
Arisya sudah siap,sudah terlihat cantik,bahkan perias pengantin sangat memuji Arisya yang terlihat sangat cantik
perias" nona anda sangat cantik,calon suami mu pasti akan senang melihat mu hari ini
Arisya" terimakasih,apa ini sudah selesai
perias" tentu nona,hanya tinggal menunggu pangeran mu datang saja,jika begitu aku permisi
perias pengantin itu meninggalkan Arisya,kamar Arisya tidak terlihat seperti kamar pengantin lain nya,kamar Arisya nampak biasa saja,tanpa hiasan apa pun,di karenakan setelah melaksanakan ijab qobul Arisya langsung di bawa keluarga kadavi,karena pesta nya akan di adakan di hotel mewah saat malam hari
Arisya melihat dirinya di cermin,melihat dirinya yang sebentar lagi akan berstatus sebagai madu sahabat nya
tok tok tok
Ningrum" boleh bunda masuk
Arisya" masuk lah Bun
Ningrum" anak bunda sangat cantik sekali,gak kerasa kamu bakal pergi dari rumah secepat ini sya
Arisya" ini doa bunda agar anak anak nya membina rumah tangga dan bahagia bukan (tersenyum)
Ningrum" apa kamu bahagia sya ?
Arisya" apa bunda bahagia ?
Ningrum" lah kok nanya balik sya
Arisya" karena jika bunda bahagia Arisya juga akan bahagia,selama bunda dan ayah bahagia itu artinya Arisya pun bahagia,karena sumber ke bahagian sya saat ini kalian
Ningrum menatap putri nya dengan lekat
Ningrum" bunda pun bahagia nak,selama itu membuat mu bahagia,ingat nak setelah ini hidup mu baru akan di mulai,ingat semua pesan bunda dan ayah,jika kamu menemui masalah dan sulit mencari solusi nya ingat bunda dan ayah mu ada di sini siap membantu mu (memeluk)
Arisya" sya akan melakukan semua yang ayah dan bunda beritahu,sya akan menjadi istri yang baik,sya tidak akan mengecewakan ayah dan bunda percaya pada sya Bun (memeluk erat)
Ningrum" jangan menangis nak,nanti riasan mu rusak (tersenyum)
Arisya" apa semua sudah datang Bun
Ningrum" sudah,hanya tinggal menunggu rombongan kadavi saja
Ningrum dan Arisya asik berbincang,sambil menunggu kehadiran keluarga kadavi
tidak menunggu lama keluarga kadavi tiba,Ningrum membawa putrinya untuk menemui calon suaminya,semua mata tertuju pada Arisya yang terlihat sangat cantik sekali bahkan kadavi saja tidak percaya jika Arisya bisa secantik itu
acara pun di mulai,semua berjalan sangat hikmat bahkan saat ijab qobul,kadavi dengan lantang mengucapkan nya,dan hari ini pertama kali Arisya mendengar kadavi menyebutkan namanya dengan baik bahkan di hadapan banyak orang,kini Arisya resmi menjadi istri kadavi
setelah selesai beberapa acara,kini saat nya Arisya untuk pergi meninggalkan rumah nya
__ADS_1
Arisya" ayah sya pamit,doa kan sya ayah,agar sya menjadi istri yang baik (memeluk ayah nya dengan sangat erat)
Hardi" pasti nak,ayah akan selalu mendoakan mu dari sini,kadavi ayah titip Arisya,jaga dia baik baik,dia adalah harta ayah,jadi ayah mohon jaga dia
kadavi" (tersenyum) tentu aku akan menjaga nya
Arisya beralih ke Ningrum
Arisya" bunda!! (memeluk)
Arisya tidak banyak berkata namun Ningrum tahu anak nya ini sangat sedih
Ningrum" jaga sya ya,bunda titip sya,ajari dia jika dia buat kesalahan jangan marahi dia ya
kadavi" iya bunda saya akan ingat
Lulu" sya (memeluk) jadi istri yang baik,jangan suka begadang nonton oppa oppa mu itu,jangan pernah lalai akan tugas mu,sering sering main ke sini,lani pasti merindukan mu
Arisya" iya kak sya akan ingat,lani jangan sering terbangun malam,kasian mama mu jika harus menjaga lani saat malam,aunty akan menjenguk lani nanti ya nak (mencium kening lani)
Panji" sya (memeluk)
Arisya" makasih ya mas selalu mau sya repotin,sekarang gak ada lagi yang bakal gangguin mas Panji,gak akan ada yang buat mas Panji buru buru berangkat kerja
Panji" mas akan merindukan itu sya,Davi titip sya jika sampai air matanya terjatuh kamu berhadapan dengan ku
setelah berpamitan Arisya masuk kedalam mobil
kadavi" hapus air mata mu,seperti tidak akan pernah kembali saja sampai harus menangis seperti itu
Arisya mengambil sapu tangan yang selalu ia bawa
kadavi"(tertawa mengejek) kamu sangat kuno
Arisya hanya diam,ia lebih memilih melihat keluarga nya yang sudah mulai jauh dari pandangan nya
sesampainya di kediaman Abe Arisya di sambut dengan meriah,semua keluarga menerima ke hadiran Arisya
Danu" Hay cantik,selamat datang di keluarga kami
Arisya" kak Danu (senang) akhirnya ada seseorang yang aku kenal
Danu terkejut saat Arisa memegang lengan nya
Danu" sya jangan seperti ini nanti semua orang mengira aku akan merebut mu dari kadavi
Arisya" hah apa ? kenapa seperti itu,Kitakan teman,oh bahkan sekarang sudah menjadi saudara
Danu" jika di keluarga lain mungkin kita bisa,tapi di keluarga kami,hal seperti ini akan jadi bahan perbincangan dan aku akan di marahi
__ADS_1
Arisya" (melepas pegangannya) maaf aku tidak tahu,di keluarga ini punya peraturan seperti ini
"Danu papa memangil mu" Sorang pria mendekati Arisya dan Danu yang sedang berbincang
Danu" oh sya kenalkan ini kakak ku,namanya kak bara
Arisya" oh halo kak bara,aku Arisya,panggil aku sya saja
Bara" Hay sya,selamat bergabung di keluarga kami,hari ini kita tidak akan bisa berkenalan,lain waktu kita akan bertemu lagi,Danu ayo papa menunggu
Danu" tinggal dulu sya
Arisya kini duduk seorang diri,bahkan dia tak mengenal keluarga kadavi,semua sibuk dengan urusan masing masing
"kak Arisya" seorang wanita muda usia sekitar dua puluh tahun mendekati Arisya
Arisya" iya ada apa ?
Avila" kenalkan aku Avila,ayah ku adalah saudara angkat uncle Abe,kakak sangat cantik
Arisya" terimakasih Avila,kamu juga cantik
Avila" apa kakak merasa canggung di sini
Arisya" sedikit,mungkin karena aku baru di sini
Avila" kak apa kakak mau jadi temanku
Arisya" hah apa ? teman?
Avila" ya teman,di keluarga ini tidak ada yang mau menemani ku,mereka selalu bilang jika aku ini perusuh,dan nakal
Arisya" kenapa begitu
Avila" aku hanya mendekati mereka dan mengajak mereka berbincang,atau sekedar duduk di samping mereka tapi mereka tidak pernah suka
Arisya" baik lah mulai hari ini kita teman,tapi dengan syarat kamu membantu ku mengenal mereka semua
Avila" hanya itu,baik lah ayo kita berkeliling
Avila menarik tangan Arisya,Avila mulai memperkenalkan satu persatu keluarga kadavi dan tidak lupa dengan sifat dan kebiasaan mereka,Arisya merasa beruntung bertemu dengan Avila,walau seharusnya yang melakukan hal itu Alicia atau kadavi, namun Arisya tidak mempermasalahkan hal itu
____________________
TBC
next
jangan lupa ya setelah membaca tinggalkan jejak kalian untuk ku,dan jangan lupa berikan aku dukungan dalam bentuk apa pun,trimakasih 🥰🥰🤗🤗
__ADS_1