
setelah selesai bersiap Avila supir yang akan mengantar dirinya selama di Indonesia
sepanjang perjalanan Avila hanya diam tidak tahu apa yang ada di fikiran nya,setelah sampai Avila merasa takut untuk masuk karena mengingat dirinya membuat kesalahan hari ini
Avila menekan bel yang berada di pintu rumah itu,setelah beberapa kali menekan pintunya terbuka asisten rumah itu membuka pintunya
art" non Avi,silahkan masuk yang lain sudah menunggu
Avila" sih mba masih inget sama Avi ternyata,baik lah mba terimakasih
Avila berjalan menuju ruang makan dimana terdengar suara ramai dari arah sana
Avila" kak sya !!!
Avila langsung berlari menuju Arisya yang tengah berdiri menggendong Fari
Arisya" aunty Avi (memeluk)
Avila" aaahhh Avi rindu sekali,apa lagi sama bocah ini,ya ampun akhirnya aku aunty lihat kamu lagi
kadavi yang datang dari arah belakang langsung mendekati Avila
kadavi" jangan sering sering bertemu aunty Avi nak,aunty Avi itu berisik (mengacak rambut Avila dari belakang)
Avila" mas Davi !! lihat kak sya,mas Davi rambutku jadi berantakan
Abe" lihat kan sudah ku bilang jika ada Avi akan lebih ramai lagi
Danu" karena memang Avi cerewet
Avila" enak saja,kamu itu yang cerewet Danu
Vero" lihat setiap kali bertemu selalu saja bertengkar
Fara yang masih duduk di kursi roda hanya bisa tersenyum melihat nya
Avila mendekati Fara yang memperhatikan nya
Avila" aunty,bagaimana apa ada kemajuan,ini Avi membawakan sesuatu agar aunty tidak bosan
Avila mengeluarkan sebuah boneka kaktus yang bisa bergerak,membuat semua orang tertawa melihat benda yang di bawa Avila
Danu" lihat,aku sudah bilang Avi ini masih anak anak,mainan nya saja seperti milik Fari (tertawa)
Avila" biar saja,dari pada kamu,mempermainkan hati wanita wleee (menjulurkan lidah)
kadavi" lihat nak,Daddy bilang juga apa,jika kamu bersama aunty Avi,yang ada kalian rebutan susu
Arisya" mas Davi
Vero" sudah sudah kalian berdua ini selalu saja ribut,Danu sudah hubungi kakak mu,dimana dia
Danu" sudah sedang berjalan kemari
Arisya" duduk lah dulu Avi,Kakak mau menusukan Fari dulu
Avila" aku ikut,sari pada di sini,nanti mereka mengejekku lagi
Arisya" (terkekeh) baik lah,ayo kita ke atas
Arisya dan Avila meninggalkan meja makan
__ADS_1
Abe" tidak menyangka ya,gadis kecil,yang selalu menangis itu sekarang sudah sebesar itu
Vero" dulu aku berfikir,jika Avi akan tumbuh seperti anak laki laki,kamu tahu bagaimana Jeremy,ternyata putrinya tumbuh menjadi wanita yang sangat cantik dan kuat,apa Lita masih tidak mau menerima Avi
Abe" begitu lah,alasan Avi kembali ke Jerman karena dia sudah menyerah untuk mendapat pengakuan dari Lita
Danu" kenapa aunty kita meninggalkan Avi dan uncle Jeremy ?
Vero" panjang ceritanya,yang pasti kita merasa jika Avi adalah penghalang untuk nya
Danu" tega sekali,kenapa bisa ada wanita seperti itu
Abe" kita tidak bisa menyalahkan siapa pun,karena dalam hal ini kita tidak bisa menyalahkan siapa pun,ah kenapa kita jadi membahas hal ini
sedang asik berbincang Bara tiba dengan membawa seseorang
Bara" selamat malam semua,maaf terlambat apa aku membuat kalian kelaparan
kadavi" hampir saja aku menjadi rayap karena ulah mu
Danu" baru saja aku ingin memesan makanan online
Vero" Lisa kamu ikut juga
Lisa" iya om
Bara" dari bertemu klien karena aku takut terlambat jika harus mengantar Lisa,jadi aku bawa saja,tidak keberatan kan uncle (menatap Abe)
Abe" tidak masalah Bara,Lisa duduk lah
Lisa" terimakasih
Bara" Hay Avi (terkekeh) aksi mu sungguh luar biasa,membuat semua orang menunggu
Avila" oh maaf,aku sungguh lalai
Bara" aku sudah tidak terkejut ini bukan kali pertama kamu seperti ini,kamu tahu Lisa,tamu dari pusat yang kita tunggu itu ya dia
Lisa memperhatikan Avila dari ujung rambut sampai ujung kaki,Lisa menatap seperti mengejek Avila
Avila" aku sungguh minta maaf,aku akan berusaha hal seperti ini tidak akan terjadi lagi
Arisya" sudah sudah,ini meja makan tempat makan bukan tempat membahas pekerjaan
Abe" Daddy setuju
Arisya" Avi duduk lah
Avila memilih duduk di sebelah Danu yang bersebrangan dengan bara
Arisya" Daddy biar Arisya ambilkan
melihat Arisya mulai mengambil makanan Avila berniat membantu namun Lisa lebih dulu berdiri dan mengambilkan makanan untuk Vero
Avila kembali mengurungkan niat nya,setelah selsai mereka memulai makan,sepanjang makan malam,Bara,terus membicarakan Avila pada Lisa,membuat Avila merasa kesal melihat hal itu,membuat Avila tidak tahan mendengar perkataan Bara
Bara" kamu tahu Lisa,Avila ini terlalu Manja,dan seperti anak anak,laki laki mana yang betah dengan nya ,bahkan masak saja tidak bisa,semua selalu pesan,semua selalu orang lain
Bara terus berceloteh,membuat Avila semakin kesal,kadavi,Danu dan Vero mulai melihat perubahan pada wajah Avila
kadavi" sudah lah Bara,makan saja jangan bicara terus
__ADS_1
Bara" aku hanya memberitahu Lisa,agar dia jangan tertipu dengan wajah Avila (terkekeh)
Vero" Bara!!
Bara" ada apa pa,Bara berbicara fakta
mendengar perkataan Bara,Avila langsung berdiri,semua orang langsung menatap ke arah Avila
Avila" aku pulang saja,aku rasa sudah cukup makan malam ku di sini
tanpa berpamitan lagi,Avila langsung pergi meninggalkan tempat itu
"Avila" bersamaan
Arisya" Avi
Arisya mengajar Avila namun Avila sudah pergi meninggalkan tempat itu
kadavi" Bara sudah aku ingatkan jangan membicarakan Avila seperti itu
Danu" gue heran Lo punya masalah apa pada Avila
Vero" papa tidak mau tahu,kamu harus minta maaf pada Avila besok
Abe" biar aku beri tahu Jeremy,biar dia yang menasehati Avila
Danu" Lo keterlaluan bang,udah lah,gak mood makan,uncle,papa dan semua nya Danu pamit
Danu meninggalkan meja makan itu dan pergi
di dalam mobil Avila hanya bisa menangis melampiaskan kekesalan nya
setelah makan malam selsai,Bara mengantarkan Lisa kembali ke rumah nya
Lisa" memang nya ibu Avila itu,jika marah seperti itu ya pak
Bara" tidak,seperti nya aku keterlaluan pada nya
Lisa" apa bapak menyukai ibu Avila
Bara" hah,apa sejelas itu
Lisa terkejut mendengar pernyataan Bara
Lisa" ba- bapak benar benar suka pada ibu Avila
Bara" iya kamu benar,tapi aku tidak tahu sejak kapan,yang aku tahu aku sangat kehilangan nya saat dia pergi,dan berkat seseorang pula aku menyadari perasaan ku
Lisa hanya tersenyum menanggapi perkataan Bara
sementara Avila sesampainya di apartemen langsung melihat dirinya di cermin
Avila" apa aku seburuk itu,apa aku tidak ada nilai baik di mata nya,aku bisa memasak,bahkan aku sangat mandiri,tapi
Avila tidak melanjutkan kata katanya karena air matanya mulai mengalir,merasakan sakit di hatinya
____________________
TBC
next
__ADS_1