Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 86


__ADS_3

setelah selesai bersiap Avila supir yang akan mengantar dirinya selama di Indonesia


sepanjang perjalanan Avila hanya diam tidak tahu apa yang ada di fikiran nya,setelah sampai Avila merasa takut untuk masuk karena mengingat dirinya membuat kesalahan hari ini


Avila menekan bel yang berada di pintu rumah itu,setelah beberapa kali menekan pintunya terbuka asisten rumah itu membuka pintunya


art" non Avi,silahkan masuk yang lain sudah menunggu


Avila" sih mba masih inget sama Avi ternyata,baik lah mba terimakasih


Avila berjalan menuju ruang makan dimana terdengar suara ramai dari arah sana


Avila" kak sya !!!


Avila langsung berlari menuju Arisya yang tengah berdiri menggendong Fari


Arisya" aunty Avi (memeluk)


Avila" aaahhh Avi rindu sekali,apa lagi sama bocah ini,ya ampun akhirnya aku aunty lihat kamu lagi


kadavi yang datang dari arah belakang langsung mendekati Avila


kadavi" jangan sering sering bertemu aunty Avi nak,aunty Avi itu berisik (mengacak rambut Avila dari belakang)


Avila" mas Davi !! lihat kak sya,mas Davi rambutku jadi berantakan


Abe" lihat kan sudah ku bilang jika ada Avi akan lebih ramai lagi


Danu" karena memang Avi cerewet


Avila" enak saja,kamu itu yang cerewet Danu


Vero" lihat setiap kali bertemu selalu saja bertengkar


Fara yang masih duduk di kursi roda hanya bisa tersenyum melihat nya


Avila mendekati Fara yang memperhatikan nya


Avila" aunty,bagaimana apa ada kemajuan,ini Avi membawakan sesuatu agar aunty tidak bosan


Avila mengeluarkan sebuah boneka kaktus yang bisa bergerak,membuat semua orang tertawa melihat benda yang di bawa Avila


Danu" lihat,aku sudah bilang Avi ini masih anak anak,mainan nya saja seperti milik Fari (tertawa)


Avila" biar saja,dari pada kamu,mempermainkan hati wanita wleee (menjulurkan lidah)


kadavi" lihat nak,Daddy bilang juga apa,jika kamu bersama aunty Avi,yang ada kalian rebutan susu


Arisya" mas Davi


Vero" sudah sudah kalian berdua ini selalu saja ribut,Danu sudah hubungi kakak mu,dimana dia


Danu" sudah sedang berjalan kemari


Arisya" duduk lah dulu Avi,Kakak mau menusukan Fari dulu


Avila" aku ikut,sari pada di sini,nanti mereka mengejekku lagi


Arisya" (terkekeh) baik lah,ayo kita ke atas


Arisya dan Avila meninggalkan meja makan

__ADS_1


Abe" tidak menyangka ya,gadis kecil,yang selalu menangis itu sekarang sudah sebesar itu


Vero" dulu aku berfikir,jika Avi akan tumbuh seperti anak laki laki,kamu tahu bagaimana Jeremy,ternyata putrinya tumbuh menjadi wanita yang sangat cantik dan kuat,apa Lita masih tidak mau menerima Avi


Abe" begitu lah,alasan Avi kembali ke Jerman karena dia sudah menyerah untuk mendapat pengakuan dari Lita


Danu" kenapa aunty kita meninggalkan Avi dan uncle Jeremy ?


Vero" panjang ceritanya,yang pasti kita merasa jika Avi adalah penghalang untuk nya


Danu" tega sekali,kenapa bisa ada wanita seperti itu


Abe" kita tidak bisa menyalahkan siapa pun,karena dalam hal ini kita tidak bisa menyalahkan siapa pun,ah kenapa kita jadi membahas hal ini


sedang asik berbincang Bara tiba dengan membawa seseorang


Bara" selamat malam semua,maaf terlambat apa aku membuat kalian kelaparan


kadavi" hampir saja aku menjadi rayap karena ulah mu


Danu" baru saja aku ingin memesan makanan online


Vero" Lisa kamu ikut juga


Lisa" iya om


Bara" dari bertemu klien karena aku takut terlambat jika harus mengantar Lisa,jadi aku bawa saja,tidak keberatan kan uncle (menatap Abe)


Abe" tidak masalah Bara,Lisa duduk lah


Lisa" terimakasih


Bara" Hay Avi (terkekeh) aksi mu sungguh luar biasa,membuat semua orang menunggu


Avila" oh maaf,aku sungguh lalai


Bara" aku sudah tidak terkejut ini bukan kali pertama kamu seperti ini,kamu tahu Lisa,tamu dari pusat yang kita tunggu itu ya dia


Lisa memperhatikan Avila dari ujung rambut sampai ujung kaki,Lisa menatap seperti mengejek Avila


Avila" aku sungguh minta maaf,aku akan berusaha hal seperti ini tidak akan terjadi lagi


Arisya" sudah sudah,ini meja makan tempat makan bukan tempat membahas pekerjaan


Abe" Daddy setuju


Arisya" Avi duduk lah


Avila memilih duduk di sebelah Danu yang bersebrangan dengan bara


Arisya" Daddy biar Arisya ambilkan


melihat Arisya mulai mengambil makanan Avila berniat membantu namun Lisa lebih dulu berdiri dan mengambilkan makanan untuk Vero


Avila kembali mengurungkan niat nya,setelah selsai mereka memulai makan,sepanjang makan malam,Bara,terus membicarakan Avila pada Lisa,membuat Avila merasa kesal melihat hal itu,membuat Avila tidak tahan mendengar perkataan Bara


Bara" kamu tahu Lisa,Avila ini terlalu Manja,dan seperti anak anak,laki laki mana yang betah dengan nya ,bahkan masak saja tidak bisa,semua selalu pesan,semua selalu orang lain


Bara terus berceloteh,membuat Avila semakin kesal,kadavi,Danu dan Vero mulai melihat perubahan pada wajah Avila


kadavi" sudah lah Bara,makan saja jangan bicara terus

__ADS_1


Bara" aku hanya memberitahu Lisa,agar dia jangan tertipu dengan wajah Avila (terkekeh)


Vero" Bara!!


Bara" ada apa pa,Bara berbicara fakta


mendengar perkataan Bara,Avila langsung berdiri,semua orang langsung menatap ke arah Avila


Avila" aku pulang saja,aku rasa sudah cukup makan malam ku di sini


tanpa berpamitan lagi,Avila langsung pergi meninggalkan tempat itu


"Avila" bersamaan


Arisya" Avi


Arisya mengajar Avila namun Avila sudah pergi meninggalkan tempat itu


kadavi" Bara sudah aku ingatkan jangan membicarakan Avila seperti itu


Danu" gue heran Lo punya masalah apa pada Avila


Vero" papa tidak mau tahu,kamu harus minta maaf pada Avila besok


Abe" biar aku beri tahu Jeremy,biar dia yang menasehati Avila


Danu" Lo keterlaluan bang,udah lah,gak mood makan,uncle,papa dan semua nya Danu pamit


Danu meninggalkan meja makan itu dan pergi


di dalam mobil Avila hanya bisa menangis melampiaskan kekesalan nya


setelah makan malam selsai,Bara mengantarkan Lisa kembali ke rumah nya


Lisa" memang nya ibu Avila itu,jika marah seperti itu ya pak


Bara" tidak,seperti nya aku keterlaluan pada nya


Lisa" apa bapak menyukai ibu Avila


Bara" hah,apa sejelas itu


Lisa terkejut mendengar pernyataan Bara


Lisa" ba- bapak benar benar suka pada ibu Avila


Bara" iya kamu benar,tapi aku tidak tahu sejak kapan,yang aku tahu aku sangat kehilangan nya saat dia pergi,dan berkat seseorang pula aku menyadari perasaan ku


Lisa hanya tersenyum menanggapi perkataan Bara


sementara Avila sesampainya di apartemen langsung melihat dirinya di cermin


Avila" apa aku seburuk itu,apa aku tidak ada nilai baik di mata nya,aku bisa memasak,bahkan aku sangat mandiri,tapi


Avila tidak melanjutkan kata katanya karena air matanya mulai mengalir,merasakan sakit di hatinya


____________________


TBC


next

__ADS_1


__ADS_2