
sudah seminggu Arisya membantu kadavi mengerjakan pekerjaan nya,dan sudah seminggu pula Arisya menjadi perawat pribadi kadavi
pagi ini setelah membantu kadavi membersihkan dirinya Arisya Menganti perban kadavi
seperti biasa,Arisya membersihkan lebih dulu luka kadavi
Arisya" tahan sedikit ya mas,kalo aku terlalu kuat beri tahu
kadavi" em
setelah selesai Arisya kembali memasangkan perban kadavi,kadavi terus menatap Arisya,membuat Arisya sedikit tersipu karena kadavi terus melihat nya
Arisya" ada yang salah dengan wajah sya mas
kadavi" ah tidak
Arisya" baik lah sudah selesai
Arisya hendak beranjak namun kadavi menarik kembali tangan Arisya,Arisya terkejut di buat nya
Arisya" a-ada apa mas
kadavi hanya diam menatap Arisya,kadavi hendak mengecup bibir Arisya,Arisya yang melihat hal itu merasa bingung melihat nya
kadavi semakin dekat,Arisya memejamkan mata nya,namun kadavi menghentikan aksi nya karena teriakan Arisya
Arisya" aaaa
kadavi" ada apa ? (terkejut)
Arisya" perut ku sakit
kadavi" ada apa,apa bayi nya bermasalah
Arisya" tidak
kadavi" lalu ?
Arisya" kata Bu Dewi ini biasa,apa lagi aku sudah memasuki trimester kedua kehamilan,bayi nya akan semakin aktif
kadavi" benar kah,apa dia menendang
Arisya" seperti nya begitu
kadavi"(menatap Arisya) boleh aku menyentuh nya
Arisya sedikit ragu
Arisya" boleh mas
dengan senang kadavi menyentuh perut Arisya yang terlihat membesar
hal itu membuat Arisya terlihat senang,karena setelah selain lama akhirnya kadavi menyapa janin nya
kadavi" apa dia akan begitu,apa itu terasa sakit?
Arisya" tidak terlalu sering,kadang tidak terasa begitu sakit
kadavi" Hay anak Daddy,bisa kita bicara,dengar ya jika kamu ingin bergerak jangan terlalu kuat kasihan Buna mu,pelan pelan saja,oke jagoan
Arisya"(terkekeh) mas Davi percaya sekali jika dia jagoan
kadavi" tentu,dia akan menjadi jagoan ku nanti nya
Arisya" baik lah jika begitu,tapi seandainya dia bukan jagoan apa mas Davi akan terima
__ADS_1
kadavi hanya diam dan menatap ke sembarang arah
Arisya sangat kecewa melihat sikap kadavi,dirinya berharap kadavi akan terima apa pun jenis kelamin anak nya
Arisya" ah,aku lupa masih harus merapihkan ini,aku tinggal dulu mas
Arisya pergi meninggalkan kadavi
ponsel kadavi berdering menandakan panggilan masuk
"Daddy" nama itu tertera pada layar ponsel kadavi
kadavi* iya halo dad
Abe* kami menuju ke rumah mu,pergi lah ke ruang kerja,ada hal penting yang harus kita bahas
kadavi* apa mengenai penambakan itu
Abe* masih banyak lagi kadavi
kadavi* baik lah dad
kadavi mengakhiri panggilan,dan berjalan menuju ruang kerja
Arisya" mas Davi mau kemana ?
kadavi" Daddy dan yang lain akan datang minta bubsari siapkan minum dan cemilan,dan satu lagi jangan ada yang menganggu
Arisya" baik lah mas
Arisya pergi menuju dapur,memberitahu Bu sari,setelah selsai Arisya memilih menonton tv di ruang keluarga
Arisya" aku sangat merindukan bunda,padahal baru kemarin bertemu
Arisya melihat jam di ponsel nya
Abe,Vero,moon,jass,dan juga Kholik tiba di kediaman Arisya
Abe" apa kabar sayang (mencium kening Arisya)
Arisya" baik dad,Daddy bagaimana,mommy tidak ikut
Abe" Daddy baik,mommy mu tidak di bolehkan oleh Davi datang,karena kadavi tidak betah jika harus mendengar ocehan mommy (terkekeh)
Arisya" pantas saja mommy tidak kemari,halo om Vero,pak Kholik dan
Vero" oh ini moon,dan ini jass mereka juga pegawai
Arisya" oh,halo pak moon dan pak jass
moon" wow,istri kadavi sangat cantik ternyata
jass" kadavi beruntung mendapatkan berlian
Vero" diam kalian
Abe" kalo begitu kami naik dulu sayang,nanti jika sudah selsai opa akan menemui cucu opa ini oke
Arisya" baik opa (tersenyum)
Abe dan yang lain langsung menuju ruang kerja kadavi
Abe" kunci pintunya Vero
kadavi" ada apa dad ?
__ADS_1
Abe melemparkan berkas dan beberapa foto pada kadavi
Abe" kali ini Daddy tidak bisa mendiamkan nya lagi kadavi (dengan wajah marah)
kadavi mengambil berkas dan foto yang di berikan Abe
kadavi sangat terkejut melihat nya
kadavi" ja-jadi ini ulah
Abe" mertua mu yang tidak waras itu,selama ini Daddy diam karena kamu selalu meminta untuk menjaga perasaan Alicia,tapi kali ini tidak bisa,mereka hampir membunuh cucu ku,hampir membunuh menantuku,hampir mencelakai mereka,Daddy tidak akan diam kali ini,terserah jika kamu akan melawan,tapi kali ini Daddy tidak perduli,kamu selalu memikirkan perasaan Alicia tapi lihat apa dia memikirkan mu,dia sedang asik bekerja,atau bahkan yang lain (terkekeh) Vero siapkan tuntutan atas nama ku pada mereka
kadavi hanya bisa terdiam,dirinya tidak bisa melakukan apa pun,dirinya pun merasa jika kali ini sudah sangat di luar batas
Vero" apa masalah yang kemarin kita lampirkan juga
Abe" lampirkan semua yang berhubungan dnegan Arisya dan cucu ku
kadavi" apa masih ada lagi dad ? (merasa bingung)
Abe" ini
Abe memberikan rekaman cctv rumah,rekaman dari Bu sari dan hasil data zat berbahaya pada obat yang Bu sari dapatkan serta sebuah struk pembelian obat tersebut atas nama Emma
kadavi" jadi ini percobaan ke dua
kadavi benar benar tidak menyangka jika ibu mertua nya itu sangat lah jahat
Abe" dan semua data atau cerita mengenai Arisya yang di berikan pada mu semua nya itu bohong,mereka sangat tidak menyukai Arisya,Daddy pun tidak tahu apa penyebabnya,padahal Arisya adalah anak yang baik,entah apa yang membuat mereka begitu kejam menyakiti Arisya,selama ini Daddy tidak mau memberitahu mu karena Daddy berfikir jika kamu akan menyadari nya,tapi ternyata tidak,Daddy sangat kecewa pada sikap mu terhadap Arisya kadavi,sikap mu seperti bukan seorang laki laki
kadavi terduduk lemas,dirinya baru menyadari jika selama ini dirinya tertipu oleh ibu mertua nya
"pantas saja Alicia tidak pernah suka melihat ku Akrab dengan mama karena ini" dalam hati kadavi
Abe" moon minta anak buah pasang cctv segera,jass letakan lagi beberapa anak buah mu,Vero siapkan surat nya,dan Kholik kumpul kan semua ini menjadi satu setelah itu berikan pada Vero
setelah membagi tugas mereka langsung pergi,sementara Abe menemui Arisya
Abe" apa itu enak
Arisya"(terkejut) oh Daddy (tersenyum memperlihatkan deretan giginya) aku sedang ingin memakan ini dad,apa Daddy mau biar aku ambilkan
Abe" boleh
Arisya" duduk lah dad akan aku ambilkan,apa mau memakai es batu juga dad
Abe" tentu,sepertinya apa yang di makan cucu opa sangat lah enak
Arisya"(tersenyum) ini dia opa,bubur kajang hijau dengan es batu
Abe" terimakasih sayang
Arisya" sama sama dad
Abe" kamu anak yang baik,kenapa masih ada saja orang yang mau mencelakai mu
Arisya" aku tidak seperti itu dad,mungkin mereka tidak suka karena ada sesuatu di diriku yang salah,kita tidak bisa bukan memaksa orang harus menyukai kita,benar kan dad
Abe" kamu benar
Abe dan Arisya terus berbincang dengan asik membuat kedua nya terus tertawa
______________________
TBC
__ADS_1
next
Hay Hay ... udah selsai membaca ya,kalo udah jangan lupa kasih like,komen dan dukungan apa pun buat aku ya sua terimakasih. 💕💕💕