
Arisya benar benar di buat tidak tenang oleh kadavi,dirinya merasa ada yang aneh pada suami nya,karena tingkah kadavi tidak seperti biasanya,pulang bekerja sangat larut,tanpa memberi kabar,bahkan menyapa Fari saja
Arisya benar benar meras bersalah,dirinya merasa jika karena ulah nya lah kadavi jadi berubah
Arisya duduk di tepian tempat tidur,melihat kadavi yang masih mengerjakan sesuatu di leptop nya
Arisya" mas
kadavi" em
Arisya" mas Davi gak capek,ini sudah tengah malam Lo mas,besok mas masih harus bekerja
kadavi" sebentar lagi,jika kamu mengantuk kamu tidur saja,tidak usah menunggu ku
Arisya" em mas (kembali menatap kadavi)
kadavi" iya ada apa ?
Arisya" ah tidak jadi mas
Arisya merasa takut untuk bertanya
kadavi" sya dari pada kamu menganggu ku,lebih baik kamu tidur agar tidak ke siangan
Arisya" em baik lah mas
Arisya langsung berbaring membelakangi kadavi,lambat laun mata nya sudah terpejam,ke esokan pagi nya Arisya terbangun karena terkejut mendengar suara tangisan putranya
Arisya melihat jam di dinding kamar nya yang menunjukan pukul delapan pagi
Arisya" astaga aku ke siangan
Arisya terbangun dengan terburu buru,mencari suara tangis putra nya
Arisya" maaf mba,kenapa Fari menangis
baby sitter" ini Bu susu di kulkas asi sudah habis,jadi saya tidak bisa memberinya
Arisya" kenapa tidak membangunkan saya
baby sitter" tuan yang berpesan untuk tidak menganggu ibu
Arisya" begitu,ayo sayang biar Buna kasih ASI dulu,mba tuan berangkat pukul berapa
baby sitter" tuan berangkat pukul enam Bu
Arisya" oh trimakasih mba
Arisya membawa putra nya naik ke kamar nya,dan memberikan asi pada Fari,Arisya mengambil ponsel nya menghubungi kadavi,namun tak dapat jawaban dari kadavi,beberapa kali Arisya mencoba namun tetap tidak mendapat jawaban dari kadavi,akhirnya Arisya memutuskan menghubungi Kholik
Arisya* selamat pagi pak Kholik
Kholik* selamat pagi nyonya,ada yang bisa saya bantu
Arisya* maaf pak Kholik saya mau tanya apa mas Davi ada
Kholik* oh tuan Davi,belum datang ke kantor nyonya,saya fikir masih di rumah
Arisya* oh begitu,soalnya mas Davi sudah pergi dari pagi tadi
Kholik* oh mungkin tuan ada urusan nyonya,nanti jika tuan sudah sampai saya akan beri tahu tuan
Arisya* oh tidak usah pak,tidak usah,biar kan saja,nanti biar saya saja yang menghubungi nya lagi
__ADS_1
Kholik* baik lah,nyonya
Arisya mengakhiri panggilan nya dengan Kholik
Kholik" kemana tuan sepagi itu pergi,tidak biasanya,astaga kenapa aku jadi ikut campur
Kholik kembali bekerja
sementara kadavi sudah berada di depan rumah aunty Tantri,Tantri yang melihat kadavi di depan rumah nya langsung menghampiri kadavi
tantri" kadavi
kadavi" aunty (terkejut)
Tantri" kamu kembali lagi
kadavi" iya aunty,ada yang ingin aku bicarakan pada Alicia,aunty tenang saja aku tidak akan membuat nya drop
Tantri" aunty percaya pada mu kadavi,masuk lah Arisya ada di halaman belakang
kadavi" baik aunty
kadavi masuk menemui Alicia,kini kadavi sudah lebih siap untuk menemui Alicia
Alicia mendengar suara langkah seseorang
Alicia" aunty apa ada yang tertinggal
Alicia berbalik untuk melihat,betapa terkejut nya Alicia melihat sosok kadavi berjalan mendekati nya
Alicia" ma-ma-mas Davi
kadavi" apa kabar Alicia
Alicia" ma-ma-mas Davi
Alicia menatap bingung kadavi
kadavi" tadi nya aku kemari karena ingin membalas dendam,tapi lihat diri mu,duduk tak berdaya di kursi roda ini (tertawa)
Alicia merasa tidak percaya melihat kadavi yang berbicara di hadapan nya
Alicia" mas Davi (merasa tidak percaya )
kadavi" ada apa,takut,hah mana Alicia yang aku kenal,mana Alicia yang selalu menjadi pemberani,dimana alicia yang percaya diri,mana Alicia yang selama ini pantang menyerah,sungguh tidak mengasikan,aku tidak senang jika membalas dendam pada musuh yang terlihat lemah seperti ini
Alicia" mas Davi jika kamu memang mau membalas dendam,lakukan saja aku siap
kadavi" (tertawa) kamu fikir aku laki laki macam apa,membalas dendam pada orang yang tak berdaya seperti mu,aku beritahu pada mu,aku akan membalas dendam jika musuh ku sudah seimbang dengan ku,jika musuh ku datang pada ku sendiri,tidak seperti ini
Alicia" lakukan saja sekarang biar aku tidak lagi merasa bersalah (menangis)
kadavi" jika kamu,ingin aku membalas dendam,dengar kan aku,akan aku tunggu kamu berdiri di hadapan ku,agar aku bisa membalas dendam pada mu
Alicia terdiam mendengar perkataan kadavi pada nya,Alicia tidak melihat kebohongan pada mata kadavi
Alicia" baik lah aku akan sembuh,dan aku akan berdiri di hadapan mu,dan aku menerima balas dendam mu,tapi aku mohon jangan libatkan Arisya dalam hal ini
kadavi merasa senang di dalam hati nya,mendengar perkataan Alicia
kadavi" baik lah jika begitu,aku tidak sabar menunggu hari itu
setelah selesai kadavi meninggalkan rumah itu dengan perasaan senang
__ADS_1
sementara Arisya yang berada di rumah tidak tenang memikirkan kan kadavi yang bersikap aneh
bel pintu rumah itu berbunyi menandakan jika ada yang datang
Arisya" mba tolong buka kan pintu
dengan senyum yang di paksa kan Arisya siap menyambut kedatangan tamu itu
Avila" Kak sya!!! (berteriak )
Arisya" astaga Avi,kamu terlihat sangat senang sekali
Avila" tentu saja,lihat ini (menunjukan sebuah cicin melingkar di jari manisnya)
Arisya" jari (dengan polosnya)
Avila" ih kak sya,lihat baik baik ada apa yang berubah
Arisya" em ... oooo cincin,ada apa dengan cincin itu
Avila menepuk dahinya kesal
Avila" inalilahi kak sya ,ini cincin lamaran dari Bara
Arisya yang mendengar hal itu ikut merasa bahagia
Arisya" wah selamat Avi,akhirnya kamu sama Bara bisa bersama lagi,tidak perlu kucing kucingan lagi (terkekeh)
Avila" aku juga senang kak,mana Fari kak?
Arisya" Fari baru saja tertidur,beberapa hari ini Fari sedikit rewel jika malam
Avila" kak apa,kakak dalam masalah,kenapa wajah kakak terlihat murung
Arisya"(menatap Avi) Avi aneh tidak jika seorang pria tiba tiba bersikap berbeda dari biasanya,bahkan pergi atau pulang tidak menyapa anak nya atau istri nya,menurut mu apa yang terjadi pada pria itu
Avila" em dari pengalaman ku,eh bukan dari kebanyakan yang aku lihat,biasanya laki laki seperti itu menemukan kenyamanan lain di luar rumah
Arisya" kenyamanan di luar rumah? maksud mu bagaimana ?
Avila" selingkuh kak,selingkuh,ada wanita lain
Arisya"( terkejut) hah apa,tidak,tidak,tidak,tidak mungkin mas Davi melakukan itu
Avila" apa !!! (terkejut)as Davi
Arisya" iya
Avila" coba ceritakan bagaimana kronologi nya
Arisya menceritakan semua nya
Avila" kak sya,jangan jangan benar,karena merasa marah mas Davi mendapatkan kenyamanan di luar,kak sya kita tidak bisa diam saja,kita harus selidik ini kita harus menata matai mas Davi
Arisa" tapi Avi
Avila" tidak ada tapi kak,sebelum terlambat
Avila berusaha meyakinkan Arisya,dan membuat Arisya setuju dengan ide Avila,kedua wanita itu mulai menyusun rencana
__________________
TBC
__ADS_1
next