
ke esokan pagi di rumah Alicia
Alicia terbangun,seperti biasa Alicia akan berolahraga,setelah itu sarapan bersama suami nya
Alicia" mas kamu mau gak kalo kita coba periksa ke dokter
kadavi melihat Alicia
Alicia" ini bukan karena mama,tapi memang sudah lama sekali sya menyarankan ku untuk ke dokter
kadavi"(meletakan sendok nya) apa kamu yakin,bukan karena mama kemarin
Alicia" em aku yakin,kalo kamu tidak percaya tanya saja sya,dia memang menyarankan ku untuk ke dokter
kadavi" kenapa baru sekarang kamu bilang
Alicia" karena,jadwal ku sudah tidak padat lagi,jadi kita bisa periksa (tersenyum)
kadavi" baik lah,besok kita periksa ke rumah sakit,agar kamu merasa tenang,sekarang aku pergi dulu,kamu baik baik di rumah
Alicia" em hati hati sayang
kadavi pergi meninggalkan rumah,Alicia menghubungi asisten nya untuk mengosongkan jadwal nya besok
Alicia* Windi tolong batalkan semua jadwal besok,saya ada urusan yang lebih penting,dan saya tidak mau ada protes kamu mengerti
Windy* baik mba,saya paham
Alicia* bagus,besok saya tidak mau di ganggu besok dengan alasan apa pun,mengerti
windy* baik mba saya paham,jadi kita akan membayar denda pada beberapa perusahaan
Alicia* lakukan ... ya sudah win saya rasa hanya itu
Windy* baik mba
Alicia mengakhiri panggilan nya
sementara di tempat lain Arisya tengah asik mengerjakan tugas nya,tidak tahu mengapa bagi Arisya bekerja adalah hal yang sangat menyenangkan walaupun itu menyita waktu Arisya
lucia" sya ayo makan siang,Evan sama mara udah nungguin kita
Arisya"(melihat jam di tangan nya) sudah waktu nya makan siang ternyata (tersenyum)
Lucia" ayo gue udah laper nih
Arisya" iya sebentar aku mau simpen dulu data data nya aku
setelah selsai Arisya dan Lucia pergi menuju kantin dimana Evan dan Tamara sudah menunggu mereka
Evan" astaga tuan putri gue mau makan siang aja harus nungguin Lo ya,ya ampun gak tahu apa gue udah laper hah
Arisya" maaf ya Van
Lucia" ya udah sih lagian kita juga udah di sini,gak usah bawel dah lo kek emak emak komplek
Tamara" udah udah makan cepet waktu makan siang udah mau abis nih
setelah makan siang seperti biasa selalu ada coklat hangat di meja Arisya,tapi kali ini sedikit berbeda,Danu masih berada di meja Arisya
Arisya" kak Danu
__ADS_1
Danu" sya,sudah selesai makan siang
Arisya sangat senang pasal nya ini kali pertamanya berbicara dengan Danu,walau mereka satu ruangan Danu dan Arisya bicara hanya melalui chat saja
Arisya" iya kak,oh coklat hangat lagi ya,kak Danu tahu saja ke sukaan ku,tapi terimakasih selalu memberikan aku minuman kak
Danu" sama sama Arisya,kan memang sudah kewajiban ku membelikan kalian minuman setiap makan siang,bukan kah ini sudah peraturan di ruangan kita
Arisya merasa ada yang sakit di dalam dada nya,namun ia tak tahu apa,saat mendengar perkataan Danu,ia berfikir jika selama ini dirinya salah sangka terhadap Danu
Arisya" kak Danu benar,tapi sya tetap mengucapkan terimakasih karena kak Danu sudah mau di repotkan
Danu" em ...baik lah sya aku kembali ke meja ku dulu
Arisya" iya kak
Danu kembali ke meja nya ,Arisya menatap coklat yang berada di mejanya
"aku yang ke ge'er an astaga Arisya,kenapa kamu menganggap jika kak Danu akan membalas perasaan mu juga" dalam hati Arisya
Arisya kembali bekerja,sedang asik bekerja ponsel Arisya berdering menandakan panggilan masuk
Arisya mengangkat panggilan itu
Arisya* iya cia ada apa ?
Alicia*jadi menteraktir gue makanan mahal
Arisya menepuk jidat nya,karena dirinya melupakan janji pada sahabat nya itu
Arisya* tentu aku ingat,kita bertemu di sana atau bagaimana
Alicia* gue sudah berada di depan kantor lo,setelah pulang cepat lah turun sebelum gue memakan daun di sini
panggilan berakhir,Arisya mempercepat pekerjaan nya,setibanya waktu pulang kerja Arisya langsung buru buru keluar
Lucia" takut ke tinggalan bus lagi (berteriak)
Arisya" ya,aku duluan ci
Lucia" hati hati
Arisya sudah hilang di balik pintu lift
Danu" apa Arisya selalu terburu buru seperti itu
Lucia" eh kak Danu ... tidak hanya jika ada janji saja dia akan terburu buru
Danu" janji?
Lucia" iya janji dengan orang tersayang nya
Lucia tertawa sambil berlalu meninggalkan Danu,yang di penuhi dengan pertanyaan
setibanya di lobi Arisya berlari menuju ke parkiran
Arisya" hah itu dia
Arisya langsung menuju mobil Alicia yang sudah berada di parkiran
tok tok tok
__ADS_1
Alicia membuka kaca
Arisya" maaf menunggu lama
Alicia" tidak masalah masuk lah cepat,gue sudah lapar
Arisya masuk ke dalam mobil Alicia
Arisya" pasti hari ini kamu belum makan apa pun
Alicia" yups demi bisa makan bersama sahabat,gue relakan jam makan siang gue
Arisya" kenapa model harus diet ketat,kan habis makan bisa langsung olahraga
Alicia" Lo tidak akan mengerti jika aku menjelaskan nya,satu lagi karena Lo bukan seorang model
Arisya" baik lah,baik lah aku mengerti
Alicia hanya tertawa mereka sampai di sebuah restoran mewah,bahkan Arisya saja tidak pernah bisa membayangkan untuk bisa makan di tempat itu
Arisya" cia serius ini tempat nya
Alicia" em,ayo turun
Arisya menelan ludah nya,pasalnya makan di tempat ini bisa menghabiskan gaji nya selama tiga bulan,Arisya keluar dari mobil
"tidak apa apa demi Alicia,tidak masalah " dalam hati Alicia
Alicia yang melihat wajah panik Arisya langsung tertawa
Alicia" wajah Lo sangat lucu sya (tertawa)
Arisya" hah apa? lucu? lucu kenapa ? (merasa bingung )
Alicia" wajah panik Lo itu sangat lucu sya,astaga gue sudah menduga jika Lo akan sepanik ini (tertawa)
Arisya" lagi pula kamu mengajak ku makan di tempat ini,cia makan di sini itu artinya aku harus puasa salam tiga bulan
Alicia"(tertawa) tenang saja,kali ini kita akan makan gratis,karena kolega gue yang bakal bayarin kita,gak usah panik,ayo masuk
Arisya" hah kolega,huh syukur deh (merasa lega)
Arisya dan Alicia masuk kedalam tempat itu,Alicia bertemu dengan kolega nya,setelah selsai baru lah waktunya Alicia dan Arisya berbincang
Arisya" kerjaan baru lagi cia
Alicia" ya tapi tidak untuk sekarang,oh iya sya besok aku dan mas Davi akan menjalankan pemeriksaan ke dokter
Arisya" benar kah,aku senang mendengar nya,semoga hasilnya tidak mengecewakan,dan kalian akan segera di beri momongan amin,amin
Alicia" amin,terimakasih sya selalu mendukung ku,dan selalu ada buat ku
Arisya" bukan kah ini gunanya aku sebagai sahabat mu
kedua wanita itu saling berpelukan,mereka merasa bahagia karena mereka saling di pertemukan,walau banyak lika liku tapi mereka bisa menghadapinya hingga detik ini mereka masih bersama
___________________
TBC
next
__ADS_1
jangan lupa ya kasih like komen dan dukungan apa pun untuk aku terimakasih