
...happy reading...
...💚...
...💚...
...💚...
...💚...
...💚...
...💚...
...enjoy your reading...
Alicia membuka mata nya,melihat di sekitar nya,yang tak asing untuk nya,ya itu rumah sakit
Alicia merasa kepala nya pusing,namun dirinya masih berusaha untuk bangkit
Dirly " nona cia,anda sudah sadar
Alicia melihat ke arah Dirly yang kini berjalan ke arah nya
Alicia" emm,kenapa saya bisa di sini,bukan kah tadi saya di kantor
Alicia mencoba mengingat,hal yang ia ingat hanyalah Juli yang bersama Mario
Alicia menarik nafas panjang,merasakan sesak di dada nya
Dirly " nona Alicia tadi pingsan,kata dokter nona kelelahan dan stres
Alicia" (menarik nafas) mungkin aku terlalu memaksakan diri,kamu yang membawa ku ke sini
Dirly" itu saya
Alicia langsung memotong
Alicia" sudah lah tidak penting,tapi trimakasih,kamu boleh pergi,saya bisa menjaga diri saya sendiri
Dirly" tapi nona
Alicia" pergi lah,aku bukan balita yang harus di jaga
Dirly" baik lah nona
Dirly pergi meninggalkan Alicia,Alicia menatap keseruan sudut ruangan nya
Alicia" aku hanya sendiri di sini,ini lebih baik,dan lebih baik seperti ini
Alicia menekuk kedua kaki nya,dan memeluk nya
Alicia" papa cia kangen,papa cia gak kuat,cia udah gak sanggup,apa pun yang cia lakukan,semua nya salah,semua tidak ada yang benar,bahkan di mata orang orang cia adalah wanita yang buruk,papa cia rindu papa
__ADS_1
Alicia menumpahkan semua air mata nya,sampai dirinya tidak menyadari seseorang tengah memperhatikan diri nya
pintu ruangan Alicia terbuka,terlihat Arisya, Kadavi dan juga putra mereka
Arisya " cia kamu gak apa apa,kok kamu bisa bisanya gak kasih tau aku kalo kamu sakit
Arisya melihat mata sembab Alicia
Arisya" kamu menangis
Alicia tidak bisa menahan air mata nya,ia memeluk Arisya dengan kuat dan menumpahkan semua rasa sakit nya
Arisya hanya bisa berdiam diri,diri nya tau jika sahabat nya ini sedang tidak baik baik saja
melihat hal itu kadavi memilih keluar bersama putra nya,kadavi melihat Mario di sana
Kadavi" kenapa tidak masuk,apa masih marah pada cia ?
Mario" tidak,cia tidak bertemu dengan ku,dia mengira jika aku dan Juli sudah menikah
Kadavi" hah,yang benar saja,lalu suami nya mau di gimana jika Juli bersama mu (terkekeh)
Mario" diam kamu
kadavi" kenapa kamu tidak mengatakan yang sebenarnya pada cia,aku rasa cia masih mencintai mu
Mario" biar dia mengetahui sendiri
kadavi" sampai kapan,sampai dia benar benar melupakan mu dan menemukan yang lain,huh aku heran kenapa cia bisa mencintai pria seperti mu
kadavi"(tertawa) lihat nak,om ini sangat emosian jangan di tiru ya nak
Mario" terserah saja
sementara Alicia dan Arisya masih saling berpelukan kini tangis Alicia mulai mereda
Arisya" aku tau cia ini tidak mudah,setidak nya kamu sudah berusaha,kamu tenang saja aku akan selalu ada untuk kamu,walau semua nya menjauhi kamu
Alicia" sya kenapa gini sya,kenapa semua nya tidak percaya jika aku ingin memperbaiki semua nya,kenapa aku tidak bisa meyakinkan mereka,apa yang ahrus aku lakukan sya,beritau aku sya
Arisya" aku tau cia,percaya pada ku,lambat laun seiring berjalan nya waktu semua nya akan mengetahui niat baik mu,kita tetap berusaha dan jangan menyerah cia
Alicia" bahkan,Mario,Windy mereka semua tidak menyukai keberadaan ku
Arisya" Windy,kamu sudah menemui nya ? (melihat Alicia)
Alicia" sudah tapi dia tidak mau menerima ku,bahkan dia mengatakan hal hal yang tidak aku mengerti
Arisya" maksud kamu ?
Alicia menceritakan pertemuan nya dengan Windy hari itu,dimana Windy terus memojokan dirinya,dan menyalahkan Alicia atas semua yang terjadi pada diri nya
Arisya" kenapa dia berfikir seperti itu,padahal dia asisten mu,bahkan dulu yang menjebak mu untuk mengakui kesalahan mu juga dia,dan ibu nya bukan nya kamu memang membantu pengobatan nya,aku merasa ada yang aneh dengan semua ini
__ADS_1
Alicia" itulah,kamu tau setelah aku kehilangan anak ku dan aku dinyatakan tidak bisa berjalan lagi,semua nya seakan hancur,seakan semua nya hilang,bahkan windy pun meninggalkan aku,bagaimana aku balas dendam
Arisya" aku yakin ada hal lain di balik ini semua,aku sangat yakin,sudah tidak usah kita fikirkan hal itu sekrang kita fokus pada kesembuhan mu dulu
Alicia" (menatap Arisya) sya aku gagal,aku tidak bisa melupakan dia,bahkan aku tidak bisa melihat nya dengan wanita lain apa yang ahrus aku lakukan sya,aku tidak mau merusak semua nya
Arisya" cia aku yakin kamu bisa,aku yakin kamu pasti bisa melupakan nya (memeluk Alicia)
Alicia" sya jika aku tidak bisa melupakan nya juga,aku akan memilih pergi,aku akan kembali ke Inggris,sampai benar benar aku melupakan nya baru aku akan kembali,aku tidak kuat merasakan sakit nya sya
Alicia dan Arisya saling berpelukan,setelah selsai Arisya berpamitan tidak lupa dengan Fahri yang ikut berpamitan
Fahri" mommy,ai Puyang duyu,ecok ai iat mommy Agi
Alicia" iya sayang,besok temani mommy ya,mommy mau di temanin ai besek
Arisya" iya mommy besok ai yang temenin mommy,biar momi cepat sehat
setelah berpamitan kadavi dan keluarga nya pergi meninggalkan Alicia yang kini di jaga oleh asisten rumah tangga nya.
sementara Mario tangah melajukan mobil nya ke suatu tempat,dimana tempat itu sudah sangat lama tidak dirinya kunjungi bahkan penghuni tempat itu juga sudah sangat lama tidak Mario lihat
di perjalanan pulang Arisya memberanikan diri bertanya pada suami nya mengenai Mario
Arisya" papa,Buna boleh bertanya sesuatu ?
Kadavi" tentu saja,apa itu ?
Arisya " apa benar Mario dan Juli sepupu cia itu sudah menikah
kadavi" sayang kamu tau,tadi aku juga mendengar hal yang sama seperti ini (tertawa)
Arisya" kol malah ketawa pa,Buna serius ih (memasang wajah kesal)
kadavi" tidak sayang,Juli memiliki suami,tapi bukan Mario,melainkan sahabat dekat Mario,sekrang sahabat nya itu sedang bertugas di luar,dan Mario di beri tangung jawab untuk membantu memenuhi ngidam nya Juli yang tak henti
Arisya" hah? kamu serius? gak bohong kan ini? tapi cia
kadavi" sayang aku mohon pada mu,untuk tidak memberitahukan hal ini pada cia,biar mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri,aku yakin,Mario tidak akan tinggal diam,jadi kita cukup lihat dan jangan bertindak terlalu jauh,kamu paham
Arisya" baik lah,eh tapi aku kira kamu sama Mario musuhan,ternyata seakrab ini
kadavi" kami sudah dewasa bukan anak anak,kami saling memaafkan dan meminta maaf aku rasa di dalam kasus itu bukan hanya Mario atau cia saja yang salah tapi aku juga turut andil (tersenyum)
Arisya merasa terharu mendengar ucapan suami nya itu
"triamakasih tuhan mempertemukan ku dengan pria baik ini" dalam hati Arisya
sementara di tempat lain Windy tengah bersiap menutup restoran nya,namun Windy mendengar suara pintu di buka
Windy" maaf restoran kamu sudah tutu
kata kata Windy terhenti,saat ia melihat seseorang yang berada di hadapan nya
__ADS_1
_______________
next