Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 16


__ADS_3

pagi pagi sekali Arisya sudah terbangun dengan suasana hati yang sangat bahagia karena hari ini adalah hari ulang tahun nya


Arisya" selamat bertambah umur Arisya


Arisya langsung membersihkan dirinya,dan menunaikan salat subuh,setelah selesai Arisya menuju ke dapur di mana bina dan kakak nya sedang memasak


Arisya" pagi bunda,pagi kakak ku yang cantik


Ningrum" pagi nak,sya selamat menambah umur,anak bunda sudah semakin dewasa,sya ini sudah saat nya kamu memikirkan masa depan nak


Lusi" selamat ulang adik nya kakak,denger tuh kata ibu


Arisya" iya Bun,sya ngerti kok,doakan saja anak mu ini bisa segera mengabulkan ke inginan bunda


Ningrum" sya


Arisya" iya Bun


Ningrum" buka kotak yang ada di Maja makan sya


Arisya" wah ada kado buat sya


Lusi" tentu saja,cepat buka


Arisya mengambil sebuah kotak biru yang berada di meja makan


Arisya" apa ini,aduh sya penasaran


Ningrum" buka saja


Arisya membuka kotak itu,dimana sebuah kalung yang sangat indah dengan liontin huruf


Arisya" loh Bun,kak kok huruf nya K,kan nama sya,Arisya


Lulu" (tertawa) itu mba nya salah kirim sya,nanti di ganti,mungkin siang ini,itu untuk simbol


Ningrum" siapa tahu mantu ibu itu inisialnya (tertawa)


Arisya" huruf D Bun


gumam Arisya yang tak di dengar oleh siapa pun


Arisya" jadi ini sya pakai atau sya tinggalkan


Lusi" tinggal aja sya,biar kalo udah Dateng yang punya kamu bisa di tukar


Arisya" siap kakak,jadi apa yang bisa sya bantu


Ningrum" kamu lihat lani saja,mas mu sama ayah belum pulang dari masjid


Arisya" siap bunda


Arisya menuruti perintah ibu dan kakak nya,setelah selesai makan pagi,Arisya pergi ke kantor seperti biasa,Arisya trus tersenyum,karena menurut nya tidak ada alasan untuk dirinya bersedih


sesampainya di kantor,Arisya melihat Danu


Arisya" kak Danu


Danu menghentikan langkah nya saat namanya di panggil seseorang


Danu" oh sya,sudah datang


Arisya" em (tersenyum)


Arisya terus tersenyum ia berharap Danu mengucapkan selamat untuk nya,namun Danu tak mengucapkan apa pun selama mereka bersama

__ADS_1


pintu lift terbuka mengadakan jika mereka sudah berada di lift yang di tuju


Danu" kak Danu duluan sya,ada yang harus di kerjakan


Arisya" oh ya kak


Arisya sangat kecewa saat melihat Danu pergi begitu saja


sya jalan menuju ruangan nya melihat Danu sedang sibuk dengan pekerjaan nya,


Evan" sya!!! selamat ulang tahun sya,ya ampun sya (memeluk)


Lucia" sya selamat tambah umur (memeluk)


Arisya" thanks Uci,Evan


para teman kantor Arisya mengucapkan selamat pada Arisya saat mendengar Lucia dan Evan


Danu" sya hari ini ulang tahun (terkejut)


Arisya" i-iya kak


Arisya sedikit bingung karena ia mengira Danu mengetahui mengenai ulang tahun nya


Danu" wah selamat ya sya,tahu kamu ulang tahun juga waktu itu kakak beli kado juga buat kamu


"jadi hadiah itu bukan buat aku,jadi buat siapa" dalam hati Arisya


Arisya" tidak perlu repot repot kak,di beri ucapan saja sya sudah senang (tersenyum)


tak terasa hari berlalu,kini semua karyawan bersiap untuk pulang,termasuk Arisya yang tengah bersiap siap


Lucia" sya ayo pulang,nanti bus nya keburu lewat,nunggu lama lagi kita


Evan" mara hari ini gak ke sini ya,tumben


Lucia" ya udah kita pulang besok ya sya Lo traktir kita


Arisya" iya bawel


ketiga nya berjalan menuju lift


Arisya" ah aku lupa map yang harus ku berikan pada pak Herman masih di atas meja,aku ambil dulu nanti tunggu aku di bawah


Lucia" oke


Arisya berjalan kembali menuju ruangan nya,di perjalanan Arisya mendengar suara orang tengah berbincang,karena penasaran Arisya mencari sumber suara itu, tak di sangka Arisya itu adalah suara Danu dan tamara


Danu" sampai kapan kita akan menyembunyikan hubungan kita,lagi pula kamu takut pada siapa


Tamara" aku tidak takut,hanya saja aku,tidak mau kita jadi bahan perbincangan,dan kamu tahu jika sya menyukai mu dan aku adalah teman nya


Danu" sudah berapa kali aku katakan aku menganggap sya itu adik ku


deg


ada perasaan yang teramat sakit yang di rasakan Arisya,yang tak bisa diri nya ungkap kan dengan kata kata,mendengar perkataan itu,Arisya hanya bisa menangis dan meninggalkan tempat itu


Evan" sya Lo lama ...


kata kata Evan terhenti saat melihat Arisya menangis dan berlari


Lucia" sya (berteriak)


Evan" kenapa sya

__ADS_1


Lucia" bodoh,kejar


Lucia dan Evan mengejar Arisya yang sudah meninggalkan loby


Arisya memberhentikan taksi


Arisya" jalan pak


Arisya terus menangis,tidak tahu mengapa rasanya hati nya sangat sakit,mendengar perkataan Danu


"bodoh kamu arisya,mana mau Danu dengan mu,lihat tamara lebih segala nya dari mu,dan bodoh nya kamu berharap jika,Danu membeli kan hadiah untuk mu,tidak lihat set perhiasan itu,sangat cocok pada tamara bukan pada mu,buat apa menangis sya,tidak ada gunanya kamu tahu" Arisya terus merutuki dirinya sendiri,Arisya merasa sangat bodoh saat ini


Alicia tiba di kantor Arisya dengan buket bunga lili putih,kesukaan Arisya dengan senyum yang terus mengembang tidak sabar untuk melihat wajah Arisya yang akan terkejut dan senang melihat diri nya


Alicia melihat Evan dan juga Lucia sedang berdiri di depan lobi


Alicia" Uci,Evan (tersenyum)


"cia" terkejut


Alicia" apa kabar Uci,Evan (Alicia memeluk Lucia)


Lucia" baik


Evan" ba-baik


Alicia melihat wajah panik dari keduanya


Alicia" apa Arisya belum turun


Lucia" s-sya dia


Alicia" apa sya baik baik saja


Evan" sya baru saja pulang dan dia menangis entah apa yang terjadi


Alicia" me-menangis,kenapa? ada apa dengan nya?


Evan" tidak tahu


Lucia melihat ke arah lift dimana Danu dan Tamara turun dengan bergandengan tangan


Lucia" gue tahu kenapa sya kayak gitu


Evan dan Alicia melihat ke arah Luci


Lucia" itu (menunjuk ke arah Tamara dan juga Danu)


Evan yang merasa kesal,melihat Danu dan Tamara langsung memukul Danu yang masih tersenyum berjalan ke arah mereka


bug


Evan" kurang ajar udah gue bilangin jangan sampai sya nangis,Lo malah ngelanggar janji Lo


bag bug


Evan terus menghajar Danu,hingga satpam harus memisahkan keduanya


Lucia" mara gue gak nyangka Lo kayak gini,ayo Van kita tinggalkan aja manusia gak punya hati ini


Alicia tidak tahu apa yang terjadi hanya bisa berdiam diri,kini dirinya benar benar bingung dengan apa yang terjadi


"ada apa dengan sya,dan tamara,laki laki ini,sahabat macam apa aku,tidak tahu ke adaan sahabat ku sendiri" dalam hati Alicia


_________________

__ADS_1


TBC


next


__ADS_2