
ke esokan harinya,di kediaman Alicia,kadavi dan Alicia masih berbaring di tempat tidur,karena Alicia meminta kadavi untuk tidak pergi kemana mana
kadavi" aku harus ke kantor,ada pertemuan penting,bisa tidak aku pergi
Alicia" tidak,kamu jangan pergi mas,aku mau sama kamu,pokonya kamu gak pergi (memeluk erat kadavi)
kadavi hanya menarik nafas
kadavi" Arisya tidak pernah seperti ini (bergumam)
Alicia" apa ?
kadavi" hah tidak aku hanya mau mengambil ponsel ku
Alicia" mas kapan kamu akan menceraikan Arisya,cepat lah ceraikan dia,aku takut jika dia menggunakan cara licik untuk mencari belas kasihan mu,dan menjadikan anak nya alat untuk menguras harta mu
kadavi" tidak semudah itu,kita harus menunggu Arisya melahirkan,dan selesai masa nifas,setelah itu baru bisa aku menggugat cerai Arisya
Alicia" kenapa harus selama itu (merasa kesal)
kadavi" memang sudah seperti itu seharus nya
" aku harus melakukan sesuatu,agar Arisya pergi dari hidup mas Davi" dalam hati Alicia
Alicia" mas kamu pergi lah,aku sudah tidak mau lagi bersama mu
kadavi" baik lah
kadavi yang mendengar itu langsung bergegas pergi,karena dirinya harus menghadiri pertemuan penting
setelah kepergian kadavi Alicia menghubungi Windy
Alicia* dimana kamu
Windy* maaf aku rasa aku sudah tidak lagi bekerja dengan mu lagi,dan satu lagi aku tidak akan melakukan apa pun perintah mu
Alicia memutar mata nya malas,Alicia mengambil sebuah benda dan mendengar kan nya pada ponsel
"Windy,bantu mba cia,jangan begitu" suara ibu Windy
Windy" apa yang kamu lakukan pada ibu ku,Diaman kamu Alicia (berteriak)
Alicia" temui aku di tempat biasa,jika kamu mau ibu mu baik baik saja
dengan terpaksa Windy menuruti mau Alicia
sesampainya di tempat yang sudah mereka sepakati,Windy langsung menghampiri Alicia yang sudah menunggu nya
Alicia" halo mantan manager ku,apa kabar mu,bagaimana persiapan pernikahan mu (terkekeh)
Windy" tidak usah banyak bicara,cepat katakan apa mau mu
Alicia" buru buru sekali,duduk dan minum lah sesuatu
Windy dengan kesal duduk di kursi yang bersebrangan dengan Alicia
Alicia" nah begitu kan terlihat bagus
__ADS_1
Windy" cepat katakan apa mau mu ?
Alicia" buat kan aku surat cerai atas nama Arisya dan mas Davi
windy" apa yang akan kamu lakukan,jangan pernah mempermainkan seseorang Alicia
Alicia" tidak usah sok menasehati ku,lakukan saja jika kamu mau ibu mu baik baik saja
Windy" sialan,akan aku buat kan
setelah menyampaikan keinginan nya Alicia tiba tiba merasa sakit perut karena ingin buang air besar,dengan terburu buru Alicia meninggalkan Windy,membuat tas nya terjatuh,melihat hal itu Windy membereskan barang barang itu,dan menemukan benda panjang yang memiliki lampu berkelip
"bukan kah ini hadiah yang diberikan kak sya saat dirinya ulang tahun dulu" dalam hati Windy
karena penasaran Windy menekan sebuah tombol dan mendengar suara ibunya
Windy" jadi itu hanya rekaman,selama ini aku di ancam dengan ini,tidak akan aku biarkan usaha mu berhasil kali ini
Windy membereskan barang barang Alicia,dan meletakan tas nya pada tempat nya
tidak menunggu lama Alicia kembali ke meja itu
Windy" apa sudah selsai,apa tidak ada lagi,jika tidak aku akan pergi
Alicia" kerjakan itu dengan baik,aku mau lusa berkas itu sudah berada di tangan ku
Windy" tunggu saja
Windy langsung pergi meninggalkan Alicia
Bu Dewi" tidak apa apa sya,ini hanya tegang saja,mungkin bayi mu kaget,apa kamu habis melakukan sesuatu
Arisya" aku mengangkat sebuah pot tadi pagi
Bu Dewi" lain kali jangan lakukan lagi Arisya,itu bisa membuat bayi terkejut
Arisya" aku tidak tahu,terimakasih Bu mau merawat ku
Bu Dewi" itu tugas ku sya,lusa aku akan kembali mengecek keadaan mu kembali,istirahat lah beberapa hari
Arisya" baik lah Bu,sekali lagi terimakasih
Bu Dewi" sama sama sayang,ya sudah anak baik,anak pintar Nene haji pulang dulu,lusa nenek haji priksa kamu lagi ya
Bu Dewi pergi meninggalkan rumah Arisya
Bu sari" nyonya ada ada saja,kenapa mengangkat pot berat itu,kan ada pak Rahmat,ada pak Yanto,ada saya,ada Nini yang bisa membantu
Arisya" habis sya tidak tahan melihat nya Bu
Bu sari" ada saja nyonya ini,Bu sari buatkan makana ke sukaan nyonya,apa mau makan sekarang
Arisya" iya Bu,sya juga sudah lapar
Bu sari" tunggu sebentar nyonya
Arisya hanya tersenyum melihat Bu sari meninggalkan nya
__ADS_1
Arisya memeriksa ponselnya,namun tak ada pesan atau apa pun dari kadavi
Arisya" apa kamu merindukan Daddy mu nak,sama Buna juga,tapi Daddy mu sangat sibuk,jadi kita harus kuat oke,anak Buna kan pintar
Arisya terus mengelus perut nya,dan terus mengajak berbincang bayi dalam perut nya
di tempat lain,Avila yang sudah tahu jika Windy adalah wanita yang selama ini di sukai Bara,membuat Avila menyadari jika dirinya tidak ada sedikit pun tempat di hati Bara
Bara" Avila apa kamu sakit,tumben sekali diam seperti ini,biasa nya ada saja yang di minta atau di ceritakan
Avila terus mengerjakan tugas nya,tak menggubris sedikit pun perkataan Bara
Bara" apa kamu masih marah pada ku
Avila tetap tidak meladeni Bara,hal itu membuat Bara kesal,Bara menarik berkas yang sedang di kerjakan Avila
Bara" ada apa katakan pada ku,jika tidak aku tidak akan mengembalikan ini
Avila" baik lah,ambil saja jika kamu menginginkan berkas itu
Avila pergi meninggalkan ruangan itu
Bara" kenapa tuh anak lagi pms ya
Avila memilih duduk di kantin kantor,untuk menghilangkan rasa sedih nya
Vero" hey anak manis
Avila" oh om Vero (tersenyum)
Vero" apa keputusan mu sudah bulat untuk kembali ke Daddy mu
Avila" Daddy membutuhkan ku,dan aku satu satu nya yang di miliki Daddy,dan di sini juga mama dan keluarga baru nya tidak menerima ku,jadi buat apa aku di sini
Vero" (tersenyum) anak yang baik,apa janji orang itu sudah di penuhi
Avila" (tersenyum) hanya aku saja bocah bodoh yang mengira janji itu adalah nyata,pada kenyataan nya itu hanya lah perkataan anak kecil yang mungkin hanya menghibur saat itu (tersenyum)
Vero" aku yakin laki laki itu akan menyesal jika dia tahu telah menyia-nyia kan kamu,apa dia sudah tahu perasaan mu
Avila" tidak,lebih baik tidak tahu,itu akan lebih mudah untuk ku
Vero" baik lah,dua hari lagi semua yang kamu butuhkan selesai dan kamu bisa kembali ke Jerman
Avila" terimakasih om sudah membantuku
Vero" tidak terasa kalian sudah sangat dewasa sekarang,bahagialah dengan pilihan mu Avi
Avila hanya tersenyum menanggapi ucapan Vero pada nya
__________________
TBC
next
terimakasih sudah membaca,jangan lupa ya kasih dukungan buat aku dalam bentuk apa pun itu,terimakasih 😘😘😘
__ADS_1