
hari ini Arisya sudah mulai bekerja namun kini ia berada satu ruangan dengan kadavi,yang membuat nya merasa tidak nyaman
sejak tadi pagi Arisya selalu bolak balik ke kamar mandi karena perut nya terus menolak apa pun yang masuk
Kholik" nona mau saya buatkan teh hangat agar merasa lebih baik
Arisya" tidak pak, terimakasih saya takut akan keluar lagi
Kholik" nona harus sabar,dulu istri saya juga begini,di awal awal kehamilan,tapi setelah memasuki trisemester ke dua semuanya mulai baik baik saja
Arisya" lalu apa yang harus saya lakukan,saya merasa lapar tapi perut saya menolak semua nya
Kholik" bagaimana jika saya membelikan nona kue atau biskuit mungkin itu akan membantu
Arisya" benar kah,tapi saya jadi merepotkan pak Kholik
Kholik" tidak nona,wanita hamil memang harus di di perhatikan
Arisya" beruntung sekali istri pak kholik (tersenyum)
sedang asik berbincang pintu ruangan itu terbuka menampakan Avila dan Bara
Avila" kakak (berteriak) selamat ya,akhirnya aku akan menjadi aunty (memeluk),(Avila menghadap ke perut Arisya) Hay baby aku aunty mu,kamu harus mengenal ku ya,oh iya kamu mau makan apa ini aunty bawakan banyak,ada roti,ada biskuit,ada nasi,ada beberapa cemilan
Avila asik berbincang membuat Arisya tertawa
Bara" Avi aku rasa dia juga tidak akan mengerti perkataan mu,yang ada kamu malah terlihat seperti orang tidak waras
Avila" aishh berisik sekali,Asal kamu tahu,jika janin terus di ajak bicara,maka dia akan semakin aktif dan pintar,memang nya kamu,kayak kulkas
Avila mencibir Bara
Bara" Arisya selamat ya,aku turut bahagia,Danu menitipkan salam untuk mu,dia tidak bisa datang karena pekerjaan nya yang baru sangat banyak
Arisya" terimakasih,kasihan Danu harus LDR sama mara (terkekeh)
Bara" apa kamu mau makan sesuatu sya,tenang saja katakan pada ku jika menginginkan sesuatu,aku yakin laki laki bodoh itu tidak mungkin mau melakukan kan nya,tenang saja aku akan menjadi driver online mu dua puluh empat jam
Avila" aku pun,siap membantu kakak jika kakak butuh teman aku juga siap
Arisya" kalian baik sekali,aku jadi terharu melihat kalian
Bara" jadi kamu mau makan apa sya
Arisya" aku tidak mau apa apa saat ini
sedang asik berbincang,kadavi masuk kedalam ruangan itu
kadavi" apa apaan kalian ini,kalian fikir ruangan ku ini pasar
Bara" maaf tuan kadavi,tapi kami kemari untuk melihat keadaan sepupu ku yang tengah mengandung karena suami nya tidak perduli padanya
kadavi" jaga bicara mu Bara
Bara" maaf tuan kadavi,ini tidak ada sangkut paut nya dengan anda
kadavi"(mengepalkan tangan nya) BARA!!
Arisya langsung berdiri menghalangi kadavi
Arisya" Bara sudah,jangan di teruskan,pergi lah aku mohon Avi bawa Bara pergi
Avila langsung menarik Bara keluar dari ruangan itu
Arisya" maaf kan aku,aku akan membereskan semua ini,maaf
Arisya merasa kepala nya sangat berat penglihatan Arisya langsung gelap
brug
Arisya jatuh pingsan
__ADS_1
sudah dua jam Arisya belum juga membuka matanya,membuat Abe dan Fara sangat khawatir
Arisya membuka matanya,dan melihat Abe dan Farah
Arisya" ada apa dengan ku mom
Fara" sya kamu sudah sadar nak, Alhamdulillah (memeluk)
Abe" sya kamu membuat Daddy khawatir nak
Fara" kamu mau makan apa nak,sudah mommy bilang jangan bekerja dulu
Arisya" (tersenyum) maaf mommy aku jadi membuat kalian khawatir
Abe" kamu makan dulu nak,dokter sudah memberi mu obat mual
Arisya" apa saja dad (tersenyum)
Fara mengambil sebuah kantung berisi makanan
Fara" biar mommy suapi ya
Abe duduk di sebelah Fara
pintu kamar itu terbuka Alicia berlari mendekati Arisya yang tengah berbaring
Alicia" sya apa bayi nya baik baik saja,bagaimana ke Adana nya
Arisya" (tersenyum) dia baik baik saja,hanya Buna nya saja yang lemah
"dia hanya khawatir pada bayi nya,ternyata benar dugaan ku,Alicia hanya membutuhkan aku untuk bayi ini saja" dalam hati Arisya
Alicia terus berceloteh,namun Arisya hanya bisa tersenyum mendengar nya
setelah infus Arisya habis,Arisya di antar oleh Fara dan Abe pulang
Kholik" nona apa semua ini mau di bawa
Abe" biar Daddy yang membawa,astaga banyak sekali,siapa yang memberikan ini
Vero" Avila siapa lagi,yang memberikan makanan bayi seperti ini (terkekeh)
Fara" anak itu ada ada saja (terkekeh)
Abe" dimana kadavi,Kholik
Kholik" tuan kadavi masih ada pertemuan tuan,mungkin sebentar lagi akan kembali
Abe" jika dia kembali segera suruh dia pulang ke rumah
Kholik" baik tuan
Vero" lihat anak mu,istri nya dalam keadaan begini saja masih saja mementingkan pekerjaan
Abe" diam kau Vero
Fara" dimana Alicia
Kholik" oh nyonya Alicia sudah pergi,katanya dia ada pekerjaan
Arisya" mommy bisa kita pergi sekarang aku sudah tidak kuat berdiri
mendengar perkataan Arisya Kholik langsung cepat cepat mengambil kursi roda
Kholik" silahkan naik nona Arisya,agar anda tidak lelah (tersenyum)
Vero" emm cekatan juga kamu Kholik
Arisya" terimakasih pak Kholik
Arisya duduk di kursi roda dengan senang hati Fara mendorong menantu nya itu
__ADS_1
sesampainya nya di rumah Fara dan Abe bertemu ibu Dewi yang baru saja datang untuk melihat ke adaan Arisya
ibu Dewi" selamat siang,perkenalkan saya Dewi tetangga di sebelah,saya seorang bidan,saya kemari hanya ingin memeriksa ke adaan Arisya
Abe" selamat siang ibu,saya Abe Daddy dari Arisya dan ini istri saya Fara
ibu Dewi" wah ternyata mba sya keturunan belasteran (tersenyum)
Arisya" bukan Bu,ini mertua saya
ibu Dewi" ealah mertua toh
Abe" mari masuk Bu Dewi
Fara"sya apa dia benar benar bidan (berbisik)
Arisya" iya mom
Dewi memeriksa ke adaan Arisya setelah itu Dewi berbincang bersama Abe dan Fara,sedang asik berbincang Audy dan nila tiba tiba datang ke rumah itu membuat abe dan Fara sedikit terkejut
Fara" apa yang kalian lakukan di sini
Audy" kami hanya ingin menjenguk sya,katanya dia sedang mengandung (menahan tawa)
nila" itu juga kalo anak kadavi (tersenyum)
gumam nila dapat di dengar Fara dan Abe
Fara" jika kalian datang kemari hanya ingin membuat keributan lebih baik pergi dari pada aku tarik paksa kalian keluar
Audy" tenang lah kami hanya ingin melihat Arisya apa kami boleh bertemu
Fara hendak menjawab namun Abe menjawab lebih dulu
Abe" lihat lah,tapi sebentar saja,Arisya berada di atas
nila" baik lah,kami naik dulu
nila dan dan Audy naik untuk melihat Arisya,sesampainya di sana Arisya tengah tertidur
nila" anak ini tidur
Audy" ini saat yang bagus
Audy melihat botol obat milik Arisya,Audy mengganti isi obat itu,dengan obat lain untuk mencelakai Arisya dan bayi nya setelah selsai Audy dan nila tersenyum senang
Audy" selamat tinggal sayang,tidur lah yang nyenyak
ibu sari" apa yang kalian berdua lakukan
nila dan Audy terkejut mendengar perkataan ibu sari
Audy" tidak ada kami hanya melihat Arisya,ternyata dia tidur,ayo nila kita pergi
Audy dan nila pergi meninggalkan rumah Arisya dengan bahagia
Audy mengabari Emma
Audy* Emma siapkan air mata palsu mu untuk besok,aku rasa akan seru
Emma* kalian memang bisa di andalkan
"demi tujuan ku,aku akan melakukan apa pun itu" dalam hati Audy
___________________
TBC
next
annyeong semua,jangan lupa tetap patuhi prokes 5 M ya semua,dan jangan lupa setelah membaca tinggalkan jejak kalian,dan dan,berikan dukungan kalian buat aku dalam bentuk apa pun ya terimakasih 💙💙💙💙
__ADS_1