Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 46


__ADS_3

selama sebulan Arisya tidak bertemu kadavi atau Alicia,karena kedua nya tengah pergi berlibur,yang seharusnya pergi bersama Arisya,kini sebulan pula Arisya harus bersembunyi agar keluarga mengira jika kadavi pergi bersama Arisya


Nini" nyonya tidak bosan apa di rumah saja,enak sekali tuan dan nyonya Alicia berlibur sementara nyonya di rumah ini tidak kemana mana


Arisya" Nini tidak boleh seperti itu,mereka butuh waktu berdua,lagi pula aku senang di rumah (tersenyum)


Bu sari" nyonya ini makanan nya


Arisya" terimakasih Bu


Bu sari" nyonya tidak sebaiknya kita pergi ke dokter memeriksakan ke Adaan nyonya,dari kemarin nyonya muntah dan tidak bisa masuk apa pun selain air hangat


Arisya" mungkin karena kelelahan berkebun dan kehujanan Bu,tidak apa apa besok juga akan sembuh


Nini" bagaimana kita minta bantuan dari Bu haji di sebelah


Arisya" Bu haji ?


Nini" iya nyonya,Bu haji di sebelah itu seorang bidan,mungkin dia bisa membantu kita mengetahui ke adaan nyonya


Bu sari" ha benar nyonya,agar saya merasa tenang


Arisya diam sejenak ia berfikir perkataan bu sari dan Nini


Arisya" baik lah,aku mau,tapi aku tidak mungkin keluar


Bu sari" biar ibu yang ke sebelah nyonya tetap berbaring saja


Arisya" terimakasih Bu sari


Bu sari" Nini hayuk ikut,biar nyonya istirahat dulu


Bu sari dan Nini pergi meninggalkan Arisya sendiri di kamar nya


Arisya melihat lihat ponselnya,dan melihat postingan postingan Alicia yang terlihat sangat bahagia dengan liburan nya,tak terasa air mata Arisya terjatuh,dirinya merasa sangat sedih dan iri saat ini,tidak tahu mengapa ia sangat ingin pergi


tidak menunggu lama ibu sari dan Nini kembali bersama bu Dewi,yang lebih di kenal ibu haji


Bu Dewi" ya ampun kamu sangat pucat sekali nak,kenapa baru sekarang minta bantuan ku


Arisya" maaf Bu saya jadi merepotkan


Bu Dewi" tidak merepotkan,yang namanya tetangga harus saling membantu,biar saya priksa dulu ya


Bu Dewi mulai memeriksa Arisya dengan seksama,setelah selsai bu Dewi mengeluarkan buah alat


Bu Dewi" aku memeriksa sebenar nya tidak ada penyakit apa pun,tapi agar saya yakin,saya mau memeriksa Arisya mengunakan ini


Arisya,Bu sari dan Nini sedikit terkejut melihat bu Dewi mengeluarkan alat itu


Arisya" baik lah saya akan mencoba


Bu Dewi" apa kamu bisa berjalan


Arisya" bisa


dengan di bantu Bu sari dan Nini untuk menuju ke kamar mandi


setelah selsai Arisya kembali ketempat tidur nya


Bu sari" ini Bu haji


Bu Dewi melihat hasil nya dan tersenyum

__ADS_1


Bu Dewi" selamat Arisya,kamu akan menjadi ibu,di mana suami mu


Arisya sangat bahagia air mata haru mulai mengalir


Arisya" apa benar itu


Bu Dewi" iya sayang,di jaga baik baik,saya akan setiap hari datang untuk mengecek ke adaan mu


Arisya langsung memeluk Bu Dewi yang berada di hadapan nya


Arisya" terimakasih,terimakasih (berkaca kaca)


setelah selsai Bu Dewi berpamitan karena merasa tugasnya sudah selesai


Bu sari" nyonya kita beri tahu keluarga dan tuan


Arisya" jangan Bu,biarkan mereka kembali dulu,biarkan saja dulu,kita beritahu nanti saja


Bu sari" baik lah nyonya,selamat nyonya ibu ikut senang


Nini" (menangis) Nini terharu,Nini bakal punya tuan muda


Arisya" iya bule nini,jangan sedih


Arisya sangat bahagia mendapati dirinya akan segera menjadi seorang ibu


"nak buna berjanji,Buna akan menjaga mu apa pun yang terjadi,kita berjuang bersama ya nak" Arisya mengelus perut nya dengan bahagia


ke esokan hari nya seperti janji nya Bu Dewi datang pagi pagi untuk memeriksa ke adaan Arisya


Bu Dewi" selamat pagi Arisya


Arisya" pagi Bu Dewi


Bu Dewi" panggil Bu haji saja seperti yang lain,bagaimana hari ini sudah merasa lebih baik


Bu Dewi" baik lah,kita priksa sebentar,oh iya sya saya akan merekomendasikan dokter kandungan untuk mu,tapi itu juga kalo kamu mau


Arisya" iya Bu sya mau,ini pengalaman pertama untuk sya,jadi sya butuh saran


Bu Dewi" (tersenyum) baik lah,kamu bisa menanyakan apa pun pada ku jika membutuhkan bantuan ku


Arisya" trimakasih Bu


setelah selsai Bu Dewi berpamitan pulang dan tidak sengaja berpapasan dengan Alicia yang ternyata sudah berada di Indonesia selama tiga hari


Alicia" siapa itu Bu sari


Bu sari" itu Bu haji,tetangga sebelah,dia seorang bidan


Alicia" bidan (bingung) sya


Alicia langsung berlari menuju kamar Arisya dimana Arisya tengah berbaring sambil mengelus elus perut nya


Alicia" sya


Arisya" (terkejut) cia


Alicia" sya benarkah ini


Arisya mengambil hasil testpack yang ia lakukan kemarin memberi tanda garis dua


Alicia tidak percaya jika Arisya kini tengah mengandung anak suaminya

__ADS_1


Alicia" sya ini benar kan aku sedang tidak bermimpi kan,ini semua nyata kan


Arisya" em semua nya nyata cia (berkaca kaca)


Alicia" kamu sudah memberi tahu mas Davi


Arisya menggelengkan kepalanya


Arisya" belum ada yang tahu baru diri mu


Alicia" baik lah aku akan memberi tahu yang lain


Alicia memberi tahu mommy Fara lebih dulu


Alicia* mommy Arisya hamil (dengan bahagia)


Fara* kamu serius,kamu tidak bercanda


Alicia* iya mommy aku serius


Fara" baik lah mommy dan dan segera ke sana


Fara mengakhiri panggilan nya,Alicia kembali menghubungi semua keluarga nya termasuk kadavi


Arisya tidak tahu saat ini dirinya harus senang atau sedih


seluruh keluarga berkumpul di rumah Arisya,semua orang nampak bahagia mendengar kabar jika Arisya tengah mengandung


Fara" mommy bilang apa,jika kalian pergi berbulan madu,pasti akan membawa kabar baik setelah pulang,lihat baru tiga hari kalian pulang sudah membawa kabar bahagia


Alicia dan Arisya saling pandanga menyimpan pertanyaan masing masing


Abe" mulai hari ini,kamu tidak Daddy izin kan bekerja,dan mulai hari ini akan ada dokter khusus untuk menjaga mu,kamu tidak boleh lelah,tidak boleh melakukan aktivitas berat


Arisya" Daddy terimakasih atas perhatian Daddy,tapi Daddy sya tidak butuh itu semua,sya tahu apa yang sya butuhkan,bukan nya tidak mau atau menolak,tapi sya lebih suka beraktivitas seperti biasa,bukan kah wanita hamil juga butuh beraktivitas,jika tidak baby ini akan jadi pemalas (tersenyum)


Alicia" cia setuju


Emma" wow mengharukan,yakin jika itu anak kadavi (dengan ketus)


Fara" nyonya Emma tolong jaga bicara anda,saya tidak mau ada keributan apa lagi di hadapan cucu saya


Alicia" mama bisa tidak,tidak usah bicara


Emma" suka suka kalian,aku permisi


Emma meninggalkan kamar Arisya dengan wajah kesal


Abe" jangan dengarkan perkataan nya,baik lah Daddy membolehkan kamu beraktivitas tapi mulai besok kamu harus bekerja bersama Davi,agar dia bisa memperhatikan mu jika kamu tidak setuju maka Daddy akan melakukan rencana pertama


Arisya" (tersenyum) baik lah dad


Arisya hanya bisa menerima apa pun yang di berikan keluarga kadavi,dirinya bahkan belum memberi tahu orang tuanya


Emma duduk di ruang tau rumah itu menghubungi Audy


Emma" Audy lakukan,singkirkan bayi itu,dan aku mau secepat nya,jika tidak kamu tahu apa akibat nya


tanpa Emma sadari seseorang mendengar percakapan nya bersama audy


___________________


TBC

__ADS_1


next


Hay Hay semua,semoga kalian sehat sehat,dan baik baik saja ya,cuma mau mengingatkan untuk kalian tetap patuhi prokes 5M nya,karena dengan mematuhi prokes semoga kita bisa mengurangi jumlah penyebaran dan melindungi diri serta keluarga kita ,jangan lupa minum vitamin,dan berolah raga jika ada waktu,stay safe,stay healthy,and keep praying ... jangan lupa setelah membaca berikan dukungan apa pun untuk ku,dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya 🥰🥰🥰🥰🥰


__ADS_2