa yang aku lihat..
Tak lupa aku mengeluarkan uang untuk membayar jasa ojeg nya, lalu Abang ojeg nya seperti bingung Karna tidak punya uang kembalian.
Tita :
"Ini bang ongkos nya.."
Abang ojeg :
"Oh maksih neng, waduh neng tapi Abang belum ada uang receh neng buat kembalian nya?"
Tita :
"Sudah bang, ambil saja kembalian nya anggap saja itu tips dari saya, karena hari ini sudah mau membantu saya.."
Abang ojeg :
"Waduh neng makasih banyak ya neng, rejeki nomplok ini mah nama nya, semoga Eneng selalu diberikan kebahagian nya neng.." amin
Ucapnya pada ku..
Lalu aku berjalan memasuki mall itu dan ojeg pun berlalu dengan cepat meninggalkan ku.
__ADS_1
aku berjalan menaiki eskalator dan terus melangkah menuju gedung bioskop, yang kebetulan hari ini akan tayang drama percintaan.
Aku membeli tiket dan tidak lama bersiap masuk kedalam bioskop untuk mencari tempat duduk yang masih kosong.
Saat itu drama percintaan nya hampir dimulai
aku duduk dikursi bagian tengah, dan mulai menonton nya, entah kenapa tapi perasaan ku masih sangat sakit jika mengingat kejadian tadi dirumah Sarah?
Aku merasakan bahwa setiap adegan dalam drama percintaan yang sedang aku tonton adalah sama hal nya dengan kehidupan nyata yang aku rasakan saat ini. sama sedih nya dan sungguh sangat tersiksa batin ku..
Ini seperti aku yang sedang terluka parah karna hantaman duri tajam di dadaku seperti ditusuk tusuk sembilu. sungguh hati ku merasakan sakit dan terluka.. batin ku tersiksa, Seperti sudah tidak bisa merasakan rasa sakit lagi, rasanya nafas ku seperti ingin berhenti untuk berdetak..ya inilah gambaran hati ku yang disebut ..
"sakit tapi tak berdarah"
Dalam duduk ku termenung, merenungi takdir hidup ku.
Dan ketika kesedihanku menghitam dan tangisanku adalah tempat satu satunya hatiku berpulang maka biarkan aku berteriak dalam diam.
Apabila aku bertemu dengan Tuhan aku ingin mengatakan bahwa hidup ini seperti secangkir kopi yang tak pernah aku harapkan.
Ya Tuhan berikan aku pelangi dari setiap hujan dan berikan aku senyuman dari setiap tangisan dan cobaan ku.
Melihat mu bahagia adalah kebahagianku walaupun kebahagiaan mu tanpa diriku..
Aku tak kuasa menahan air mata yang jatuh di pipi ku, terus mengalir deras membasahi aku tak tahu harus mengadu pada siapa?
Aku tidak punya tujuan hidup lagi, semua yang awalnya, aku tidak mencintai nya hingga kini aku terluka karna mencintai nya.
hikss...hikss...hikss..hiksss..
Semua yang aku korban kan sia sia..
Aku berkali kali mengusap air mata ku dan memukul dada ku berkali kali meremas baju di dadaku meski rasa sakit ini tak berdarah, namun hatiku tetap terasa sangat sakit.
Mas Erik mencoba menghubungi ku berkali kali tapi tak pernah aku jawab..
aku selalu me'rijek setiap panggilan masuk dari mas Erik bahkan dari siapapun.
Lalu mas Erik tak berhenti disitu.. dia mengirim ku sebuah pesan singkat yang mengatakan bahwa.. dirinya menyesal dan meminta ku untuk pulang.
Pesan dari mas Erik..
"Istriku sayang.. kamu dimana..?"
"Beritahu aku, aku akan menjemput mu.."
"Maafkan aku sayang..?"
"Aku tahu ini sangat lah fatal, dan mungkin sulit untuk dimaafkan.."
"Tapi aku benar benar menyesal.."
"Percayalah..?"
Tiba tiba ada sebuah telpon juga yang masuk dan aku pun tidak ingin menjawab nya, meskipun aku tidak tahu dari siapa, saat ini aku sedang tidak ingin menerima telpon dari siapa pun..
Aku bingung harus kemana lagi untuk melangkah kan kakiku..
Aku ingin pulang kerumah ayah, tapi aku takut dan malu..
Bersambung...
*******
Hallo readers semua jangan lupa tekan tombol 👍 like nya ya, jangan lupa juga untuk komen, saran, vote , ⭐5 dan favorit kan juga ya.. boleh bantu di share agar banyak lagi yang mampir dan memberi dukungan untuk karya saya ini.
Terimakasih salam hangat author 🙏😍**
__ADS_1