Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 120


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


.


happy reading


💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕


Alicia" astaga aku sudah terlambat


Alicia trus berjalan masuk kedalam kantor sampai diri nya tidak memperhatikan jika dirinya menjadi pusat perhatian


brug


Alicia menabrak seseorang,yang membuat dirinya hampir terjatuh,untung saja pria didepan nya Manahan dirinya agar tidak jatuh


Alicia " maaf aku tidak melihat maaf


Alicia menaikan pandangan nya dan melihat Mario berada di hadapan nya,membuat nya terkejut


mario" terlambat lagi nona?


Mario menatap tajam ke arah Alicia dan memperhatikan diri nya dari atas hingga ke bawah


"astaga apa yang dia lakukan,kenapa menatap ku seperti itu" dalam hati Alicia yang membuat dirinya salah tingkah


Alicia " maaf,maaf sekali lagi


Alicia hendak pergi namun Mario mengehentikan langkah Alicia


Mario" tunggu dulu


Mario menarik tangan Alicia yang membuat degup jantung Alicia semakin cepat,seperti terkana aliran listrik,dan membuat wajah nya memanas saat ini


Mario" apa kamu akan ke ruangan mu Dangan handuk di kepala mu itu


Mario menunjuk handuk yang masih terpasang di kepala Alicia


dengan cepat Alicia meraba kepala nya dan benar saja handuk masih ada di kepala nya


Alicia memejamkan mata nya karena iya baru menyadari jika saat ini semua orang menatap nya


dengan cepat Alicia melepas handuk itu,namun kini rambut nya terurai dengan acak acakan


"Alicia kenapa kamu bodoh sekali,kenapa mempermalukan diri sendiri "


Alicia membalik kan tubuh nya menatap Mario memasang wajah dingin


Alicia" trimakasih sudah memberi tahu

__ADS_1


setelah selsai Alicia dengan cepat berjalan menuju lift,sampai diri nya kembali menabrak pintu lift yang masih tertutup


hal itu membuat Mario tertawa,keluarkan Alicia membuat Mario tertawa lepas,hal yang sangat tidak pernah di lakukan mario saat di depan umum


Mario" dia lucu sekali,masih tidak berubah


Mario dan asisten nya kembali melanjutkan perjalanan mereka


sesampai nya di dalam ruangan,Alicia membereskan dirinya,setelah selesai Alicia melihat meja nya yang kini penuh dengan tumpukan kertas,yang lebih banyak dari sebelum nya


Alicia " apa Om Pram sungguh akan membantu ku,kenapa aku merasa saat ini orang tua itu mau aku mati muda


Alicia berjalan lemas menuju kursinya dan menatap tumpukan kertas yang sangat banyak


Alicia" semangat Alicia,jangan menyerah ini baru awal,ingat misi mu masih banyak dan perusahaan ini butuh kamu ingat itu


sambil menyemangati diri nya Alicia mengambil satu dokumen untuk di baca nya


setelah membaca beberapa dokumen alicia terlihat frustasi


Alicia" astaga kenapa berbeda,kenapa hal baru lagi aku baru memahami yang kemarin Om Pram tidak bisakah memberiku sedikit demi sedikit saja (sambil meletakan kepalanya di atas tumpukan kertas)


Alicia melihat ponsel nya berdering,Alicia menatap layar ponsel nya


"Arisya"


Alicia segera mengangkat panggilan itu,tanpa basa basi Alicia langsung mengeluh pada sahabat nya itu


Alicia* sya malu banget sya malu


Alicia menceritakan kejadian yang membuat nya malu pagi tadi hal itu membuat Arisya tertawa terbahak bahak


Arisya*astaga cia,bisa bisanya kamu kayak gitu,gak kerasa itu handuk masih nempel


Arisya terus tertawa membuat Alicia sedikit jengkel


Alicia* ketawa aja,ketawa,puas kan,ih mana kerasa nama nya buru buru,mana di lobi rame,mau taruh dimana muka aku sya


Arisya* jangan ngambek mommy,untung yang menegur nya Mario coba kalo yang lain kamu bakal malu banget pasti


Alicia* gak ada untung nya ya sya,malu mah tetap malu


Arisya* iya deh iya,jadi apa yang kamu kerjakan hari ini


Alicia* tidak ada,tumpukan kertas ini membuat ku frustasi


Arisya* semangat mommy cia,oh iya cia kata kadavi jika kamu kesulitan dia mau membantu


Alicia* tidak perlu sya,aku sudah banyak merepotkan kalian,aku akan berusaha sendiri,em tapi jika nanti aku benar benar butuh,aku akan menghubungi mantan suami ku itu (tertawa)


Arisya* baik lah mantan madu ku (tertawa)


Alicia* ya sudah kalo gitu,aku mau mengobrak abrik kertas kertas ini,doa akan aku agar hari ini ada ilmu yang aku dapat


Arisya* baik lah mommy cia,semangat mommy


Arisya dan Alicia menutup panggilan nya,Alicia melihat jam di tangan nya menunjukan pukul dua belas siang,di mana saat nya istirahat,Alicia merasakan lapar di perut nya karena memang diri nya tidak sempat sarapan pagi

__ADS_1


Alicia keluar dari ruangan nya,dirinya memilih kantin kantor,agar dirinya tidak banyak menghabiskan waktu


setelah memesan makanan Alicia duduk di salah satu kursi,menunggu makanan nya


"eh itu kan alicia,yang selingkuh dan ninggalin suami nya kan"


para karyawan mulai berdesas desus tentang diri nya


"iya sekarang dia balik lagi,kira kira mau apa ya"


"ya apa lagi lah,pasti mau rebut suami nya lagi,kalo gak mau buat sensasi baru,atau mau merusak kehidupan orang lain lagi,itu kan hobi nya"


Alicia merasa tidak tahan mendengar ucapan para karyawan yang trus membicarakan dirinya,Alicia memilih pergi dengan menahan air mata,ia merasa tidak kuat untuk mendengar cemoohan


"kenapa Alicia bukan kah kamu tau ini resiko nya,kenapa kamu malah seperti ini,ingat jangan perdulikan mereka,jangan dengarkan mereka" Alicia terus berkata didalam hati nya namun air mata nya tetap mengalir


Alicia berhenti di salah satu tempat menyadarkan diri nya di tembok,untuk menguatkan dirinya


"kamu kenapa"


mendengar suara itu Alicia langsung membersihkan air mata nya dan melihat ke sumber suara yang sangat ia kenal


Alicia" tidak aku hanya kelilipan


Mario" jangan berbohong,apa ada yang menyakiti mu


Alicia" tidak


Alicia hendak pergi namun Mario menarik Alicia hingga masuk kedalam pelukan nya


Mario" siapa yang menyakiti mu katakan pada ku


Alicia" lepaskan aku,jangan sentuh aku


Mario" cia ada dengan mu ?


Alicia" (mendorong Mario) lepaskan aku,jangan perdulikan aku,aku tidak mau mereka menganggap ku buruk lagi,ingat kamu sudah ada istri,aku tidak mau di anggap perusak,tolong jangan perdulikan aku


Mario yang terkejut mendengar perkataan Alicia langsung melepaskan pelukan nya pada Alicia,dan Alicia pergi meninggalkan Mario


Alicia mengambil barang barang nya,dan meninggalkan kantor itu,Alicia menepikan mobilnya untuk menenangkan diri nya


"ada apa dengan mu Alicia,bukan kah kamu tau resiko apa yang akan kamu tuai" Alicia merutuki dirinya sendiri


cukup lama Alicia kembali tenang,dan ia baru menyadari jika dirinya berada di depan restoran milik Windy


Alicia turun dari mobil nya dan masuk kedalam restoran itu


Windy" selamat siang,selamat datang


prangggg


Windy menjatuhkan nampan yang ia pegang menimbulkan kegaduhan,saat dirinya melihat Alicia berdiri di depan pintu resto milik nya


____________________


lanjut lagi guys

__ADS_1


__ADS_2