Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 6


__ADS_3

ke esokan pagi di rumah Alicia


Alicia terbangun,seperti biasa Alicia akan berolahraga,setelah itu sarapan bersama suami nya


Alicia" mas kamu mau gak kalo kita coba periksa ke dokter


kadavi melihat Alicia


Alicia" ini bukan karena mama,tapi memang sudah lama sekali sya menyarankan ku untuk ke dokter


kadavi"(meletakan sendok nya) apa kamu yakin,bukan karena mama kemarin


Alicia" em aku yakin,kalo kamu tidak percaya tanya saja sya,dia memang menyarankan ku untuk ke dokter


kadavi" kenapa baru sekarang kamu bilang


Alicia" karena,jadwal ku sudah tidak padat lagi,jadi kita bisa periksa (tersenyum)


kadavi" baik lah,besok kita periksa ke rumah sakit,agar kamu merasa tenang,sekarang aku pergi dulu,kamu baik baik di rumah


Alicia" em hati hati sayang


kadavi pergi meninggalkan rumah,Alicia menghubungi asisten nya untuk mengosongkan jadwal nya besok


Alicia* Windi tolong batalkan semua jadwal besok,saya ada urusan yang lebih penting,dan saya tidak mau ada protes kamu mengerti


Windy* baik mba,saya paham


Alicia* bagus,besok saya tidak mau di ganggu besok dengan alasan apa pun,mengerti


windy* baik mba saya paham,jadi kita akan membayar denda pada beberapa perusahaan


Alicia* lakukan ... ya sudah win saya rasa hanya itu


Windy* baik mba


Alicia mengakhiri panggilan nya


sementara di tempat lain Arisya tengah asik mengerjakan tugas nya,tidak tahu mengapa bagi Arisya bekerja adalah hal yang sangat menyenangkan walaupun itu menyita waktu Arisya


lucia" sya ayo makan siang,Evan sama mara udah nungguin kita


Arisya"(melihat jam di tangan nya) sudah waktu nya makan siang ternyata (tersenyum)


Lucia" ayo gue udah laper nih


Arisya" iya sebentar aku mau simpen dulu data data nya aku


setelah selsai Arisya dan Lucia pergi menuju kantin dimana Evan dan Tamara sudah menunggu mereka


Evan" astaga tuan putri gue mau makan siang aja harus nungguin Lo ya,ya ampun gak tahu apa gue udah laper hah


Arisya" maaf ya Van


Lucia" ya udah sih lagian kita juga udah di sini,gak usah bawel dah lo kek emak emak komplek


Tamara" udah udah makan cepet waktu makan siang udah mau abis nih


setelah makan siang seperti biasa selalu ada coklat hangat di meja Arisya,tapi kali ini sedikit berbeda,Danu masih berada di meja Arisya


Arisya" kak Danu

__ADS_1


Danu" sya,sudah selesai makan siang


Arisya sangat senang pasal nya ini kali pertamanya berbicara dengan Danu,walau mereka satu ruangan Danu dan Arisya bicara hanya melalui chat saja


Arisya" iya kak,oh coklat hangat lagi ya,kak Danu tahu saja ke sukaan ku,tapi terimakasih selalu memberikan aku minuman kak


Danu" sama sama Arisya,kan memang sudah kewajiban ku membelikan kalian minuman setiap makan siang,bukan kah ini sudah peraturan di ruangan kita


Arisya merasa ada yang sakit di dalam dada nya,namun ia tak tahu apa,saat mendengar perkataan Danu,ia berfikir jika selama ini dirinya salah sangka terhadap Danu


Arisya" kak Danu benar,tapi sya tetap mengucapkan terimakasih karena kak Danu sudah mau di repotkan


Danu" em ...baik lah sya aku kembali ke meja ku dulu


Arisya" iya kak


Danu kembali ke meja nya ,Arisya menatap coklat yang berada di mejanya


"aku yang ke ge'er an astaga Arisya,kenapa kamu menganggap jika kak Danu akan membalas perasaan mu juga" dalam hati Arisya


Arisya kembali bekerja,sedang asik bekerja ponsel Arisya berdering menandakan panggilan masuk


Arisya mengangkat panggilan itu


Arisya* iya cia ada apa ?


Alicia*jadi menteraktir gue makanan mahal


Arisya menepuk jidat nya,karena dirinya melupakan janji pada sahabat nya itu


Arisya* tentu aku ingat,kita bertemu di sana atau bagaimana


Alicia* gue sudah berada di depan kantor lo,setelah pulang cepat lah turun sebelum gue memakan daun di sini


panggilan berakhir,Arisya mempercepat pekerjaan nya,setibanya waktu pulang kerja Arisya langsung buru buru keluar


Lucia" takut ke tinggalan bus lagi (berteriak)


Arisya" ya,aku duluan ci


Lucia" hati hati


Arisya sudah hilang di balik pintu lift


Danu" apa Arisya selalu terburu buru seperti itu


Lucia" eh kak Danu ... tidak hanya jika ada janji saja dia akan terburu buru


Danu" janji?


Lucia" iya janji dengan orang tersayang nya


Lucia tertawa sambil berlalu meninggalkan Danu,yang di penuhi dengan pertanyaan


setibanya di lobi Arisya berlari menuju ke parkiran


Arisya" hah itu dia


Arisya langsung menuju mobil Alicia yang sudah berada di parkiran


tok tok tok

__ADS_1


Alicia membuka kaca


Arisya" maaf menunggu lama


Alicia" tidak masalah masuk lah cepat,gue sudah lapar


Arisya masuk ke dalam mobil Alicia


Arisya" pasti hari ini kamu belum makan apa pun


Alicia" yups demi bisa makan bersama sahabat,gue relakan jam makan siang gue


Arisya" kenapa model harus diet ketat,kan habis makan bisa langsung olahraga


Alicia" Lo tidak akan mengerti jika aku menjelaskan nya,satu lagi karena Lo bukan seorang model


Arisya" baik lah,baik lah aku mengerti


Alicia hanya tertawa mereka sampai di sebuah restoran mewah,bahkan Arisya saja tidak pernah bisa membayangkan untuk bisa makan di tempat itu


Arisya" cia serius ini tempat nya


Alicia" em,ayo turun


Arisya menelan ludah nya,pasalnya makan di tempat ini bisa menghabiskan gaji nya selama tiga bulan,Arisya keluar dari mobil


"tidak apa apa demi Alicia,tidak masalah " dalam hati Alicia


Alicia yang melihat wajah panik Arisya langsung tertawa


Alicia" wajah Lo sangat lucu sya (tertawa)


Arisya" hah apa? lucu? lucu kenapa ? (merasa bingung )


Alicia" wajah panik Lo itu sangat lucu sya,astaga gue sudah menduga jika Lo akan sepanik ini (tertawa)


Arisya" lagi pula kamu mengajak ku makan di tempat ini,cia makan di sini itu artinya aku harus puasa salam tiga bulan


Alicia"(tertawa) tenang saja,kali ini kita akan makan gratis,karena kolega gue yang bakal bayarin kita,gak usah panik,ayo masuk


Arisya" hah kolega,huh syukur deh (merasa lega)


Arisya dan Alicia masuk kedalam tempat itu,Alicia bertemu dengan kolega nya,setelah selsai baru lah waktunya Alicia dan Arisya berbincang


Arisya" kerjaan baru lagi cia


Alicia" ya tapi tidak untuk sekarang,oh iya sya besok aku dan mas Davi akan menjalankan pemeriksaan ke dokter


Arisya" benar kah,aku senang mendengar nya,semoga hasilnya tidak mengecewakan,dan kalian akan segera di beri momongan amin,amin


Alicia" amin,terimakasih sya selalu mendukung ku,dan selalu ada buat ku


Arisya" bukan kah ini gunanya aku sebagai sahabat mu


kedua wanita itu saling berpelukan,mereka merasa bahagia karena mereka saling di pertemukan,walau banyak lika liku tapi mereka bisa menghadapinya hingga detik ini mereka masih bersama


___________________


TBC


next

__ADS_1


jangan lupa ya kasih like komen dan dukungan apa pun untuk aku terimakasih


__ADS_2