Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 43


__ADS_3

Arisya terbangun karena mendengar suara ketukan pintu,Arisya membuka matanya,dan melihat dirinya sudah berada di atas tempat tidur dan memeluk kadavi


Arisya terkejut,Arisya melepaskan tangan nya perlahan agar kadavi tidak terbangun


Arisya berjalan perlahan ke arah pintu


Fara" maaf menganggu,mommy harus pergi Daddy mu itu berisik sekali,baru juga mommy tinggal semalam (terkekeh)


Arisya" mom ini masih sangat pagi (Arisya melihat ke arah jam dinding)


Fara" tidak apa-apa supir mommy sudah menunggu,biar kan kadavi tidur


Arisya" iya mom,mari sya antar


Fara dan Arisya turun menuju ke depan


Arisya" hati-hati mom


Fara" iya sayang,udah sana masuk lanjutin tidur kan ini weekend,ih iya besok mommy kirim gambar tempat honeymoon,kamu pilih ya


Arisya" hah apa mom? honeymoon ?


Fara" iya,kenapa? kalian juga butuh waktu berdua bukan,jangan menolak ini hadiah dari mommy


Arisya" baik lah mom,nanti sya bicarakan lagi dengan mas Davi


Fara" baik lah,mama pulang sayang


Fara memeluk dan mencium kening Arisya


Arisya" hati hati mom (mencium tangan)


Fara meninggalkan kediaman Arisya,Arisya kembali masuk ke kamar untuk membersihkan dirinya,sambil menunggu adzan subuh


setelah adzan subuh berkumandang,Arisya ingin sekali membangunkan kadavi tapi dirinya tak punya keberanian,karena takut jika kadavi akan marah pada nya


setelah berfikir lama Arisya memberanikan dirinya untuk membangunkan kadavi


Arisya" mas,mas,mas Davi bangun mas sudah adzan subuh mas


kadavi menggeliat dan membuka matanya,melihat itu Arisya langsung menjauh


kadavi" ada apa (kembali memejamkan mata)


Arisya" sudah adzan subuh,mas Davi tidak salat subuh


kadavi" Hemmm


Arisya" ya sudah aku salat dulu


Arisya memulai salat nya,diam diam kadavi memperhatikan Arisya yang tengah menunaikan salat


setelah selesai Arisya membereskan perlengkapan salat nya,dan keluar dari kamar untuk memasak sarapan pagi


kadavi" kenapa mereka sangat berbeda,tapi kenapa mereka bisa berteman (gumam kadavi)


setelah selesai membuat sarapan Arisya kembali masuk ke kamar dan melihat kadavi sudah rapih dengan pakaian kerja


Arisya buru buru mengambil perlengkapan nya dan hendak masuk ke kamar mandi,namun kadavi menghentikan Arisya


kadavi" apa kamu sudah memasak


Arisya" oh sudah mas,jika mau makan duluan saja


Arisya hendak masuk kedalam kamar mandi kadavi kembali menghentikan langkah Arisya


kadavi" apa mommy sudah bangun


Arisya" mommy sudah pulang pagi pagi sekali,mom tidak sempat berpamitan,apa masih ada pertanyaan lagi


kadavi" oh tidak


Arisya masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan dirinya,sementara kadavi turun menuju meja makan


Bu sari" tuan ini kopi tuan,nyonya sudah menyiapkan nya,apa tuan mau makan sekarang


kadavi" oh nanti saja saya mau meminum kopi dulu


ibu sari" baik tuan


kadavi duduk di meja makan,dan mulai menikmati kopi buatan Arisya

__ADS_1


kadavi" Bu apa kopi ini buatan ibu


ibu sari" oh bukan tuan,nyonya yang membuat,apa ada yang kurang tuan


kadavi" tidak Bu


kadavi melihat masakan yang berada di atas meja


"dia bekerja,tapi masih sempat sempat nya menyiapkan semua ini,berbeda sekali,astaga kadavi apa yang kamu fikirkan ingat dia bukan wanita baik,jangan bodoh kadavi,ingat Alicia adalah istri mu ingat itu" kadavi menggelengkan kepala nya agar iya tersadar


kadavi" Bu sari saya pergi dulu,nanti malam saya tidak kembali jadi awasi wanita itu


ibu sari" baik tuan


kadavi pergi meninggalkan rumah,Arisya turun dengan pakaian yang sudah siap


Arisya" ibu,Nini,pak Rahmat kita makan bersama


ibu sari" iya nyonya,nyonya tuan berpesan jika dia tidak akan pulang malam ini


Arisya" baiklah Bu sya mengerti,mari kita makan


pemandangan seperti ini sangat lah biasa di ruang ini,dimana para maid makan bersama Arisya,karena Arisya tidak terbiasa untuk makan sendiri


setelah selesai sarapan pagi,Arisya pergi ke kantor,sesampainya di kantor Arsya di sambut oleh Avila yang terlihat sangat bahagia


Avila" kak sya (berteriak)


Arisya" astaga Avila ada apa


Avila" lihat ini


menunjukan boneka boneka kecil yang Arisya tahu pemiliknya


Arisya" boneka lucu sekali,dari siapa (pura pura tidak tahu)


Avila" ini pemberian dari kak Bara (gembira)


Arisya" wah ternyata Bara sangat baik pada mu


Avila" ini hadiah pertama yang di berikan kak Bara pada ku,ini akan jadi kenangan terindah buat ku


Arisya rasa nya ingin memberi tahu Avila jika sebenar nya Bara memiliki wanita idaman namun Arisya tidak mau merusak momen bahagia Avila


Arisya hanya bisa tersenyum melihat Avila sangat bahagia


Arisya mencoba menghubungi Alicia karena rasa penasaran nya saat di kafe kemarin


Arisya* cia apa pekerjaan mu masih lama di sana


Alicia* tidak sebentar lagi,kenapa sangat merindukan ku (terkekeh)


Arisya* tentu terakhir kali kita tidak sempat untuk bertemu


Alicia* ah senang nya ada yang merindukan ku


Arisya* cepat lah kembali aku sangat merindukan mu


Alicia* lusa aku sudah kembali,dan aku akan libur untuk bisa bersama mu


Arisya* benar kah


Alicia* em... benar


Arisya* yeyyyy... jangan lupa bawakan aku oleh oleh


Alicia* selalu itu yang kamu minta


Arisya* baik lah aku bekerja lagi ya,bos ku mulai melihat ke arah ku (terkekeh)


Alicia* baiklah salam buat bos galak mu itu,oh dan bilang padanya jika kamu adalah menantu dari pemilik perusahaan (terkekeh)


Arisya* baik lah ibu bos,sampai jumpa beberapa hari lagi


Alicia mengakhiri panggilan nya


Bara" enak sekali kadavi,istri pertama dan kedua nya begitu akrab,hah seandainya nanti aku bisa


Arisya" diam atau aku pukul kamu,lagi pula kamu satu saja tidak dapat dapat berharap lebih


Bara" ini yang dinamakan sakit tapi tidak berdarah,kamu tahu apa yang kamu lakukan itu jahat

__ADS_1


Bara pergi meninggalkan Arisya yang masih terkekeh melihat tingkah Bara


sementara kadavi menerima panggilan dari mommy Fara


kadavi* baik mom,akan aku bicarakan dengan nya,em,iya mom,Alicia baru besok akan kembali


Fara* lihat bukan nya mengurus suami malah pergi bekerja entah kemana


kadavi* mom


Fara* baik lah,jika sudah kabari mommy oke


kadavi* baik mom


kadavi langsung mengakhiri panggilan nya bersama Fara


kadavi" Kholik panggil dia kemari


Kholik" siapa ? (bingung)


kadavi melihat Kholik dengan tajam


Kholik" oh nona Arisya baik tuan


Kholik langsung berlari meninggalkan ruangan itu


Kholik" kenapa tuan sangat menyeramkan sekali (gumam Kholik)


Kholik tiba di ruangan Arisya dan langsung menghampiri Arisya,sebelum Kholik bicara pada Arisya ponsel nya berbunyi


Kholik* iya tuan,oh baik tuan,baik saya mengerti


Kholik menutup panggilan nya


Arisya" ada apa pak Kholik


Kholik" nona Arisya tuan meminta anda untuk keruangan nya,karena nyonya besar menunggu anda


Arisya" mommy


Kholik" iya nona


Arisya" baiklah aku mengerti,mari kita pergi,Avila aku (menunjuk ke atas)


Avila" ah baik lah (tersenyum)


Arisya dan Kholik meninggalkan ruangan itu,setiba nya di ruangan kadavi,kholik langsung meninggalkan Arisya


Arisya mencari keberadaan mommy Fara namun ia tak menemui nya


Arisya" ada apa ? di mana mommy?


kadavi" mommy meminta untuk memilih tempat berbulan madu


Arisya" oh ... aku ikut saja,dan


Arisya berhenti sejenak


kadavi" dan


Arisya" dan kita pasti pergi bertiga bukan,bersama Alicia (tersenyum) jika begitu aku setuju,masalah mommy biar aku yang urus kamu siapkan saja semuanya,atau kamu tanyakan saja pada Alicia,aku rasa sudah selesai,aku permisi


melihat Arisya hendak pergi kadavi langsung bergegas menghentikan langkah Arisya


kadavi" aku belum selsai (menarik tangan Arisya)


hal itu membuat Arisya kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh,dengan cepat kadavi menahan tubuh Arisya


kedua nya saling pandang sejenak,sampai akhirnya kadavi melepaskan Arisya dan terjatuh


Arisya" aaaaa (memegang bagian belakang nya) ada apa lagi,bukan kah aku bilang aku akan setuju apa pun pilihan mu


kadavi" aku hanya mau mengingatkan pada mu,jika Bara bukan lah laki laki yang mudah untuk kamu dekati


arisya"(bangkit) aku juga tidak mendekati siapa pun


Arisya pergi meninggalkan ruangan kadavi dengan merasakan sakit


"kenapa dia selalu berfikir sepicik itu tentang ku,lagi pula aku hanya ingin hidup tenang tapi kenapa dia selalu menganggu ku" dalam hati Arisya kesal


_______________

__ADS_1


TBC


next


__ADS_2