Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 8


__ADS_3

Alicia merasa dirinya hancur saat mendengar perkataan dokter Heru mengenai hasil pemeriksaan nya


Alicia" ja-jadi maksud dokter saya yang tidak bisa memiliki anak


dr.heru" maaf Alicia maaf tapi ini kenyataan nya,rahim mu mengalami masalah,mungkin karena ke biasaan mu dahulu,apa kah kamu dulu seorang yang minum minuman beralkohol


Alicia mengingat kenapa dirinya meminum minuman haram itu


flashback


hari itu Alicia menjalani hari nya seperti biasa sebagai murid baru di sekolah SMA,siang itu Alicia mendapat kabar jika papa nya meninggal dunia karena kecelakaan mobil,hal itu membuat Alicia merasa terpukul


hingga dirinya terpengaruh dengan teman teman nya main ke club',dan minum minuman beralkohol,saat itu Arisya tidak mengetahui hal itu,karena memang mereka berbeda sekolah dan bisa di bilang mereka jarang bertemu jika sudah selesai bersekolah


sampai Alicia berkarir sebagai model,dirinya semakin menjadi,Alicia bisa menutupi semua nya dari Arisya hingga Arisya tidak tahu apa yang terjadi pada sahabat nya itu


setiap malam,Alicia selalu meminun minuman haram itu,Alicia menikah dengan kadavi saat dirinya lulus dari SMA,Alicia masih melakukan kegiatan nya bersama teman teman nya,kadavi pun tidak melarang dengan apa yang di lakukan Alicia,sampai suatu hari Alicia mabuk parah dan teman teman nya tidak tahu harus menghubungi siapa,mereka mengecek ponsel milik Alicia,dan melihat nama Arisya di sana,mereka menghubungi Arisya,memberi tahu keadaan Alicia yang mabuk berat


Arisya yang mendapat kabar itu,dengan segera pergi menjemput sahabat nya itu,dan membawa pulang ke rumah,bukan ucapan terimakasih yang di dapat Arisya justru tuduhan yang tidak menyenangkan yang ia dapatkan,setelah ke jadian itu Arisya merasa kecewa pada diri nya sendiri,yang tidak mengetahui keadaan sahabat nya


sejak hari itu Arisya selalu siap kapan pun Alicia membutuhkan nya


flashback off


dr.heru" Alicia maaf tapi ini kenyataan yang harus anda terima


Alicia" apa tidak ada harapan dok untuk saya


dr.heru" harapan ada ,tapi mungkin hanya lima persen saja saya juga tidak mau mengambil resiko dalam hal ini


Alicia" terdiam,dirinya tidak bisa membayangkan bagaimana wajah mommy Fara saat mengetahui hal ini,suaminya mungkin bisa menerima tapi mommy Fara


air mata Alicia sudah tidak dapat ia bendung lagi,rasanya ia ingin berlari dari dunia ini,agar tidak mengahadapi kenyataan yang ada di hadapan nya


Alicia dan Windy pergi meninggalkan rumah sakit,Alicia memegang surat yang di berikan dokter,hanya satu yang ada di benak Alicia saat ini,adalah bercerai,karena ia merasa tidak akan sanggup jika harus mendengar sindiran dari ibu mertuanya


Windy" mba,mba baik baik saja kan


alicia" win bawa saya ke rumah mertua saya


Windy" oh baik lah mba

__ADS_1


Windy melihat wajah pucat Alicia,dirinya menjadi khawatir melihat ke adaan Alicia


Windy" mba gak sebaiknya mba pulang,mba seperti nya tidak enak badan,wajah mba alic pucat sekali


Alicia" aku tidak apa apa win (berusaha tersenyum)


Windy" baik lah mba


sesampainya di rumah ibu mertuanya,Alicia meminta Windy untuk meninggalkan nya


Alicia" windy kamu pulang saja,saya tidak apa apa


Windy" baik mba,kalo ada apa apa hubungi saya mba


Alicia" iya


Windy meninggalkan Alicia,Alicia menarik nafas sebelum melangkah masuk kedalam rumah mommy Fara


Alicia masuk kedalam rumah besar itu,dan melihat mommy Fara dan juga Daddy ebe Carl tengah duduk bersantai di ruang keluarga


Alicia" siang mom,dad


ebe" oh cia menantu ku,ke marilah nak,sudah lama dad tidak melihat mu


Alicia" maaf dad,aku sedikit sibuk jadi jarang mengunjungi kalian


Fara" ada apa kamu datang kemari,dimana kadavi?


Alicia" mas Davi dia masih bekerja,aku ke mari ingin membicarakan hal penting pada mom dan dad


ebe" ada apa sayang,seperti nya itu penting sekali,katakan


dengan sekuat tenaga Alicia mengeluarkan amplop yang berisi hasil tes dari dokter agar mertuanya bisa melihat hasil nya


ebe" apa ini nak ?


Alicia" mom,dad,beberapa hari lalu aku dan mas Davi mejalani pemeriksaan dan berencana untuk program kehamilan dan ini adalah hasil nya


Fara dengan cepat mengambil surat yang bertulis kan nama kadavi,dan membaca dengan seksama kertas itu


Fara" lihat dad anak kita sehat,Davi kita subur dad

__ADS_1


ebe" lalu apa masalah nya nak ? kenapa kamu sampai jauh jauh ke mari ?


Alicia" bacalah ini


dengan sangat berat Alicia memberikan hasil pemeriksaan dirinya


ebe mengambil amplop yang di berikan Alicia,dan membaca isi di dalam nya,seketika wajah ebe berubah ada rasa sedih,kecewa,marah,kesal,terlihat jelas dari mata laki laki ke turunan Jerman indo itu


Fara" apa hasilnya dad ?


ebe" (tersenyum) tidak apa apa nak,kamu jangan bersedih,dad tidak menyalahkan mu,dad yakin kamu juga tak mau hal ini terjadi


ebe langsung memeluk Alicia,Fara membaca kertas itu dengan seksama


Fara" mommy tidak bisa terima,mommy menginginkan cucu,sudah mommy duga,dari awal kalian menikah,mommy sudah tidak suka dengan mu karena hal ini,dad lihat kita tidak akan bisa menimang cucu seperti yang lain


Farah tidak dapat menahan emosinya,namun ebe tidak menghiraukan istrinya yang tengah mengamuk ia terus memeluk menantunya yang kini mulai menangis di pelukan nya


Fara" jika begini mommy akan melakukan rencana mommy,mommy akan menikahkan Davi dengan perempuan lain,mau tidak mau kamu harus terima


ebe" Fara !!! (berteriak),tidak kah kamu memiliki hati,tidak kah kamu merasa sedih sebagai seorang wanita,kamu sungguh ke terlaluan Fara,ayo Alicia kita tinggalkan saja mommy mu


Abe membawa Alicia pergi,ebe berniat mengantar Alicia pulang,namun langkah keduanya berhenti saat melihat kadavi yang sudah berdiri di hadapan mereka


kadavi" kadavi tidak akan pernah menikahi wanita mana pun,dan Davi tidak akan menuruti kemauan mom,satu lagi tidak ada wanita yang akan bisa menggantikan Alicia di hati Davi


kadavi menarik Alicia dan pergi meninggalkan rumah orang tuanya


ebe" kamu lihat Fara,apa yang kamu lakukan,sungguh kamu tidak memiliki perasaan Fara,kau seorang wanita,seharusnya kamu mengerti bagaimana perasaan Alicia saat ini,kamu fikir hanya dirimu mu yang menginginkan cucu,aku juga Farah,aku sangat ingin,tapi ini bukan waktu yang tepat membicarakan ide mu itu,tidak kah kamu memikirkan perasaan Alicia,aku harap kamu lebih berfikir sebelum bertindak


ebe pergi meninggalkan Fara


sementara di perjalanan kadavi dan alicia hanya saling diam keduanya hanyut dengan fikiran masing masing


" haruskah aku merelakan mas Davi untuk wanita lain,bisakah aku melakukan ini,atau haruskah aku meninggalkan nya demi mereka bahagia" hal ini terus memenuhi fikiran Alicia


______________________


TBC


next

__ADS_1


__ADS_2