
"apa Alicia mencoba meminum racun" kadavi terkejut mendengar penuturan asisten rumah tangga nya,hal itu membuat arisya dan yang lain mendengar ,mendengar sahabat nya mencoba bunuh diri sontak Arisya mendekati kadavi
Arisya" (memegang jas kadavi) bagaimana ke adaan dimana dia sekarang?
kadavi" diam lah kamu mengerti tidak (berteriak) baik lah Bu saya akan segera ke rumah sakit tolong jaga dia
Arisya dan kadavi berlari meninggalkan kantor,Evan mengejar Arisya karena ia yakin Arisya sedang panik saat ini
Evan" sya,sya
Arisya" ada apa lagi,aku harus menemui Alicia,dia butuh aku
Evan" Lo mau naik apa ke sana sya,jalan kaki ?
Arisya" cepat Van,kejar kadavi, kita jangan sampai ke hilangan jejak
Evan dan Arisya berlari ke parkiran mengambil motor Evan,dan mengikuti kadavi yang baru saja keluar dari parkiran,sepanjang perjalanan Arisya terus berdoa agar sahabatnya itu selamat,dan baik baik saja,karena dirinya merasa sangat bersalah jika terjadi sesuatu pada sahabat nya itu
Arisya dan Evan tiba di rumah sakit,Arisya langsung berlari masuk
Arisya" mba pasien atas nama Alicia,baru saja masuk di ruangan apa
resepsionis" sebentar nona,nyonya Alicia berada di ruangan VVIP nomor kamar dua tiga Lima lantai empat
Arisya" terimakasih mba
Evan" sudah sya
Arisya" ah sudah ayo Van cepat. kita temui Alicia
Arisya dan Evan berlari masuk kedalam lift,pintu lift terbuka menandakan mereka sudah sampai di tujuan
Arisya langsung berlari mencari kamar Alicia
Arisya" ini dia
Arisya masuk kedalam dan melihat ruangan itu sangat berantakan dan kadavi tengah memegang botol infus
Alicia" pergi kalian dari sini,aku tidak mau melihat kalian,kenapa kalian menyelamatkan ku,aku benci kalian
Arisya" ci-cia
Alicia melihat ke arah pintu dimana Arisya tengah berdiri
kadavi" pergi kamu,untuk apa kamu kesini
kadavi mendekati Arisya namun Alicia menghentikan langkah kadavi
Alicia" jangan mengusir nya,aku meminta kalian semua untuk pergi,aku tidak suka melihat kalian,aku tidak perduli lagi,aku hanya ingin menyusul papa ku,tidak ada lagi yang menyayangi ku di dunia ini tidak ada lagi yang perduli lagi pada ku,kalian semua sama saja (menangis )
Arisya" (mendekati Alicia) cia aku bisa jelaskan,sungguh aku menyayangimu,kamu sudah ku anggap saudara ku cia
Alicia" heh omong kosong,aku tidak percaya dengan kata kata mu itu
Arisya" cia (menangis)
kadavi" sayang jangan seperti ini aku benar benar minta maaf karena ke dibukan ku,kamu jadi ke sepian
Alicia" diam !!! (berteriak) kalian sama saja pergi kalian dari sini,jangan pernah temui aku lagi
Arisya" tidak aku tidak akan pergi,cia aku mohon
Alicia" jika begitu aku yang akan pergi
__ADS_1
alicia mengambil sebuah pisau kecil dan mengarahkan nya ke tangan nya,melihat itu Arsita dengan sigap merebut pisau itu hingga tangan nya berdarah
Arisya" jangan lakukan ini cia,aku mohon jangan akhiri hidup mu
Arisya memeluk Alicia dengan erat
Alicia" untuk apa aku hidup,tidak ada yang menginginkan ku,tidak ada yang menyayangi ku,semua orang yang aku sayangi semuanya meninggalkan ku
Arisya" aku menyayangi mu,aku tidak akan meninggalkan mu
Alicia" bullshit... kamu sama saja,setelah nya membaik kamu juga akan meninggalkan ku
Arisya" tidak,tidak aku tidak akan meninggalkan mu aku janji
Alicia" aku tidak percaya
Arisya" apa yang harus aku lakukan agar kamu percaya,berada di samping mu akan aku lakukan
Alicia"(menatap Arisya) berikan anak pada ku
Arisya sedikit terkejut dengan permintaan Alicia,dirinya melonggarkan pelukan nya pada Alicia
Alicia" lihat kamu tidak sanggup bukan,jangan pernah berjanji pada ku (tersenyum getir)
Arisya kembali memeluk erat Alicia
Arisya" baik jika itu bisa membuat mu percaya pada ku,aku akan memberikan mu anak,aku berjanji,tapi jangan lakukan ini alicia jangan akhiri hidup mu
Evan,kadavi,bahkan Alicia pun terkejut mendengarkan jawaban yang di berikan Arisya pada nya
Evan" sy-sya
kadavi hanya terdiam kini dirinya tidak mungkin memaki Arisya,karena ia takut jika Alicia akan bertidak bodoh lagi
Alicia tidak berkata apa pun,kini dirinya memeluk Arisya dengan erat
Evan dan kadavi hanya bisa terdiam melihat kedua wanita itu saling menangis
setelah ke adaan lebih baik,Arisya meminta perawat mulai memasang infus pada Alicia,dan membereskan ruangan itu,Arisya,Evan dan kadavi menunggu di luar
"apakah ini yang harus aku lakukan,apa aku salah,apa tindakan ku benar" Arisya bertanya tanya di dalam hatinya
Evan hanya bisa terdiam melihat rentetan kejadian di depan matanya
kadavi mendekati Arisya dan menarik Arisya menjauh dari sana
kadavi" apa kamu sudah gila,oh atau ini memang rencana mu iya,aku tidak sangka permainan mu sungguh kotor,baik lah kali ini aku akan ikut permainan mu,tapi setelah ini aku pastikan kamu akan menderita sampai kamu mengakhiri hidup mu sendiri,camkan baik baik
kadavi meninggalkan Arisya,yang masih mencerna kata kata kadavi,Evan menghampiri Arisya yang tengah melamun
Evan" sya Lo gak apa apa
Arisya" Van tolong jangan beri tahu siapa pun masalah ini aku mohon
Evan" Lo bisa percaya gue sya
Arisya" terimakasih Van
Evan" tapi sya apa lo yakin dengan pilihan Lo
Arisya" aku yakin Van
Evan" sya jika lo ragu,mending Lo gak usah jalanin itu,karena sesuatu yang di jalan kan dengan ke raguan akan berakhir gak baik
__ADS_1
Arisya" akan ku ingat nasehat mu Van,ayo kita lihat Alicia setelah itu kita kembali ke kantor,kak Danu pasti khawatir melihat kita berlari seperti tadi (tersenyum)
Evan dan Arisya kembali ke ruang rawat Alicia,kini ruangan itu sudah rapih,dan tangan Alicia kini sudah terpasang infus
Arisya melihat kadavi yang berbeda dimana mata nya penuh cinta menatap Alicia,dan terlihat khawatir
kadavi" aku tidak akan pergi aku akan menemani mu di sini,mama dan mommy sebenatar lagi tiba aku memberi tahu mereka
Alicia tidak menanggapi perkataan kadavi,saat melihat Arisya berada di depan pintu
Alicia" sya
Arisya"(tersenyum) iya cia (berjalan mendekati Alicia)
Alicia" kamu akan menepati janji mu kan,kamu akan menikahi mas Davi kan
Arisya"(menganggukkan kepala) em aku tidak akan bohong( tersenyum) tapi kamu harus berjanji untuk tidak menyakiti diri mu lagi,dan cepat pulih,oke
Alicia" (memeluk) terimakasih sya
Arisya" sama sama cia,kalo begitu aku harus kembali ke kantor,karena pekerjaan ku sangat banyak,karena mendengar ke adaan mu aku langsung berlari ke mari (terkekeh)
Alicia" kamu kebiasaan sya,tapi janji jika kamu akan kembali lagi ke mari
Arisya" em aku janji
Alicia" mas Davi antarkan sya mas
Arisya" tidak perlu,aku bersama Evan saja,biar mas Davi menunggu mu di sini,aku kan butuh orang yang mengirim bukti jika kamu mengabiskan makanan mu (tersenyum)
Alicia" baik lah jika begitu,Van titip sya ya,jangan sampai lecet
Evan" iya ibu model
Arisya dan Evan berpamitan,dan meninggalkan ruangan Alicia
Evan" sya gue tahu sekarang Lo lagi gak baik baik saja,gue tahu Lo kepaksa ngelakuin ini,sya kalo Lo mau mundur gue bakal bela Lo,tapi kalo Lo gak mau gue juga akan tetap bela Lo
Evan bicara panjang lebar namun Arisya hanya bisa diam,dan sibuk dengan fikiran nya sendiri
brug
Arisya menabrak seseorang,membuat nya terjatuh
Evan yang melihat itu langsung membantu Arisya
Evan" Lo gak apa apa sya
Arisya" (tersenyum) em aku baik baik saja (berdiri) maaf mba saya gak sengaja
orang itu berlalu,meninggalkan Evan dan Arisya
Evan" sya
Arisya" gak usah khawatir aku baik baik saja,ayo kita kembali ke kantor
Evan" (tersenyum) ayo
"gue tahu sya Lo lagi gak baik baik aja sya" dalam hati Evan
__________________
TBC
__ADS_1
next