
setiap hari semua kembali membaik,hubungan kadavi dan Arisya semakin baik,di tambah buah hati mereka kini sudah mulai berceloteh dengan bahasa bayi,yang membuat bayi yang padat berisi itu semakin mengemas kan siapa pun yang melihat nya
pagi itu kadavi terbangun lebih dulu dari Arisya,kadavi menatap Arisya yang berada di sebelah nya tertidur pulas,kadavi tersenyum melihat istrinya itu
kadavi" aku sangat beruntung memiliki mu (mencium kening Arisya)
Arisya menggeliat dalam dekapan kadavi
kadavi" sayang bangun ini sudah siang,lihat matahari sudah tinggi
Arisya" lima menit lagi,sungguh aku lelah sekali
kadavi tersenyum puas melihat istrinya yang semakin mengeratkan pelukan nya
kadavi" aku saja tidak lelah,kenapa kamu lelah
Arisya" aku lelah karena ulah mu,lima menit lagi ya Hem (Arisya memohon dengan mata masih terpejam)
kadavi" baik lah,karena ini hari Minggu rasanya aku tidak mau keluar dari kamar ini (terkekeh)
Arisya" jangan macam macam mas,Fari pasti akan menangis jika tidak melihat kita
kadavi mendekatkan wajah nya ke telinga Arisya
kadavi" tenang saja,Fari akan mengerti jika kita akan memberikan nya teman bermain
seketika Arisya membuka mata nya,dan mendorong kadavi
Arisya" tapi Buna nya yang tidak mengerti,dasar suami mesum (memukul kadavi dengan bantal)
kadavi" (terkekeh) ayolah lebih cepat lebih baik,agar rumah kita ramai,agar Fari tidak merasa kesepian
Arisya" astaga kamu ya mas,kamu fikir mudah mengurus dia anak bersamaan,menghadapi Fari yang mulai aktif saja aku mulai kewalahan,jika mau nanti tunggu Fari bisa berjalan
kadavi" masih lama dong Bun
Arisya" biar saja,ih udah ih sana kamu mandi,bersih bersih,lalu ajak Fari main,biar aku siapkan sarapan
kadavi" tidak jadi tidur lagi (menatap Arisya dengan tatapan nakal)
Arisya" mas saja yang tidur
Arisya berjalan masuk ke kamar mandi,meninggalkan kadavi yang masih terkekeh melihat Arisya
Arisya sibuk dengan masakan nya sementara kadavi bermain bersama putranya di halaman belakang,Arisya sangat senang melihat anak dan suami nya bermain bersama,tidak pernah terpikirkan olehnya,jika hidup nya akan terasa sebahagia sekarang,memiliki anak dan suami yang begitu ia cintai dan mencintai nya
brug
Arisya sedikit terkejut saat merasakan sebuah tangan melingkar sempurna di perut nya,Arisya tahu perbuatan siapa itu
kadavi" kenapa melamun sayang
Arisya" tidak apa apa,hanya senang melihat Daddy dan Fari main bersama
kadavi" aku merindukan mu (menenggelamkan wajahnya pada leher Arisya)
__ADS_1
Arisya" Daddy lepas aku sedang masak,nanti ada yang lihat
kadavi" biar saja,aku sedang bermanja dengan istri ku,tidak masalah bukan
Arisya " mas Davi minggir nanti masakan nya gosong
Arisya mencoba melepaskan diri namun kadavi mendekapnya semakin erat
akhirnya Arisya menyerah,Arisya kembali memasak dengan kadavi yang terus menempel pada nya
kadavi" Bun
Arisya" iya
kadavi membalikan tubuh Arisya menghadapnya
dengan cepat kadavi melu*mat bibir Arisya yang terasa seperti madu baginya,bibir yang membuat nya kecanduan setiap kali menyentuh bibir itu,kadavi semakin memper*dalam membuat Arisya terbawa dengan permainan kadavi
setelah merasa kedua nya membutuhkan nafas,kadavi melepaskan pang*ngutan nya,kadavi menempelkan kening mereka
kadavi" kenapa rasanya begitu manis,kamu selalu menggoda ku Bun
Arisya" kamu saja yang tidak kuat iman (tersenyum)
kadavi" kenapa semakin hari aku semakin mencintai mu,jangan pernah tinggalkan aku ya Bun,terus bersama ku,kita bangun keluarga kecil kita dengan kebahagian dan kasih sayang
Arisya" iya sayang aku juga sangat mencintai mu,kita wujudkan mimpi itu sama sama ya
kadavi" Bun
Arisya" iya
dengan cepat Arisya berbalik dan mematikan kompor melihat masakan nya sudah tidak bisa di selamatkan
Arisya" kamu sih,lihat masakan aku gosong kan
kadavi terus terkekeh membuat Arisya kesal
Arisya" ya udah kamu gak usah makan,cari sarapan sendiri (kesal)
Arisya hendak pergi meninggalkan kadavi,namun kadavi menarik tangan Arisya kembali masuk kedalam pelukan kadavi,Arisya berusaha melepaskan pelukan itu namun kadavi mendekapnya erat
kadavi" maaf maaf maaf sayang (terkekeh) aku minta maaf,iya ini salah ku,aku akan menebus kesalahan ku,kita makan di luar saja,sekalian mengajak anak kita jalan jalan
Arisya" terserah (kesal)
kadavi" jangan marah sayang,kalo marah cantik nya hilang loh
Arisya" biar saja
kadavi" ya sudah pejamkan mata mu
Arisya" untuk apa ? (menatap curiga kadavi)
kadavi" tutup saja
__ADS_1
Arisya" jangan menjahili ku lagi,awas saja
kadavi"(terkekeh) tidak sayang
Arisya menuruti mau kadavi,Arisya memejamkan matanya,kadavi mengeluarkan sebuah kotak kecil berlapiskan berudu biru yang terlihat sangat elegan
kadavi" selamat ulang tahun sayang
Arisya membuka mata nya dan melihat kotak itu
Arisya" kamu yang ulang tahun mas kenapa jadi aku yang dapat hadiah
kadavi" hadiah ku sudah ku ambil tadi malam bukan (tersenyum jahil)
Arisya" (mencubit pundak kadavi) kamu ini,tapi aku gak ulang tahun kenapa di kasih hadiah
kadavi" ini untuk wanita yang sudah membuat hidup ku begitu banyak arti,wanita yang membuat aku jatuh cinta setiap hari,wanita yang setiap saat menjagaku dan buah hati ku,wanita yang selalu lelah mengurus semua nya,wanita yang rela melepas kehidupan nya demi mengabdi pada orang tua ku,wanita berharga yang tidak akan pernah tergantikan,ini sebagai hadiah kecil yang tidak ada apa apa nya untuk membalas semua nya pada mu
tak terasa air mata Arisya terjatuh,dirinya merasa terharu mendengar pujian untuk dirinya,hal yang jarang sekali dirinya dapat kan
Arisya" mas (memeluk kadavi) itu sudah tugas ku mas,sudah ku katakan,aku akan membantu mu mendapat kan surga mu,agar aku juga mendapat kan surga ku,jadi itu sudah tugas ku
kadavi" kamu wanita berharga untuk ku Bun
kadavi melepas pelukan nya,dan membuka kotak biru itu,nampak lah sebuah cincin berlian yang terlihat sangat indah,kadavi menekuk salah satu lututnya,seraya berlutut di hadapan Arisya
kadavi" mau kah kamu menghabiskan sisa waktu mu bersama ku,dan mengarungi semuanya bersama ku ibu dari putraku dan calon anak anak ku nanti
Arisya" (terkekeh) mas dimana mana kalo romantis gini pakai baju bagus dan wangi,gak bau bawang mancem gini
kadavi" jawab lah Bun,kaki ku sakit
Arisya" (terkekeh) iya Daddy dari putraku,dan calon anak anak ku kelak,kita arungi semuanya bersama kita hadapi semua nya bersama
kadavi kadavi bangkit dan memasangkan cincin itu pada jari manis Arisya,kadavi menc*ium bibir Arisya sekilas
kadavi" aku tunggu hadiah ku berikutnya (berbisik di telinga Arisya )
tarr tarr suara konfeti,terlihat Fari yang berada gendongan Abe bersama Fara membawa sebuah kue ulang tahun
"selamat ulang tahun,selamat ulang tahun,selamat ulang tahun Daddy soga panjang umur" Abe,Fara dan para asisten rumah tangga beramai ramai menyanyi untuk kadavi
kadavi sangat terharu,melihat nya dan memeluk Arisya menyembunyikan wajahnya
Abe" lihat lihat,Fari Daddy mu sangat cengeng (terkekeh)
Fara" sama saja seperti opa mi nak (terkekeh)
Arisya" jangan menangis sayang,cup cup sudah sudah tiup lilin nya lihat putra mu ingin mengambil kue itu
kadavi melihat ke arah Fari yang ingin menggapai kue itu tertawa,kadavi mendekati mommy Fara,dan meniup lilin nya,saat ini perasaan kadavi benar benar bahagia,kini hidup nya terasa sangat sempurna
_______________
TBC
__ADS_1