
setelah tiga hari di rawat di rumah sakit kini kadavi di perbolehkan untuk kembali ke rumah,Arisya sangat senang mengetahui hal itu,karena dirinya bisa bertemu dengan kadavi,setelah tiga hari tidak di perbolehkan untuk pergi ke mana pun
Arisya" Bu sari,apa stok cumi kita masih ada
Bu sari" masih nyonya ada apa
Arisya" aku akan membuat cumi tepung ke sukaan mas Davi,dan ayam goreng,dia pasti bosan tiga hari ini makan,makanan rumah sakit
Nini" biar Nini bantu nyonya
Arisya" baik lah ayo kita memasak,nanti mereka sudah sampai
Arisya sangat bersemangat untuk menyambut kepulangan kadavi
Bu sari" lihat ni,nyonya sangat bersemangat bahkan selama tiga hari nyonya murung karena tidak melihat tuan
Nini" Nini juga ngerasa gitu Bu
Arisya melihat ke arah Bu sari dan Nini
Arisya" katanya tadi mau bantu kenapa sekarang malah ngobrol berdua (terkekeh)
Bu sari" oh iya nyonya maaf (terkekeh)
Arisya sangat bersemangat memasak,setelah selesai diri nya bersiap
Arisya mendengar suara mobil masuk kedalam halaman rumah nya dengan cepat,Arisya berlari untuk membuka pintu
Kholik" selamat siang nona Arisya
Arisya" siang pak,dimana mas Davi
Kholik" tuan Davi
Kholik memberhentikan kalimat nya,membuat Arisya kecewa
Arisya" oh mas Davi tidak kembali ke sini ( tersenyum) bapak ada perlu apa,masalah pekerjaan ya,masuk pak
Kholik melihat wajah kecewa Arisya menjadi tidak tega
"kenapa hanya Kholik yang di persilahkan masuk" Arisya melihat ke arah pintu mobil yang terbuka
Arisya kembali tersenyum
Arisya" mas Davi (girang)
Kholik" maaf nona,tadi saya mau beri tahu tapi nona sudah lebih dulu memotong
Arisya" maaf
kadavi" tidak ada kah yang mau membantu ku
Arisya langsung mendekat pada kadavi,dan menuntun lengan kadavi
kadavi" Kholik kembali lah ke kantor,dan laporkan apa pun masalah yang ada di kantor pada ku
Kholik" saya akan pergi setelah meletakan barang barang ini
Arisya membawa kadavi ke kamar agar kadavi beristirahat,Arisya terus menatap kadavi,Arisya ingin sekali memeluk dan meminta maaf pada kadavi dengan sekuat tenaga Arisya membuka suara nya
Arisya" mas Davi maaf kan aku,karena menolong ku mas Davi jadi terluka,aku berjanji lain kali aku akan lebih hati hati,aku tidak akan menyusahkan mas Davi lagi,aku janji
__ADS_1
kadavi" apa yang kamu katakan,sudah lah tidak usah membahas hal ini lagi,dan lagi jika aku tidak menolong mu,maka Daddy dan mommy akan ke hilangan cucu yang mereka harap kan
Arisya"(tersenyum) mas Davi benar,anak ini sangat berharga (berkaca kaca)
"tidak apa apa Arisya,setidak nya anak mu akan baik baik saja" dalam hati Arisya
Arisya" baik lah jika begitu aku akan keluar,mas Davi beristirahat saja
Arisya meninggalkan kamar itu dan berjalan menuju dapur
Bu sari" nyonya apa tuan akan makan sekarang
Arisya" ah aku lupa menanyakan nya,aku akan kembali ke atas
saat akan naik,bel rumah Arisya berbunyi,dengan santai Arisya berjalan untuk membuka pintu
Avila" kak sya !!! (memeluk)
Arisya" Avila,astaga pelan pelan Avila
Avila" dimana mas Davi,aku mau melihat nya
Arisya" sedang beristirahat
Bara" jika tidak karena anak ini merengek minta aku mengantar kan nya,aku tidak mau menjenguk kadavi
Arisya" (tersenyum) kamu bisa menjenguk ku Bara,sudah lah ayo masuk
Arisya mengantarkan Bara dan Avila untuk melihat kadavi
Avila" mas Davi !!,ya ampun mas Davi,bagiamana KA adaan mas Davi,apa baik baik saja,mas Davi sangat keren,avila bangga sekali
Avila terus berbicara
Avila" diam
Arisya" (tersenyum) mas Davi apa mau makan,bukan kah mas Davi harus minum obat
Avila" hah bener,mas Davi harus minum obat
kadavi" baik lah
Arisya" baik lah,tunggu lah sebentar akan aku bawa kan
Bara" biar aku bantu sya
Bara mengikuti Arisya keluar dari kamar itu,kadavi merasa tidak suka saat melihat Bara bersama Arisya
Arisya kembali bersama Bara dengan membawa dia nampan,kedua nya saling tertawa,membuat kadavi semakin tidak suka melihat hal itu
Arisya" ini mas makanan nya
Arisya mengambil meja kecil dan di letakan di dekat kadavi,agar lebih mudah
Arisya" Avi ini minum mu,dan sedikit cemilan
Bara" biar aku saja yang menuangkan,nanti kamu kena air panas nya sya
Arisya" baik sekali (tersenyum)
kadavi" hemmm...
__ADS_1
Arisya terkejut mendengar kadavi
kadavi" suapi aku Arisya
Arisya" oh baik lah
Bara" kadavi,apa tangan mu itu juga terluka
kadavi" ada apa (sinis)
Bara" aku rasa kamu bisa makan sendiri tidak perlu Arisya menyuapi mu,dan lagi perut mu ya terluka bukan tangan mu (merasa kesal)
kadavi" jika aku tidak mau kamu,mau apa,ini rumah ku,dia istri ku,hak ku jadi tidak usah ikut campur
Bara" istri kamu bilang jika dia istri mu pernahkah kamu memperlakukan nya seperti istri
mendengar perdebatan semakin panjang Arisya segera menggantikan nya
Arisya" Bara cukup,jangan di teruskan (Arisya menatap memohon pada Bara)
Bara" aku pergi
bara meninggalkan rumah itu di susul Avila yang mengejar nya
Avila" mas Davi,kak sya aku pergi,sampai jumpa lagi
Avila berlari mengejar Bara
Arisya" maaf kan aku (menundukan kepala nya) ini salah ku,biar aku suapi
kadavi" tidak usah aku bisa sendiri,lebih baik kamu pergi
Arisya" baik lah
Arisya keluar kamar itu,menuju ke dapur
Arisya" Bu ini makan saja,aku akan ke taman belakang menyiram tanaman,jika tuan butuh sesuatu beritahu aku
Arisya hendak pergi namun diri nya memilih menyiapkan obat milik kadavi lebih dulu
Arisya" aku letakan di sini mas obat nya,jika butuh sesuatu hubungi Bu sari saja
Arisya langsung meninggalkan kadavi
kadavi" kadavi kau bodoh sekali (mengacak rambutnya frustasi)
Arisya" hah rasa nya aku tidak akan bisa membuat mas Davi nyaman saat bersama ku,ada saja kesalahan yang membuat ku semakin buruk,Alicia cepat lah kembali,kenapa kamu tidak juga bisa di hubungi
kadavi berjalan mendekati jendela,dan melihat Arisya yang sedang menyiram tanaman
Arisya" nak lihat bunga yang kita tanam mulai berkembang,ah Buna sangat senang,apa kamu suka,lihat lihat,bagus sekali warna nya,kamu sama seperti bunga ini nak,setiap hari semakin tumbuh,lihat baju Buna mulai terasa sempit sekarang (tertawa) kita harus berjuang nak,setidak nya Daddy mu mengkhawatir kan mu,Buna sangat senang,kelak jika kamu sudah lahir,Buna mau kamu menjadi anak yang penuh kasih sayang,dan yang penting kamu tidak boleh sombong,ah maaf Buna jadi banyak bicara,kita siram lagi bunga Bunga nya
kadavi yang terus memperhatikan Arisya ikut tersenyum,melihat senyum yang terpancar dari wajah Arisya
"oh astaga ada apa dengan ku" kadavi menggelengkan kepala nya
_________________
TBC
next
__ADS_1
aduh kadavi,jangan senyum senyumðŸ¤ðŸ¤.... Hay guys jangan lupa ya setelah membaca berikan dukungan kalian buat aku,dan tinggalkan jejak kalian,🥰🥰🥰🥰