Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 54


__ADS_3

setelah tiga hari di rawat di rumah sakit kini kadavi di perbolehkan untuk kembali ke rumah,Arisya sangat senang mengetahui hal itu,karena dirinya bisa bertemu dengan kadavi,setelah tiga hari tidak di perbolehkan untuk pergi ke mana pun


Arisya" Bu sari,apa stok cumi kita masih ada


Bu sari" masih nyonya ada apa


Arisya" aku akan membuat cumi tepung ke sukaan mas Davi,dan ayam goreng,dia pasti bosan tiga hari ini makan,makanan rumah sakit


Nini" biar Nini bantu nyonya


Arisya" baik lah ayo kita memasak,nanti mereka sudah sampai


Arisya sangat bersemangat untuk menyambut kepulangan kadavi


Bu sari" lihat ni,nyonya sangat bersemangat bahkan selama tiga hari nyonya murung karena tidak melihat tuan


Nini" Nini juga ngerasa gitu Bu


Arisya melihat ke arah Bu sari dan Nini


Arisya" katanya tadi mau bantu kenapa sekarang malah ngobrol berdua (terkekeh)


Bu sari" oh iya nyonya maaf (terkekeh)


Arisya sangat bersemangat memasak,setelah selesai diri nya bersiap


Arisya mendengar suara mobil masuk kedalam halaman rumah nya dengan cepat,Arisya berlari untuk membuka pintu


Kholik" selamat siang nona Arisya


Arisya" siang pak,dimana mas Davi


Kholik" tuan Davi


Kholik memberhentikan kalimat nya,membuat Arisya kecewa


Arisya" oh mas Davi tidak kembali ke sini ( tersenyum) bapak ada perlu apa,masalah pekerjaan ya,masuk pak


Kholik melihat wajah kecewa Arisya menjadi tidak tega


"kenapa hanya Kholik yang di persilahkan masuk" Arisya melihat ke arah pintu mobil yang terbuka


Arisya kembali tersenyum


Arisya" mas Davi (girang)


Kholik" maaf nona,tadi saya mau beri tahu tapi nona sudah lebih dulu memotong


Arisya" maaf


kadavi" tidak ada kah yang mau membantu ku


Arisya langsung mendekat pada kadavi,dan menuntun lengan kadavi


kadavi" Kholik kembali lah ke kantor,dan laporkan apa pun masalah yang ada di kantor pada ku


Kholik" saya akan pergi setelah meletakan barang barang ini


Arisya membawa kadavi ke kamar agar kadavi beristirahat,Arisya terus menatap kadavi,Arisya ingin sekali memeluk dan meminta maaf pada kadavi dengan sekuat tenaga Arisya membuka suara nya


Arisya" mas Davi maaf kan aku,karena menolong ku mas Davi jadi terluka,aku berjanji lain kali aku akan lebih hati hati,aku tidak akan menyusahkan mas Davi lagi,aku janji

__ADS_1


kadavi" apa yang kamu katakan,sudah lah tidak usah membahas hal ini lagi,dan lagi jika aku tidak menolong mu,maka Daddy dan mommy akan ke hilangan cucu yang mereka harap kan


Arisya"(tersenyum) mas Davi benar,anak ini sangat berharga (berkaca kaca)


"tidak apa apa Arisya,setidak nya anak mu akan baik baik saja" dalam hati Arisya


Arisya" baik lah jika begitu aku akan keluar,mas Davi beristirahat saja


Arisya meninggalkan kamar itu dan berjalan menuju dapur


Bu sari" nyonya apa tuan akan makan sekarang


Arisya" ah aku lupa menanyakan nya,aku akan kembali ke atas


saat akan naik,bel rumah Arisya berbunyi,dengan santai Arisya berjalan untuk membuka pintu


Avila" kak sya !!! (memeluk)


Arisya" Avila,astaga pelan pelan Avila


Avila" dimana mas Davi,aku mau melihat nya


Arisya" sedang beristirahat


Bara" jika tidak karena anak ini merengek minta aku mengantar kan nya,aku tidak mau menjenguk kadavi


Arisya" (tersenyum) kamu bisa menjenguk ku Bara,sudah lah ayo masuk


Arisya mengantarkan Bara dan Avila untuk melihat kadavi


Avila" mas Davi !!,ya ampun mas Davi,bagiamana KA adaan mas Davi,apa baik baik saja,mas Davi sangat keren,avila bangga sekali


Avila terus berbicara


Avila" diam


Arisya" (tersenyum) mas Davi apa mau makan,bukan kah mas Davi harus minum obat


Avila" hah bener,mas Davi harus minum obat


kadavi" baik lah


Arisya" baik lah,tunggu lah sebentar akan aku bawa kan


Bara" biar aku bantu sya


Bara mengikuti Arisya keluar dari kamar itu,kadavi merasa tidak suka saat melihat Bara bersama Arisya


Arisya kembali bersama Bara dengan membawa dia nampan,kedua nya saling tertawa,membuat kadavi semakin tidak suka melihat hal itu


Arisya" ini mas makanan nya


Arisya mengambil meja kecil dan di letakan di dekat kadavi,agar lebih mudah


Arisya" Avi ini minum mu,dan sedikit cemilan


Bara" biar aku saja yang menuangkan,nanti kamu kena air panas nya sya


Arisya" baik sekali (tersenyum)


kadavi" hemmm...

__ADS_1


Arisya terkejut mendengar kadavi


kadavi" suapi aku Arisya


Arisya" oh baik lah


Bara" kadavi,apa tangan mu itu juga terluka


kadavi" ada apa (sinis)


Bara" aku rasa kamu bisa makan sendiri tidak perlu Arisya menyuapi mu,dan lagi perut mu ya terluka bukan tangan mu (merasa kesal)


kadavi" jika aku tidak mau kamu,mau apa,ini rumah ku,dia istri ku,hak ku jadi tidak usah ikut campur


Bara" istri kamu bilang jika dia istri mu pernahkah kamu memperlakukan nya seperti istri


mendengar perdebatan semakin panjang Arisya segera menggantikan nya


Arisya" Bara cukup,jangan di teruskan (Arisya menatap memohon pada Bara)


Bara" aku pergi


bara meninggalkan rumah itu di susul Avila yang mengejar nya


Avila" mas Davi,kak sya aku pergi,sampai jumpa lagi


Avila berlari mengejar Bara


Arisya" maaf kan aku (menundukan kepala nya) ini salah ku,biar aku suapi


kadavi" tidak usah aku bisa sendiri,lebih baik kamu pergi


Arisya" baik lah


Arisya keluar kamar itu,menuju ke dapur


Arisya" Bu ini makan saja,aku akan ke taman belakang menyiram tanaman,jika tuan butuh sesuatu beritahu aku


Arisya hendak pergi namun diri nya memilih menyiapkan obat milik kadavi lebih dulu


Arisya" aku letakan di sini mas obat nya,jika butuh sesuatu hubungi Bu sari saja


Arisya langsung meninggalkan kadavi


kadavi" kadavi kau bodoh sekali (mengacak rambutnya frustasi)


Arisya" hah rasa nya aku tidak akan bisa membuat mas Davi nyaman saat bersama ku,ada saja kesalahan yang membuat ku semakin buruk,Alicia cepat lah kembali,kenapa kamu tidak juga bisa di hubungi


kadavi berjalan mendekati jendela,dan melihat Arisya yang sedang menyiram tanaman


Arisya" nak lihat bunga yang kita tanam mulai berkembang,ah Buna sangat senang,apa kamu suka,lihat lihat,bagus sekali warna nya,kamu sama seperti bunga ini nak,setiap hari semakin tumbuh,lihat baju Buna mulai terasa sempit sekarang (tertawa) kita harus berjuang nak,setidak nya Daddy mu mengkhawatir kan mu,Buna sangat senang,kelak jika kamu sudah lahir,Buna mau kamu menjadi anak yang penuh kasih sayang,dan yang penting kamu tidak boleh sombong,ah maaf Buna jadi banyak bicara,kita siram lagi bunga Bunga nya


kadavi yang terus memperhatikan Arisya ikut tersenyum,melihat senyum yang terpancar dari wajah Arisya


"oh astaga ada apa dengan ku" kadavi menggelengkan kepala nya


_________________


TBC


next

__ADS_1


aduh kadavi,jangan senyum senyum🤭🤭.... Hay guys jangan lupa ya setelah membaca berikan dukungan kalian buat aku,dan tinggalkan jejak kalian,🥰🥰🥰🥰


__ADS_2