
Arisya terbangun karena mendengar suara ketukan pintu,Arisya membuka matanya,dan melihat dirinya sudah berada di atas tempat tidur dan memeluk kadavi
Arisya terkejut,Arisya melepaskan tangan nya perlahan agar kadavi tidak terbangun
Arisya berjalan perlahan ke arah pintu
Fara" maaf menganggu,mommy harus pergi Daddy mu itu berisik sekali,baru juga mommy tinggal semalam (terkekeh)
Arisya" mom ini masih sangat pagi (Arisya melihat ke arah jam dinding)
Fara" tidak apa-apa supir mommy sudah menunggu,biar kan kadavi tidur
Arisya" iya mom,mari sya antar
Fara dan Arisya turun menuju ke depan
Arisya" hati-hati mom
Fara" iya sayang,udah sana masuk lanjutin tidur kan ini weekend,ih iya besok mommy kirim gambar tempat honeymoon,kamu pilih ya
Arisya" hah apa mom? honeymoon ?
Fara" iya,kenapa? kalian juga butuh waktu berdua bukan,jangan menolak ini hadiah dari mommy
Arisya" baik lah mom,nanti sya bicarakan lagi dengan mas Davi
Fara" baik lah,mama pulang sayang
Fara memeluk dan mencium kening Arisya
Arisya" hati hati mom (mencium tangan)
Fara meninggalkan kediaman Arisya,Arisya kembali masuk ke kamar untuk membersihkan dirinya,sambil menunggu adzan subuh
setelah adzan subuh berkumandang,Arisya ingin sekali membangunkan kadavi tapi dirinya tak punya keberanian,karena takut jika kadavi akan marah pada nya
setelah berfikir lama Arisya memberanikan dirinya untuk membangunkan kadavi
Arisya" mas,mas,mas Davi bangun mas sudah adzan subuh mas
kadavi menggeliat dan membuka matanya,melihat itu Arisya langsung menjauh
kadavi" ada apa (kembali memejamkan mata)
Arisya" sudah adzan subuh,mas Davi tidak salat subuh
kadavi" Hemmm
Arisya" ya sudah aku salat dulu
Arisya memulai salat nya,diam diam kadavi memperhatikan Arisya yang tengah menunaikan salat
setelah selesai Arisya membereskan perlengkapan salat nya,dan keluar dari kamar untuk memasak sarapan pagi
kadavi" kenapa mereka sangat berbeda,tapi kenapa mereka bisa berteman (gumam kadavi)
setelah selesai membuat sarapan Arisya kembali masuk ke kamar dan melihat kadavi sudah rapih dengan pakaian kerja
Arisya buru buru mengambil perlengkapan nya dan hendak masuk ke kamar mandi,namun kadavi menghentikan Arisya
kadavi" apa kamu sudah memasak
Arisya" oh sudah mas,jika mau makan duluan saja
Arisya hendak masuk kedalam kamar mandi kadavi kembali menghentikan langkah Arisya
kadavi" apa mommy sudah bangun
Arisya" mommy sudah pulang pagi pagi sekali,mom tidak sempat berpamitan,apa masih ada pertanyaan lagi
kadavi" oh tidak
Arisya masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan dirinya,sementara kadavi turun menuju meja makan
Bu sari" tuan ini kopi tuan,nyonya sudah menyiapkan nya,apa tuan mau makan sekarang
kadavi" oh nanti saja saya mau meminum kopi dulu
ibu sari" baik tuan
kadavi duduk di meja makan,dan mulai menikmati kopi buatan Arisya
__ADS_1
kadavi" Bu apa kopi ini buatan ibu
ibu sari" oh bukan tuan,nyonya yang membuat,apa ada yang kurang tuan
kadavi" tidak Bu
kadavi melihat masakan yang berada di atas meja
"dia bekerja,tapi masih sempat sempat nya menyiapkan semua ini,berbeda sekali,astaga kadavi apa yang kamu fikirkan ingat dia bukan wanita baik,jangan bodoh kadavi,ingat Alicia adalah istri mu ingat itu" kadavi menggelengkan kepala nya agar iya tersadar
kadavi" Bu sari saya pergi dulu,nanti malam saya tidak kembali jadi awasi wanita itu
ibu sari" baik tuan
kadavi pergi meninggalkan rumah,Arisya turun dengan pakaian yang sudah siap
Arisya" ibu,Nini,pak Rahmat kita makan bersama
ibu sari" iya nyonya,nyonya tuan berpesan jika dia tidak akan pulang malam ini
Arisya" baiklah Bu sya mengerti,mari kita makan
pemandangan seperti ini sangat lah biasa di ruang ini,dimana para maid makan bersama Arisya,karena Arisya tidak terbiasa untuk makan sendiri
setelah selesai sarapan pagi,Arisya pergi ke kantor,sesampainya di kantor Arsya di sambut oleh Avila yang terlihat sangat bahagia
Avila" kak sya (berteriak)
Arisya" astaga Avila ada apa
Avila" lihat ini
menunjukan boneka boneka kecil yang Arisya tahu pemiliknya
Arisya" boneka lucu sekali,dari siapa (pura pura tidak tahu)
Avila" ini pemberian dari kak Bara (gembira)
Arisya" wah ternyata Bara sangat baik pada mu
Avila" ini hadiah pertama yang di berikan kak Bara pada ku,ini akan jadi kenangan terindah buat ku
Arisya rasa nya ingin memberi tahu Avila jika sebenar nya Bara memiliki wanita idaman namun Arisya tidak mau merusak momen bahagia Avila
Arisya hanya bisa tersenyum melihat Avila sangat bahagia
Arisya mencoba menghubungi Alicia karena rasa penasaran nya saat di kafe kemarin
Arisya* cia apa pekerjaan mu masih lama di sana
Alicia* tidak sebentar lagi,kenapa sangat merindukan ku (terkekeh)
Arisya* tentu terakhir kali kita tidak sempat untuk bertemu
Alicia* ah senang nya ada yang merindukan ku
Arisya* cepat lah kembali aku sangat merindukan mu
Alicia* lusa aku sudah kembali,dan aku akan libur untuk bisa bersama mu
Arisya* benar kah
Alicia* em... benar
Arisya* yeyyyy... jangan lupa bawakan aku oleh oleh
Alicia* selalu itu yang kamu minta
Arisya* baik lah aku bekerja lagi ya,bos ku mulai melihat ke arah ku (terkekeh)
Alicia* baiklah salam buat bos galak mu itu,oh dan bilang padanya jika kamu adalah menantu dari pemilik perusahaan (terkekeh)
Arisya* baik lah ibu bos,sampai jumpa beberapa hari lagi
Alicia mengakhiri panggilan nya
Bara" enak sekali kadavi,istri pertama dan kedua nya begitu akrab,hah seandainya nanti aku bisa
Arisya" diam atau aku pukul kamu,lagi pula kamu satu saja tidak dapat dapat berharap lebih
Bara" ini yang dinamakan sakit tapi tidak berdarah,kamu tahu apa yang kamu lakukan itu jahat
__ADS_1
Bara pergi meninggalkan Arisya yang masih terkekeh melihat tingkah Bara
sementara kadavi menerima panggilan dari mommy Fara
kadavi* baik mom,akan aku bicarakan dengan nya,em,iya mom,Alicia baru besok akan kembali
Fara* lihat bukan nya mengurus suami malah pergi bekerja entah kemana
kadavi* mom
Fara* baik lah,jika sudah kabari mommy oke
kadavi* baik mom
kadavi langsung mengakhiri panggilan nya bersama Fara
kadavi" Kholik panggil dia kemari
Kholik" siapa ? (bingung)
kadavi melihat Kholik dengan tajam
Kholik" oh nona Arisya baik tuan
Kholik langsung berlari meninggalkan ruangan itu
Kholik" kenapa tuan sangat menyeramkan sekali (gumam Kholik)
Kholik tiba di ruangan Arisya dan langsung menghampiri Arisya,sebelum Kholik bicara pada Arisya ponsel nya berbunyi
Kholik* iya tuan,oh baik tuan,baik saya mengerti
Kholik menutup panggilan nya
Arisya" ada apa pak Kholik
Kholik" nona Arisya tuan meminta anda untuk keruangan nya,karena nyonya besar menunggu anda
Arisya" mommy
Kholik" iya nona
Arisya" baiklah aku mengerti,mari kita pergi,Avila aku (menunjuk ke atas)
Avila" ah baik lah (tersenyum)
Arisya dan Kholik meninggalkan ruangan itu,setiba nya di ruangan kadavi,kholik langsung meninggalkan Arisya
Arisya mencari keberadaan mommy Fara namun ia tak menemui nya
Arisya" ada apa ? di mana mommy?
kadavi" mommy meminta untuk memilih tempat berbulan madu
Arisya" oh ... aku ikut saja,dan
Arisya berhenti sejenak
kadavi" dan
Arisya" dan kita pasti pergi bertiga bukan,bersama Alicia (tersenyum) jika begitu aku setuju,masalah mommy biar aku yang urus kamu siapkan saja semuanya,atau kamu tanyakan saja pada Alicia,aku rasa sudah selesai,aku permisi
melihat Arisya hendak pergi kadavi langsung bergegas menghentikan langkah Arisya
kadavi" aku belum selsai (menarik tangan Arisya)
hal itu membuat Arisya kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh,dengan cepat kadavi menahan tubuh Arisya
kedua nya saling pandang sejenak,sampai akhirnya kadavi melepaskan Arisya dan terjatuh
Arisya" aaaaa (memegang bagian belakang nya) ada apa lagi,bukan kah aku bilang aku akan setuju apa pun pilihan mu
kadavi" aku hanya mau mengingatkan pada mu,jika Bara bukan lah laki laki yang mudah untuk kamu dekati
arisya"(bangkit) aku juga tidak mendekati siapa pun
Arisya pergi meninggalkan ruangan kadavi dengan merasakan sakit
"kenapa dia selalu berfikir sepicik itu tentang ku,lagi pula aku hanya ingin hidup tenang tapi kenapa dia selalu menganggu ku" dalam hati Arisya kesal
_______________
__ADS_1
TBC
next