Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 92


__ADS_3

Arisya benar benar di buat tidak tenang oleh kadavi,dirinya merasa ada yang aneh pada suami nya,karena tingkah kadavi tidak seperti biasanya,pulang bekerja sangat larut,tanpa memberi kabar,bahkan menyapa Fari saja


Arisya benar benar meras bersalah,dirinya merasa jika karena ulah nya lah kadavi jadi berubah


Arisya duduk di tepian tempat tidur,melihat kadavi yang masih mengerjakan sesuatu di leptop nya


Arisya" mas


kadavi" em


Arisya" mas Davi gak capek,ini sudah tengah malam Lo mas,besok mas masih harus bekerja


kadavi" sebentar lagi,jika kamu mengantuk kamu tidur saja,tidak usah menunggu ku


Arisya" em mas (kembali menatap kadavi)


kadavi" iya ada apa ?


Arisya" ah tidak jadi mas


Arisya merasa takut untuk bertanya


kadavi" sya dari pada kamu menganggu ku,lebih baik kamu tidur agar tidak ke siangan


Arisya" em baik lah mas


Arisya langsung berbaring membelakangi kadavi,lambat laun mata nya sudah terpejam,ke esokan pagi nya Arisya terbangun karena terkejut mendengar suara tangisan putranya


Arisya melihat jam di dinding kamar nya yang menunjukan pukul delapan pagi


Arisya" astaga aku ke siangan


Arisya terbangun dengan terburu buru,mencari suara tangis putra nya


Arisya" maaf mba,kenapa Fari menangis


baby sitter" ini Bu susu di kulkas asi sudah habis,jadi saya tidak bisa memberinya


Arisya" kenapa tidak membangunkan saya


baby sitter" tuan yang berpesan untuk tidak menganggu ibu


Arisya" begitu,ayo sayang biar Buna kasih ASI dulu,mba tuan berangkat pukul berapa


baby sitter" tuan berangkat pukul enam Bu


Arisya" oh trimakasih mba


Arisya membawa putra nya naik ke kamar nya,dan memberikan asi pada Fari,Arisya mengambil ponsel nya menghubungi kadavi,namun tak dapat jawaban dari kadavi,beberapa kali Arisya mencoba namun tetap tidak mendapat jawaban dari kadavi,akhirnya Arisya memutuskan menghubungi Kholik


Arisya* selamat pagi pak Kholik


Kholik* selamat pagi nyonya,ada yang bisa saya bantu


Arisya* maaf pak Kholik saya mau tanya apa mas Davi ada


Kholik* oh tuan Davi,belum datang ke kantor nyonya,saya fikir masih di rumah


Arisya* oh begitu,soalnya mas Davi sudah pergi dari pagi tadi


Kholik* oh mungkin tuan ada urusan nyonya,nanti jika tuan sudah sampai saya akan beri tahu tuan


Arisya* oh tidak usah pak,tidak usah,biar kan saja,nanti biar saya saja yang menghubungi nya lagi

__ADS_1


Kholik* baik lah,nyonya


Arisya mengakhiri panggilan nya dengan Kholik


Kholik" kemana tuan sepagi itu pergi,tidak biasanya,astaga kenapa aku jadi ikut campur


Kholik kembali bekerja


sementara kadavi sudah berada di depan rumah aunty Tantri,Tantri yang melihat kadavi di depan rumah nya langsung menghampiri kadavi


tantri" kadavi


kadavi" aunty (terkejut)


Tantri" kamu kembali lagi


kadavi" iya aunty,ada yang ingin aku bicarakan pada Alicia,aunty tenang saja aku tidak akan membuat nya drop


Tantri" aunty percaya pada mu kadavi,masuk lah Arisya ada di halaman belakang


kadavi" baik aunty


kadavi masuk menemui Alicia,kini kadavi sudah lebih siap untuk menemui Alicia


Alicia mendengar suara langkah seseorang


Alicia" aunty apa ada yang tertinggal


Alicia berbalik untuk melihat,betapa terkejut nya Alicia melihat sosok kadavi berjalan mendekati nya


Alicia" ma-ma-mas Davi


kadavi" apa kabar Alicia


Alicia" ma-ma-mas Davi


Alicia menatap bingung kadavi


kadavi" tadi nya aku kemari karena ingin membalas dendam,tapi lihat diri mu,duduk tak berdaya di kursi roda ini (tertawa)


Alicia merasa tidak percaya melihat kadavi yang berbicara di hadapan nya


Alicia" mas Davi (merasa tidak percaya )


kadavi" ada apa,takut,hah mana Alicia yang aku kenal,mana Alicia yang selalu menjadi pemberani,dimana alicia yang percaya diri,mana Alicia yang selama ini pantang menyerah,sungguh tidak mengasikan,aku tidak senang jika membalas dendam pada musuh yang terlihat lemah seperti ini


Alicia" mas Davi jika kamu memang mau membalas dendam,lakukan saja aku siap


kadavi" (tertawa) kamu fikir aku laki laki macam apa,membalas dendam pada orang yang tak berdaya seperti mu,aku beritahu pada mu,aku akan membalas dendam jika musuh ku sudah seimbang dengan ku,jika musuh ku datang pada ku sendiri,tidak seperti ini


Alicia" lakukan saja sekarang biar aku tidak lagi merasa bersalah (menangis)


kadavi" jika kamu,ingin aku membalas dendam,dengar kan aku,akan aku tunggu kamu berdiri di hadapan ku,agar aku bisa membalas dendam pada mu


Alicia terdiam mendengar perkataan kadavi pada nya,Alicia tidak melihat kebohongan pada mata kadavi


Alicia" baik lah aku akan sembuh,dan aku akan berdiri di hadapan mu,dan aku menerima balas dendam mu,tapi aku mohon jangan libatkan Arisya dalam hal ini


kadavi merasa senang di dalam hati nya,mendengar perkataan Alicia


kadavi" baik lah jika begitu,aku tidak sabar menunggu hari itu


setelah selesai kadavi meninggalkan rumah itu dengan perasaan senang

__ADS_1


sementara Arisya yang berada di rumah tidak tenang memikirkan kan kadavi yang bersikap aneh


bel pintu rumah itu berbunyi menandakan jika ada yang datang


Arisya" mba tolong buka kan pintu


dengan senyum yang di paksa kan Arisya siap menyambut kedatangan tamu itu


Avila" Kak sya!!! (berteriak )


Arisya" astaga Avi,kamu terlihat sangat senang sekali


Avila" tentu saja,lihat ini (menunjukan sebuah cicin melingkar di jari manisnya)


Arisya" jari (dengan polosnya)


Avila" ih kak sya,lihat baik baik ada apa yang berubah


Arisya" em ... oooo cincin,ada apa dengan cincin itu


Avila menepuk dahinya kesal


Avila" inalilahi kak sya ,ini cincin lamaran dari Bara


Arisya yang mendengar hal itu ikut merasa bahagia


Arisya" wah selamat Avi,akhirnya kamu sama Bara bisa bersama lagi,tidak perlu kucing kucingan lagi (terkekeh)


Avila" aku juga senang kak,mana Fari kak?


Arisya" Fari baru saja tertidur,beberapa hari ini Fari sedikit rewel jika malam


Avila" kak apa,kakak dalam masalah,kenapa wajah kakak terlihat murung


Arisya"(menatap Avi) Avi aneh tidak jika seorang pria tiba tiba bersikap berbeda dari biasanya,bahkan pergi atau pulang tidak menyapa anak nya atau istri nya,menurut mu apa yang terjadi pada pria itu


Avila" em dari pengalaman ku,eh bukan dari kebanyakan yang aku lihat,biasanya laki laki seperti itu menemukan kenyamanan lain di luar rumah


Arisya" kenyamanan di luar rumah? maksud mu bagaimana ?


Avila" selingkuh kak,selingkuh,ada wanita lain


Arisya"( terkejut) hah apa,tidak,tidak,tidak,tidak mungkin mas Davi melakukan itu


Avila" apa !!! (terkejut)as Davi


Arisya" iya


Avila" coba ceritakan bagaimana kronologi nya


Arisya menceritakan semua nya


Avila" kak sya,jangan jangan benar,karena merasa marah mas Davi mendapatkan kenyamanan di luar,kak sya kita tidak bisa diam saja,kita harus selidik ini kita harus menata matai mas Davi


Arisa" tapi Avi


Avila" tidak ada tapi kak,sebelum terlambat


Avila berusaha meyakinkan Arisya,dan membuat Arisya setuju dengan ide Avila,kedua wanita itu mulai menyusun rencana


__________________


TBC

__ADS_1


next


__ADS_2