Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 67


__ADS_3

ke esokan harinya,di kediaman Alicia,kadavi dan Alicia masih berbaring di tempat tidur,karena Alicia meminta kadavi untuk tidak pergi kemana mana


kadavi" aku harus ke kantor,ada pertemuan penting,bisa tidak aku pergi


Alicia" tidak,kamu jangan pergi mas,aku mau sama kamu,pokonya kamu gak pergi (memeluk erat kadavi)


kadavi hanya menarik nafas


kadavi" Arisya tidak pernah seperti ini (bergumam)


Alicia" apa ?


kadavi" hah tidak aku hanya mau mengambil ponsel ku


Alicia" mas kapan kamu akan menceraikan Arisya,cepat lah ceraikan dia,aku takut jika dia menggunakan cara licik untuk mencari belas kasihan mu,dan menjadikan anak nya alat untuk menguras harta mu


kadavi" tidak semudah itu,kita harus menunggu Arisya melahirkan,dan selesai masa nifas,setelah itu baru bisa aku menggugat cerai Arisya


Alicia" kenapa harus selama itu (merasa kesal)


kadavi" memang sudah seperti itu seharus nya


" aku harus melakukan sesuatu,agar Arisya pergi dari hidup mas Davi" dalam hati Alicia


Alicia" mas kamu pergi lah,aku sudah tidak mau lagi bersama mu


kadavi" baik lah


kadavi yang mendengar itu langsung bergegas pergi,karena dirinya harus menghadiri pertemuan penting


setelah kepergian kadavi Alicia menghubungi Windy


Alicia* dimana kamu


Windy* maaf aku rasa aku sudah tidak lagi bekerja dengan mu lagi,dan satu lagi aku tidak akan melakukan apa pun perintah mu


Alicia memutar mata nya malas,Alicia mengambil sebuah benda dan mendengar kan nya pada ponsel


"Windy,bantu mba cia,jangan begitu" suara ibu Windy


Windy" apa yang kamu lakukan pada ibu ku,Diaman kamu Alicia (berteriak)


Alicia" temui aku di tempat biasa,jika kamu mau ibu mu baik baik saja


dengan terpaksa Windy menuruti mau Alicia


sesampainya di tempat yang sudah mereka sepakati,Windy langsung menghampiri Alicia yang sudah menunggu nya


Alicia" halo mantan manager ku,apa kabar mu,bagaimana persiapan pernikahan mu (terkekeh)


Windy" tidak usah banyak bicara,cepat katakan apa mau mu


Alicia" buru buru sekali,duduk dan minum lah sesuatu


Windy dengan kesal duduk di kursi yang bersebrangan dengan Alicia


Alicia" nah begitu kan terlihat bagus

__ADS_1


Windy" cepat katakan apa mau mu ?


Alicia" buat kan aku surat cerai atas nama Arisya dan mas Davi


windy" apa yang akan kamu lakukan,jangan pernah mempermainkan seseorang Alicia


Alicia" tidak usah sok menasehati ku,lakukan saja jika kamu mau ibu mu baik baik saja


Windy" sialan,akan aku buat kan


setelah menyampaikan keinginan nya Alicia tiba tiba merasa sakit perut karena ingin buang air besar,dengan terburu buru Alicia meninggalkan Windy,membuat tas nya terjatuh,melihat hal itu Windy membereskan barang barang itu,dan menemukan benda panjang yang memiliki lampu berkelip


"bukan kah ini hadiah yang diberikan kak sya saat dirinya ulang tahun dulu" dalam hati Windy


karena penasaran Windy menekan sebuah tombol dan mendengar suara ibunya


Windy" jadi itu hanya rekaman,selama ini aku di ancam dengan ini,tidak akan aku biarkan usaha mu berhasil kali ini


Windy membereskan barang barang Alicia,dan meletakan tas nya pada tempat nya


tidak menunggu lama Alicia kembali ke meja itu


Windy" apa sudah selsai,apa tidak ada lagi,jika tidak aku akan pergi


Alicia" kerjakan itu dengan baik,aku mau lusa berkas itu sudah berada di tangan ku


Windy" tunggu saja


Windy langsung pergi meninggalkan Alicia


Bu Dewi" tidak apa apa sya,ini hanya tegang saja,mungkin bayi mu kaget,apa kamu habis melakukan sesuatu


Arisya" aku mengangkat sebuah pot tadi pagi


Bu Dewi" lain kali jangan lakukan lagi Arisya,itu bisa membuat bayi terkejut


Arisya" aku tidak tahu,terimakasih Bu mau merawat ku


Bu Dewi" itu tugas ku sya,lusa aku akan kembali mengecek keadaan mu kembali,istirahat lah beberapa hari


Arisya" baik lah Bu,sekali lagi terimakasih


Bu Dewi" sama sama sayang,ya sudah anak baik,anak pintar Nene haji pulang dulu,lusa nenek haji priksa kamu lagi ya


Bu Dewi pergi meninggalkan rumah Arisya


Bu sari" nyonya ada ada saja,kenapa mengangkat pot berat itu,kan ada pak Rahmat,ada pak Yanto,ada saya,ada Nini yang bisa membantu


Arisya" habis sya tidak tahan melihat nya Bu


Bu sari" ada saja nyonya ini,Bu sari buatkan makana ke sukaan nyonya,apa mau makan sekarang


Arisya" iya Bu,sya juga sudah lapar


Bu sari" tunggu sebentar nyonya


Arisya hanya tersenyum melihat Bu sari meninggalkan nya

__ADS_1


Arisya memeriksa ponselnya,namun tak ada pesan atau apa pun dari kadavi


Arisya" apa kamu merindukan Daddy mu nak,sama Buna juga,tapi Daddy mu sangat sibuk,jadi kita harus kuat oke,anak Buna kan pintar


Arisya terus mengelus perut nya,dan terus mengajak berbincang bayi dalam perut nya


di tempat lain,Avila yang sudah tahu jika Windy adalah wanita yang selama ini di sukai Bara,membuat Avila menyadari jika dirinya tidak ada sedikit pun tempat di hati Bara


Bara" Avila apa kamu sakit,tumben sekali diam seperti ini,biasa nya ada saja yang di minta atau di ceritakan


Avila terus mengerjakan tugas nya,tak menggubris sedikit pun perkataan Bara


Bara" apa kamu masih marah pada ku


Avila tetap tidak meladeni Bara,hal itu membuat Bara kesal,Bara menarik berkas yang sedang di kerjakan Avila


Bara" ada apa katakan pada ku,jika tidak aku tidak akan mengembalikan ini


Avila" baik lah,ambil saja jika kamu menginginkan berkas itu


Avila pergi meninggalkan ruangan itu


Bara" kenapa tuh anak lagi pms ya


Avila memilih duduk di kantin kantor,untuk menghilangkan rasa sedih nya


Vero" hey anak manis


Avila" oh om Vero (tersenyum)


Vero" apa keputusan mu sudah bulat untuk kembali ke Daddy mu


Avila" Daddy membutuhkan ku,dan aku satu satu nya yang di miliki Daddy,dan di sini juga mama dan keluarga baru nya tidak menerima ku,jadi buat apa aku di sini


Vero" (tersenyum) anak yang baik,apa janji orang itu sudah di penuhi


Avila" (tersenyum) hanya aku saja bocah bodoh yang mengira janji itu adalah nyata,pada kenyataan nya itu hanya lah perkataan anak kecil yang mungkin hanya menghibur saat itu (tersenyum)


Vero" aku yakin laki laki itu akan menyesal jika dia tahu telah menyia-nyia kan kamu,apa dia sudah tahu perasaan mu


Avila" tidak,lebih baik tidak tahu,itu akan lebih mudah untuk ku


Vero" baik lah,dua hari lagi semua yang kamu butuhkan selesai dan kamu bisa kembali ke Jerman


Avila" terimakasih om sudah membantuku


Vero" tidak terasa kalian sudah sangat dewasa sekarang,bahagialah dengan pilihan mu Avi


Avila hanya tersenyum menanggapi ucapan Vero pada nya


__________________


TBC


next


terimakasih sudah membaca,jangan lupa ya kasih dukungan buat aku dalam bentuk apa pun itu,terimakasih 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2