Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 18


__ADS_3

ke esokan paginya Alicia seperti biasa bersiap berolahraga,namun langkah nya terhenti saat melihat kadavi,suaminya itu tertidur di sofa ruang keluarga


Alicia" astaga mas Davi


Alicia menghampiri kadavi yang masih tertidur pulas


Alicia" mas,mas Davi bangun mas


Alicia mencium aroma rokok dan juga alkohol pada baju Davi


"apa mas Davi mulai datang ke club' lagi" dalam hati Alicia


Alicia" mas,mas Davi bangun mas,ini sudah pagi mas bangun


kadavi membuka matanya dan merasakan sedikit pusing di kepalanya


kadavi" cia,maaf tadi malam Rendra memaksa ku ikut minum


Alicia" mas ke club' lagi


kadavi" em (masih memejamkan matanya)


Alicia" pindah lah mas ke kamar,jika mas mau tidur lagi,aku mau berolahraga


kadavi menarik tangan Alicia


kadavi" kamu gak marah kan sama mas


Alicia" mas,aku gak marah,tapi aku mau mas gak ke sana lagi mas,aku gak suka


kadavi" kamu memang yang terbaik


kadavi bangun dan memeluk Alicia yang berada di hadapan nya


Alicia" mas bau ih,Mandi dulu sana,ih mas Davi ini aku mau olahraga dulu,mas mandi sana


kadavi" baik lah istri ku yang cantik,mas mandi dulu,oh iya hari mas mau ada pembuatan iklan di kantor retro advertising


Alicia" retro,seperti mengenal tempat itu


kadavi sudah pergi meninggalkan Alicia


Alicia" ah kantor Arisya


Alicia melihat kadavi yang sudah masuk kedalam kamar


Alicia" kenapa harus di sana


Alicia melanjutkan niat awal nya,Alicia mulai berolahraga,di halaman rumah mereka


tidak di sangka sepagi ini Alicia sudah mendapat tamu,tidak lain adalah ibu mertua nya


Fara" Alicia,wah enak sekali ya kamu,berolah raga,dan menikmati makanan di sini,tidak berfikir jika mertua mu ini tidak bisa tidur,khawatir memikirkan jodoh seperti apa yang akan kamu bawakan untuk nya


Alicia" maaf mom,aku masih mencari wanita yang cocok untuk mas Davi mom,aku mohon bersabar lah mom,aku janji secepatnya akan aku dapatkan


Fara" mommy jadi penasaran,wanita seperti apa yang akan kamu berikan pada putra ku itu,jangan jangan wanita gagal sama seperti kamu (tersenyum sinis) oke mommy akan memberi waktu lagi,Minggu ini mom dan dad akan pergi ke Jerman,mommy mau saat mom dan dad kembali wanita itu sudah ada,jika tidak jangan salah kan mommy jika mommy memakai cara mommy


Alicia hanya bisa diam mendengar perkataan ibu mertuanya itu


"Minggu depan,harus aku dapat kan dimana wanita itu" dalam hati Alicia


Fara" hey kamu,di ajak bicara malah diam,kamu dengar kan apa yang mommy katakan

__ADS_1


Alicia" dengar mom,alicia akan berusaha mendapatkan wanita itu,mommy jangan khawatir


Fara" bagus jika begitu,dimana kadavi


Alicia" mas Davi,sedang mandi mom


Fara" baik lah mommy tunggu kabar dari mu,dan mommy mau menemui Davi dulu


Fara meninggalkan Alicia,yang kembali berolahraga,tubuh Alicia bergerak namun fikiran nya sudah melanglang buana kemana mana,kini dirinya semakin gelisah,karena waktu nya sudah tidak banyak


sementara di tempat lain Arisya tengah bermalas malasan untuk bekerja tidak seperti biasanya


Lusi" sya cepat sarapan,nanti kamu terlambat


Arisya" iya kak sabar sya,masih menyiapkan sesuatu,mas Panji belum pergi kan


Lusi" kalo menunggu kami mas Panji bisa terlambat


Arisya" iya kakak Ku yang bawel


dengan cepat Arisya mengerjakan tugasnya,setelah selsai Arisya langsung ke meja makan mengambil sepotong roti dan meminum susu


Arisya" mas kita pergi,nanti ke buru macet


panji" siap


Lusi" tadi aja kamu lelet sekarang mas panji di buru buru


Arisya" ya kan sya. takut mas panji telat


panji" ya udah ayah,bunda panji pergi,anak papa,papa pergi dulu ya nak,baik baik di rumah sama ibu,dan Oma ya oke,sayang aku pergi ya,kamu baik baik (mencium kening)


Lusi" kamu juga hati hati kalo sya bawel turunin aja di jalan (terkekeh)


Lusi" dasar bayi dua puluh enam tahun


Arisya" kakak,bunda liat kakak


Ningrum" Lusi


Lusi" ampun bund ampun (terkekeh)


Arisya dan Panji kini berada di jalan,Arisya sedikit tidak tenang,karena ia baru ingat jika dirinya kemarin menangis di hadapan dia sahabat nya itu


Panji" sya kenapa ?


Arisya" hah gak apa apa mas,mas sya mau tanya,kalo kita menghindar dari temen yang bakalan banyak tanya gimana


Panji" apa gimana sya ?


Arisya" huh sya salah nanya orang,gak jadi mas


Panji" pinter pinter kamu aja menghindar nya sya,setahu mas kalo ada temen nanya sama kita pasti ada sesuatu yang terjadi kan


Arisya" apa sih mas gak ada,mas sya turun di depan saja,nanti mas Panji bisa telat


Panji" siap sya


Arisya turun dari mobil,dan kembali berjalan menuju kantornya ,sesampai nya di kantor Arisya langsung di sambut oleh Evan dan Lucia


"sya" berteriak membuat semua orang melihat ke arah Arisya yang tengah berjalan menuju lift


Arisya" astaga Uci,Evan bikin malu aja,kenapa harus teriak sih

__ADS_1


Lucia" lo gak apa apa kan,udah jangan sedih sya,Evan dah kasih pelajaran


Evan" Lo jangan sedih lagi sya ya


Arisya" kalian bicarain apa sih,sya gak ngerti (berbohong)


Lucia" sya kita kamu sedih kan liat mars sama Danu pacaran


Arisya" hah? apa? mara dan kak Danu pacaran? kalian serius (pura pura terkejut)


Evan"sya Lo gak lagi pura pura kan,sya Lo gak pinter bohong sya


Lucia" sya


Arisya" (tersenyum) kalian terlalu baik,udah ya sya mohon jangan bahas hal ini,lagi oke,anggap saja semuanya baik baik saja oke


"sya" Evan dan Lucia menatap Arisya yang sudah berkaca kaca namun mencoba untuk tersenyum


Arisya" yuk kita naik,pekerjaan kita banyak sekarang,hari ini kita akan bekerja semangat


Lucia dan Evan hanya bisa tersenyum paksa melihat Arisya yang mencoba kuat


tak terasa,waktu makan siang tiba,Arisya dan teman teman nya sudah berada di kantin kantor


Tamara" sya


Evan dan Lucia langsung melihat ke arah Tamara


Arisya" Hay mara,loh kenapa kok nangis


Tamara" sya gue udah putus sama Danu,maaf sya seharus nya gue gak terima Danu


Arisya" hah? apa? putus? kalian jadian? kenapa harus putus,kak Danu nyakitin kamu ?


Tamara sedikit bingung dengan perkataan Arisya


Tamara" sya kamu gak lagi bercanda kan


Arisya" enggak (menggelengkan kepala)


Tamara" sya bukan nya kemarin Lo nangis karena liat gue sama Danu,dan Lo


Arisya memotong pembicaraan tamara


Arisya" aku nangis liat kamu sama Danu (tertawa) astaga mara,bukan aku nangis karena jari ku kejepit lift dan itu sakit,lagi pula kenapa aku harus menangis melihat mu dengan kak Danu


Tamara" bukan kah kamu menyukai Danu


Arisya"(tertawa) menyukai astaga mara kara siapa,aku tuh menganggap kak Danu sebagai kakak saja,lagi pula aku hanya kagum pada kak Danu,tidak lebih,kamu tahu lah bagaimana orang kagum pada seseorang,kak Danu itu orang yang gigih dalam bekerja


Tamara" tapi sya


Arisya" mara dengar aku,jika kamu dan kak Danu saling mencintai dan menyayangi,kenapa kalian harus berpisah,seharusnya kamu pertahan kan kak Danu,mara jika pun aku menyukai kak Danu, aku akan ikhlas jika kak Danu lebih memilih mu,karena kalian sangat cocok,sudah mara jangan menangis (memeluk)


Tamara" terimakasih sya


Lucia dan Evan hanya saling pandang mereka tahu jika Arisya hanya berpura pura


"aku akan mencoba ikhlas untuk hal yang bukan milik ku" dalam hati Arisya


_______________________


TBC

__ADS_1


next


__ADS_2