Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 123


__ADS_3

...happy reading...


...💚...


...💚...


...💚...


...💚...


...💚...


...💚...


...enjoy your reading...


Alicia membuka mata nya,melihat di sekitar nya,yang tak asing untuk nya,ya itu rumah sakit


Alicia merasa kepala nya pusing,namun dirinya masih berusaha untuk bangkit


Dirly " nona cia,anda sudah sadar


Alicia melihat ke arah Dirly yang kini berjalan ke arah nya


Alicia" emm,kenapa saya bisa di sini,bukan kah tadi saya di kantor


Alicia mencoba mengingat,hal yang ia ingat hanyalah Juli yang bersama Mario


Alicia menarik nafas panjang,merasakan sesak di dada nya


Dirly " nona Alicia tadi pingsan,kata dokter nona kelelahan dan stres


Alicia" (menarik nafas) mungkin aku terlalu memaksakan diri,kamu yang membawa ku ke sini


Dirly" itu saya


Alicia langsung memotong


Alicia" sudah lah tidak penting,tapi trimakasih,kamu boleh pergi,saya bisa menjaga diri saya sendiri


Dirly" tapi nona


Alicia" pergi lah,aku bukan balita yang harus di jaga


Dirly" baik lah nona


Dirly pergi meninggalkan Alicia,Alicia menatap keseruan sudut ruangan nya


Alicia" aku hanya sendiri di sini,ini lebih baik,dan lebih baik seperti ini


Alicia menekuk kedua kaki nya,dan memeluk nya


Alicia" papa cia kangen,papa cia gak kuat,cia udah gak sanggup,apa pun yang cia lakukan,semua nya salah,semua tidak ada yang benar,bahkan di mata orang orang cia adalah wanita yang buruk,papa cia rindu papa

__ADS_1


Alicia menumpahkan semua air mata nya,sampai dirinya tidak menyadari seseorang tengah memperhatikan diri nya


pintu ruangan Alicia terbuka,terlihat Arisya, Kadavi dan juga putra mereka


Arisya " cia kamu gak apa apa,kok kamu bisa bisanya gak kasih tau aku kalo kamu sakit


Arisya melihat mata sembab Alicia


Arisya" kamu menangis


Alicia tidak bisa menahan air mata nya,ia memeluk Arisya dengan kuat dan menumpahkan semua rasa sakit nya


Arisya hanya bisa berdiam diri,diri nya tau jika sahabat nya ini sedang tidak baik baik saja


melihat hal itu kadavi memilih keluar bersama putra nya,kadavi melihat Mario di sana


Kadavi" kenapa tidak masuk,apa masih marah pada cia ?


Mario" tidak,cia tidak bertemu dengan ku,dia mengira jika aku dan Juli sudah menikah


Kadavi" hah,yang benar saja,lalu suami nya mau di gimana jika Juli bersama mu (terkekeh)


Mario" diam kamu


kadavi" kenapa kamu tidak mengatakan yang sebenarnya pada cia,aku rasa cia masih mencintai mu


Mario" biar dia mengetahui sendiri


kadavi" sampai kapan,sampai dia benar benar melupakan mu dan menemukan yang lain,huh aku heran kenapa cia bisa mencintai pria seperti mu


kadavi"(tertawa) lihat nak,om ini sangat emosian jangan di tiru ya nak


Mario" terserah saja


sementara Alicia dan Arisya masih saling berpelukan kini tangis Alicia mulai mereda


Arisya" aku tau cia ini tidak mudah,setidak nya kamu sudah berusaha,kamu tenang saja aku akan selalu ada untuk kamu,walau semua nya menjauhi kamu


Alicia" sya kenapa gini sya,kenapa semua nya tidak percaya jika aku ingin memperbaiki semua nya,kenapa aku tidak bisa meyakinkan mereka,apa yang ahrus aku lakukan sya,beritau aku sya


Arisya" aku tau cia,percaya pada ku,lambat laun seiring berjalan nya waktu semua nya akan mengetahui niat baik mu,kita tetap berusaha dan jangan menyerah cia


Alicia" bahkan,Mario,Windy mereka semua tidak menyukai keberadaan ku


Arisya" Windy,kamu sudah menemui nya ? (melihat Alicia)


Alicia" sudah tapi dia tidak mau menerima ku,bahkan dia mengatakan hal hal yang tidak aku mengerti


Arisya" maksud kamu ?


Alicia menceritakan pertemuan nya dengan Windy hari itu,dimana Windy terus memojokan dirinya,dan menyalahkan Alicia atas semua yang terjadi pada diri nya


Arisya" kenapa dia berfikir seperti itu,padahal dia asisten mu,bahkan dulu yang menjebak mu untuk mengakui kesalahan mu juga dia,dan ibu nya bukan nya kamu memang membantu pengobatan nya,aku merasa ada yang aneh dengan semua ini

__ADS_1


Alicia" itulah,kamu tau setelah aku kehilangan anak ku dan aku dinyatakan tidak bisa berjalan lagi,semua nya seakan hancur,seakan semua nya hilang,bahkan windy pun meninggalkan aku,bagaimana aku balas dendam


Arisya" aku yakin ada hal lain di balik ini semua,aku sangat yakin,sudah tidak usah kita fikirkan hal itu sekrang kita fokus pada kesembuhan mu dulu


Alicia" (menatap Arisya) sya aku gagal,aku tidak bisa melupakan dia,bahkan aku tidak bisa melihat nya dengan wanita lain apa yang ahrus aku lakukan sya,aku tidak mau merusak semua nya


Arisya" cia aku yakin kamu bisa,aku yakin kamu pasti bisa melupakan nya (memeluk Alicia)


Alicia" sya jika aku tidak bisa melupakan nya juga,aku akan memilih pergi,aku akan kembali ke Inggris,sampai benar benar aku melupakan nya baru aku akan kembali,aku tidak kuat merasakan sakit nya sya


Alicia dan Arisya saling berpelukan,setelah selsai Arisya berpamitan tidak lupa dengan Fahri yang ikut berpamitan


Fahri" mommy,ai Puyang duyu,ecok ai iat mommy Agi


Alicia" iya sayang,besok temani mommy ya,mommy mau di temanin ai besek


Arisya" iya mommy besok ai yang temenin mommy,biar momi cepat sehat


setelah berpamitan kadavi dan keluarga nya pergi meninggalkan Alicia yang kini di jaga oleh asisten rumah tangga nya.


sementara Mario tangah melajukan mobil nya ke suatu tempat,dimana tempat itu sudah sangat lama tidak dirinya kunjungi bahkan penghuni tempat itu juga sudah sangat lama tidak Mario lihat


di perjalanan pulang Arisya memberanikan diri bertanya pada suami nya mengenai Mario


Arisya" papa,Buna boleh bertanya sesuatu ?


Kadavi" tentu saja,apa itu ?


Arisya " apa benar Mario dan Juli sepupu cia itu sudah menikah


kadavi" sayang kamu tau,tadi aku juga mendengar hal yang sama seperti ini (tertawa)


Arisya" kol malah ketawa pa,Buna serius ih (memasang wajah kesal)


kadavi" tidak sayang,Juli memiliki suami,tapi bukan Mario,melainkan sahabat dekat Mario,sekrang sahabat nya itu sedang bertugas di luar,dan Mario di beri tangung jawab untuk membantu memenuhi ngidam nya Juli yang tak henti


Arisya" hah? kamu serius? gak bohong kan ini? tapi cia


kadavi" sayang aku mohon pada mu,untuk tidak memberitahukan hal ini pada cia,biar mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri,aku yakin,Mario tidak akan tinggal diam,jadi kita cukup lihat dan jangan bertindak terlalu jauh,kamu paham


Arisya" baik lah,eh tapi aku kira kamu sama Mario musuhan,ternyata seakrab ini


kadavi" kami sudah dewasa bukan anak anak,kami saling memaafkan dan meminta maaf aku rasa di dalam kasus itu bukan hanya Mario atau cia saja yang salah tapi aku juga turut andil (tersenyum)


Arisya merasa terharu mendengar ucapan suami nya itu


"triamakasih tuhan mempertemukan ku dengan pria baik ini" dalam hati Arisya


sementara di tempat lain Windy tengah bersiap menutup restoran nya,namun Windy mendengar suara pintu di buka


Windy" maaf restoran kamu sudah tutu


kata kata Windy terhenti,saat ia melihat seseorang yang berada di hadapan nya

__ADS_1


_______________


next


__ADS_2