
setelah seminggu berada di Indonesia,Avila semakin menghindari Bara,dirinya kini tidak mau banyak berharap pada Bara,dan dirinya hanya fokus pada pekerjaan nya
Nurma" Avi (berbisik) Avi!!
Avila melihat ke arah Nurma yang menunggunya di balik tiang,Avila menghampiri Nurma
Nurma" Avi ini untuk mu,bukan kah kamu menyukai masakan ku ini
Avila" Nurma kamu masih ingat,wah terimakasih Nurma,aku akan memakan nya nanti di jalan
Nurma" apa kamu akan pergi lagi
Avila" aku harus melihat lokasi proyek nya Nurma,jadi aku harus pergi lagi
Nurma" baik lah hati-hati,dan jangan lupa makan
Avila" terimakasih sudah memperhatikan ku
Nurma" jika begitu aku kembali bekerja lagi ya
Avila" sekali lagi terimakasih
Nurma dengan cepat berlari meninggalkan tempat itu,Avila kembali menemui Kholik
Avila" apa supir ku sudah selesai
Kholik" aku masih menghubunginya,kemana dia,kenapa lama sekali
Avila dan Kholik menunggu kedatangan pak Diman yang akan mengantar Avila ke lokasi proyek
Avila" apa tidak ada jawaban
Kholik" belum
avila" biar aku naik taksi saja,lagi pula tidak jauh kan
Kholik" iya,tapi jika kamu akan pergi kemana mana bagaimana,tunggu aku coba hubungi lagi
Avila setia berdiri di tempat nya,memeperhatikan Kholik yang sibuk dengan ponselnya
Bara" maaf apa menunggu lama
Kholik dan Avila melihat ke arah Bara
Kholik" menunggu?? (bingung)
Bara" ah... apa papa tidak memberitahu kalian
Kholik" apa ? tidak ada yang memberitahu
Bara" pak Diman sakit tadi,dia pamit pulang,jadi tidak bisa mengantar Avila pergi melihat proyek,jadi papa meminta ku mengantar Avila,padahal aku juga sibuk
Avila" (memejamkan matanya) jika begitu tidak perlu mengantarku,pak Kholik aku sudah bilang biarkan aku naik taksi,aku tidak akan kemana mana,percaya pada ku,kasihan juga semua orang jadi repot karena aku,jika begitu aku pergi
__ADS_1
melihat reaksi Avila yang terkesan menyerah membuat Bara menahan Avila
Bara" biar aku,yang akan mengantar mu
Avila" tidak,tidak usah kamu sibuk bukan,lebih baik selesaikan pekerjaan mu
kholik yang melihat kedua nya berdebat tidak mau ambil pusing,langsung pergi meninggalkan bara dan Avila
Bara" aku bilang,aku saja yang mengantarkan jangan membantah
Bara menarik tangan Avila,membuat Avila sedikit terseret oleh Bara
Avila" lepaskan tangan ku ini sakit
bara terus berjalan seolah tidak mendengarkan perkataan Avila yang mengaduh kesakitan karena ulah nya
sesampainya di parkiran bara langsung menuju mobil milik nya dan memaksa masuk Avila
Avila" aku akan pergi sendiri lepaskan
Bara"aku bilang masuk (meninggikan suara)
mendengar Bara membentaknya mau tidak mau Avila masuk kedalam mobil milik Bara
bara sudah berada di belakang kemudi keduanya meninggalkan kantor,sepanjang perjalanan Avila hanya diam,kini dirinya benar benar ketakutan
Bara yang merasa bersalah melihat ke arah Avila yang terus menggosok pergelangan tangan nya yang merasa sakit
di pertengahan jalan,Bara menghentikan mobil nya
Bara" maaf
Avila tidak mendengar ucapan Bara,membuat nya kembali bertanya
Avila" kamu bicara apa ?
Bara" maaf kan aku,sungguh aku tidak bermaksud menyakiti mu
Bara mencoba menyentuh pergelangan tangan Avila,namun Avila lebih dulu menarik nya
Avila" tidak apa,aku tanya apa kita sudah sampai
Bara" (menatap tajam Avila) Avi apa kamu mencoba menghindar dari ku,apa kamu sudah tidak lagi mau mengenal ku
Avila" hah... t-tidak a-a-aku tidak menghindari mu,dan em aku hanya sibuk dengan proyek ini,la-lagi pula aku si sini tamu,dan aku harus harus menyelesaikan pekerjaan ku dengan cepat
Bara" Avi apa kamu lupa dengan yang ku katakan pada mu waktu itu
Avila" apa ? aku tidak ingat
Bara" jangan bercanda Avila,aku tidak sendang bercanda pada mu
Avila" aku tidak sedang bercanda,aku tidak ingat
__ADS_1
Bara" perkataan ku saat di bandara,saat di Jerman
Avila mencoba mengingat
Avila" ah ... aku tidak dengar,suara mesin pesawat saat itu sangat bising
Bara" (membuang nafas kasar) jadi kamu tidak dengar
Avila" tidak,sudah lah tidak perlu membahas,lebih baik kita pergi,aku ingin melihat lokasi proyek
Bara" Avila bisa tidak kamu berhenti memikirkan pekerjaan ini
Avila" tidak,ini tugasku,bukan kah,kamu selalu bilang jika aku ini anak kecil yang tidak bisa bertanggung jawab,jadi aku akan buktikan,sudah lah tidak usah menghambat ku bekerja,jika kamu hanya ingin mengajak ku berdebat,lebih baik sampai di sini saja kamu mengantar ku,aku akan naik taksi,terimakasih
Avila turun dari mobil Bara,begitu pula bara yang mengejar Avila
Bara" Avila tunggu
Avila" ada apa lagi,apa masih belum puas mengejek atau menghina ku,atau yang lain (kesal)
bara" Avila,tidak kah kamu merasakan nya
Avila" apa,kesal,marah,sakit hati,semua sudah ku rasakan karena mu,apa lagi,apa masih kurang yang aku rasakan,tidak bisa kah aku bahagia sedikit saja,tidak bisa kah aku bahagia,kenapa semua orang harus menyakiti ku,kenapa (berteriak ) kenapa tuhan melahirkan ku,dari rahim wanita yang tidak menginginkan ku,kenapa apa masih kurang penderitaan ku
Avila tidak bisa lagi menahan dirinya,dan air mata nya sudah tidak bisa di bendung lagi
Avila" apa masih kurang penderitaan ku,apa kurang puas melihat ku tersiksa apa tidak puas,aku lelah,aku lelah,tolong hentikan semua nya aku hanya ingin mencari kebahagian ku,aku tahu kamu sudah mengetahui perasaan ku pada mu dari kak sya,puas puas kan tertawa,jika itu bisa membuat ku terlepas,aku mohon jangan membuat ku terus merasa sakit
Bara terdiam diri nya tidak bisa menjawab perkataan Avila,bahkan dirinya tidak tahu apa yang di ucapkan Avila
Avila yang melihat Bara terdiam langsung memberhentikan taksi yang lewat di depan nya dan pergi
Bara masih terdiam di tempat nya menatap Avila yang sudah pergi dengan taksi
melihat Avila pergi Bara tidak mengejar Avila,namun dirinya pergi menemui seseorang
sepanjang perjalanan Avila hanya menangis tanpa suara,sesampainya di lokasi proyek,Avila mulai bekerja,di tengah pekerjaan nya Avila merasakan pusing di kepalanya,namun dirinya mencoba menahan rasa sakit itu dan kembali bekerja
setelah selsai bekerja Avila memutuskan ketempat kesukaan nya jika dirinya tengah suntuk atau sedih
Avila" tidak biasa nya tempat ini sepi
Avila duduk di salah satu kursi yang tersedia,Avila terus melihat air mancur yang berada di hadapan nya,cukup lama Avila berdiam diri di sana hingga dirinya memutuskan untuk pergi,namun rasa sakit di kepalanya kembali menyerang kali ini dirinya tidak bisa menahan rasa sakit nya membuat Avila tidak sadarkan diri
burg
Avila terjatuh dalam pelukan seseorang
___________________
TBC
next
__ADS_1
jangan lupa ya dukungan nya buat aku ðŸ¤ðŸ¤