
enjoy
.
.
.
.
.
happy reading
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
Alicia" astaga aku sudah terlambat
Alicia trus berjalan masuk kedalam kantor sampai diri nya tidak memperhatikan jika dirinya menjadi pusat perhatian
brug
Alicia menabrak seseorang,yang membuat dirinya hampir terjatuh,untung saja pria didepan nya Manahan dirinya agar tidak jatuh
Alicia " maaf aku tidak melihat maaf
Alicia menaikan pandangan nya dan melihat Mario berada di hadapan nya,membuat nya terkejut
mario" terlambat lagi nona?
Mario menatap tajam ke arah Alicia dan memperhatikan diri nya dari atas hingga ke bawah
"astaga apa yang dia lakukan,kenapa menatap ku seperti itu" dalam hati Alicia yang membuat dirinya salah tingkah
Alicia " maaf,maaf sekali lagi
Alicia hendak pergi namun Mario mengehentikan langkah Alicia
Mario" tunggu dulu
Mario menarik tangan Alicia yang membuat degup jantung Alicia semakin cepat,seperti terkana aliran listrik,dan membuat wajah nya memanas saat ini
Mario" apa kamu akan ke ruangan mu Dangan handuk di kepala mu itu
Mario menunjuk handuk yang masih terpasang di kepala Alicia
dengan cepat Alicia meraba kepala nya dan benar saja handuk masih ada di kepala nya
Alicia memejamkan mata nya karena iya baru menyadari jika saat ini semua orang menatap nya
dengan cepat Alicia melepas handuk itu,namun kini rambut nya terurai dengan acak acakan
"Alicia kenapa kamu bodoh sekali,kenapa mempermalukan diri sendiri "
Alicia membalik kan tubuh nya menatap Mario memasang wajah dingin
Alicia" trimakasih sudah memberi tahu
__ADS_1
setelah selsai Alicia dengan cepat berjalan menuju lift,sampai diri nya kembali menabrak pintu lift yang masih tertutup
hal itu membuat Mario tertawa,keluarkan Alicia membuat Mario tertawa lepas,hal yang sangat tidak pernah di lakukan mario saat di depan umum
Mario" dia lucu sekali,masih tidak berubah
Mario dan asisten nya kembali melanjutkan perjalanan mereka
sesampai nya di dalam ruangan,Alicia membereskan dirinya,setelah selesai Alicia melihat meja nya yang kini penuh dengan tumpukan kertas,yang lebih banyak dari sebelum nya
Alicia " apa Om Pram sungguh akan membantu ku,kenapa aku merasa saat ini orang tua itu mau aku mati muda
Alicia berjalan lemas menuju kursinya dan menatap tumpukan kertas yang sangat banyak
Alicia" semangat Alicia,jangan menyerah ini baru awal,ingat misi mu masih banyak dan perusahaan ini butuh kamu ingat itu
sambil menyemangati diri nya Alicia mengambil satu dokumen untuk di baca nya
setelah membaca beberapa dokumen alicia terlihat frustasi
Alicia" astaga kenapa berbeda,kenapa hal baru lagi aku baru memahami yang kemarin Om Pram tidak bisakah memberiku sedikit demi sedikit saja (sambil meletakan kepalanya di atas tumpukan kertas)
Alicia melihat ponsel nya berdering,Alicia menatap layar ponsel nya
"Arisya"
Alicia segera mengangkat panggilan itu,tanpa basa basi Alicia langsung mengeluh pada sahabat nya itu
Alicia* sya malu banget sya malu
Alicia menceritakan kejadian yang membuat nya malu pagi tadi hal itu membuat Arisya tertawa terbahak bahak
Arisya*astaga cia,bisa bisanya kamu kayak gitu,gak kerasa itu handuk masih nempel
Arisya terus tertawa membuat Alicia sedikit jengkel
Alicia* ketawa aja,ketawa,puas kan,ih mana kerasa nama nya buru buru,mana di lobi rame,mau taruh dimana muka aku sya
Arisya* jangan ngambek mommy,untung yang menegur nya Mario coba kalo yang lain kamu bakal malu banget pasti
Alicia* gak ada untung nya ya sya,malu mah tetap malu
Arisya* iya deh iya,jadi apa yang kamu kerjakan hari ini
Alicia* tidak ada,tumpukan kertas ini membuat ku frustasi
Arisya* semangat mommy cia,oh iya cia kata kadavi jika kamu kesulitan dia mau membantu
Alicia* tidak perlu sya,aku sudah banyak merepotkan kalian,aku akan berusaha sendiri,em tapi jika nanti aku benar benar butuh,aku akan menghubungi mantan suami ku itu (tertawa)
Arisya* baik lah mantan madu ku (tertawa)
Alicia* ya sudah kalo gitu,aku mau mengobrak abrik kertas kertas ini,doa akan aku agar hari ini ada ilmu yang aku dapat
Arisya* baik lah mommy cia,semangat mommy
Arisya dan Alicia menutup panggilan nya,Alicia melihat jam di tangan nya menunjukan pukul dua belas siang,di mana saat nya istirahat,Alicia merasakan lapar di perut nya karena memang diri nya tidak sempat sarapan pagi
__ADS_1
Alicia keluar dari ruangan nya,dirinya memilih kantin kantor,agar dirinya tidak banyak menghabiskan waktu
setelah memesan makanan Alicia duduk di salah satu kursi,menunggu makanan nya
"eh itu kan alicia,yang selingkuh dan ninggalin suami nya kan"
para karyawan mulai berdesas desus tentang diri nya
"iya sekarang dia balik lagi,kira kira mau apa ya"
"ya apa lagi lah,pasti mau rebut suami nya lagi,kalo gak mau buat sensasi baru,atau mau merusak kehidupan orang lain lagi,itu kan hobi nya"
Alicia merasa tidak tahan mendengar ucapan para karyawan yang trus membicarakan dirinya,Alicia memilih pergi dengan menahan air mata,ia merasa tidak kuat untuk mendengar cemoohan
"kenapa Alicia bukan kah kamu tau ini resiko nya,kenapa kamu malah seperti ini,ingat jangan perdulikan mereka,jangan dengarkan mereka" Alicia terus berkata didalam hati nya namun air mata nya tetap mengalir
Alicia berhenti di salah satu tempat menyadarkan diri nya di tembok,untuk menguatkan dirinya
"kamu kenapa"
mendengar suara itu Alicia langsung membersihkan air mata nya dan melihat ke sumber suara yang sangat ia kenal
Alicia" tidak aku hanya kelilipan
Mario" jangan berbohong,apa ada yang menyakiti mu
Alicia" tidak
Alicia hendak pergi namun Mario menarik Alicia hingga masuk kedalam pelukan nya
Mario" siapa yang menyakiti mu katakan pada ku
Alicia" lepaskan aku,jangan sentuh aku
Mario" cia ada dengan mu ?
Alicia" (mendorong Mario) lepaskan aku,jangan perdulikan aku,aku tidak mau mereka menganggap ku buruk lagi,ingat kamu sudah ada istri,aku tidak mau di anggap perusak,tolong jangan perdulikan aku
Mario yang terkejut mendengar perkataan Alicia langsung melepaskan pelukan nya pada Alicia,dan Alicia pergi meninggalkan Mario
Alicia mengambil barang barang nya,dan meninggalkan kantor itu,Alicia menepikan mobilnya untuk menenangkan diri nya
"ada apa dengan mu Alicia,bukan kah kamu tau resiko apa yang akan kamu tuai" Alicia merutuki dirinya sendiri
cukup lama Alicia kembali tenang,dan ia baru menyadari jika dirinya berada di depan restoran milik Windy
Alicia turun dari mobil nya dan masuk kedalam restoran itu
Windy" selamat siang,selamat datang
prangggg
Windy menjatuhkan nampan yang ia pegang menimbulkan kegaduhan,saat dirinya melihat Alicia berdiri di depan pintu resto milik nya
____________________
lanjut lagi guys
__ADS_1