
sudah sebulan berlalu,kini Arisya dan Danu semakin dekat,bahkan mereka sering keluar bersama,terkadang hanya mereka berdua,terkadang bersama teman teman Arisya
dan sudah sebulan pula Arisya tidak mendengar kabar Alicia,semenjak hari itu Arisya,benar benar tidak menghubungi Alicia begitu juga sebalik nya,Arisya sedih tapi demi kebaikan mereka Arisya menahan diri agar tidak menghubungi Alicia
Danu" pagi sya
Arisya" pagi kak
Danu" bagaimana akhir pekan mu
Arisya" seperti biasa hanya di rumah (tersenyum)
Danu" sya sore nanti mau temani aku mencari kado
Arisya" untuk siapa kak
Danu" ada deh,mau ya temani aku
Arisya" tentu kak,sya akan temani kak Danu
Danu" thanks sya,ayo masuk
Danu dan Arisya masuk kedalam lift
hari ini di lalui Arisya dengan baik,sore pun tiba Arisya sudah bersiap untuk menemani Danu
Arisya" ci rambut ku berantakan gak
Lucia" enggak kok sya kamu udah cantik,cie mau ngedate lagi ya
Arisya" heh jangan sembarangan,siapa tahu kak Danu gak suka aku
Lucia" ih mukanya merah,Van liat temen Lo mukanya merah
Evan" iya di bilangin ya si Danu itu suka sama Lo kok gak percaya
Lucia" iya udah tanda tanda itu
Arisya" ih udah ih ,jangan buat aku ge'er deh
Evan" cie malu cie
Danu" sya ayo
Arisya" oh iya kak
Lucia" good luck cantik
Evan" have fun ya
Arisya hanya memberi jempolnya saja ke pada kedua sahabat nya itu
Arisya dan Danu kini, berada di sebuah pusat perbelanjaan tepat nya di sebuah toko perhiasan
Danu" sya aku mau memberikan kado pada wanita,dia sebentar lagi berulang tahun,kira kira apa yang cocok
"aku juga sebentar lagi berulang tahun,ah Arisya jangan percaya diri dulu" dalam hati Arisya
__ADS_1
Danu" sya,kok malah bengong
Arisya" ah iya kak,em bagaimana wanita itu
Danu" em (mengelus dagu nya) dia cantik,terlihat dewasa,baik,dan dia perhatian,kurang lebih seperti itu
Arisya" baik lah,aku rasa gelang ini cantik,ywrlihat mewah namun simpel
pilihan Arisya jatuh pada gelang,yang di hiasi dua mutiara cantik
Danu" wah sya ini bagus,aku juga berfikir gelang ini tadi
Arisya" benar kah,wah bisa sama
Danu" baik lah aku akan membayar dulu
Danu pergi ke kasir dan membayar gelang itu,Arisya melihat lihat kalung,Arisya melihat kalung yang sama persis dengan yang ia gunakan,kalung couple bersama Alicia
"kalung ini" Arisya kembali mengingat Alicia,jika boleh jujur Arisya sangat merindukan sahabat nya itu
Arisya" (membuang nafas kasar) apa kabar dia
Danu" sya ayo pergi
Arisya" oh iya kak
Arisya dan Danu tidak langsung pulang ke duanya memilih bejalan di pusat perbelanjaan itu lebih dulu
Danu" Davi (berteriak)
Arisya" kadavi
Arisya menghadap ke belakang benar saja kadavi sedang berbincang bersama Danu
kadavi" bersama siapa
Danu" itu teman kantor sya kemari
kadavi tersenyum sinis pada Arisya
Arisya mendekati keduanya,dengan ragu ragu
Danu" sya kenalin ini sepupu aku,kadavi namanya
Arisya" mas da...
kadavi langsung memotong perkataan Arisya
kadavi" bro gue harap Lo hati hati sama wanita ini,gue takut Lo cuma di manfaatin sama dia (tersenyum sinis) gue duluan bro
deg
rasanya sakit sekali mendengar kadavi mengatakan hal itu di hadapan Danu
Danu" oh iya,sya kamu kenal kadavi
Arisya" maaf kak,sya pamit pulang
__ADS_1
Arisya langsung berlari meninggalkan Danu yang masih berdiri mematung di tempat nya
"seburuk itu kah aku di mata nya ,apa salah ku,aku tidak pernah berbuat apa Pun pada nya,bahkan aku tidak pernah mengusik hidup nya" dalam hati Arisya
sementara di tempat lain alicia tengah menunggu ke pulangan suaminya,tidak menunggu lama,kadavi tiba di rumah nya
Alicia" dari mana saja kamu?
kadavi" kantor,mau dari mana lagi
Alicia" mas kamu ya,aku sama mommy dan wanita itu sudah menunggu mu Berjam jam tapi kamu tidak juga datang,kamu tahu mommy memarahi ku,mommy mengira jika aku yang menyuruh mu untuk tidak datang
kadavi" besok aku akan datang
Alicia" akan datang kata mu,aku yakin kamu juga akan melakukan hal yang sama,benar bukan,mas kamu sudah berjanji pada ku jika aku menjauhi Arisya kamu mau menerima perjodohan mommy,tapi mana janji mu,mana mas,kamu itu laki laki seharusnya bisa menepati janji
kadavi" aku tidak mau,aku tidak akan pernah mau menikahi perempuan lain,aku tidka mau,meninggalkan mu
Alicia" kamu tidak akan meninggalkan ku,aku tetap bersama mu,hanya saja aku harus merelakan mu untuk wanita lain hanya itu,aku mohon pada mu mas demi aku,demi mommy,demi keturunan,penerus mu (menangis) aku mohon mas ini juga ke inginan ku,ini salah satu cita cita ku,aku mau melihat kamu memiliki ke turunan,mas Davi aku mohon jangan seperti ini tidak kah kamu kasihan pada ku,selalu saja di salahkan,mas aku mohon kali ini saja turuti kemauan mommy
kadavi" aku tidak mau aku tidak bisa (memeluk Alicia) aku sangat menyayangi mu,aku mohon jangan paksa aku,aku sudah bilang aku tidak perduli dengan ke turanan aku hanya mau kamu,aku tidak butuh yang lain
Alicia" kamu mungkin tidak,tapi aku iya mas,aku yang menginginkan,aku yang bercita cita,mas Davi aku mohon mas
kadavi" tolong jangan paksa aku,aku tidak mau marah pada mu
Alicia" jika begitu,lebih baik kita berpisah
kadavi" cia apa yang kamu katakan,aku tidak mau,jangan mengatakan hal itu,aku tidak mau kehilangan mu
Alicia" jika kamu tidka mau,lebih baik kita berpisah,agar aku tidak terus di tuntut dan terus di salahkan,aku juga ingin hidup tenang,ingin hidup bahagia,aku juga ingin menikmati hidupku tanpa ada tekanan
kadavi" sayang ...
Alicia" aku mau kamu fikirkan baik baik hal itu
kadavi" baik lah aku akan menemui wanita itu tapi aku tidak mau ada mommy
Alicia" permintaan mu sungguh tidak masuk akal,tidak mungkin mommy mau,mommy tahu kamu mas,aku yakin mommy akan menolak syarat itu,mas aku mohon sekali saja,temui wanita itu,aku mohon mas
kadavi" tapi sayang
Alicia" mas aku mohon
tiba tiba Alicia merasa pusing,pandangan nya menjadi kabur,Alicia memegang kepalanya yang terasa sakit
kadavi" sayang,sayang kamu kenapa
brug
Alicia jatuh pingsan di pelukan kadavi,kadavi yang terlihat panik langsung membawa Alicia ke rumah sakit
____________________
TBC
next
__ADS_1