PERNIKAHANKU

PERNIKAHANKU
Menjadi korban penusukan..


__ADS_3

Happy reading..


********


Aku tersadar sendiri dari rasa takjub ku saat melihat kantor mas Erik. kemudian aku melanjutkan langkah ku untuk masuk kedalam kantor itu.


aku mendekati lobby dan bertanya pada resepsionis nya dan menanyakan dimana berlangsung nya pesta.


Tita :


"Permisi mbak.. saya mau tanya..?"


Resepsionis :


"Oh iya mbak mau tanya apa..?"


Tita :


"Dimana ya tempat berlangsung nya pesta yang diadakan mas Erik..?"


Resepsionis :


"Disebelah sana mbak.."


"Maaf mbak nya siapa ya..?"


"Tolong isi buku tamu dulu mbak.."


Tita :


"Oh iya biar saya isi dulu buku tamu nya.."


Sambil mengisi buku tamu aku perkenalkan diriku pada resepsionis..


"Saya istri nya mas Erik.."


Mbak resepsionis nya terkejut dan merasa malu saat mengetahui bahwa aku adalah istri dari bos nya.


kemudian resepsionis itu menawar kan diri untuk mengantar ku ke ruangan dimana berlangsung nya pesta.


Resepsionis :


"Mari saya antar bu.."


Tita :


"Terimakasih mbak sudah mau mengantar saya.."


Resepsionis :


"Sama sama bu.."


"Saya tidak tahu kalau ibu adalah istri dari pak Erik.. sekali lagi mohon maaf ya bu..?"


Tita :


"Sudah tidak apa apa mbak.."


"Kan memang belum kenal.."


"Jangan panggil saya ibu panggil saja mbak sudah cukup.."


Resepsionis :


"ohh... baik mbak.."


Kami pun berjalan bersamaan menuju ruang pesta berlangsung. begitu sampai didepan ruang pesta itu, dia mempersilahkan aku untuk masuk, dan kemudian dia kembali ke lobby.


Resepsionis :


"Silahkan mbak.. ini ruangan nya.."


Tita :


"Oh iya mbak terimakasih ya.."


Resepsionis :


"Sama sama mbak.."


"Kalau begitu saya permisi kembali ke lobby.."


Tita :


"Iya silahkan mbak.."


Aku meneruskan langkah ku untuk masuk kedalam ruangan itu. didalam ruangan pesta tampak sudah dimulai banyak tamu undangan yang sudah hadir semua dan sedang menikmati hidangan yang sudah disediakan. mas Erik hanya mengundang tamu tamu penting saja relasi bisnis nya.


saat aku berada didalam ruangan itu aku melihat beberapa tamu yang sudah tidak asing bagi ku.


Ya aku melihat ayah ku dan ibu tiri ku juga hadir di pesta mas Erik, terlihat juga sosok Rio adik tiri ku yang ikut hadir karna memang seperti nya ibu tiri ku sengaja mengajak Rio turut hadir agar Rio berminat dan mengerti tentang bisnis ayah, agar suatu saat nanti Rio bisa meneruskan bisnis ayah setidak nya itu yang di ingin kan ibu tiriku.


Tak lupa mas Erik pun mengundang teman dekat nya yaitu Romy dan Steve yang juga teman sedari bangku kuliah tentu Andre yang tidak terlupakan karna Andre memang bekerja di perusahaan mas Erik dan Andre juga yang berhasil memenang kan proyek hotel itu hingga mas Erik membuat pesta seperti ini berkat kerja keras nya dan juga Andre.


Hanya kedua mertua ku dan adik ipar ku Sofi yang tidak bisa hadir karna kesibukan bisnis yang mereka jalani di singapura juga tidak bisa ditinggal kan. Sofi yang sedari dua minggu lalu berlibur ke Singapura mengunjungi ayah ibu nya sampai saat ini tak kunjung pulang.


Tiba tiba aku melihat sosok Reza mantan kekasih ku dulu tengah duduk disudut ruangan, Reza turut hadir dipesta ini..


aku sempat bertanya tanya dalam hati ku.. "untuk apa Reza hadir di pesta ini, dan apa hubungan nya?"


Apakah mas Erik tahu dan bagaimana jika mas Erik masih cemburu seperti waktu itu..?"


ah sudah lah biarkan saja, aku tidak ingin mengingat nya.."


Aku tidak mengetahui jika Reza bekerja di perusahaan milik mas Erik.


Aku tersadar dari pemikiran ku tentang Reza Karna mas Erik menghampiri ku, dia menyambut ku di tengah langkah ku dan kemudian menggandeng tangan ku agar semua orang dapat melihat nya. dan semua mata tertuju pada kami berdua, aku merasa aneh dan tidak terbiasa apakah ada yang aneh dari penampilan ku? sehingga mereka melihat ku seperti itu.


Aku bertanya pada mas Erik..


Tita :


"Mas.."


Erik :

__ADS_1


"Iya sayang kenapa..?"


Tita :


"Memang ada yang aneh dengan penampilan ku..?"


Erik :


"Tidak.. kamu sangat cantik sekali sangat sempurna.."


Tita :


"Ih aku serius mas..?"


Erik :


"Aku juga serius sayang.."


"Memang kenapa sih..?"


Tita :


"Itu mas... kenapa mata mereka melihat ku seperti itu..?"


"Aku takut penampilan ku buruk dan membuat mu malu.."


Erik :


"Tidak sayang.."


"Mereka melihat mu Seperti itu karna kamu sangat cantik dan karna baru pertama melihat mu juga.."


"Jadi sudah lupakan dan berjalan lah disamping ku dengan baik.."


Tita :


"Hmmm.. iya mas.."


Saat berjalan bersama aku mencoba memberanikan diri untuk bertanya pada mas Erik mengenai Reza. juga ayah dan ibu tiri ku mengapa mereka hadir juga..?


Tita :


"Mas aku boleh tanya sesuatu..?"


Erik :


"Boleh.. kamu mau tanya apa..?"


Tita :


"Apa mas Erik mengundang ayah dan ibu tiri ku, juga Rio..?"


Erik :


"Ya benar.. Karna ayah mu salah satu pemegang saham juga dikantor ku dan dia adalah ayah mertua ku.."


Sambil berbisik ditelinga ku dan tersenyum djwajah nya.. 😅


Tita :


Erik :


"Kenapa kamu melihat nya..?"


Tita :


"Iya mas.. bukan nya mas Erik tidak menyukai nya dan mas Erik waktu itu sangat cemburu ketika aku menerima telpon dari nya.."


Erik :


"Iya tentu aku masih tidak suka dengan anak itu dan aku juga masih sangat cemburu.."


"Sengaja aku menerima nya di perusahaan ku ini, Karna ingin dia tahu bahwa dirimu sudah menjadi milik ku dan kamu sudah mencintai ku sepenuh hati.."


"Benar kan..?"


Tita :


"Jadi kamu sengaja mas menerima Reza bekerja disini hanya untuk memanasi nya saja..?"


"Ih mas Erik jahat deh.."


"Iya mas aku tahu aku sudah mencintai mu dan aku sudah menjadi milik mu, tapi tidak baik mas memperlakukan dia seperti itu dia kan tidak salah apapun sama kamu mas..?


"Kamu yang merebut aku dari nya.."


Erik :


"Jadi kamu tidak rela aku rebut dari nya..?"


"Tidak suka menikah dengan ku..?"


Tita :


"Bukan seperti itu mas..?"


Erik :


"Aku mengerti maksud mu.."


"Terus saja bela dia dihadapan ku, ingin aku tunjukan kemarahan ku lagi..?"


Tita :


"Aku tidak ada maksud apapun.."


"Aku sudah tidak menyukai nya.."


"Sekarang yang aku cintai hanya kamu mas.."


"Maafkan aku mas..?"


Erik :


"Ya baiklah.. kali ini aku maafkan.."

__ADS_1


"Tapi tidak untuk lain kali paham..?"


Tita :


"iya mas.."


Erik :


"Kamu tenang saja, aku bukan orang jahat.."


"Lagi pula awal nya aku tidak tahu dia melamar di perusahaan ku, Andre yang menerima nya, dan melihat hasil kerja nya lumayan bagus.."


"Jadi dia bisa bekerja disini selama yang dia ingin kan asal sesuai.."


"Sudah faham..?"


"Apa merasa tidak enak hati pada ku sekarang..?"


Mas Erik menekan kan bicara nya pada ku tapi tetap terlihat mesra dan mengecup kening ku.


Aku merasa tidak enak hati saat mendengar mas Erik sudah berbesar hati memberi kan pekerjaan untuk Reza, dan saat mas Erik marah seperti itu seolah olah aku tengah membela Reza mantan ku, padahal tidak terpikir kan kearah sana. hanya spontan saja terucap dibibir ku kenapa mas Erik sengaja memanasi nya..?


Sampai lah kami dikursi yang paling depan aku duduk dikursi yang sudah disediakan dan mas Erik berdiri dihadapan para tamu undangan memberikan sambutan dan memperkenal ku sebagai istri nya. karna diantara mereka ada yang sudah mengetahui bahwa mas Erik sudah menikah dengan ku tapi ada juga yang hanya mengetahui bahwa mas Erik hanya menikah dengan Sarah wanita tua itu.


Kata sambutan mas Erik..


Erik :


"Terimakasih atas kehadiran nya diacara ini.."


"Terimakasih atas kerja sama nya yang baik selama ini.."


"Terimakasih atas dukungan nya pada perusahaan saya.."


"Untuk karyawan semua terimakasih atas pengabdian kalian selama ini hingga perusahaan saya sangat berkembang pesat.."


"Tanpa kalian mungkin perusahaan saya tidak lah ada apa apa nya.."


"Satu lagi saya ingin perkenalkan seseorang yang sangat spesial di hidup saya, siapa lagi kalau bukan istri tercinta saya.. yaitu Tita Prameswari.."


"kami baru menikah kurang lebih satu bulan.."


"Mungkin disini masih ada yang belum mengetahui status baru saya, dan hari ini saya perkenalkan.."


"Ok sudah cukup dan saya ucapkan terimakasih sekali lagi.."


Aku berdiri disamping mas Erik dan membungkuk kan sedikit tubuh ku sekedar untuk memperkenal kan diri dan untuk menghormati para tamu undangan. kemudian duduk kembali bersama mas Erik sambil menikmati hidangan yang telah tersedia


begitu pun para tamu undangan sangat menikmati hidangan nya sambil berbincang bisnis tentu nya.


Berbeda dengan Reza yang terlihat terkejut sekaligus sedih ketika melihat ku disamping mas Erik, dan mendengar mas Erik memperkenalkan ku sebagai istri nya.


sebelum nya Reza memang tidak mengetahui siapa yang akan menjadi calon suami ku waktu itu.


***


Tidak ada satu pun yang mengetahui bahwa didalam ruangan itu ada penyusup yang sudah pasti ingin membuat kekacauan dalam pesta.


Aku melihat mas Erik tengah berbincang dengan relasi bisnis nya dan aku menghampiri nya, kemudian meminta ijin pada mas Erik untuk menemui ayah ku.


Tita :


"permisi.."


aku menyapa tamu yang ada dihadapan mas Erik juga kepada mas Erik..


Erik :


"Oh iya sayang kenapa..?"


Tita :


"Mas Boleh tidak aku menemui ayahku..?"


Erik :


"Oh tentu saja boleh, silahkan.."


Tita :


"Terimakasih mas.."


Erik :


"Hati hati sayang.."


Tita :


"Iya mas.."


Mas Erik mengingat kan ku untuk selalu berhati hati jika tahu aku akan berhadapan dengan ibu tiriku. namun sebener nya saat ini aku harus lebih berhati hati pada orang yang tidak aku kenal bukan ibu tiriku.


Tidak ada yang menyangka semua akan terjadi seperti ini di pesta ini.


Saat aku berjalan tiba tiba seorang pelayan pria melewati ku dan menabrak ku hingga aku terjatuh, dan dia sempat membantu ku untuk berdiri, tapi tak ku sangka saat dia membantu ku berdiri melainkan untuk menusuk ku dengan sebilah pisau yang dia ambil dari balik baju nya. dia melakukan nya dengan sengaja, aku tidak tahu siapa yang hendak dituju nya apakah sengaja ingin membunuhku atau mas Erik..


Aku yang menjadi korban percobaan pembunuhan seseorang yang tentu sudah direncanakan nya.


Tubuh ku tumbang dengan luka tusukan dibagian perut aku bersimbah darah, dan langsung tidak sadar kan diri..


Bersambung...


******


Hallo readers semua apakabar nya..


ketemu lagi nih sama author yang males up 🤭😅 terimakasih sudah mau mampir dan dukung karya receh author..


kadang suka merasa bosan dan jenuh kalo belum ketemu ide atau jalan cerita untuk up selanjut nya.. hampir dilema untuk dilanjutkan atau tidak.. suka bingung dan pusing sendiri


Masih kesulitan untuk menuangkan isi pikiran kedalam tulisan, Karna jujur novel ini masih on going dan bener bener fresh baru keluar dari pikiran ku atau imajinasi ku, aku nulis itu dadakan gak aku draff dulu. karna kadang kalo aku buat draff biasa nya muncul ide baru pasti ada sedikit perubahan dan itu akan berbeda hasilnya, malah tambah pusing jdi nya buat author., maka nya author nulis langsung dari isi kepala, begitu pas ketemu sama jalan cerita nya yang menurut author menarik ya author langsung nulis deh. kadang kan berimajinasi dulu membayang kan akan seperti apa hari hari nya tita sama Erik gitu.. 🤭


jangan lupa tekan tanda 👍 like, vote ,komen, rate 5 dan favorit kan ya.


Terimakasih salam hangat author 🙏😍

__ADS_1


__ADS_2