Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 25


__ADS_3

"sya eyang"


mendengar itu Arisya langsung menangis,dan berlari menemui keluarga nya


Arisya" ayah,bunda eyang Noni,eyang Noni meninggal


mendengar berita dari Arisya hardi dan Ningrum terkejut


Hardi" kamu serius ? kapan sya ?


Arisya" baru beberapa menit yang lalu yah (menangis) kita kesan ya yah


Hardi" jangan sya,besok saja,jika malam ini ayah takut kita akan menimbulkan keributan di sana


Arisya terdiam,diri nya tahu apa yang di maksud oleh ayah nya itu


Arisya" baik yah sya ngerti


Hardi" kembali lah ke kamar mu,istirahat besok baru kita kesana


Arisya" iya yah


Arisya kembali ke kamar,Arisya membuka blok pada nomor Alicia,ia sangat yakin jika kini Alicia pasti sangat ke hilangan


Arisya mencoba menghubungi Alicia namun tidak ada jawaban dari Alicia ,setelah berkali kali mencoba Arisya memilih untuk beristirahat dan akan menemui nya saja besok


ke esokan paginya di kediaman eyang Noni sudah ramai,Alicia tak hentinya menangis,begitu pun dengan keluarga yang lain,kadavi yang baru tiba langsung memeluk Alicia


Alicia" eyang mas,eyang


kadavi" iya sayang kamu yang ikhlas,jangan bersedih seperti ini


Alicia hanya terus menangis di pelukan kadavi,keluarga Alicia tiba,mereka masuk kedalam rumah duka


Arisya melihat ke arah Alicia yang tengah menangis,Arisya mencoba mendekati Alicia namun di hentikan oleh kadavi


kadavi" jangan dekati istri ku


Arisya hanya diam,karena dirinya tidak mau membuat keributan di sana


Tantri" Arisya(memeluk) eyang sya,dia sangat ingin bertemu dengan mu sya


mendengar nama Arisya,Alicia langsung melihat ke depan pintu dimana Arisya tengah memeluk Tantri


Alicia ingin sekali berlari ke pelukan sahabat nya itu,namun ia tidak bisa,karena kali ini Alicia lebih memilih menyerah dan menjauh dari segalanya,karena saat ini di fikiran Alicia dirinya hanya ingin menyusul eyang dan juga papa nya,karena ia berfikir jika di dunia ini sudah tidak ada lagi yang perduli pada nya bahkan suami yang ia cintai pun tidak pernah mendukung nya


pemakaman berlangsung tak sedikit pun Alicia bicara pada arisya atau hanya sekedar menyapa pun tidak


Arisya kini merasa sangat bersalah,karena sikapnya kini Alicia berubah


setelah pemakaman Alicia memilih untuk beristirahat,Arisya yang merasa mempunyai kesempatan untuk bertemu Alicia diam diam masuk ke kamar sahabat nya itu


tok tok tok


Arisya" cia,ini aku boleh aku masuk

__ADS_1


tidak ada jawaban dari Alicia,Arisya mencoba lagi namun hasil yang iya dapatkan sama,Arisya memberanikan diri masuk,dan melihat Alicia tengah berbaring memunggunginya


Arisya" cia aku turut berduka,maaf aku tidak bisa menemani mu bahkan aku terlalu sibuk,cia


Alicia langsung memotong perkataan Arisya


Alicia" pergi dari sini,jangan pernah menemui ku lagi,anggap tidak pernah terjadi apa pun pada kita,satu lagi lupakan permintaan bodoh ku,saat itu pergi lah aku tidak mau di ganggu oleh siapa pun


Arisya" tapi


Alicia" pergi sebelum aku melakukan hal kasar padamu


Arisya" baik lah aku akan pergi,tapi besok aku akan menemui mu lagi


Alicia" jangan pernah temui aku,anggap kita tidak pernah mengenal,pergi lah,dan jangan lupa hidup bahagia


Arisya meneteskan air mata ia tidak menyangka jika Alicia akan berbicara demikian


Arisya pergi dari kamar itu,dan memilih untuk pulang dari sana,sepanjang perjalanan Arisya hanya berdiam diri,bahkan Air matanya terus mengalir


setibanya di rumah Arisya langsung masuk kedalam kamar dan membersihkan dirinya,Arisya terus memikirkan perkataan Alicia


"apa hanya karena ini,kami akan berakhir" dalam hati Arisya


ke esokan harinya arisya menjalankan kegiatannya seperti biasa,hari ini adalah pertemuan nya dengan pihak perusahaan kadavi


Danu" sya data nya udah semua kan ya


Arisya" udah kak Danu,oh video dan yang lain ada di Evan,kita hanya menunggu dia saja,Uci udah kasih ke kak Danu kan plan lain nya


Arisya" seharusnya sebentar lagi


Danu" kalo gitu kita tunggu Evan di ruang pertemuan saja


Arisya" iya kak


Arisya dan Danu masuk ke ruangan pertemuan,danu dan Arisya berbincang sambil menunggu


Evan" sya,dan rombongan nya sudah datang,ini video nya huh untung tepat waktu (terengah engah)


Danu" oke sya siap,proyek besar sya


Arisya" em siap


pertemuan di mulai,Arisya mulai memperlihatkan konsep iklan yang di inginkan perusahaan kadavi,terlihat jelas para klien yang lain menyukai konsep yang sedang di jabarkan oleh Arisya,namun tidak dengan kadavi,seperti biasa ada saja yang membuat kadavi tidak puas


setelah selsai,para klien lain menyukai hasil dari pekerjaan Arisya dan team nya,namun kadavi dengan terpaksa menyetujui kerja sama itu


Fatur" terimakasih pak Davi,kami akan segera mengerjakan kerja sama ini,kami akan beri tahu jika kami akan mengerjakan nya


kadavi" baik lah saya akan menunggu


pertemuan selsai,Arisya dan team nya merasa sangat puas karena mereka bisa mendapatkan proyek besar ini


Danu" gak sia sia kita lembur begadang

__ADS_1


Evan" walau gue harus merelakan tidur cantik gue,dan mengikhlaskan kantung mata yang harus gue tutup gara gara begadang,tapi gue puas dengan hasil nya


Arisya dan yang lain terdiam saat rombongan kadavi keluar dari ruang pertemuan


"terimakasih atas kerja kerasa kalian"


Danu" sama sama pak,ini sudah tugas kami (menjabat tangan)


"nona Arisya anda sungguh pandai,semoga kerja sama kita bisa terus berjalan"


Arisya" terimakasih atas pujian nya pak


kadavi" tentu pandai,apa lagi mengeruk harta


kadavi bergumam namun Arisya dapat mendengar nya


kadavi" jika begitu kami permisi pak Fatur,kami tunggu jadwal selanjut nya


Fatur" akan segera saya kabari,terimakasih sekali lagi


kadavi dan rombongan nya pergi,Arisya dan team nya mengantar mereka sampai ke lobi


Danu" thanks sepupu (berbisik)


kadavi" santai bro,jauh jauh Lo dari tuh cewek kalo gak mau miskin


Danu" sembarangan Lo,cewek baik tuh


kadavi" dah buta mata Lo


Danu" Sana pulang Lo,malah gibahin orang,istri Lo gimana ?


kadavi" ya gitu,ini gue mau balik,dia udah dua Minggu gak mau makan,tambah lagi nenek nya meninggal makin parah dia


Arisya tidak sengaja mendengar percakapan Danu dan kadavi


"Alicia dua Minggu tidak makan (sedih)" dalam hati


Danu" kenapa gitu


kadavi" ada lah masalah yang di buat oleh perempuan j*****,tidak tahu diri (melirik Arisya)


ponsel kadavi berdering dengan nada khusu yang tidak lain dari istrinya


kadavi* halo sayang


Bu Apri* tuan nyonya


kadavi langsung berlari meninggalkan kantor itu,begitu juga dengan arisya


_________________


TBC


next

__ADS_1


__ADS_2