Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 73


__ADS_3

setelah mencari ke semua maskapai penerbangan Bara maupun kadavi tak menemukan nama Arisya kadavi merasa sangat putus asa saat ini namun dirinya tak mau menyerah


kadavi" Bara apa mungkin Arisya pergi ke luar negri


Bara" aku tidak yakin kadavi,siapa yang akan dia kunjungi,semua keluarga nya di sini bukan


kadavi" tapi tidak ada salah nya bukan kita coba lihat


Bara" kamu benar


bara dan kadavi mulai mengecek kembali,namun aksi mereka terhenti,karena ponsel kadavi berdering


kadavi* iya halo


Kholik*tuan nyonya besar jatuh pingsan dan sekarang kami membawa nya ke rumah sakit


kadavi* apa!! baik lah,aku segera kesana,beri aku alamat rumah sakit nya Kholik terimakasih


Kholik" Sama sama tuan


panggilan Kholik berakhir


Bara" ada apa


kadavi" mommy masuk rumah sakit aku harus segera ke sana


Bara" tunggu aku ikut


kadavi dan Bara pergi ke rumah sakit,mommy fara dalam penanganan tim medis sementara Kholik menunggu kadavi di ruang tunggu,setelah beberapa saat kadavi dan Bara tiba di rumah sakit


kadavi" Kholik apa yang terjadi


Kholik" tadi nyonya besar kekantor anda tuan,karena berita yang tersebar,nyonya datang untuk bertanya,karena anda tidak mau di ganggu maka aku menjelaskan permasalahan nya pada nyonya,setelah mendengar cerita ku nyonya langsung terjatuh dan tidak sadarkan diri


kadavi" astaga aku lupa dengan mama,apa mama mengatakan sesuatu sebelum pingsan ?


Kholik" tidak tuan,nyonya hanya diam


Bara" biar aku beritahu mama ku,agar membatu menjaga aunty Fara


kadavi" thanks Bara


setelah menunggu lama,seorang dokter keluar dan menemui kadavi


dokter" apa Anas keluarga pasien


kadavi" iya dok,bagaimana ke adaan mommy saya dok


dokter" begini,ibu anda mengalami serangan jantung ringan,karena terkejut,tapi kami sudah menangani nya,saya mohon pada anda jangan membuat nya terkejut dalam beberapa hari ini,saya takut jantung nya akan beraksi bahkan lebih parah

__ADS_1


kadavi" jadi apa yang harus saya lakukan dok


dokter" jangan beritahu kabar yang membuat jantungnya bekerja sangat cepat,biarkan dia tenang dan senang hanya itu yang bisa kita lakukan,kami akan memindahkan ibu anda ke ruang ICU,karena kami akan mengawasi nya selama dua puluh empat jam,setelah itu baru lah kami memindahkan nya ke ruang rawat


kadavi" lakukan apa pun dok agar mommy baik baik saja


dokter" baik lah,kalo begitu anda bisa mengurus semuanya


setelah selsai dokter pergi meninggalkan kadavi dan yang lain


kadavi" bagaimana jika mom menanyakan Arisya pada ku,apa yang harus aku lakukan (kadavi menumpu kelapanya dengan kedua tangan nya)


Bara" tenang lah,aku akan membantu mu menemukan Arisya,aku yakin jika kita bisa menemukan nya sebelum aunty menanyakan nya


kadavi" aku sangat berharap,semua salah ku bara,karena kebodohan ku,semua jadi begini,anak dan istri ku pergi entah dimana,sekarang mommy seperti ini,aku merasa gagal sebagai laki laki,Daddy pasti kecewa pada ku,padahal Daddy di sana juga sedang sibuk bukan main karena ulah ku yang lalai


kadavi mulai mengacak rambut nya frustasi


Bara" ini jadi pelajaran untuk mu kadavi lain kali kenali klien mu agar masalah seperti ini tidak terjadi ,kita juga jangan beritahu uncle Abe sampai kita bisa membereskan masalah ini,aku takut terjadi sesuatu pada uncle Abe jika dia juga tahu


kadavi" aku anak tidak berguna Bara


Bara melihat sisi lain dari kadavi,membuat Bara merasa iba dan kasihan pada nya


ke esokan hari nya,Arisya membuka matanya karena merasakan sinar matahari menerpa wajah nya


Arisya membuka matanya dengan tersenyum,Arisya bersandar di tempat tidur nya dan melihat ke luar jendela


tok tok tok


Bu Dewi" Arisya sudah bangun


Arisya" ah iya Bu


bu Dewi" selamat pagi sayang,apa kamu senang


Arisya" sangat senang Bu,hanya sedikit merindukan keluarga ku


Bu Dewi" ini sarapan mu sya,tapi nek ji mau periksa anak ini dulu,karena kita sudah menempuh perjalanan lima belas jam,aku takut dia kelelahan


Arisya" silahkan nek ji


Bu Dewi memeriksa keadaan bayi yang ada di dalam perut Arisya


Bu Dewi" aku rasa bayi mu baik baik saja sya,oh ya hari ini ibu,Bu sari dan Nini akan melihat lokasi toko,dan klinik tempat ku bekerja,apa kamu ikut


Arisya"(semangat) tentu tentu aku mau ikut,aku juga mau membantu di sana


Bu Dewi" apa tidak sebaik nya kamu beristirahat saja ini sudah mau memasuki sembilan bulan,kamu harus hati hati sya

__ADS_1


Arisya" aku tidak apa apa,aku baik baik saja


Bu Dewi" baik lah,setelah sarapan bersiaplah kami menunggu mu di depan


Arisya" baik Bu


Arisya menghabiskan makanan nya dengan lahap hingga tak bersisa,setelah selsai Arisya bersiap,saat bersiap Arisya merasakan sedikit sakit di perut nya namun dirinya tak menghiraukan hal itu Arisya terus bersiap


Arisya" kita pergi sekarang aku sudah siapa


Arisya tertawa terbahak bahak saat melihat Nini yang memaki pakaian sangat mencolok dan sedikit aneh


Arisya" astaga Nini kamu mau kemana,ini musim dingin dan kamu pakai baju seperti itu


Bu sari" udah ibu ingetin tapi masih aja ngotot


Nini" huuuhh iya Bu dingin Nini gak kuat,Nini ganti baju aja kalo gitu,tunggu dulu ya


Nini pergi Menganti bajunya


Bu Dewi" Nini sangat menghibur


Arisya" benar sekali Bu,kalo tidak ada dia mungkin kita tidak akan bisa tertawa sampai sepuas ini


Bu sari" Bu haji,ibu yakin mau masukin Nini sekolah di sini,Nini itu benar benar tidak tahu sekolah Bu


Bu Dewi" tenang lah,teman ku itu sudah mengatur semua nya,di sini ada sekolah untuk Nini,dan aku yakin ke depan nya mungkin kita akan kalah pintar dari Nini


Arisya" sya juga setuju,Nini juga berhak mendapat kan hak nya


Bu Dewi" sya aku mendapat kabar dari Indonesia aku dengar ibu mertua mu jatuh sakit


Arisya" (tersenyum getir) semoga dia lekas membaik,dan semuanya akan baik baik saja setelah ini,sudah lah aku tidak lagi mau membahas hal hal semacam itu,kita disini untuk memulai kehidupan baru,biarkan yang lalu menjadi kenangan,dan aku harap mereka selalu bahagia seperti ku (tersenyum)


Nini" kita pergi sekarang


Arisya" let's go Nini kita lihat kota ini,dan kebahagian apa yang bisa kita temui


Bu sari dan Bu Dewi saling menatap dan melihat ke arah Arisya


Bu sari" semoga ini awal yang bahagia untuk Arisya


Bu Dewi" em kamu benar


_______________________


TBC


next

__ADS_1


enjoy yes ... jangan lupa tinggalkan jejak kalian setelah membaca 😘😘


__ADS_2