Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 48


__ADS_3

hari ini Arisya sudah mulai bekerja namun kini ia berada satu ruangan dengan kadavi,yang membuat nya merasa tidak nyaman


sejak tadi pagi Arisya selalu bolak balik ke kamar mandi karena perut nya terus menolak apa pun yang masuk


Kholik" nona mau saya buatkan teh hangat agar merasa lebih baik


Arisya" tidak pak, terimakasih saya takut akan keluar lagi


Kholik" nona harus sabar,dulu istri saya juga begini,di awal awal kehamilan,tapi setelah memasuki trisemester ke dua semuanya mulai baik baik saja


Arisya" lalu apa yang harus saya lakukan,saya merasa lapar tapi perut saya menolak semua nya


Kholik" bagaimana jika saya membelikan nona kue atau biskuit mungkin itu akan membantu


Arisya" benar kah,tapi saya jadi merepotkan pak Kholik


Kholik" tidak nona,wanita hamil memang harus di di perhatikan


Arisya" beruntung sekali istri pak kholik (tersenyum)


sedang asik berbincang pintu ruangan itu terbuka menampakan Avila dan Bara


Avila" kakak (berteriak) selamat ya,akhirnya aku akan menjadi aunty (memeluk),(Avila menghadap ke perut Arisya) Hay baby aku aunty mu,kamu harus mengenal ku ya,oh iya kamu mau makan apa ini aunty bawakan banyak,ada roti,ada biskuit,ada nasi,ada beberapa cemilan


Avila asik berbincang membuat Arisya tertawa


Bara" Avi aku rasa dia juga tidak akan mengerti perkataan mu,yang ada kamu malah terlihat seperti orang tidak waras


Avila" aishh berisik sekali,Asal kamu tahu,jika janin terus di ajak bicara,maka dia akan semakin aktif dan pintar,memang nya kamu,kayak kulkas


Avila mencibir Bara


Bara" Arisya selamat ya,aku turut bahagia,Danu menitipkan salam untuk mu,dia tidak bisa datang karena pekerjaan nya yang baru sangat banyak


Arisya" terimakasih,kasihan Danu harus LDR sama mara (terkekeh)


Bara" apa kamu mau makan sesuatu sya,tenang saja katakan pada ku jika menginginkan sesuatu,aku yakin laki laki bodoh itu tidak mungkin mau melakukan kan nya,tenang saja aku akan menjadi driver online mu dua puluh empat jam


Avila" aku pun,siap membantu kakak jika kakak butuh teman aku juga siap


Arisya" kalian baik sekali,aku jadi terharu melihat kalian


Bara" jadi kamu mau makan apa sya


Arisya" aku tidak mau apa apa saat ini


sedang asik berbincang,kadavi masuk kedalam ruangan itu


kadavi" apa apaan kalian ini,kalian fikir ruangan ku ini pasar


Bara" maaf tuan kadavi,tapi kami kemari untuk melihat keadaan sepupu ku yang tengah mengandung karena suami nya tidak perduli padanya


kadavi" jaga bicara mu Bara


Bara" maaf tuan kadavi,ini tidak ada sangkut paut nya dengan anda


kadavi"(mengepalkan tangan nya) BARA!!


Arisya langsung berdiri menghalangi kadavi


Arisya" Bara sudah,jangan di teruskan,pergi lah aku mohon Avi bawa Bara pergi


Avila langsung menarik Bara keluar dari ruangan itu


Arisya" maaf kan aku,aku akan membereskan semua ini,maaf


Arisya merasa kepala nya sangat berat penglihatan Arisya langsung gelap


brug


Arisya jatuh pingsan

__ADS_1


sudah dua jam Arisya belum juga membuka matanya,membuat Abe dan Fara sangat khawatir


Arisya membuka matanya,dan melihat Abe dan Farah


Arisya" ada apa dengan ku mom


Fara" sya kamu sudah sadar nak, Alhamdulillah (memeluk)


Abe" sya kamu membuat Daddy khawatir nak


Fara" kamu mau makan apa nak,sudah mommy bilang jangan bekerja dulu


Arisya" (tersenyum) maaf mommy aku jadi membuat kalian khawatir


Abe" kamu makan dulu nak,dokter sudah memberi mu obat mual


Arisya" apa saja dad (tersenyum)


Fara mengambil sebuah kantung berisi makanan


Fara" biar mommy suapi ya


Abe duduk di sebelah Fara


pintu kamar itu terbuka Alicia berlari mendekati Arisya yang tengah berbaring


Alicia" sya apa bayi nya baik baik saja,bagaimana ke Adana nya


Arisya" (tersenyum) dia baik baik saja,hanya Buna nya saja yang lemah


"dia hanya khawatir pada bayi nya,ternyata benar dugaan ku,Alicia hanya membutuhkan aku untuk bayi ini saja" dalam hati Arisya


Alicia terus berceloteh,namun Arisya hanya bisa tersenyum mendengar nya


setelah infus Arisya habis,Arisya di antar oleh Fara dan Abe pulang


Kholik" nona apa semua ini mau di bawa


Abe" biar Daddy yang membawa,astaga banyak sekali,siapa yang memberikan ini


Vero" Avila siapa lagi,yang memberikan makanan bayi seperti ini (terkekeh)


Fara" anak itu ada ada saja (terkekeh)


Abe" dimana kadavi,Kholik


Kholik" tuan kadavi masih ada pertemuan tuan,mungkin sebentar lagi akan kembali


Abe" jika dia kembali segera suruh dia pulang ke rumah


Kholik" baik tuan


Vero" lihat anak mu,istri nya dalam keadaan begini saja masih saja mementingkan pekerjaan


Abe" diam kau Vero


Fara" dimana Alicia


Kholik" oh nyonya Alicia sudah pergi,katanya dia ada pekerjaan


Arisya" mommy bisa kita pergi sekarang aku sudah tidak kuat berdiri


mendengar perkataan Arisya Kholik langsung cepat cepat mengambil kursi roda


Kholik" silahkan naik nona Arisya,agar anda tidak lelah (tersenyum)


Vero" emm cekatan juga kamu Kholik


Arisya" terimakasih pak Kholik


Arisya duduk di kursi roda dengan senang hati Fara mendorong menantu nya itu

__ADS_1


sesampainya nya di rumah Fara dan Abe bertemu ibu Dewi yang baru saja datang untuk melihat ke adaan Arisya


ibu Dewi" selamat siang,perkenalkan saya Dewi tetangga di sebelah,saya seorang bidan,saya kemari hanya ingin memeriksa ke adaan Arisya


Abe" selamat siang ibu,saya Abe Daddy dari Arisya dan ini istri saya Fara


ibu Dewi" wah ternyata mba sya keturunan belasteran (tersenyum)


Arisya" bukan Bu,ini mertua saya


ibu Dewi" ealah mertua toh


Abe" mari masuk Bu Dewi


Fara"sya apa dia benar benar bidan (berbisik)


Arisya" iya mom


Dewi memeriksa ke adaan Arisya setelah itu Dewi berbincang bersama Abe dan Fara,sedang asik berbincang Audy dan nila tiba tiba datang ke rumah itu membuat abe dan Fara sedikit terkejut


Fara" apa yang kalian lakukan di sini


Audy" kami hanya ingin menjenguk sya,katanya dia sedang mengandung (menahan tawa)


nila" itu juga kalo anak kadavi (tersenyum)


gumam nila dapat di dengar Fara dan Abe


Fara" jika kalian datang kemari hanya ingin membuat keributan lebih baik pergi dari pada aku tarik paksa kalian keluar


Audy" tenang lah kami hanya ingin melihat Arisya apa kami boleh bertemu


Fara hendak menjawab namun Abe menjawab lebih dulu


Abe" lihat lah,tapi sebentar saja,Arisya berada di atas


nila" baik lah,kami naik dulu


nila dan dan Audy naik untuk melihat Arisya,sesampainya di sana Arisya tengah tertidur


nila" anak ini tidur


Audy" ini saat yang bagus


Audy melihat botol obat milik Arisya,Audy mengganti isi obat itu,dengan obat lain untuk mencelakai Arisya dan bayi nya setelah selsai Audy dan nila tersenyum senang


Audy" selamat tinggal sayang,tidur lah yang nyenyak


ibu sari" apa yang kalian berdua lakukan


nila dan Audy terkejut mendengar perkataan ibu sari


Audy" tidak ada kami hanya melihat Arisya,ternyata dia tidur,ayo nila kita pergi


Audy dan nila pergi meninggalkan rumah Arisya dengan bahagia


Audy mengabari Emma


Audy* Emma siapkan air mata palsu mu untuk besok,aku rasa akan seru


Emma* kalian memang bisa di andalkan


"demi tujuan ku,aku akan melakukan apa pun itu" dalam hati Audy


___________________


TBC


next


annyeong semua,jangan lupa tetap patuhi prokes 5 M ya semua,dan jangan lupa setelah membaca tinggalkan jejak kalian,dan dan,berikan dukungan kalian buat aku dalam bentuk apa pun ya terimakasih 💙💙💙💙

__ADS_1


__ADS_2