Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 64


__ADS_3

Alicia menemui Arisya yang tengah berada di rumah nya,sudah beberapa hari ini kadavi berada di rumah Arisya,hal itu membuat Alicia tidak senang


Arisya yang melihat kedatangan Alicia sangat senang,setelah sekian lama akhirnya dirinya bisa bertemu dengan sahabat serta madu nya itu


Arisya" cia!!! ya ampun aku sangat merindukan mu,sudah lama rasa nya kita tidak bertemu seperti ini


alicia" aku datang ke mari bukan sebagai sahabat mu,tapi sebagai madu mu,yang suami ku sudah beberapa hari ini tidak kembali kerumah


mendengar perkataan Alicia, Arisya sontak terdiam dan melepaskan pelukan nya dari Alicia


Arisya" ma-maafkan aku Alicia,bukan maksud ku tapi


Alicia" tapi kamu mau merebut mas Davi dari ku iya,karena kamu bisa beri keturunan pada mas Davi iya,maka dari itu kamu merebut nya dari ku


Arisya" bukan begitu Alicia,tak ada sedikitpun terlintas hal seperti itu di fikiran ku,tidak ada sedikit pun Alicia


Alicia" oh atau kamu mulai mau menguasai harta kelurga Carl,dengan anak ini ya,oh jangan jangan benar yang dikatakan mama jika kamu memang mengincar harta,jangan jangan kamu menyetujui semua ini karena harta iya


plak


Arisya menampar Alicia,tangan Arisya bergetar hebat tidak pernah dirinya berfikir akan melakukan hal itu pada sahabat nya,


kadavi" Arisya (berteriak)


melihat kadavi Alicia langsung berlari ke arah kadavi,sambil memegang pipi nya yang merah


Alicia" mas Davi (memeluk) lihat Arisya sangat kasar pada ku,dia bahkan menampar ku,padahal aku bicara baik baik,dan dia malah marah,dan meminta ku untuk pergi dari sini


kadavi" Arisya apa yang kamu lakukan,aku tidak menyangka kamu melakukan ini


Arisya" tidak bukan seperti itu mas,aku bisa jelaskan


kadavi" akhirnya kamu memperlihat kan sifat asli mu Arisya,aku sangat kecewa pada mu,kita pergi dari sini Alicia


kadavi membawa Alicia pergi,Alicia melihat kearah Arisya dan tersenyum pada Arisya


Arisya merasa sangat sedih,dirinya merasa kecewa pada sahabat nya sendiri,bahkan kini ada rasa sesal pada hatinya


Arisya masuk kedalam kamar dan menangis sejadi jadinya,ponsel Arisya berbunyi menandakan pesan masuk


Alicia


"dia juga suami ku,dan aku akan menjaga apa yang menjadi milik ku,dan kamu jangan pernah berharap lebih"


Arisya semakin menjadi,kini dirinya merasa hancur,menerima pesan itu dari Alicia


Arisya menangis hingga dirinya tertidur,setelah bangun Arisya melihat dirinya di cermin


Arisya" bodoh buat apa kamu menangis,Alicia benar kamu merebut suami nya,wanita mana yang tidak cemburu jika suaminya berada di rumah wanita lain,sekali pun itu madunya,aku sangat bodoh,harusnya aku sadar akan posisi ku,sejak awal kamu kan tahu Arisya jika hanya ini yang mereka ingin kan,tidak ada yang lain,kenapa kamu berharap lebih,dan membiarkan hati mu menaruh harapan (tertawa)


Arisya menundukan kepalanya

__ADS_1


Arisya" tenang lah nak,buna akan melahirkan mu dengan selamat,dan tidak akan Buna biarkan siapa pun menyakiti mu,biar Buna yang menanggung semua itu


setelah selesai Arisya merapihkan kembali kamar nya,dan membersihkan dirinya,setelah selesai Arisya menunaikan tugas nya sebagai muslimah,setelah selsai Arisya merasa lapar,ia lupa jika dirinya belum memakan apa pun malam ini


Arisya turun dari kamar nya menuju ke dapur,untuk membuat makanan


Bu sari" nyonya lapar


Arisya melihat ke sumber suara itu


Arisya" ibu belum tidur,iya Bu ini baby ini minta makan (terkekeh)


Bu sari" tuan muda lapar ya,sini biar nenek buatkan makanan


Arisya" aduh sya jadi merepotkan Bu sari


Bu sari" mau makan apa nyonya


Arisya" nasi goreng sepertinya enak Bu (tersenyum)


Bu sari" bukan nya ibu mau ikut campur nyonya,hanya saja,kenapa nyonya tidak menjelaskan pada tuan,maaf ibu tidak sengaja mendengar


Arisya" (tersenyum) tidak apa apa Bu,cia gak salah kok Bu,mungkin itu cara nya agar mas Davi mau kembali ke rumah nya,lagi pula aku juga serakah,lupa jika aku bukan satu satunya istri mas Davi


Nini" nyonya yang kuat ya nyonya


Arisya dan Bu sari melihat ke arah Nini yang berada di pintu


Arisya" loh Nini belum tidur


Arisya" ya ampun,saya malah buat kalian khawatir,sungguh Nini aku tidak apa apa,berkat kalian yang selalu menyayangi ku aku tidak apa apa (tersenyum)


Nini dan Bu sari merasa lega bisa kembali melihat senyum Arisya


ketiga nya larut dalam pembicaraan mereka,ke esokan paginya rumah Arisya di datangi oleh Kholik


Arisya" maaf pak Kholik mas Davi tidak ada di sini,apa mas davi tidak memberi tahu bapak


Kholik"saya ke sini bukan mau menjemput tuan,tapi saya mau menjemput nona Arisya,tuan memberi tahu saya jika nona akan bekerja hari ini


Arisya" oh iya,tunggu sebentar pak saya bersiap dulu


Arisya meninggalkan pak Kholik masuk kedalam kamar nya,Arisya meraih ponselnya untuk menghubungi kadavi


menunggu beberapa saat panggilan Arisya mendapat jawaban


Arisya" halo mas


kadavi" em


Arisya" apa benar aku kembali bekerja

__ADS_1


kadavi" memang seharusnya kamu bekerja bukan,lagi pula kamu harus menghidupi diri mu bukan


mendengar perkataan kadavi Arisya merasa ingin menangis


Arisya" oh begitu,baik lah mas,jika begitu aku mengerti,aku akan bersiap siap dulu


belum selsai bicara kadavi sudah mengakhiri panggilan Arisya


Arisya menatap layar ponsel nya


Arisya" memang seharusnya seperti ini (tersenyum getir)


setelah selesai bersiap Arisya turun dari kamar nya


Bu sari" nyonya kembali bekerja lagi,bukan kah tuan melarang nyonya untuk bekerja


Arisya" tuan yang meminta nya Bu,ya sudah saya pergi dulu ya Bu (Arisya mencium tangan Bu sari)


Bu sari" hati hati nyonya,tuan kecil


Arisya tersenyum pada Bu sari


Arisya menghampiri Kholik yang sedari tadi menunggunya


Arisya" ayo pak kita pergi


Kholik" baik nona


sepanjang perjalanan tak ada pembicaraan seperti biasa,Arisya hanya menatap ke luar jendela,Kholik yang memperhatikan Arisya dari kaca merasa sangat kasihan pada Arisya


sesampainya di kantor,Arisya di sambut teriakan Avila yang sangat senang melihat Arisya kembali bekerja


Avila" kak sya !!!


Avila berlari dan memeluk Arisya


Avila" Avi senang mendengar kakak kembali bekerja dan berada di tim kami lagi


Arisya menaikan kedua alisnya bingung


Arisya" tim mu,maksud nya


Avila" Kakak kembali jadi anak buah kak bara,akhirnya Avi punya teman lagi (senang Avila)


Arisya" oh begitu (Arisya tersenyum)


"sebenci itu kah,hingga tidak mau melihat ku lagi,biar lah mungkin ini yang terbaik untuknya dan untuk ku,dengan begini tidak perlu ada kesalahpahaman antara aku dan cia,semuanya akan kembali seperti semula" Arisya memaksakan diri nya tersenyum,agar dirinya tidak terlihat sedih di hadapan Avila yang terus berceloteh pada Arisya


____________________


TBC

__ADS_1


next


maaf lama up,aku lagi banyak pekerjaan mohon pengertian nya semua,jangan lupa setelah membaca tinggalkan jejak kalian dan dan berikan aku dukungan dalam bentuk apa pun oke 🤭🤭😊😊


__ADS_2