Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 56


__ADS_3

sudah seminggu Arisya membantu kadavi mengerjakan pekerjaan nya,dan sudah seminggu pula Arisya menjadi perawat pribadi kadavi


pagi ini setelah membantu kadavi membersihkan dirinya Arisya Menganti perban kadavi


seperti biasa,Arisya membersihkan lebih dulu luka kadavi


Arisya" tahan sedikit ya mas,kalo aku terlalu kuat beri tahu


kadavi" em


setelah selesai Arisya kembali memasangkan perban kadavi,kadavi terus menatap Arisya,membuat Arisya sedikit tersipu karena kadavi terus melihat nya


Arisya" ada yang salah dengan wajah sya mas


kadavi" ah tidak


Arisya" baik lah sudah selesai


Arisya hendak beranjak namun kadavi menarik kembali tangan Arisya,Arisya terkejut di buat nya


Arisya" a-ada apa mas


kadavi hanya diam menatap Arisya,kadavi hendak mengecup bibir Arisya,Arisya yang melihat hal itu merasa bingung melihat nya


kadavi semakin dekat,Arisya memejamkan mata nya,namun kadavi menghentikan aksi nya karena teriakan Arisya


Arisya" aaaa


kadavi" ada apa ? (terkejut)


Arisya" perut ku sakit


kadavi" ada apa,apa bayi nya bermasalah


Arisya" tidak


kadavi" lalu ?


Arisya" kata Bu Dewi ini biasa,apa lagi aku sudah memasuki trimester kedua kehamilan,bayi nya akan semakin aktif


kadavi" benar kah,apa dia menendang


Arisya" seperti nya begitu


kadavi"(menatap Arisya) boleh aku menyentuh nya


Arisya sedikit ragu


Arisya" boleh mas


dengan senang kadavi menyentuh perut Arisya yang terlihat membesar


hal itu membuat Arisya terlihat senang,karena setelah selain lama akhirnya kadavi menyapa janin nya


kadavi" apa dia akan begitu,apa itu terasa sakit?


Arisya" tidak terlalu sering,kadang tidak terasa begitu sakit


kadavi" Hay anak Daddy,bisa kita bicara,dengar ya jika kamu ingin bergerak jangan terlalu kuat kasihan Buna mu,pelan pelan saja,oke jagoan


Arisya"(terkekeh) mas Davi percaya sekali jika dia jagoan


kadavi" tentu,dia akan menjadi jagoan ku nanti nya


Arisya" baik lah jika begitu,tapi seandainya dia bukan jagoan apa mas Davi akan terima

__ADS_1


kadavi hanya diam dan menatap ke sembarang arah


Arisya sangat kecewa melihat sikap kadavi,dirinya berharap kadavi akan terima apa pun jenis kelamin anak nya


Arisya" ah,aku lupa masih harus merapihkan ini,aku tinggal dulu mas


Arisya pergi meninggalkan kadavi


ponsel kadavi berdering menandakan panggilan masuk


"Daddy" nama itu tertera pada layar ponsel kadavi


kadavi* iya halo dad


Abe* kami menuju ke rumah mu,pergi lah ke ruang kerja,ada hal penting yang harus kita bahas


kadavi* apa mengenai penambakan itu


Abe* masih banyak lagi kadavi


kadavi* baik lah dad


kadavi mengakhiri panggilan,dan berjalan menuju ruang kerja


Arisya" mas Davi mau kemana ?


kadavi" Daddy dan yang lain akan datang minta bubsari siapkan minum dan cemilan,dan satu lagi jangan ada yang menganggu


Arisya" baik lah mas


Arisya pergi menuju dapur,memberitahu Bu sari,setelah selsai Arisya memilih menonton tv di ruang keluarga


Arisya" aku sangat merindukan bunda,padahal baru kemarin bertemu


Arisya melihat jam di ponsel nya


Abe,Vero,moon,jass,dan juga Kholik tiba di kediaman Arisya


Abe" apa kabar sayang (mencium kening Arisya)


Arisya" baik dad,Daddy bagaimana,mommy tidak ikut


Abe" Daddy baik,mommy mu tidak di bolehkan oleh Davi datang,karena kadavi tidak betah jika harus mendengar ocehan mommy (terkekeh)


Arisya" pantas saja mommy tidak kemari,halo om Vero,pak Kholik dan


Vero" oh ini moon,dan ini jass mereka juga pegawai


Arisya" oh,halo pak moon dan pak jass


moon" wow,istri kadavi sangat cantik ternyata


jass" kadavi beruntung mendapatkan berlian


Vero" diam kalian


Abe" kalo begitu kami naik dulu sayang,nanti jika sudah selsai opa akan menemui cucu opa ini oke


Arisya" baik opa (tersenyum)


Abe dan yang lain langsung menuju ruang kerja kadavi


Abe" kunci pintunya Vero


kadavi" ada apa dad ?

__ADS_1


Abe melemparkan berkas dan beberapa foto pada kadavi


Abe" kali ini Daddy tidak bisa mendiamkan nya lagi kadavi (dengan wajah marah)


kadavi mengambil berkas dan foto yang di berikan Abe


kadavi sangat terkejut melihat nya


kadavi" ja-jadi ini ulah


Abe" mertua mu yang tidak waras itu,selama ini Daddy diam karena kamu selalu meminta untuk menjaga perasaan Alicia,tapi kali ini tidak bisa,mereka hampir membunuh cucu ku,hampir membunuh menantuku,hampir mencelakai mereka,Daddy tidak akan diam kali ini,terserah jika kamu akan melawan,tapi kali ini Daddy tidak perduli,kamu selalu memikirkan perasaan Alicia tapi lihat apa dia memikirkan mu,dia sedang asik bekerja,atau bahkan yang lain (terkekeh) Vero siapkan tuntutan atas nama ku pada mereka


kadavi hanya bisa terdiam,dirinya tidak bisa melakukan apa pun,dirinya pun merasa jika kali ini sudah sangat di luar batas


Vero" apa masalah yang kemarin kita lampirkan juga


Abe" lampirkan semua yang berhubungan dnegan Arisya dan cucu ku


kadavi" apa masih ada lagi dad ? (merasa bingung)


Abe" ini


Abe memberikan rekaman cctv rumah,rekaman dari Bu sari dan hasil data zat berbahaya pada obat yang Bu sari dapatkan serta sebuah struk pembelian obat tersebut atas nama Emma


kadavi" jadi ini percobaan ke dua


kadavi benar benar tidak menyangka jika ibu mertua nya itu sangat lah jahat


Abe" dan semua data atau cerita mengenai Arisya yang di berikan pada mu semua nya itu bohong,mereka sangat tidak menyukai Arisya,Daddy pun tidak tahu apa penyebabnya,padahal Arisya adalah anak yang baik,entah apa yang membuat mereka begitu kejam menyakiti Arisya,selama ini Daddy tidak mau memberitahu mu karena Daddy berfikir jika kamu akan menyadari nya,tapi ternyata tidak,Daddy sangat kecewa pada sikap mu terhadap Arisya kadavi,sikap mu seperti bukan seorang laki laki


kadavi terduduk lemas,dirinya baru menyadari jika selama ini dirinya tertipu oleh ibu mertua nya


"pantas saja Alicia tidak pernah suka melihat ku Akrab dengan mama karena ini" dalam hati kadavi


Abe" moon minta anak buah pasang cctv segera,jass letakan lagi beberapa anak buah mu,Vero siapkan surat nya,dan Kholik kumpul kan semua ini menjadi satu setelah itu berikan pada Vero


setelah membagi tugas mereka langsung pergi,sementara Abe menemui Arisya


Abe" apa itu enak


Arisya"(terkejut) oh Daddy (tersenyum memperlihatkan deretan giginya) aku sedang ingin memakan ini dad,apa Daddy mau biar aku ambilkan


Abe" boleh


Arisya" duduk lah dad akan aku ambilkan,apa mau memakai es batu juga dad


Abe" tentu,sepertinya apa yang di makan cucu opa sangat lah enak


Arisya"(tersenyum) ini dia opa,bubur kajang hijau dengan es batu


Abe" terimakasih sayang


Arisya" sama sama dad


Abe" kamu anak yang baik,kenapa masih ada saja orang yang mau mencelakai mu


Arisya" aku tidak seperti itu dad,mungkin mereka tidak suka karena ada sesuatu di diriku yang salah,kita tidak bisa bukan memaksa orang harus menyukai kita,benar kan dad


Abe" kamu benar


Abe dan Arisya terus berbincang dengan asik membuat kedua nya terus tertawa


______________________


TBC

__ADS_1


next


Hay Hay ... udah selsai membaca ya,kalo udah jangan lupa kasih like,komen dan dukungan apa pun buat aku ya sua terimakasih. 💕💕💕


__ADS_2